Connect with us

Olahraga

Sacramento Kings Belum Ada Niatan Pecat Luke Walton

Sacramento Kings Belum Ada Niatan Pecat Luke Walton


Berita Basket NBA : Performa Sacramento Kings di NBA musim 2020-2021 kali ini memang masih belum memuaskan. Akan tetapi, belum ada omongan dari manajemen tim bahwa mereka ingin memecat pelatih kepala, Luke Walton.

Hingga awal bulan Maret, rekor menang kalah dari Sacramento Kings memang tergolong buruk. Mereka hanya bisa mengantongi 14 kemenangan dari total 36 laga yang sudah dijalani. Akibat penampilan yang buruk itu, Kings juga terbenam di papan bawah klasemen sementara konferensi barat. Melihat permainan tim yang buruk itu, banyak pihak memprediksi bahwa masa depan Luke Walton sudah di ujung tanduk.

Namun, salah satu media ternama di Amerika Serikat mendapatkan sumber dari internal tim bahwa mereka masih mempercayai jasa Walton. Setidaknya, Walton masih akan melatih tim hingga kamis pekan depan (setelah jeda All-Star Weekend).

Beberapa strategi yang diterapkan oleh Walton memang kerap dipertanyakan banyak fans Kings. Mereka punya nama-nama pemain muda yang hebat seperti De’Aaron Fox, Marvin Bagley III, dan Buddy Hield. Namun, kehadiran ketiganya seolah tidak pernah berjalan dengan efektif. Hield kerap dibangku cadangkan di momen-momen penting padahal ia memiliki akurasi tembakan tiga angka yang baik.

Para pemain muda tersebut juga sempat dikabarkan kurang suka dengan cara Walton melatih tim. Menarik untuk dinanti bagaimana kelanjutan perjalanan Kings musim ini. Apakah mereka terus bertahan dengan sosok Walton ataukah mencari pelatih baru yang lebih fresh.

Artikel Tag: Sacramento Kings, Luke Walton, NBA





Source link

Advertisement
Click to comment

Olahraga

Ini Harapan Tuchel untuk Kai Havertz Usai Golnya Kontra Crystal Palace

Ini Harapan Tuchel untuk Kai Havertz Usai Golnya Kontra Crystal Palace


Berita Liga Inggris: Thomas Tuchel senang dengan penampilan berkualitas Kai Havertz saat Chelsea mengalahkan Crystal Palace 4-1, namun mengakui bahwa pemain internasional Jerman itu seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol lagi.

Kesuksesan Tuchel sejauh ini sebagian besarnya dibangun di atas stabilitas di lini pertahanan mereka yang sangat sulit, namun mereka menjadi menyerang yang tak terbendung saat mereka menghancurkan Crystal Palace pada Sabtu (10/4) malam WIB tadi.

Kai Havertz membawa The Blues unggul lebih dulu dengan finishing-nya yang brilian, sebelum tembakan dari Christian Pulisic dan sundulan Kurt Zouma memastikan Chelsea memegang kendali penuh pada babak pertama.

Christian Benteke membalaskan satu gol tepat setelah laga berjalan satu jam, namun Pulisic menambahkan satu gol lagi pada 12 menit terakhir untuk melengkapi kemenangan mereka di Selhurst Park.

Havertz sejatinya punya banyak peluang untuk menambah jumlah golnya, dan Thomas Tuchel ingin pemain asal Jerman itu meningkatkan rasa lapar dan hasratnya serta menemukan naluri menembaknya.

“Jelas kami memiliki banyak peluang hari ini,” kata Tuchel kepada Sky Sports. “Mereka lapar dan kreatif. Kami melakukan banyak lari bagus dan gerakan bagus. Kami menekan diri kami sendiri untuk mendapatkan tanggapan yang benar. Itu adalah langkah ke arah yang benar.”

“Saya tak kecewa (dengan Kai Havertz) tapi sebenarnya dia bisa mencetak lebih banyak. Dia punya dua peluang besar untuk mematikan pertandingan. Dia punya kualitas yang jelas. Dia perlu menunjukkan kualitasnya dan itu tantangan baginya.

