Connect with us

VIDEO

Sekumpulan Remaja Ini Malah Tuai Hujatan Saat Cegat Angkot

Sekumpulan Remaja Ini Malah Tuai Hujatan Saat Cegat Angkot

[ad_1]

Ilustrasi

Ilustrasi | unsplash.com

Zaman sekarang, bikin konten jadi yang paling penting.

Sebuah video aksi sekumpulan remaja pria viral di Twitter beberapa waktu lalu. Dalam video tersebut terlihat sekumpulan remaja pria sedang berkumpul di pinggir jalan. Tak beberapa lama, lewat sebuah angkot berwarna biru yang sedang mencari penumpang. Angkot tersebut terlihat masih kosong.

BACA JUGA: Ngeri! Begini Penampakan Mayat yang Terdampar di Tepi Sungai Gangga, Ada yang Sampai Dimakan Anjing

Mengira sekumpulan remaja yang sedang berdiri di pinggir jalan sedang menunggu angkot, sopir pun menghentikan angkotnya. Namun setelah angkot berhenti, bukannya langsung naik seperti penumpang pada umumnya, sekumpulan remaja pria ini malah sibuk mengerjai sang sopir sambil tertawa terbahak-bahak.

Melihat video tersebut, tak sedikit warganet yang mengaku geram dengan tingkah para remaja pria ini. Mereka dianggap mengganggu sopir angkot yang sedang mencari rezeki.

BACA JUGA: Geng Wanita Paling Sangar dan Garang, Jangan Macam-macam!

“tau sendiri kan penumpang angkot turun semenjak ada transportasi online. bela belain narik pas Lebaran ketemu fans madrid yang lagi bikin konten cringe,” tulis akun @cinnamongirlc.

“Gk mikirin perasaan supirny apa ya, ngarep bgt rejeki, eh malah dikontenin gk jelas. Mending klo naik jd bayar, lah ini disalamin doang,” tulis akun @im_yourdrugs.

Artikel Lainnya

Tak hanya hujatan, namun aksi para remaja pria ini ada juga yang memberi pembelaan. Ada yang mengatakan bahwa aksi mereka cukup menghibur.

“biasa aja ah, kalian aja yang terlalu sensi.. kalo kebetulan dikontenin siape tau kan buat dokumentasi seru2an aja pake lagu laguan sgala “kasian bapaknya…” ente mewakili apa dari keresahan bapak sopir itu hee?? siapa tau sopirnya malah ikutan senyum2,” tulis @KaisarBeta.

Nah, kalau kamu tim mana nih? Menghujat aksi mereka atau mengganggap biasa aja?

Tags :




[ad_2]

Source link

Advertisement
Click to comment

Humaniora

Cara Leluhur Dekatkan Anak-Anak dengan Tuhan | Good News From Indonesia

Cara Leluhur Dekatkan Anak-Anak dengan Tuhan | Good News From Indonesia

[ad_1]

Mohammad Zaini Alif, pakar permainan tradisional Indonesia mengungkapkan bahwa arti dari dari kalimat tersebut tidak diketahui secara pasti, karena belum ada penelitian tentang sejarah yang menjelaskan kemunculan kalimat tersebut dalam permainan anak-anak. Permainan ini pun mulai ditinggalkan dan digantikan dengan permainan canggih.

Namun, selama pandemi Covid-19 ada perkembangan di masyarakat. Permainan-permainan tradisional mulai naik daun dan banyak dimainkan anak-anak untuk mengisi keseharian selama menetap di rumah.

Untuk melestarikan keberadaan permainan tradisional, Sjamsul, sebagai pihak dari Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah (Disdakmen) bersama pusat kurikulum tengah mempersiapkan modul permainan tradisional untuk ke dalam kurikulum.

Selamat Hari Anak Nasional!

