Connect with us

VIRAL

Tiba-tiba Muncul, Istri Pejabat Bugil Pas Lagi Rapat Virtual

Tiba-tiba Muncul, Istri Pejabat Bugil Pas Lagi Rapat Virtual


Tiba-tiba Muncul, Istri Pejabat Bugil Pas Lagi Rapat Virtual

Ilustrasi | unsplash.com

Hal tak terduga menimpa pejabat ini lantaran istrinya tiba-tiba muncul tanpa baju.

Banyak kejadian tak terduga yang bisa terjadi ketika seseorang melakukan rapat virtual.

Seperti yang dialami oleh seorang pejabat di Afrika Selatan, yang mengalami hal memalukan karena sang istri terlihat bugil ketika ia melakukan rapat virtual bersama rekan kerjanya.

BACA JUGA: 4 Tengkorak Ditemukan Tergeletak di Belakang Rumah, Diduga 1 Keluarga!

1.

Suami sedang rapat virtual, istri muncul di depan kamera tanpa busana

Pejabat malang tersebut diketahui bernama Xolile Ndevu, anggota Dewan Nasional Pemimpin Tradisional, sebuah lembaga yang terdiri dari 23 pemimpin adat. Awalnya, Ndevu sedang berbicara tentang kematian akibat Covid-19 di provinsi Eastern Cape dalam rapat virtual tersebut, Selasa (30/3/2021).

Namun, ketika ia menjelaskan bagaimana pemerintah Eastern Cape berkomunikasi dengan dokter setempat, istrinya tiba-tiba muncul di belakangnya tanpa busana.

BACA JUGA: Niat Aborsi Kandungan, Wanita Ini Malah Diperkosa Dukun Cabul

Pejabat di Afrika Selatan malu karena istrinya muncul tanpa busana saat ia sedang rapat virtual
Pejabat di Afrika Selatan malu karena istrinya muncul tanpa busana saat ia sedang rapat virtual | twitter.com

2.

Rapat virual segera dihentikan oleh sang ketua komite

Ilustrasi

Pejabat di Afrika Selatan menutupi wajahnya dengan tangannya dan meminta maaf atas ulah istrinya yang telanjang saat ia sedang rapat virtual | twitter.com

Dalam video yang beredar, sejumlah rekan kerjanya pun tertawa terbahak-bahak. Sedangkan ketua komite Faith Muthambi dengan cepat turun tangan dan menghentikan rapat.

“Inkosi, orang di belakang Anda tidak berpakaian pantas. Kami melihat segalanya,” kata rekannya.

“Tolong, Inkosi, apakah kamu memberi tahu mereka bahwa kamu sedang rapat. Sangat mengganggu apa yang kami saksikan,” ujar rekan yang lainnya.

BACA JUGA: Takut Tertular Corona, Pria Ini Tembak Mati Sang Pacar!

Ndevu pun terlihat menutupi wajahnya dengan tangannya dan meminta maaf atas ulah istrinya itu.

“Saya sangat menyesal. Saya fokus pada kamera dan bukan di belakang saya. Saya sangat malu,” ucap Ndevu.

3.

Klarifikasi dari pejabat perihal istrinya yang terlihat bugil di depan kamera

Ilustrasi

Zoom, virtual meeting | www.cnet.com

Keesokan harinya, Ndevu mengatakan bahwa teknologi rapat virtual, Zoom, terbilang baru baginya sehingga belum begitu terlatih.

“Teknologi Zoom ini baru bagi kami dan kami tidak pernah dilatih,” curhat Ndevu.

Ndevu menjelaskan bahwa pertemuan itu dimulai sekitar pukul 7 malam dan seharusnya selesai pada pukul 10 malam.

Tapi karena ‘molor’, ia pun terpaksa pindah ke kamar tidur. Di saat itulah sang istri baru saja selesai mandi dan ingin bersiap tidur.

“Karena pertemuan berlanjut setelah jam 10 malam, istri saya masuk untuk menggunakan kamar mandi dan tidak menyadari bahwa saya telah menyalakan video tersebut. Saya minta maaf,” jelas Ndevu.

Artikel Lainnya

Teknologi yang semakin maju memang memudahkan pekerjaan manusia, tapi sebagai manusia yang menciptakan, dan yang lebih canggih dari teknologi itu sendiri, kita pun harus senantiasa mengikuti perkembangannya agar tidak ketinggalan dan tidak mengalami hal-hal apes saat proses penggunaannya.

