Connect with us

FEED

Remaja Ini Kandung Bayi dari Ayahnya, Ternyata Korban Rudapaksa, Terbongkar saat Perutnya Membesar

Remaja Ini Kandung Bayi dari Ayahnya, Ternyata Korban Rudapaksa, Terbongkar saat Perutnya Membesar




Ilustrasi hamil - Remaja Ini Kandung Bayi dari Ayahnya, Ternyata Korban Rudapaksa, Terbongkar saat Perutnya Membesar


© https://www.freepik.com/
Ilustrasi hamil – Remaja Ini Kandung Bayi dari Ayahnya, Ternyata Korban Rudapaksa, Terbongkar saat Perutnya Membesar

TRIBUNNEWS.COM – Kasus rudapaksa yang menimpa anak di bawah umur terjadi di Kabupaten Muaro Jambi.

Diketahui korbannya adalah anak perempuan yang masih berusia 14 tahun.

Sedangkan pelakunya merupakan orang dekat korban, yakni ayah kandungnya sendiri berinisial HT (35).

Akibat perbuatan bejat HT, kini perut anaknya membesar karena hamil.

Baca juga: Anak 16 Tahun Jadi Korban Pelecehan Gurunya, Dilakukan Berkali-kali, Kini Korban Ingin Bunuh Diri

Usia kandungan sudah 6 bulan memasuki bulan ketujuh.

Kepala UPTD PPA Provinsi Jambi, Asi Novrini mengatakan, aksi bejat HT tersebut sudah berlangsung sejak April 2020 silam.

Sudah belasan kali HT melakukan perbuatan bejat pada perempuan yang harusnya dia lindungi.

“Jadi sudah cukup sering ia lakukan itu, dan selalu mengancam korban untuk tidak bicara,” kata Asi Novrini, Kamis (4/3/2021) sore.

HT menjalankan aksi saat rumah sedang sepi.

Dia melakukannya saat istrinya berangkat ke kebun menyadap karet tiap pagi.

Sementara HT yang merupakan karyawan perusahaan, bekerja malam hingga pagi.

“Jadi ibu korban pagi-pagi sudah ke kebun, tapi pelaku ini pulangnya pagi. Saat itulah dia lakukan aksinya itu,” terang Asi.

Anehnya, sang ibu sama sekali tidak mengetahui sang anak tengah mengandung.

Kata Asi, selama mengandung, korban sama sekali tidak memperlihatkan pribadi yang berubah.

Kondisi kesehatan tubuhnya normal seperti biasa.

Baca juga: Pelecehan Wanita Bersuami di WC Umum, Modus Pelaku Pura-pura Pinjam Sikat saat Korban Tak Berbusana



Kepala UPTD PPA Provinsi Jambo, Asi Novrini (TRIBUNJAMBI/ARYO TONDANG)


© Disediakan oleh tribunnews.com
Kepala UPTD PPA Provinsi Jambo, Asi Novrini (TRIBUNJAMBI/ARYO TONDANG)

Ia tidak pernah terlihat mual, atau keluhan lainnya, sejak awal hingga memasuki usia kandungan 7 bulan.

“Tidak ada curiga sama sekali, dan korban juga tidak ada keluhan,” jelas Asi.

Menurut Asi, hal tersebut tidak terlepas dari kondisi pandemi covid-19 saat ini.

Faktor ekonomi memaksa ibu korban untuk ikut bekerja membantu suami memenuhi kebutuhan hidup.

Sebelum pandemi melanda, ibu korban hanya mengurus rumah tangga.

Ia tidak perlu bekerja, sehingga dapat menjaga sang puteri.

Namun nahas, hal tersebut justru dimanfaatkan sang suami untuk melancarkan aksi bejatnya.

Tidak hanya itu, efek dari diliburkannya sekolah, atau kondisi daring, yang memaksa siswa belajar dari rumah menjadi faktor pendukung, terjadinya kasus tersebut.

“Ini mulai terjadi saat kondisi pandemi, yang memaksa ibu korban untuk bekerja, ditambah lagi adanya sekolah daring, jadi si anak hanya tinggal dirumah,” jelas Asi.

Peristiwa tersebut terbongkar, saat tante korban curiga melihat kondisi perut korban yang tidak biasa.

Baca juga: Kakek Tonton Langsung Aksi Pelecehan Terhadap Cucunya, Malah Beri Uang Rp 50 Ribu ke Pelaku

Saat itu, perut korban terlihat membesar.

Spontan, sang tante langsung menanyai korban, namun ia enggan bercerita.

