Connect with us

HEADLINE

Suku Asmat, Titisan Para Dewa yang Mendiami Bumi Papua

Suku Asmat, Titisan Para Dewa yang Mendiami Bumi Papua

[ad_1]

Bicara soal Suku Asmat, kita dibawa ke wilayah rimba di ujung timur Indonesia. Mereka tinggal di pedalaman dan pesisir Kabupaten Asmat yang menjadi bagian dari Provinsi Papua. Di sanalah sebuah cerita bermula untuk Suku Asmat pada ratusan bahkan ribuan tahun lalu.

Sejak peradabannya bermula, Suku Asmat percaya bahwa mereka adalah titisan para Dewa. Kepercayaan tersebut mengakar kuat hingga kini. Lalu bagaimana cerita lengkapnya hingga mereka menyebut diri sebagai titisan Dewa?

Dewa Fumeripisy dan cikal bakal keahlian ukir

Beberapa orang Suku Asmat dan wow-ipits atau para pemahat dari Suku Asmat © Sergey Udinov/Shutterstock

info gambar

Alkisah, pada zaman dahulu ada Dewa bernama Fumeripitsy, ia turun ke bumi dan memulai petualangannya dari ufuk barat bumi Papua.

Saat petualangan menggunakan lesung, Dewa Fumeripisy terpaksa harus berhadapan dengan seekor buaya raksasa. Pertaruangan sengit pun terjadi dan Dewa berhasil mengalahkan buaya raksasa tersebut, walaupun harus terluka parah dan terdampar di tepi sungai Asewetsy.

Sang Dewa bertahan dalam sakit hingga seekor burung Flaminggo menemukannya, kemudian dirawatlah Sang Dewa. Saat sembuh, Sang Dewa memutuskan untuk terus tinggal di wilayah tersebut dan membangun rumah bernama Jew dan membuat dua buah patung.

Sang Dewa juga membuat genderang yang kemudian dikenal dengan Tifa atau Eme. Alat musik tabuh itu memiliki suara nyaring yang membuatnya terus menari.

Tarian Sang Dewa sangat dahsyat, hingga kedua patung yang dibuatnya menjadi hidup. Kedua patung pun menari mengikuti Dewa dan kemudian dipercaya Suku Asmat sebagai manusia pertama yang menjadi nenek moyang mereka.

Ternyata, menurut sejarah yang ditulis oleh asmatkab.go.id dan kemendikbud.go.id, Sang Dewa melanjutkan pengembaraan di pesisir selatan Papua dan masuk ke hulu sungai besar.

Dalam setiap persinggahannya, Sang Dewa selalu memahat patung manusia dan selalu membangun rumah panjang. Keajaiban berulang dengan hidupnya patung-patung yang dibuat oleh Sang Dewa dan menjadi warga suku Asmat kini.

Keturunan-keturunan Fumeripitsy juga menjadi Wow-ipits dan Wow-iwir. Keturuanan tesebut adalah para pemahat Asmat yang menjadi cikal bakal keturunan selanjutnya dalam ahli ukir.

Baca juga Hukuman Khahua di Balik Mengerikannya Kanibalisme Suku Korowai

Kehidupan spiritual dalam makna ukiran Suku Asmat

Nilai spiritual yang terkandung membuat patung Asmat terkenal hingga ke mancanegara © Arief Akbar/Shutterstock

info gambar

Suku Asmat dikenal sangat ahli dalam mengukir, menurut mereka memahat ada campur tangan roh (leluhur). Mereka percaya bahwa Keahlian tersebut didapat sebagai keturunan dari Dewa Fumeripitsy. Ukiran menjadi media untuk menceritakan kisah-kisah kehidupan spiritual, masa lalu nenek moyang, hingga peraturan adat demi kelangsungan tradisi.

Patung Mbis adalah salah satu seni ukir patung yang sakral dan terkenal dari suku Asmat, patung Leluhur atau patung Mbis merupakan patung tonggak leluhur yang dibuat dengan ritual.

Diukir pada sebatang kayu yang dipercaya sebagai perwujudan nenek moyang. Pendahulu mereka yang sudah meninggal dapat ditemukan lagi melalui bentuk Patung Mbis. Oleh karena itu, nama orang yang meninggal menjadi nama untuk Patung Mbis.

