Business is booming.

Seperti Apa Rasanya Sayuran yang Berasal dari Luar Angkasa?


Kawan GNFI, awal tahun ini astronot NASA merasakan nikmatnya lobak yang ditanam di ruang-tanam stasiun luar angkasa internasional (International Space Station/ISS). Lobak ini merupakan sayuran segar yang yang mereka tanam di orbit bumi.

Lobak-lobak tersebut, yang merupakan suguhan makanan di malam tahun baru itu adalah sayuran pertama yang mereka tanam dan mereka makan. Kira-kira demikian kabar yang ditulis United Press International (UPI).

Sejatinya, makanan ini akan terus dikembangkan oleh pihak NASA untuk dijadikan sebagai makanan bagi para astronot di luar angkasa. NASA juga bakal menjadikan sayuran ini agar bisa mendukung kebutuhan para kru ISS dalam jangka panjang.

Menukil Futurism, sebelumnya nasib lobak hasil tanam yang dilakukan di luar angkasa itu belum begitu jelas. Karenanya pada awal Desember 2020 lalu, juru bicara NASA menolak memberikan konfirmasi apakah para astronot diperbolehkan untuk mengkonsumsi lobak atau tidak. namun begitu, semuanya tampak jelas di awal tahun ini.

Terlepas dari diperbolehkan atau tidaknya para kru ISS memakan lobak di masa yang akan datang, perkembangan ini merupakan bukti baru bahwa dengan tumbuhnya sayuran di orbit bumi, maka ada kemungkinan untuk menanam sayuran atau tanaman lain demi menopang keberlangsungan hidup para astronot di luar angkasa.

Biasanya, para astronot di ISS tidak bisa memakan sayuran yang sudah mereka tanam. Walaupun ilmuwan NASA telah menghabiskan waktu bertahun-tahun demi mencari cara agar bisa menanam tumbuhan demi suplai makanan di orbit, makanan tersebut biasanya langsung dibekukan untuk dikirim kembali ke bumi.

Gunanya adalah agar para ilmuwan NASA bisa meneliti tanaman atau sayuran tersebut. Bahkan, beberapa waktu lalu, para kru ISS mengirimkan 10 dari 19 lobak yang tumbuh di orbit. Jadi, mereka hanya memakan 9 lobak saja sebagai hadiah malam tahun baru.

Nyatanya, itu bukan hal baru

tanaman luar angkasa

info gambar

Sebenarnya, memakan makanan yang tumbuh di ISS bukanlah hal yang baru. Pada 2015 lalu, astronot NASA memakan beberapa selada merah yang sebelumnya ditanam di orbit. Berdasarkan hasil penilitian pada 2020, terungkap bahwa selada tersebut tidak mempunyai kesamaan bentuk dan kandungan dengan selada yang ditanam di bumi.

Hal ini semakin menguatkan bukti dari sebuah penelitian bahwa kemungkinan akan ada pertanian orbital di masa mendatang yang dilakukan di luar angkasa.

Eksperimen yang membuahkan hasil itu merupakan tanda yang bagus untuk perjalanan angkasa luar di masa depan dan juga untuk jangka waktu yang singkat. Boleh jadi, ini juga merupakan kabar baik bagi para anggota kru ISS yang hampir tidak pernah merasakan makanan segar. Demikian laman UPI melaporkan.

Adalah Karl Hasenstein, yang merupakan pemimpin riset dari proyek ini. Ia mengatakan bahwa astronot Kate Rubins mengomentari bahwa lobak-lobak tersebut rasanya seenak lobak yang pernah dia tanam di kebunnya di bumi.

Jadi, makan sayur di luar angkasa bisa sama enaknya dengan makan sayuran hasil tanam di bumi. Menarik untuk terus didengar kabarnya, kawan.





Source link