Artikel Tag: Kai Havertz, Chelsea, Thomas Tuchel





Source link

Continue Reading

Olahraga

Pioli Ungkap Dialognya dengan Ibrahimovic Soal Kartu Merah Lawan Parma

Pioli Ungkap Dialognya dengan Ibrahimovic Soal Kartu Merah Lawan Parma


Berita Liga Italia: Bos AC Milan Stefano Pioli mengungkapkan apa yang dikatakan Zlatan Ibrahimovic setelah sang striker diganjar kartu merah dalam kemenangan timnya atas Parma Sabtu (10/4) malam kemarin.

Rossoneri berhasil unggul pada babak pertama berkat gol dari Ante Rebic dan Franck Kessie, namun situasinya berubah saat Ibrahimovic mendapat kartu merah setelah mengatakan sesuatu kepada wasit Fabio Maresca dan Parma berhasil memperkecil ketertinggalan tak lama sesudahnya.

Kendati demikian, Milan tak hanya mampu mempetahankan skor tetapi juga memastikan kemenangan melalui gol pemain pengganti Rafael Leao pada menit-menit akhir pertandingan untuk memperlebar jarak dengan Napoli di peringkat lima klasemen sementara Serie A menjadi tujuh poin, meskipun mereka baru akan bermain malam nanti, sama halnya dengan AS Roma, Juventus, dan Atalanta.

Momen diusirnya Ibrahimovic tentu menjadi sorotan tersendiri, dengan Rossoneri harus bermain dengan 10 pemain saat laga masih menyisakan 30 menit lagi. Pioli pun mengungkapkan percakapannya dengan sang striker mengenai insiden tersebut.

“Saya berbicara kepada Zlatan dan dia memberitahu saya bahwa dia tidak menyerangnya. Dia beradu argumen dengan wasit, tetapi tidak menghinanya. Kemudian saya tidak berbicara kepada Maresca dan saya tidak tahu versinya. Kalimat terakhir Ibra adalah ‘lalu Anda tidak peduli apa yang saya katakan’. Jelas setelah ia keluar permainan berubah, tetapi tim saya telah menunjukkan mampu mengisi lubang tersebut dengan determinasi dan tekad yang kuat,” ujar sang manajer.

Artikel Tag: ibrahimovic, Pioli, Milan, Parma





Source link

Continue Reading

Olahraga

Chelsea Menang 4-1 dari Crystal Palace, Thomas Tuchel Sangat Puas

Chelsea Menang 4-1 dari Crystal Palace, Thomas Tuchel Sangat Puas


Berita Liga Inggris: Thomas Tuchel puas dengan penampilan Chelsea dalam kemenangan 4-1 melawan Crystal Palace di Premier League pada Sabtu (10/4) malam WIB tadi.

Awal permainan berjalan sangat cepat di London selatan ketika Kai Havertz dan Christian Pulisic mengirim The Blues untuk meraih tiga poin dengan gol dalam sepuluh menit pertama.

Kurt Zouma menambahkan gol ketiga bagi tim tamu, sebelum Christian Benteke membalaskan satu gol untuk The Eagles. Tapi, Pulisic kemudian mengakhiri pertandingan dengan gol keduanya malam itu.

Thomas Tuchel berbicara kepada Sky Sports seusai laga untuk mengutarakan pendapatnya tentang kemenangan timnya dan dia tampak sangat senang dengan kinerja anak-anak asuhnya itu.

“Setengah jam pertama sungguh luar biasa,” kata Tuchel. “Kami sangat lapar, sangat agresif dan banyak memulihkan bola di sepertiga akhir. Itu adalah keunggulan yang layak.”

“Setelah 35 menit kami turun sedikit posisi dan menjadi sedikit ceroboh. Kami terus seperti ini di babak kedua tetapi itu adalah reaksi yang bagus setelah gol mereka. Kami menciptakan banyak peluang dan tidak kecolongan peluang besar.”

“Jelas kami memiliki banyak peluang hari ini. Para pemain lapar dan kreatif. Kami melakukan banyak lari dan gerakan bagus. Kami menekan diri kami sendiri untuk mendapatkan respon yang benar. Itu adalah langkah ke arah yang benar.”

Dalam pertandingan Premier League terakhir mereka akhir pekan lalu, Chelsea harus menelan kekecewaan mendalam lantaran kalah telak 5-2 dari tim degradasi West Brom. Namun, ia memanfaatkan laga kontra Porto untuk bangkit dari keterpurukan dengan meraih kemenangan 2-0 di Liga Champions.

Artikel Tag: Chelsea, Thomas Tuchel





Source link

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending Dari BuzzFeed

close