Business is booming.

Senyum terpaksa pria yang dipaksa menikah


Pasangan pengantin

Pasangan pengantin | instagram.com

Masa hari gini masih ada perjodohan sih?

Meski zaman sudah berkembang dan menjadi semakin modern, masih ada nilai-nilai tradisional yang dipegang oleh masyarakat, khususnya dari golongan tua. Mereka merasa risih dengan banyak hal di zaman modern yang dinilai terlalu permisif terhadap pelanggaran banyak norma. Mulai dari norma adat, norma kesusilaan, norma sopan santun, dan norma lainnya.

Salah satu tradisi yang masih dipegang dan dijalankan di masa sekarang adalah perjodohan. Orangtua akan memilihkan jodoh yang dirasa terbaik untuk anaknya. Mereka akan memperhatikan bibit, bebet, dan bobot, sehingga keturunan anaknya juga berkualitas. Apalagi untuk orang-orang kaya dimana perjodohan dipandang sebagai salah satu cara melanggengkan kekuasaan ekonomi.

Namun, perjodohan kerap memperoleh penentangan dari generasi muda karena dinilai sudah ketinggalan zaman. Perjodohan dianggap cuma eksis di zamannya Siti Nurbaya. Anak-anak muda merasa kalau dia sudah dewasa dan bisa menentukan mana jodoh yang terbaik untuknya. Mereka punya kriteria calon pasangan idaman tersendiri.

Toh, yang menjalani rumah tangganya kan bukan orangtua. Yah, meskipun terkadang kalau orangtua sudah memutuskan maka anak hanya bisa mengikuti saja. Seperti yang dialami oleh pria berikut ini. Di hari pernikahannya, pria ini memakai pakaian pengantin berwarna biru yang senada dengan gaun pengantin perempuan. Pria ini pun menyempatkan untuk mengabadikan momen bahagia tersebut.

Baca juga: Hoki? Kakek ini Malah Tersenyum Terpaksa Karena Dijodohkan dengan Wanita yang Lebih Muda!

Artikel Lainnya

Memang hidup ini adil banget, ya seperti roda pedati. Kadang di atas, kadang masih tetap di atas karena rodanya macet. Sudah takdirnya untuk dapat wanita yang cantik begitu. Tapi, jangan keburu bersedih dulu. Tetap percaya kalau kamu belum tentu bisa dapat yang secantik itu juga.

Tags :





Source link