“Ketahuan itu ketika ada acara keluarga, nah, si tante korban melihat perut korban membesar, langsung lah dilakukan teestpack, hasilnya positif,” kata Asi Novrini, Kepala UPTD PPA Provinsi Jambi.

Meski demikian, kata Asi, awalnya korban tidak berani mengakui aksi bejat sang ayah tersebut.

Korban akhirnya berani bicara, ketika sang ayah berangkat bekerja, saat itu, ia menjelaskan bahwa yang melakukan tindakan tidak terpuji tersebut ialah ayahnya sendiri.

Mengetahui hal tersebut, pihak keluarga langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Mestong, Minggu (28/2/2021) lalu.

Sementara, kata Asi, pihaknya baru diminta untuk mendampingi korban pada Rabu (3/3/2021) kemarin.

Akibat perbuatan sang ayah, korban kini tengah mengalami trauma.

Artikel ini telah tayang di Tribunjambi.com dengan judul Ayah di Muarojambi Setubuhi Anak Kandung Hingga Hamil, Aksi Bejat Dilakukan Saat Istri di Kebun

(Tribunjambi.com/Aryo Tondang)



Source link

Advertisement
Click to comment

FEED

4 Barang Penting yang Harus Kamu Miliki di Meja Samping Tempat Tidur

4 Barang Penting yang Harus Kamu Miliki di Meja Samping Tempat Tidur


AKURAT.CO, Kamar tidur adalah ruang pribadimu, tempat dimana kamu memiliki privasi dan menyimpan barang-barang pribadimu dari pakaian hingga aksesori kamu, semuanya memiliki tempatnya sendiri.

Namun, meja samping tempat tidur mungkin adalah perabot terpenting di kamar kamu. Sebab, biasanya ini adalah tempat kamu menyimpan semua barang penting kamu. Dan menjadi tempat yang kamu raih pertama kali sebelum tidur dan setelah bangun.

Jadi masuk akal, untuk meletakkan barang-barang tertentu di meja tersebut untuk membantu kualitas tidurmu.

baca juga:

Berikut ini Akurat.co merangkum barang-barang yang harus dimiliki di meja samping tempat tidur kamu:

Lampu tidur

Dekorasi kamar. ISTIMEWA

Saat kamu merasa lelah dan mengantuk, yang terbaik adalah memiliki pencahayaan yang lembut di kamar. Sebab kamar yang remang-remang bisa membuat tubuh lebih santai dan rileks. Dengan demikian, kualitas tidur kamu pun akan meningkat.

Selain itu, saklar sumber cahaya harus berada di dekatmu sehingga kamu tidak perlu bangun dari tempat tidur. Oleh karena itu, meja samping tempat tidur kamu harus memiliki lampu tidur yang mudah dijangkau agar kamu dapat mematikannya dengan mudah.

Scented candles

Dekorasi kamar. ISTIMEWA

Diyakini bahwa scented candles bisa membuat kamu tidur lebih nyenyak dan meningkatkan kualitas tidur. Jadi belilah lilin beraroma vanila atau lavender untuk membuat tidurmu semakin nyenyak. Jadi, letakkan scented candles di meja sebelah tempat tidurmu.

Editor: Bonifasius Sedu Beribe





Source link

Continue Reading

FEED

Pelaksanaan UTBK SBMPTN 2021 Gelombang 1 Digelar Senin, Simak Aturan LTMPT Ini : Okezone News

Pelaksanaan UTBK SBMPTN 2021 Gelombang 1 Digelar Senin, Simak Aturan LTMPT Ini : Okezone News



JAKARTA – Pelaksanaan UTBK SBMPTN 2021 Gelombang 1 akan digelar pada Senin, (12/4/2021), besok. Ada beberapa hal yang perlu diketahui calon peserta ujian tersebut.

Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) pun memberikan informasi langkah apa saja yang harus dilakukan untuk calon peserta UTBK SBMPTN 2021. Dari flyer LTMPT yang diterima Okezone pada Minggu (11/4/2021) dijelaskan langkah-langkah sebagai berikut:

1. Silahkan segera menuju ke gedung atau ruangan lokasi ujian. Pusat UTBK PTN menyediakan ruangan transit atau ruangan tunggu untuk peserta UTBK.

Baca Juga: LTMPT Kasih Bocoran Suskes Menghadapi UTBK SBMPTN 2021

2. Apabila diantar, pastikan turun di area drop zone terdekat dengan gedung atau ruangan lokasi ujian.

3. Ikuti prosedur pemeriksaan kesehatan pencegahan Covid-19 yang dilakukan Panitia Pusat UTBK PTN. Mulai dari memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

4. Silahkan menuju rungan ujian dengan tertib dan tetap menjaga protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Jangan masuk ruangan ujian, jika belum diinstruksikan oleh pengawas.