Pembuatan Patung Mbis melewati proses yang panjang. Sebelum mulai mengukir, para pria berkumpul untuk merubuhkan pohon bakau. Mereka melakukannnya sambil berteriak. Setelah dibersihkan, batang pohon bakau dilumuri cairan warna merah.

Kemudian batang pun dibawa ke desa dan diberikan kepada wow-ipits yang merupakan ahli ukir patung. Patung membentuk beberapa manusia bertingkat. Pada bagian paling atas atau akar merupakan patung nenek moyang hingga bagian pangkal yang paling muda (baru meninggal).

Posisi tersebut berdasarkan kepercayaan suku Asmat, bahwa akar keturunan mereka berasal dari nenek moyangnya. Setelah selesai dibuat, patung diletakkan di depan rumah sebagai simbol adanya komunikasi antara dunia kematian dan dunia kehidupan.

Nilai spiritual yang terkandung membuat patung Asmat terkenal hingga ke mancanegara. Pada tahun 2013, patung-patung hasil karya pemahat Suku Asmat sempat di pamerkan di Museum etnografi Milan, Italia. Berjejer dengan ratusan benda seni lain yang telah diakui UNESCO sebagai warisan budaya.

Baca juga Tradisi Potong Jari Ala Suku Dani, Mengerikan Namun Sarat Akan Makna



[ad_2]

Source link

Advertisement
Click to comment

HEADLINE

BuzzFeed Go Public dan Mengakuisisi Complex Networks

BuzzFeed Go Public dan Mengakuisisi Complex Networks
Seorang peserta mengisi formulir kontak untuk pekerjaan dengan Buzzfeed Inc. selama pameran karir TechFair LA di Los Angeles, California, AS, pada Kamis, 8 Maret 2018. Departemen Tenaga Kerja AS dijadwalkan untuk merilis klaim pengangguran awal pada 15 Maret Fotografer: Patrick T. Fallon/Bloomberg via Getty Images

BuzzFeed, perusahaan media digital berusia 15 tahun yang terkenal dengan daftar, kuis, dan jurnalisme pemenang Hadiah Pulitzernya, Kamis mengumumkan bahwa mereka berencana untuk go public dengan perkiraan valuasi $1,5 miliar. Ini adalah masalah besar di dunia media, tetapi masih agak antiklimaks dibandingkan dengan hype di sekitar BuzzFeed beberapa tahun yang lalu.

Perusahaan ini akan go public melalui merger dengan 890 Fifth Avenue Partners, sebuah perusahaan akuisisi tujuan khusus yang diperdagangkan secara publik, atau SPAC. Sebagai bagian dari langkah tersebut, BuzzFeed juga mengakuisisi Complex Networks, sebuah perusahaan media yang dijalankan sebagai usaha patungan Verizon dan Hearst dan termasuk waralaba populer “Hot Ones,” untuk memperluas portofolio mereknya.

Akuisisi besar terakhir BuzzFeed, di mana ia membeli HuffPost dari Verizon ( VZ ) ditutup pada bulan Februari. Kesepakatan SPAC ini diperkirakan akan selesai pada kuartal keempat tahun 2021.

“BuzzFeed sekarang adalah pemimpin yang tak terbantahkan untuk generasi media berikutnya. Kami telah membangun deretan merek penting, dicintai oleh audiens yang paling beragam, terlibat, dan setia di Internet,” kata CEO BuzzFeed Jonah Peretti dalam sebuah pernyataan.

“Dengan pengumuman hari ini, kami mengambil langkah berikutnya dalam evolusi BuzzFeed, membawa modal dan pengalaman tambahan ke bisnis kami.”

Peretti mendirikan BuzzFeed pada tahun 2006. Merek ini dengan cepat mendapat perhatian karena kemampuannya untuk membuat konten viral dengan daftar dan kuis populer. Kemudian diperluas untuk membuat video dan berinvestasi dalam liputan berita keras. Awal bulan ini, BuzzFeed News menerima Hadiah Pulitzer pertamanya , salah satu penghargaan paling bergengsi dalam jurnalisme Amerika.

