Connect with us

HEADLINE

Siapa Sangka, Inilah Produk-Produk Buatan Indonesia yang Ternyata Mendunia

Siapa Sangka, Inilah Produk-Produk Buatan Indonesia yang Ternyata Mendunia

[ad_1]

Selain komoditas ekspor seperti mobil dan motor, nyatanya Indonesia juga menjadi manufaktur ekspor bagi barang-barang sekunder, sebut saja boneka, tas, jam, sepatu, dan beberapa perkakas interior.

Nah, berikut deretan produk-produk buatan Indonsia yang ternyata cukup moncer di luar negeri. Bahkan sebagian dari kita mungkin tak menyangka jika produk itu buatan Indonesia.

1. Produk Boneka dan mainan

Bukan rahasia lagi jika produsen boneka di Indonesia telah menjamah pasar dunia sejak lama, dan kualitasnya pun diakui sebagai salah satu yang terbaik.

Lihat saja boneka beberapa hewan endemik asal Inodnesia yang menjadi buah tangan resmi (official merchandise) dalam sidang PPB di New York pada 2019 yang dibuat oleh PT Sunindo Adipersada, seperti Orangutan, Kakatua, Pari Manta, Badak, dan burung Kenari.

Lain itu ada juga beberapa boneka karakter yang dibuat khusus di Indonesia untuk pasar dunia. Beberapa di antaranya adalah;

OZko

Boneka yang diproduksi oleh PT Tri Star International ini nyatanya telah menembus pasar Eropa dan Amerika Serikat.

OZko juga beberapa kali ikut pameran boneka bertarap internasional, sebut saja North American International Toys Fair di New York 2019 dan Spielwarenmesse Toys Fair di Jerman pada 2019.

Saseme Street

Siapa tak kenal Saseme Street, karakter boneka dari berbagai hewan yang telah mendunia yang populer di layar kaca sejak era 90-an.

Diproduksi secara massal oleh PT Sunindo Adipersada yang bekerjasana dengan Living Puppets GmBH asal Jerman, boneka ini cukup populer dan menembus pasar dunia. Lihat saja karakter boneka Elmo yang tak ada yang mengenalnya.

Famnig Hjarta

Boneka berbentuk hari dengan sepasang tangan (Famnig Hjarta) ini tentu familiar jika kita mengunjungi salah satu ritel furnitur bertaraf internasioanl, IKEA.

Yup, boneka IKEA buatan Indonesia yang dibuat sejak 2004 ini telah diekspor ke 389 ritel IKEA pada 48 negara di seluruh dunia.

Barbie dan Hot Wheels

Nama boneka Barbie dan mainan Hot Wheels tentu tak bisa lepas dari masa kecil kita. Siapa sangka boneka dan mainan ikonik itu adalah buatan Indonesia.

Adalah PT Mattel Indonesia yang memproduksi dua mainan top dunia ini sejak 1992 dan hingga kini merek dagang dari kedua merek ini tak pernah lepas dari anak-anak kecil di seluruh dunia.

Khusus untuk Hot Wheels, karena kualitasnya miniatur kendaraan ini telah memiliki industri hobi tersendiri yang omzetnya tak main-main.

Di Indonesia, Hot Wheels menjadi primadona dalam penyelenggaraan pameran hobi Indonesia Diecast Expo (IDE) yang digelar sejak 2015.

2. Produk Aksesori

Selain produk boneka dan mainan yang kesohor hingga ke mancanegara, beberapa produk aksesori buatan Indonesia juga tak kalah saing dengan produk aksesori buatan negara lain.

Boleh jadi tak sadar kita membelinya saat melancong ke negara lain, padahal produk itu adalah asli buatan Indonesia. Beberapa di antaranya adalah:

Sabbatha

Merek dagang Sabbatha asal Bali adalah produsen tas ikonik yang dibuat dengan memadukan batu alam dan perak. Soal banderolnya tak main-main, yakni mulai 5 juta rupiah hingga 20 juta rupiah. Beberapa di antaranya ada juga yang berbanderol hingga ratusan juta rupiah karena kombinasi batu alam dan peraknya yang unik.

Lazimnya, para sosialita pun tak segan memamerkan tas ikonik Bali ini dalam acara-acara mewah berkelas internasional, atau sebagai teman tangan saat pelesir ke leuar negeri.

Dowa

Lalu ada Dowa, tas rajut buatan tangan-tangan terampil para pengrajin di Yogyakarta. Siapa sangka, tas tangan yang dibanderol mulai Rp200 ribu hingga jutaan rupiah ini telah merambah pasar Eropa dan Amerika Serikat.