Tags :





Source link

Advertisement
Click to comment

VIRAL

Ternyata Ini Penyebab Pemerintah Melarang Mudik Lebaran

Ternyata Ini Penyebab Pemerintah Melarang Mudik Lebaran



Divisi Humas Polri menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk ‘Tetap Lebaran, Meski Mudik Ditiadakan’, di Jakarta, Senin (12/4). Foto: Ist for JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA – Pemerintah kembali melarang mudik lebaran tahun ini, 6-17 Mei mendatang.  

Menurut Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pembangunan Kependudukan Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia Kebudayaan (Kemenko PMK) Agus Suprapto, pelarangan mudik lebaran untuk menekan penyebaran virus Corona (COVID-19).

“Setiap libur panjang selalu terjadi kenaikan kasus maupun kematian akibat terpapar Covid 19,” ujar Agus dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Humas Polri bertajuk ‘Tetap Lebaran, Meski Mudik Ditiadakan’, Senin (12/4).

Agus kemudian membeber persentase kenaikan kasus COVID-19 pada libur panjang tahun lalu, berkisar 37 persen hingga 93 persen. Baik itu pada libur panjang Idul Fitri 2020, Agustus 2020, Oktober 2020 dan libur Natal dan Tahun Baru 2020.

Dari jumlah tersebut, persentase kematian mencapai 6-7 persen. Jeda waktu kenaikan kasus berkisar 10-14 hari setelah libur panjang, sementara dampak kasus terlihat minimal selama tiga pekan.

Agus lebih lanjut mengatakan, jumlah dan persentase kasus aktif di tingkat nasional saat ini terus mengalami penurunan.

Namun, ia mengingatkan bahwa persentase kematian Covid 19 masih bertahan lebih dari 2,7 persen, di atas angka kematian global 2,16 persen.

“Penularan kasus Covid 19 di Indonesia masih masuk dalam kategori penularan komunitas, sehingga bila abai dalam pencegahan penularan, maka akan mudah terjadi peningkatan kasus,” katanya.





Source link

Continue Reading

VIRAL

Viral, Konser Musik di Tangerang Saat Pandemi COVID-19

Viral, Konser Musik di Tangerang Saat Pandemi COVID-19


VIVA – Viral video pertunjukan konser musik di Pasar Lama, Kota Tangerang. Padahal, konser dilarang lantaran pandemi virus COVID-19 belum usai di Tanah Air.

Terkait hal ini, polisi mengaku akan menyelidiki hal tersebut. Kapolres Metro Tangerang Kota, Komisaris Besar Polisi Deonijiu De Fatima mengatakan pihaknya belum mendapati laporan akan hal ini. Menurutnya, bisa saja video tersebut video konser yang sudah lama. Tapi, pihaknya akan menelusuri kejadian dalam video yang viral itu.

“Bisa saja barang-barang lama sengaja dibuat, kami cari tahu dulu, selidiki dulu, anggota di wilayah selidiki dulu,” kata dia kepada wartawan, Senin 12 April 2021.



Source link

Continue Reading

VIRAL

Ingatlah, Mungkin Ini Ramadan Terakhir..

Ingatlah, Mungkin Ini Ramadan Terakhir..


Senin, 12 April 2021 – 19:05 WIB

Ingatlah, Mungkin Ini Ramadan Terakhir..

Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA saat menjadi narasumber Podcast JPNN.com. Foto: Andika Kurniawan/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA – Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta Nasaruddin Umar mengajak masyarakat tidak menyia-nyiakan Ramadan tahun ini.

Menurutnya, Ramadan kali ini sangat istimewa karena banyaknya cobaan dan tantangan.

“Bersyukurlah, bapak, ibu dan pemirsa yang bisa berjumpa dengan bulan suci Ramadan kali ini. Mari manfaatkan. Insyaallah menjadi Ramadan yang paling berkualitas, yang paling istimewa,” kata Kiai Nasaruddin dalam Sapa Ramadan JPNN.com.

Pria yang lahir di Ujung Bone, Sulawesi Selatan, 23 Juni 1959 itu menilai, menjelang Ramadan 1442 ini begitu banyak cobaan menimpa masyarakat Indonesia.

 

“Jadi, jangan menyia-nyiakakan Ramadan kali ini. Siapa tahu ini Ramadan terakhir, belum tentu bisa berjumpa lagi dengan Ramadan akan datang,” kata Nasaruddin.

Musibah seperti tanah longsor, banjir, letusan gunung berapi, kemudian pandemi Covid-19, kecelakaan telah merenggut banyak nyawa sehingga bagi para korban tak bisa bertemu dengan Ramadan.

SPONSORED CONTENT

loading…

loading…





Source link

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending Dari BuzzFeed

close