#makintahuindonesia#Indonesia#Hompimpa#DolananAnak#Semenit

    ! function(f, b, e, v, n, t, s) 
        if (f.fbq) return;
        n = f.fbq = function() 
            n.callMethod ? n.callMethod.apply(n, arguments) : n.queue.push(arguments)
        ;
        if (!f._fbq) f._fbq = n;
        n.push = n;
        n.loaded = !0;
        n.version = '2.0';
        n.queue = [];
        t = b.createElement(e);
        t.async = !0;
        t.src = v;
        s = b.getElementsByTagName(e)[0];
        s.parentNode.insertBefore(t, s)
    (window, document, 'script', 'https://connect.facebook.net/en_US/fbevents.js');
    fbq('init', '444507519219005');
    fbq('track', 'PageView');

https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js .

[ad_2]

Link Sumber Berita

Continue Reading

Sejarah

Plengkung Gading Yogyakarta, Gapura dengan Segudang Cerita | Good News From Indonesia

Plengkung Gading Yogyakarta, Gapura dengan Segudang Cerita | Good News From Indonesia

[ad_1]

Plengkung Gading atau Plengkung Nirbaya dapat kita jumpai pada daerah Keraton Jogja, di Jalan Patehan Kidul, Kecamatan Kraton. Terletak di sebelah selatan Yogyakarta, jaraknya kurang lebih 300 meter dari Alun-Alun Kidul atau Alun-Alun Selatan.

Selain Plengkung Gading, di kawasan Keraton Jogja terdapat plengkung lain, seperti Plengkung Tarunasura (Plengkung Wijilan), Plengkung Nirbaya, Plengkung Madyasura (Plengkung Buntet), Plengkung Jagasurya (terletak di sebelah barat alun-alun utara), Plengkung Jagabaya (Plengkung Tamansari) .

#makintahuindonesia#Indonesia#KeratonYogyakarta#Yogyakarta#Semenit

    ! function(f, b, e, v, n, t, s) 
        if (f.fbq) return;
        n = f.fbq = function() 
            n.callMethod ? n.callMethod.apply(n, arguments) : n.queue.push(arguments)
        ;
        if (!f._fbq) f._fbq = n;
        n.push = n;
        n.loaded = !0;
        n.version = '2.0';
        n.queue = [];
        t = b.createElement(e);
        t.async = !0;
        t.src = v;
        s = b.getElementsByTagName(e)[0];
        s.parentNode.insertBefore(t, s)
    (window, document, 'script', 'https://connect.facebook.net/en_US/fbevents.js');
    fbq('init', '444507519219005');
    fbq('track', 'PageView');

https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js .

[ad_2]

Link Sumber Berita

Continue Reading

Iptek

Layanan Kesehatan Berbasis Teknologi di Indonesia | Good News From Indonesia

Layanan Kesehatan Berbasis Teknologi di Indonesia | Good News From Indonesia

[ad_1]

Keberadaan telemedicine dianggap turut berperan penting dalam sektor kesehatan tanah air, karena memberikan kemudahan bagi pasien untuk berkonsultasi secara daring.

Terutama di masa pandemi ini, masyarakat diimbau untuk membatasi kegiatan di luar rumah. Akan tetapi, telemedicine masih memiliki kekurangan, yaitu proses pemeriksaan yang sangat terbatas, sehingga telemedicine tidak dapat sepenuhnya menggantikan peran dokter konvensional.

#makintahuindonesia#Indonesia#Covid #Telemedicine#Semenit

    ! function(f, b, e, v, n, t, s) 
        if (f.fbq) return;
        n = f.fbq = function() 
            n.callMethod ? n.callMethod.apply(n, arguments) : n.queue.push(arguments)
        ;
        if (!f._fbq) f._fbq = n;
        n.push = n;
        n.loaded = !0;
        n.version = '2.0';
        n.queue = [];
        t = b.createElement(e);
        t.async = !0;
        t.src = v;
        s = b.getElementsByTagName(e)[0];
        s.parentNode.insertBefore(t, s)
    (window, document, 'script', 'https://connect.facebook.net/en_US/fbevents.js');
    fbq('init', '444507519219005');
    fbq('track', 'PageView');

https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js .

[ad_2]

Link Sumber Berita

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending Dari BuzzFeed

close