Bagteria

Kombinasi kristal Swarovsky dan gold platted menjadi ciri khas nan unik pada produk tas Bagteria. Karena keunikannya tersebut, Jepang menjadi negara dengan tujuan ekspor terbesar tas yang dibuat dengan tekstur khusus ini. Lain itu, pasar Eropa dan Amerika juga tak kalah meminati tas tangan ini.

Matoa

Tak terhitung jumlah jam tangan populer yang kerap dipakai oleh kalangan pebisnis, miliuner, maupun pejabat top dunia. Sebut saja merek Rolex yang melegenda.

Tapi, jika membicarakan jam tangan yang dibuat dari kayu oven yang dikombinasikan dengan kayu olahan, mata dunia akan menuju pada produk Matoa, merek dagang asli Indonesia.

Matoa cukup populer pada beberapa negara tropis di daratan Asia, sebut saja Jepang dan Malaysia. Sementara warga di belahan dunia lain, seperti di Negeri Paman Sam dan Benua Biru juga tak mau kalah mengenakan jam tangan unik asal Bandung ini. Di dua benua itu, nyatanya nama Matoa cukup moncer.

Ni Luh Jelantik

Produk sepatu asal Bali ini juga tak kalah memikat mata dunia. Sebut saja daratan Eropa yang menjadi pengguna terbanyak produk ini. Karena keunikannya, aktris Hollywood, Julia Robert, pernah menggunakannya saat menghadiri pentas acara bertaraf internasional.

3. Produk desain interior

Magno

Magno merupakan produk berbahan dasar kayu yang menjadi desain dasar produk radio berdesain klasik (vintage). Rata-rata Magno dibuat dari kayu Mahoni, Pinus, maupun Sonokeling. Beberapa produk di antaranya bahkan dijadikan barang koleksi oleh para kolektor barang antik.

Magno memang kurang banyak terlihat di ritel-ritel dalam negeri, karena 95 produknya diekspor untuk kebutuhan mancanegara. Tak heran jika kita bisa menemui produk ini dijual di daratan Eropa seperti di Milan, Italia, atau di New York, AS.

Bangga banget bukan?

Lukis Chair

Produk kursi yang dibuat dari rajutan rotan ini nyatanya cukup memikat pasar negara mode, Italia. Beberapa kafe-kafe yang intagramable maupun tempat-tempat wisata di Italia, lazim menggunakan kursi buatan Indonesia ini.

Selain unik, kaya unsur alam, dan praktis, soal ketahanan menjadi nilai tambah tersendiri produk ini.

Medulla

Merek dagang Medulla mengkhususkan produknya menjadi penopang interior dalam ruangan. Terbuat dari kayu yang kaya dengan unsur alam hutan tropis di Indonesia, karya-karya Medulla cukup moncer di beberapa negara Eropa, sebut saja Belanda, Spanyol, dan tentunya Italia.

Keramik Essenza

Kuat dengan karakter batu alam yang kokoh, produk Essenza menjadi salah satu bahan baku lantai untuk perkantoran maupun gedung-gedung di daratan Eropa.

Diproduksi sejak 2003 oleh PT Intikeramik Alamsari Industri Tbk, Essenza merambah pasar Italia dan 25 negara di benua biru lainnya.

Baca juga:



[ad_2]

Source link

Advertisement
Click to comment

HEADLINE

Partai dan Serikat Buruh Penjaga Moralitas Anak Bangsa

Partai dan Serikat Buruh Penjaga Moralitas Anak Bangsa

BuzzFeed

Membangun dan menjalankan partai politik, apapun namanya harus menjunjung etika dan moral hingga akhlak, agar apa yang hendak dilukan mendapat ridho dari Yang Maha Kuasa. Sehingga hasil keluaran yang menjadi produk partai politik tersebut dapat memberi manfaat bagi orang banyak, bukan hanya untuk kepentingan dan keuntungan diri sendiri.

Hanya dengan begitu kehadiran partai politik dapat diterima oleh orang banyak. Jadi kalau partai politik maupun pelakunya hanya ingin mementingkan dirinya sendiri, maka tidak akan ada artinya bagi rakyat untuk berharap adanya perbaikan menuju tatanan budaya politik yang lebih beradab. Padahal, fungsi utama partai politik itu harus mampu membangun kecerdasan politik rakyat banyak agar budaya politik di Indonesia bisa lebih elegan serta mendewasakan sikap politik segenap anak bangsa. Sebab berpolitik itu bukan tipu daya dan bukan pula sekedar untuk memenangkan pertarungan pada Pillkada, Pilpres maupun Pileg.

