Business is booming.

Rumah Sakit Polisi menerima 310 kantong jenazah


Kami menerima 310 kantong di fase 1 di Tanjung Priok.

Jakarta (ANTARA) – Rumah Sakit Kepolisian Republik Indonesia, hingga Selasa, menerima 310 kantung jenazah korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air.

“Kami menerima 310 kantong pada tahap 1 di Tanjung Priok,” kata Komandan Tim Identifikasi Korban Bencana (DVI) Polri Komisaris Besar Hery Wijatmoko kepada pers di Jakarta, Selasa.

Wijatmoko mengatakan, polisi telah mengidentifikasi 34 korban, di mana 23 mayat diserahkan kepada pihak keluarga.

Tim telah menerima 438 sampel DNA dari keluarga korban, terdiri dari 293 sampel post-mortem dan 145 sampel keluarga, katanya.

Selanjutnya, polisi menerima 250 tas berisi barang milik penumpang.

“Barang yang kami terima dikumpulkan dalam 250 kantong. Barang-barang tersebut tidak melekat pada bagian tubuh. Untuk itu diperlukan data pendukung untuk melakukan analisis,” kata Wijatmoko.

Penerbangan Sriwijaya Air SJ-182, melayani rute Jakarta-Pontianak, jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, sekitar pukul 14:40 waktu setempat pada Sabtu, 9 Januari 2021.

Menurut Kementerian Perhubungan, kontak terakhir dilakukan dengan pesawat jet Boeing 737-500, nomor registrasi PK-CLC, di 11 mil laut, sebelah utara Bandara Internasional Soekarno-Hatta setelah pesawat melintasi ketinggian 11 ribu kaki dan telah naik ke 13 ribu kaki.

Pesawat lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta pukul 14:40 waktu setempat pada hari Sabtu dan dijadwalkan mendarat di Bandara Supadio di Pontianak, Kalimantan Barat, pada pukul 15.50 waktu setempat.

Menurut catatan penumpang, pesawat itu mengangkut 50 penumpang dan 12 awak.
Berita Terkait: Kecelakaan Pesawat Sriwijaya: RS Polri menerima 308 kantong jenazah
Berita Terkait: Tim SAR menyerahkan 17 kantong jenazah kepada tim DVI kepolisian

DIEDIT OLEH INE