Connect with us

FEED

Selain Gibran, Akankah Pilkada DKI Diramaikan Deretan Milenial Ini?

Selain Gibran, Akankah Pilkada DKI Diramaikan Deretan Milenial Ini?



loading…

JAKARTA – Isu megenai Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta selalu menyedot perhatian banyak pihak. Setidaknya sudah ada beberapa lembaga survei merilis tentang sosok yang berpotensi menjadi kandidat.

Mulai dari petahana, mantan gubernur maupun wakil gubernur, menteri, wakil rakyat di DPRD DKI Jakarta hingga artis. Beberapa elite partai politik pun mulai melempar nama-nama bakal calon kandidat.

Diantaranya tergolong generasi milenial. Nah, Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin dan Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menyebut ada beberapa kalangan milenial yang berpotensi maju sebagai kandidat Pilkada DKI Jakarta mendatang.

“Dari nama-nama yang sudah beredar sih ada Gibran, Rafi Ahmad, Agnesmo, Zita Anjani (PAN). Namun mereka itu bisa benar-benar maju dan bisa juga tidak,” ujar Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin kepada SINDOnews, Sabtu 10 April 2021.

Adapun Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi). Gibran yang kini menjabat wali kota Solo merupakan kelahiran 1 Oktober 1987. Sedangkan Raffi Ahmad artis kelahiran 17 Februari 1987.

Kemudian, artis Agnes Monica Muljoto atau kini akrab disapa Agnez Mo kelahiran 1 Juli 1986. Sedangkan Zita Anjani, wakil ketua DPRD DKI Jakarta kelahiran 12 Maret 1990 merupakan anak Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan.Baca juga: Bima Arya Siap Maju di Pilkada DKI Jakarta, Tapi…

Ujang berpendapat, sejumlah tokoh itu bisa benar-benar maju atau tidak sebagai kandidat Pilkada DKI Jakarta tergantung dari perkembangan dan dinamika politik yang akan terjadi nanti. Selain itu, kata Ujang, juga bergantung pada elektabilitas masing-masing.

“Nama Raffi Ahmad dan Agnez Mo sangat populer. Tapi belum tentu punya elektabilitas tinggi. Memiliki popularitas tinggi belum tentu dipilih. Namun yang memiliki elektabilitas tinggi sudah pasti dipilih. Jika Gibran jadi maju, kans Gibran yang besar. Karena dia anak presiden,”tuturnya.Baca juga: Selebriti dan Politisi Berlatar Artis Ini Dilirik Maju Pilkada DKI

Hal yang hampir sama dikatakan oleh Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah. “Nama-nama populer bisa saja muncul seperti Gibran Rakabuming dari PDIP, Saraswati dari Gerindra,” kata Dedi Kurnia Syah kepada SINDOnews secara terpisah.

Adapun Rahayu Saraswati Dhirakarya Djojohadikusumo kelahiran 27 Januari 1986. Perempuan yang biasa disapa Sara ini adalah keponakan dari Ketua Umum Partai Gerindra yang kini menjabat sebagai Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.Baca juga: Dari Airin hingga Desy Ratnasari, Siapa Ikuti Jejak Mpok Sylvi Tarung di Pilgub DKI?

Sara pernah menjadi kandidat Pilkada Tangerang Selatan (Tangsel) 2020 namun kalah. “Kelompok millenial di kontestasi Pilkada DKI bisa menjadi alternatif, dan ruangnya bisa jauh lebih terbuka tidak saja mereka yang menetap di Ibu kota. Meskipun sentimen lokalitas akan selalu muncul dalam propaganda,” tuturnya.Baca juga: Demokrat Umumkan Jagoan di Pilgub DKI, PKB Duluan Duetkan Raffi-Agnes

(dam)



Source link

Advertisement
Click to comment

FEED

Kisah Ustadz Tengku Zulkarnain, Berawal dari Musisi hingga Terpanggil Jadi Da’i : Okezone Celebrity

Kisah Ustadz Tengku Zulkarnain, Berawal dari Musisi hingga Terpanggil Jadi Da’i : Okezone Celebrity


JAKARTA – Kabar meninggalnya Ustadz Tengku Zulkarnain pada 10 Mei 2021 membawa duka bagi masyarakat. Berbagai ucapan belasungkawa dari netizen memenuhi linimasa media sosial.

Sosoknya sebagai dai begitu dicintai publik. Tetapi, Mantan Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini ternyata punya kisah hidup yang unik karena lebih dulu dikenal sebagai musisi.

Ustadz Tengku Zulkarnain

Menurut Tengku Zulkarnain, kedua orangtuanya memiliki keinginan berbeda dalam mendidiknya di masa kecil. Sang ayah lebih condong mengharapkannya piawai bermusik, sementara sang ibunda ingin dia fokus dalam keagamaan.