Seperti banyak perusahaan media digital lainnya, BuzzFeed tumbuh melalui pendanaan modal ventura. Pada tahun 2016, NBCUniversal menginvestasikan $200 juta di BuzzFeed dengan penilaian $1,7 miliar.

Namun di tahun-tahun berikutnya, BuzzFeed berjuang secara finansial untuk menutup biaya karena industri media menjadi semakin kompetitif dan platform digital seperti Facebook ( FB ) dan Google ( GOOG ) mengambil lebih banyak dolar iklan. Divisi beritanya juga mahal dan tidak menguntungkan.

Selama setahun terakhir, SPAC telah menjadi pilihan yang lebih populer bagi perusahaan untuk go public daripada melalui perusahaan publik awal tradisional. Perusahaan media digital Group Nine membuat SPAC awal tahun ini. Vice Media, Vox Media dan BDG juga telah membahas opsi tersebut, CNBC melaporkan.

Sources Link

Continue Reading

HEADLINE

Komoditas Indonesia yang Paling Banyak di Ekspor Sepanjang 2020 | Good News From Indonesia

Komoditas Indonesia yang Paling Banyak di Ekspor Sepanjang 2020 | Good News From Indonesia

[ad_1]

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat total nilai ekspor Indonesia sepanjang tahun 2020 sebesar 163,31 miliar dolar AS atau setara dengan Rp2.286 triliun (kurs Rp14.000).

Realisasi ini turun 2,61 persen dari tahun 2019 yang tercatat 167,68 miliar dolar AS.

Lemak dan minyak hewan/nabati serta Bahan bakar mineral menjadi komoditas Indonesia dengan nilai terbesar yakni 20,72 miliar dolar AS dan 17,26 miliar dolar AS.

    ! function(f, b, e, v, n, t, s) 
        if (f.fbq) return;
        n = f.fbq = function() 
            n.callMethod ? n.callMethod.apply(n, arguments) : n.queue.push(arguments)
        ;
        if (!f._fbq) f._fbq = n;
        n.push = n;
        n.loaded = !0;
        n.version = '2.0';
        n.queue = [];
        t = b.createElement(e);
        t.async = !0;
        t.src = v;
        s = b.getElementsByTagName(e)[0];
        s.parentNode.insertBefore(t, s)
    (window, document, 'script', 'https://connect.facebook.net/en_US/fbevents.js');
    fbq('init', '444507519219005');
    fbq('track', 'PageView');

https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js .

[ad_2]

Link Sumber Berita

Continue Reading

HEADLINE

Merek Coklat Terfavorit Bagi Remaja di Indonesia | Good News From Indonesia

Merek Coklat Terfavorit Bagi Remaja di Indonesia | Good News From Indonesia

[ad_1]

Laporan Top Brand Index 2021 kategori Top Brand Gen Z menunjukkan, SilverQueen menjadi merek cokelat batangan paling favorit bagi remaja di Indonesia. Merek coklat yang bermula dari Garut ini berhasil mencatat Skor Tob Brand Index (TBI) sebesar 56,2 persen.

Di posisi kedua ada Cadbury dengan skor TBI sebesar 17,9 persen. Lalu Delfi di posisi ketigan dengan skor 10,66 persen. Terakhir, Tablorone di posisi empat dengan skor TBI 6 persen.

    ! function(f, b, e, v, n, t, s) 
        if (f.fbq) return;
        n = f.fbq = function() 
            n.callMethod ? n.callMethod.apply(n, arguments) : n.queue.push(arguments)
        ;
        if (!f._fbq) f._fbq = n;
        n.push = n;
        n.loaded = !0;
        n.version = '2.0';
        n.queue = [];
        t = b.createElement(e);
        t.async = !0;
        t.src = v;
        s = b.getElementsByTagName(e)[0];
        s.parentNode.insertBefore(t, s)
    (window, document, 'script', 'https://connect.facebook.net/en_US/fbevents.js');
    fbq('init', '444507519219005');
    fbq('track', 'PageView');

https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js .

[ad_2]

Link Sumber Berita

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending Dari BuzzFeed

close