Perilaku politik para politisi atau pihak manapun, merupakan cermin diri dari bangsa dan negara yang bersangkutan. Karena itu jalan keluarnya yang terang sebagai satu-satunya cara menuju jalan terang itu yang diridho’i Allab SWT adalah tetap berpedoman pada nilai-nilai spiritual yang mampu membimbing menuju jalan setapak tanpa perselingkuhan dan keculasan yang mencederai hati orang lain.

Oleh karena itu, tata krama dan etika yang bersandar pada akhlak yang tegak lurus diridho’i oleh Yang Maha Kuasa dan Maha Pengasih serta Maha Penyayang itu yang pasti akan memberi cinta dan kasih yang tulus seperti yang kita harapkan. Bukan kamuflase atau kepalsuan. Begitulah sejatinya diri yang mengedepankan laku ketimbang basa-basi maupun janji-janji palsu yang penuh tipu daya maupun kebohongan.

Oleh karena itu, partai buruh yang murni lahir dari rahim serikat buruh, hakekatnya pendukung total dari perjuangan kaum dhu’fa dan mustada’afin yang perlu diayomi dan dilindungi bahkan disayang sebagai kaum yang dominan dizalimi, agar dapat lebih manusiawi hingga mampu mencerna dan menikmati hakekat dari rachmatan lil alamin.

Jik partai buruh dan serikat buruh tidak mampu menjaga moral, etika dan akhlak segenap anak bangsa, apalah arti kehadirannya di tengah-tengah kita ?

Atau cuma sekedar membidik kekuasaan serta kedudukan belaka ?

Jacob Ereste, dengan artikel sebelumnya berjudul Partai Buruh & Serikat Buruh Adalah Penjaga Etika, Moral & Akhlak Segenap Anak Bangsa

Continue Reading

HEADLINE

Anies Kunjungi Atlet Jakarta berlaga di PON XX, Netizen Pertanyakan Soal Pilpres 2024

Anies Kunjungi Atlet Jakarta berlaga di PON XX, Netizen Pertanyakan Soal Pilpres 2024

BuzzFeed – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan berkunjung ke Papua meninjau atlet yang bertanding pada event Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, Senin (11/10/2021).

Dalam postingannya Anies Baswedan pada saat berkunjung ke Tanah Papua, belum nampak penyambutan seperti halnya sambutan meriah dari Rakyat Papua untuk Gubernur Jawa Tengah.

Hal ini membuat netizen memberikan komentarnya melalui akun media sosial Twitter membandingkan Anies dengan Ganjar.

“TIDAK DIKENAL DI PAPUA Tak kenal maka tak sayang …Anies tiba di Bandara Sentani tidak ada yang menyambut semeriah Ganjar Pranowo. Masih ngotot nyapres 2024 …??? Papua barometer Pilpres 2024,” kata @Bengkeltanah201 seperti dikutip dari Populis.id pada Senin 11 Oktober 2021.

“Beda sambutan saat tiba di Papua. Orang-orang Papua paham betul mana yang emas mana yang emas-emasan,” ujar @narkosun01.

“Kasihan Pak Anies gak ada rakyat Papua mengelu-elukan dan menyambut kedatangannya, sangat beda dengan Pak Ganjar, Gubernur Rasa Presiden. Halaah, mau cari panggung telat uda,” tulis @alextham878.

“Sengaja datang belakangan biar pamornya ga kalah sama Jokowi, Padahal nyampe sana juga ga ada yang peduli.. Wkwkwk Orang Papua tidak kenal Anies,” kata @RasaAris.

Sebagaimana diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terbang ke Papua untuk meninjau para atlet DKI Jakarta yang sedang bertanding pada Pekan Olahraga Nasional atau PON XX Papua.

Akan tetapi, dalam sebuah video yang diunggah di akun story Instagramnya Anies langsung bertemu dengan para atlet kontingen DKI Jakarta.

Hal ini dapat dilihat dari akun Instagram @aniesbaswedan pada Senin (11/10/2021) pagi.

“Tiba di bandara Sentani berpapasan dengan atlit panahan dan sepak takraw DKI yang akan kembali ke Jakarta,” tulisnya.

Kemudian, Anies memberi sambutan dan berfoto bersama para atlet DKI.

