Connect with us

HEADLINE

Tradisi Nyorog, Budaya Betawi Sambut Ramadan yang Hampir Punah

Avatar

Published

on

Tradisi Nyorog, Budaya Betawi Sambut Ramadan yang Hampir Punah

[ad_1]

Beberapa hari lagi umat Islam akan menyambut bulan suci Ramadan. Setiap daerah memiliki banyak tradisi untuk menyambut bulan suci, tidak terkecuali masyarakat Betawi.

Nyorog, merupakan kegiatan yang telah ada ribuan tahun di masyarakat Betawi. nyorog merupakan kegiatan berbagi bingkisan dengan sanak saudara maupun tetangga.

Bingkisan yang diberikan pun bermacam-macam. Ada yang memberikan sembako berupa beras, telur, gula, garam. Namun ada juga yang memberi aneka masakan buatan seperti jenis kue.

Kue yang diberikan pun makanan khas Betawi, semacam gabus pucung, sayur babanci, soto tangkar, dan sebagainya.

Kegiatan Nyorog memang dilakukan sebagai tanda penghormatan. Karena itu biasanya yang melakukan pembagiannya adalah anak muda atau pasangan muda.

Bingkisan ini biasanya diantarkan kepada anggota keluarga yang lebih tua, tokoh daerah setempat, atau orang tua/mertua yang sudah tinggal berbeda rumah.

Berawal dari Sedekah Bumi

Dikutip dari Okezone, menurut Budayawan Betawi Yahya Andi Saputra, nyorog berawal dari sebuah peristiwa ritus baritan atau upacara adat yang berkaitan dengan kepercayaan masyarakat terkait peristiwa alam.

Kegiatan ini merupakan refleksi antar interaksi yang melibatkan manusia, lingkungan, dan kepercayaan kepada sang pencipta.

Awalnya, nyorog merupakan ritus baritan sedekah bumi. Di mana, pada zaman dahulu sebelum Islam masuk ke Tanah Jawa, masyarakat sering membawakan makanan atau sesajen untuk dipersembahkan kepada Dewi Sri yang merupakan simbol kemakmuran.

Persembahan berbagai sesajen atau makanan itu dijadikan sebagai rasa syukur kepada Dewi kemakmuran karena telah memberikan tanah, tanaman, dan berbagai bahan makanan kepada kehidupan manusia.

Tapi setelah berubahnya zaman dan masuknya Islam, tradisi nyorog lantas dijadikan sebuah ajang penghormatan kepada mereka yang dituakan. Dalam artian, orang-orang yang berusia lebih muda sowan atau bersilaturahmi ke tempat tokoh tertua seraya membawakan berbagai macam makanan.

“Pada saat sekarang, ide (nyorog) itu ‎oleh orang-orang dahulu kala, orang Betawi dulu, dijadikan sebagai memberikan penghormatan dan silaturahmi kepada orang-orang yang kita hormatin,” ujarnya.

Tradisi ini tidak hanya dilakukan untuk menyambut bulan Ramadan, tapi jelang Idul Fitri juga. Selain itu, dilakukan juga saat melangsungkan pernikahan, tradisi nyorog tidak boleh terlewat.

Di mana, pihak keluarga mempelai laki-laki sebelum lamaran sudah mendatangi keluarga mempelai perempuan lebih dulu dengan membawa sorogan atau ‎bahan makanan disertai bingkisan.

Mulai Tergerus oleh Zaman

Bukan hanya perayaan guna memperingati datangnya bulan Ramadhan, nyorog juga dilakukan untuk mempererat tali silaturahmi, khususnya bagi para anggota keluarga yang tinggalnya berjauhan.

Karena pada zaman dahulu, warga Betawi memiliki tempat tinggal yang berjauhan antara satu dengan yang lainnya. Memang pada masa itu antara satu rumah dengan yang lainnya paling tidak terhampar hutan atau kebun yang luas.

Wujud usaha untuk menyambangi kerabat di tempat yang jauh ini membuat nyorog semakin bermakna.

Tapi sejak awal tahun 2000-an, nyorog semakin sulit untuk ditemui. Padahal zaman dahulu, menjelang bulan Ramadhan, di lingkungan Betawi pastinya banyak sekali kaum muda-mudi yang berseliweran melaksanakan nyorog ini.

Meski kini jarang terlihat lagi, sebenarnya tradisi nyorog ini masih diterapkan oleh beberapa kalangan, meskipun sifatnya bukan lagi perayaan, melainkan hanya kegiatan personal.