Sebelumnya, LTMPT menjelaskan, jadwal pelaksanaan UTBK SBMPTN 2021 dimulai dengan Gelombang 1 yang akan dimulai pada 12 sampai 18 April 2021.

Kemudian dilanjutkan dengan peserta yang mendapat kesempatan di Gelombang 2 yang akan berlangsung pada 26 sampai dengan 30 April 2021 dan 1 sampai dengan 2 Mei 2021.

LTMPT menyebutkan, jadwal atau hari pelaksanaan UTBK pada Gelombang 2 dilakukan penambahan waktu yaitu pada tanggal 3-4 Mei 2021.

Baca Juga: Pengumuman Pemenang Tryout Online UTBK SBMPTN Okezone 2021 Term II

Penambahan waktu ini dilakukan di Pusat UTBK UI, UNJ dan UPN Veteran Jakarta sebanyak 4 sesi. Sedangkan Pusat UTBK Unsulbar pada 3 Mei 2021 sebanyak 2 sesi.

LTMPT juga memberikan tips bagaimana menghadapi UTBK SBMPTN 2021 dan sukses. Saat ini para peserta pun harus mempersiapkan diri dengan baik agar lancar mengikuti tes yang akan membawa preserta ke kampus idamannya ini.

Sementara dikutip dari instagram resmi LTMPT menulis persiapan yang optimal tentu menjadi faktor penting dalam kesuksesan menjalani tes nantinya.

Maka dari itu, simak bersama beberapa tips penting sebelum mengikuti UTBK 2021 yakni

1. Menjaga kesehatan dan disarankan Stay At Home!

2. Wajib mencari informasi lokasi ujian dan syarat mengikuti UTBK melalui laman PTN yaitu Pusat UTBK Pilihan. Hal ini dikarenakan terdapat beberapa pusat UTBK yang tidak memperkenankan peserta untuk melakukan cek lokasi secara langsung.

3. Jika melihat gedung lokasi yang akan digunakan secara langsung pada H-1. Tetap patuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yaitu menggunakan masker dan menjaga jarak.

4. Buat perkiraan waktu tempuh dari rumah/penginapan/lokasi asal ke lokasi ujian.

(Vitri)



Source link

Continue Reading

FEED

Banyak Bangunan Rusak Akibat Gempa Malang, Mitigasi Struktural Masih Lemah

Banyak Bangunan Rusak Akibat Gempa Malang, Mitigasi Struktural Masih Lemah



loading…

JAKARTAGempa berkekuatan magnitudo 6,1 kemarin yang mengguncang Malang dan wilayah Jawa Timur (Jatim) menyebabkan rusaknya bangunan seperti rumah warga maupun fasilitas umum. Menurut Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono, hal ini menunjukkan masih lemahnya mitigasi bencana di Indonesia, khususnya berkaitan dengan struktur bangunan.

Banyaknya kerusakan bangunan rumah di Jatim akibat gempa 6,1 merupakan cerminan masih lemahnya mitigasi struktural kita,” katanya dikutip dari akun twitternya @DaryonoBMKG, Minggu (11/4/2021).

Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menerima laporan dari 16 Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten/Kota di Jatim terkait dampak kerusakan dari gempa bumi. Sebanyak 16 BPBD Kabupaten/Kota tersebut melaporkan adanya kerusakan bangunan mulai dari kategori rusak ringan, rusak sedang maupun rusak berat.

Baca juga: Malang Diguncang Gempa, Indosat Ooredoo dan 3 Indonesia Pastikan Layanannya Normal

Di Kabupaten Malang, sedikitnya ada 136 unit rumah mengalami rusak ringan, 24 unit rumah rusak sedang dan 13 rusak berat di Kabupaten Malang. Selain itu ada 14 tempat ibadah rusak, 9 sarana pendidikan rusak, 2 sarana perkantoran rusak, 1 balai desa rusak, 3 fasilitas kesehatan rusak.

Di Kabupaten Lumajang dilaporkan adanya 1 kerusakan sarana pendidikan, 1 fasilitas kesehatan rusak dan beberapa unit rumah di 12 desa yang masuk dalam 7 wilayah kecamatan di Kabupaten Lumajang mengalami kerusakan.

Baca juga: 8 Fakta Gempa di Selatan Jawa Timur

Di Kabupaten Pasuruan ada 11 rumah rusak ringan, 1 tempat ibadah rusak, 1 hotel rusak, 1 sarana pendidikan rusak dan rest area rusak ringan.



Source link

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending Dari BuzzFeed

close