Business is booming.

Setelah 9 Tahun Tertunda, Berlin Kini Punya Bandara Baru




Pesawat EasyJet usai mendarat, menandai pembukaan resmi Bandara Berlin-Brandenburg (BER) "Willy Brandt", di Schoenefeld dekat Berlin, Jerman, Sabtu (31/10). Foto: Fabrizio Bensch/REUTERS


© Disediakan oleh Kumparan
Pesawat EasyJet usai mendarat, menandai pembukaan resmi Bandara Berlin-Brandenburg (BER) “Willy Brandt”, di Schoenefeld dekat Berlin, Jerman, Sabtu (31/10). Foto: Fabrizio Bensch/REUTERS

Pesawat pertama mendarat di Bandara Berlin-Brandenburg (BER), di Schoenefeld, Jerman, pada Sabtu (31/10). Bandara baru di Berlin akhirnya terlaksana setelah peresmiannya tertunda hingga 9 tahun.

Pesawat pertama yang mendarat di bandara baru Berlin adalah pesawat EasyJet, layanan khusus yang lepas landas dari Tegel. Setelah pendaratan itu, sebuah pesawat Lufthansa juga mendarat beberapa menit kemudian.

Namun, acara pembukaan bandara baru tersebut diwarnai unjuk rasa puluhan aktivis iklim. Mereka berkumpul di bandara pada Sabtu (31/10) dengan membawa berbagai spanduk, salah satunya bertuliskan “Menukik ke dalam krisis iklim”.



Sebuah pesawat Lufthansa dan sebuah pesawat EasyJet usai mendarat, menandai pembukaan resmi Bandara Berlin-Brandenburg (BER) "Willy Brandt", di Schoenefeld dekat Berlin, Jerman, Sabtu (31/10). Foto: Fabrizio Bensch/REUTERS


© Disediakan oleh Kumparan
Sebuah pesawat Lufthansa dan sebuah pesawat EasyJet usai mendarat, menandai pembukaan resmi Bandara Berlin-Brandenburg (BER) “Willy Brandt”, di Schoenefeld dekat Berlin, Jerman, Sabtu (31/10). Foto: Fabrizio Bensch/REUTERS

Konstruksi BER dimulai pada 2006 dan bandara ini semula akan dibuka pada 2011. Namun masalah konstruksi dan masalah teknis membuat peresmian itu undur berulang kali. Hal ini dinilai menjadi hal memalukan yang merusak reputasi Jerman dalam hal efisiensi.





© Disediakan oleh Kumparan


Bandara baru yang dimiliki oleh pemerintah federal Jerman dan negara bagian Berlin dan Brandenburg ini menelan biaya hampir 6 miliar euro atau sekitar Rp 102 tiliun. Angka itu kira-kira tiga kali lipat dari anggaran awal.

Penundaan peresmian bandara ini sempat membuat Berlin mengandalkan dua bandara era Perang Dingin yang usang dan semakin ramai: Tegel, yang melayani bagian barat kota, dan Schoenefeld, yang pernah menjadi bandara Komunis Berlin Timur dan yang telah diintegrasikan ke dalam fasilitas baru.

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona.



Source link