Salah satu faktor yang membuat tradisi ini mulai tergerus zaman ialah relokasi warga Betawi. Banyak masyarakat Betawi asli Jakarta yang pindah dari luar Ibu Kota, seperti ke Depok, Tangerang, Bekasi, atau Bogor.

Faktor lainnya ialah kondisi ekonomi. Banyak yang mengatakan bahwa tradisi nyorog ini biasanya sering dilakukan hanya oleh keluarga yang berada atau cukup kaya. Karena sekarang terbalik, justru kaum muda yang biasanya kondisi ekonominya masih belum stabil sehingga belum bisa berbagi kelebihannya dengan orang lain.

Baca Juga :



[ad_2]

Source link

Advertisement
Click to comment

HEADLINE

Manfaat Kunyit Baik Untuk Kesehatan Tubuh

Ayu Rahmawati

Published

on

Manfaat Kunyit Baik Untuk Kesehatan Tubuh
Ilustrasi Kuyit

BuzzFeed – Akhir akhir ini nampaknya kita harus menjaga kesehatan untuk sistem kekebalan tubuh . Salah satunya dengan mengonsumsi kunyit. Kunyit yang kaya manfaat ternyata banyak unsur dan nutrisinya.

Melansir dari alodokter.com Kandungan Nutrisi Kunyit menganut beberapa nutrisi berikut: 10 gram protein 168 miligram kalsium 208 miligram magnesium 299 miligram fosfor 2 gram kalium 1 miligram vitamin C 55 miligram zat besi Selain beberapa nutrisi di atas, kunyit juga mengandung senyawa yang bersifat antioksidan, antiinflamasi, dan antimikroba yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Beragam Manfaat Kunyit bagi Kesehatan kesehatan, seperti:

  1. Mengurangi nyeri pada penderita osteoarthritis Osteoarthritis adalah penyakit yang menyebabkan sendi menjadi nyeri, kaku, dan kehilangan kelenturannya. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi ekstrak kunyit dapat mengurangi rasa nyeri, karena kunyit memiliki efek yang sebanding dengan ibuprofen dalam mengatasi osteoarthritis. Namun, bila Anda ingin menggunakan ekstrak kunyit untuk mengobati penyakit ini, konsultasikan lebih dulu ke dokter untuk mengetahui dosis yang tepat.

  2. Mencegah penyakit jantung Penyakit jantung merupakan penyebab kematian nomor satu di dunia. Kunyit diketahui dapat mencegah penyakit jantung karena mengandung kurkumin yang mampu meningkatkan fungsi endotelium atau lapisan pembuluh darah. Selain itu, kunyit juga memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi yang berperan penting dalam mencegah penyakit jantung. Namun, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk memastikan efektivitas kunyit dalam menurunkan risiko penyakit jantung.

  3. Meredakan rasa gatal pada kulit Studi menunjukkan bahwa kunyit dapat meredakan gatal pada kulit yang disebabkan oleh penyakit ginjal kronis. Anda bisa mengonsumsi kunyit 3 kali sehari selama 8 minggu, dengan mengombinasikan produk yang mengandung kurkumin dan ekstrak lada hitam guna meredakan rasa gatal ini.

  4. Meringankan gangguan menstruasi Studi menunjukkan bahwa suplemen yang mengandung kurkumin dapat meringankan gejala sindrom pramenstruasi (PMS). Tak hanya itu, kunyit juga diketahui dapat meredakan kram yang umum dialami wanita selama menstruasi. Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan efektivitasnya.

  5. Mengatasi gangguan saluran pencernaan Kurkumin yang terkandung di dalam kunyit terbukti efektif dalam mengatasi berbagai gangguan saluran pencernaan, seperti irritable bowel syndrome (IBS), dispepsia, tukak lambung, dan pankreatitis.

  6. Mencegah kanker Kurkumin memiliki sifat antiinflamasi yang diketahui dapat menghambat pertumbuhan, perkembangan, dan penyebaran sel kanker. Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan efektivitas kunyit dalam mencegah penyakit kanker.

Continue Reading

HEADLINE

CHATIME Kios, Gerai Minimalis dan Praktis yang Ramah Lingkungan

Tia Mutiara

Published

on

CHATIME Kios, Gerai Minimalis dan Praktis yang Ramah Lingkungan

BuzzFeed – Merayakan pembukaan gerai ke-400 setelah lebih dari satu dekade menemani masyarakat Indonesia, CHATIME Indonesia menghadirkan konsep gerai terbaru CHATIME Kios yang mulai hadir di berbagai SPBU di Jabodetabek sejak 6 Oktober 2021. Konsep gerai terbaru ini terinspirasi konsep warung atau kios yang hadir dengan ukuran minimalis, di berbagai area publik dan lokasi strategis, dan berkonsep grab & go atau hanya melayani pesanan take away. Selain itu, sejalan dengan komitmen CHATIME untuk mengembangkan konsep bisnis yang berkelanjutan (sustainable), CHATIME Kios dibangun dengan teknik pembangunan prefabricated building yang lebih ramah lingkungan.