Baca Juga:

Pesan Tengku Zulkarnain Sebelum Wafat: Hidup Untuk Dakwah, Dakwah Sampai Mati

Jenazah Tengku Zulkarnain Disholatkan di Sekitar Rumah Sakit

“Kelas 4 SD diberikan gitar oleh bapak saya. Jadi saya udah main musik dari kecil dan diajar langsung oleh bapak saya gitar klasik,” ujar Tengku Zulkarnain, dikutip dari channel YouTube Fadli Zon, Selasa (11/5/2021).

“Ibu saya enggak mau saya lari dari agama, karena di keluarga ibu saya, dia satu-satunya yang Islam sendiri,” lanjutnya.

Tengku Zulkarnain tumbuh besar dengan mengaji sambil bermusik. Titik awalnya masuk ke dunia tarik suara dimulai ketika dia mengikuti pemilihan Bintang Radio di RRI pada 1980.

“Saya udah nyanyi di TV, udah dikontrak RRI,” ujar pria berdarah Melayu Deli dan Riau itu.

Hingga akhirnya, Tengku Zulkarnain berhenti bermusik total. Ia mulai fokus ke bidang agama untuk mengejar ketertinggalannya dari orang lain yang menempuh pendidikan di pesantren.

Ustadz Tengku Zulkarnain

“Waktu itu saya jadi penerjemah jamaah tabligh, jalan kaki dari Pakistan setahun. Penerjemah dari masjid ke masjid. Saat itu saya putuskan berhenti main musik dan fokus ke agama,” kata Tengku.

Karena proses yang dilaluinya itu, Tengku Zulkarnain pun lebih dikenal sebagai seorang da’i sejak tahun 1988. “Saya tidak lagi diingat orang sebagai pemusik dan penyanyi,” imbuhnya.



Source link

Continue Reading

FEED

NIP Diproses BKN, 1.274 Pegawai KPK yang Memenuhi Syarat Dilantik 1 Juni

NIP Diproses BKN, 1.274 Pegawai KPK yang Memenuhi Syarat Dilantik 1 Juni



loading…

JAKARTA – Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN ), Bima Haria Wibisana mengatakan saat ini pihaknya tengah memproses penetapan nomor induk pegawai (NIP) bagi 1.274 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) . Dia mengatakan bahwa KPK telah melakukan pengusulan NIP bagi 1.274 pegawai kepada BKN.

“Yang sedang diproses (NIP-nya) adalah 1.274 pegawai yang memenuhi syarat,” ujarnya, Selasa (11/5/2021). Baca juga: 75 Pegawai KPK Tak Lulus TWK, Pendukung Jokowi Minta Diadakan Ujian Ulang

Bima mengatakan bahwa semua pegawai berstatus pegawai negeri sipil (PNS). Rencana para pegawai akan dilantik pada awal Juni mendatang. “Rencananya akan dilantik 1 Juni,” ungkapnya.

Meski begitu dalam hal penetapan NIP ini masih menunggumu penetapan formasi khusus dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Tjahjo Kumolo.

“Formasi khusus karena tidak termasuk dari formasi yang ada sekarang,” katanya. Baca juga: Soal Kemungkinan Loloskan 75 Pegawai KPK, Kepala BKN Bilang Sulit

Seperti diketahui 1.274 dinyatakan memenuhi syarat setelah menjalani tes wawasan kebangsaan (TWK). Sementara ada 75 pegawai KPK yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS).

(kri)



Source link

Continue Reading

FEED

Bareskrim Tahan Bupati Nganjuk Yang Ditangkap Karena Korupsi Jual Beli Jabatan

Bareskrim Tahan Bupati Nganjuk Yang Ditangkap Karena Korupsi Jual Beli Jabatan




Kadiv Humas Masbes POLRI, Brigjen Pol Argo Yuwono. Foto: Dok. Poldi


© Disediakan oleh Kumparan
Kadiv Humas Masbes POLRI, Brigjen Pol Argo Yuwono. Foto: Dok. Poldi

Bareskrim Polri secara resmi akan menangani kasus korupsi yang menjerat Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat. Keputusan itu diambil usai koordinasi antara KPK dan Bareskrim Polri, Senin (10/5).






© Disediakan oleh Kumparan


Penangkapan Novi merupakan hasil joint investigation KPK dan Bareskrim sejak Maret 2021.

“Iya (ditahan),” kata Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Argo Yuwono kepada kumparan, Selasa (11/5).

Argo menuturkan, Novi akan dibawa ke Bareskrim hari Selasa (11/5). Dia akan diterbangkan dari Jawa Timur.

“Betul (hari ini dibawa),” ujar Argo.

Sebelumnya diberitakan, Plt juru bicara KPK Ali Fikri menyebut, OTT ini hasil kerja sama dengan Bareskrim Polri.

“Informasi yang kami terima, benar ada kegiatan tangkap tangan di wilayah Jawa Timur. Kegiatan tersebut merupakan kerja sama antara Bareskrim Polri dengan KPK,” ungkap Ali dalam keterangannya.

Dalam operasi senyap itu, total ada 10 orang berhasil diamankan. Mereka masih dalam pemeriksaan.

Bareskrim Polri dan KPK juga telah menyegel ruangan Kasisub Mutasi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Nganjuk.



Source link

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending Dari BuzzFeed

close