“Bawa cerita pengalaman ini untuk menjadi pelajaran bagi semuanya,” ucapnya.

Continue Reading

HEADLINE

Jokowi Lantik Megawati sebagai Ketua Dewan Pengarah BRIN, PDIP Apresiasi

Jokowi Lantik Megawati sebagai Ketua Dewan Pengarah BRIN, PDIP Apresiasi

BuzzFeed – PDI Perjuangan apresiasi keputusan Presiden Joko Widodo lantik Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Istana Negara (13/10/2021)

Apresiasi tersebut, pasalnya Presiden memberikan kepercayaan dan amanah yang diberikan oleh Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Dewan Pengarah yang merupakan Ketua Umum PDI Perjuangan

“PDI Perjuangan mengucapkan selamat dan berbangga atas keputusan Presiden Jokowi dengan melantik Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang terdiri dari: Megawati Soekarnoputri yang menjabat sebagai Ketua Dewan Pengarah, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati Sri Mulyani dan Menteri Bappenas Suharso Monoarfa sebagai wakil ketua,” kata Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (13/10/2021).

“Lalu Sudhamek Agung Waspodo Sunyoto sebagai sekretaris dan sebagai anggota yakni Emil Salim, Gede Wenten, Bambang Kesowo, Adi Utarini, Marsudi Wahyu Kisworo dan Tri Mumpuni,” imbuhnya.

PDI Perjuangan berharap, melalui struktur Dewan Pengarah BRIN, diharapkan bisa membawa Indonesia semakin kompetitif di dunia. BRIN diharapkan bisa menata dan mengelola seluruh lembaga riset, serta membawa Indonesia bergerak menuju negara berbasis ilmu pengetahuan.

Keputusan Jokowi yang menempatkan BRIN sebagai infrastruktur kemajuan bangsa melalui penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menempatkan riset dan inovasi sebagai pilar Indonesia berdikari, mendapat dukungan penuh PDI Perjuangan.

“Dan sesuai ketentuan peraturan-perundang-undangan yang menempatkan Ketua Dewan Pengarah BPIP ex officio sebagai Ketua Dewan Pengarah BRIN merupakan keputusan tepat,” imbuhnya.

“Karena riset dan inovasi harus digerakkan oleh ideologi bangsa agar Indonesia benar-benar berdaulat, berdikari, dan bangga dengan jati diri kebudayaannya. Kebijakan pembangunan pun harus berlandaskan pada riset dan inovasi ilmu pengetahuan serta teknologi, yang berpedoman pada ideologi Pancasila,” lanjutnya.

Menurut Hasto, selama ini Megawati sangat konsisten menyuarakan pentingnya penguasaan ilmu-ilmu dasar, riset dan inovasi dan terus memperjuangkan peningkatan anggaran penelitian 5% dari PDB. Megawati yang merupakan Ketua Umum PDI Perjuangan, juga disebut penggagas awal dari BRIN.

“Dengan mengusulkan kepada Presiden Jokowi agar BRIN hadir menjabarkan politik Indonesia berdikari, dengan memfokuskan diri pada penelitian untuk manusia Indonesia, flora, fauna dan teknologi itu sendiri,” tuturnya.

Kepedulian Megawati, menurut Hasto merupakan bentuk dukungan yang konkret untuk pengembangan riset dan inovasi nasional yang memang memerlukan sumber daya finansial yang besar. Selain itu dalam perspektif geopolitik, riset dan inovasi, juga sangat penting di dalam membangun kekuatan pertahanan melalui penguatan kapabilitas industri pertahanan dengan semangat percaya pada kekuatan sendiri.

Bagi PDI Perjuangan, riset dan inovasi adalah kata kunci perkembangan teknologi, pertumbuhan ekonomi dan kemajuan sebuah bangsa. Dengan menyatukan berbagai lembaga riset dalam satu kapal dengan satu nahkoda, diharapkan tidak terjadi lagi duplikasi riset dan kesimpangsiuran tata kelola riset di Indonesia.

“Di sisi lain, sumber daya manusia kita memiliki kualitas yang tidak kalah dari negara lain. Banyak anak bangsa yang ikut terlibat di bidang riset dan pengembangan teknologi di berbagai lembaga riset tingkat dunia. Atas hal itu, saatnya semua pihak menyelaraskan gerak antara lain pemerintah, kekuatan sosial politik, serta masyarakat demi kemajuan dan kejayaan Indonesia raya,” pungkasnya.

Continue Reading

Trending Dari BuzzFeed

close