Dari konstruksinya yang menggunakan metode prefabricated building membuat CHATIME Kios berbeda dengan gerai CHATIME lainnya. Metode ini dikenal lebih hemat biaya dan efisien dalam penggunaan material hingga proses pembangunannya. Material yang digunakan pada prefabricated building bersifat reusable atau dapat dengan mudah dibongkar pasang dan difungsikan menjadi bangunan lain pada lokasi berbeda sehingga menghemat biaya pembangunan. Prosesnya pun membutuhkan waktu yang lebih cepat dibandingkan metode konstruksi konvensional, karena seluruh komponen bangunan dirakit secara bersamaan terlebih dahulu di suatu tempat untuk menjaga keseragaman kualitas dan meminimalisasi kerusakan lingkungan saat membangun. Kemudian setelah selesai, akan dipindahkan ke lokasi yang sebenarnya.

“CHATIME Kios adalah konsep terbaru dari gerai CHATIME yang didesain lebih modern dengan konsep rumah masa depan melalui metode prefabricated building. Perencanaan pembangunannya pun dipikirkan matang-matang terlebih dahulu, sehingga kita bisa meminimalisir limbah bangunan yang mungkin bisa berdampak bagi lingkungan. Bisa dikatakan bahwa pembangunan CHATIME Kios leaving no trail dan mendukung sustainable environment. Untuk saat ini, CHATIME Kios bisa ditemukan di area SPBU Jabodetabek dan semoga ke depannya juga bisa hadir di area luar Jawa dan public space lainnya”, kata Devin Widya Krisnadi selaku Business Director CHATIME Indonesia.

Saat ini CHATIME Kios dapat ditemukan di beberapa area di Jabodetabek, seperti SPBU Kembang Kerep, SPBU Ciledug, ACE Silk Town, SPBU Kampung Rambutan, dan akan segera tersedia lokasi strategis dan area publik lainnya. Selain melayani pesanan take away, CHATIME Kios juga melayani pembelian secara online melalui aplikasi CHATIME Indonesia dan layanan pesan antar online pilihan, lengkap dengan berbagai varian menu CHATIME termasuk promo-promo yang sedang berlangsung.

Continue Reading

HEADLINE

Beredar Di Sosial Media, Dikabarkan Polisi Adu Jotos Dengan Tentara

Avatar

Published

on

Beredar Di Sosial Media, Dikabarkan Polisi Adu Jotos Dengan Tentara

BuzzFeed – Perkelahian ini terjadi pada sore hari di depan Pos Lantas Mutiara Mardika Ambon. Diketahui, Kronologi awal mula peristiwa tersebut diduga ketika 2 anggota Polresta Ambon Bripka Novie Sario dan Bripka Zulkarnain sedang mengatur lalu lintas, dan mereka menghentikan salah satu pengendara motor untuk diperiksa surat – suratnya, ternyata pengendara tersebut tidak membawa STNK dan SIM.

Sesuai dengan aturan yang berlaku pengendara tersebut ditilang, namun ia menghubungi si pemilik sepeda motor, yang ternyata pemilik kendaraan tersebut adalah seorang anggota provos Kodam XVI Pattimura Pratu Billy Kakisina.

Maka terjadilah perseteruan antara 2 anggota Polisi dan seorang TNI yang diawali dengan adu mulut, keadaan semakin memanas dan terjadilah perkelahian antara 2 anggota Polisi dan seorang TNI.

Kejadian perkelahian ini terjadi di tepi jalan, sehingga membuat orang orang yang lalu lalang menyaksikan peristiwa tersebut, kemudian ada juga yang merekam dan mengunggahnya ke media sosial.

Setelah peristiwa perkelahian antar Aparat tersebut, pihak Divisi Provesi dan Pengamanan (Propam) Polri dan Polisi Militer Angkatan Darat (Pomad) mengusut dan melakukan pertemuan untuk menyelesaikan kasus tersebut.

Setelah ditelusuri secara mendalam dari kedua belah pihak, peristiwa ini terjadi karena kesalah pahaman, 2 anggota Polisi dan seorang TNI pun telah berdamai.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement

VIDEO FEED

Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending Dari BuzzFeed

Part of Telegraf. Copyright © 2021 BuzzFeed. KBI Media Holding. All Rights Reserved.

close