Connect with us

HEADLINE

Rawit Hiyung, Cabai Terpedas di Indonesia Asal Kalimantan Selatan

Avatar

Published

on

Rawit Hiyung, Cabai Terpedas di Indonesia Asal Kalimantan Selatan

[ad_1]

Hampir sebagian besar kuliner khas Indonesia identik dengan cita rasa pedas yang berasal dari cabai baik sebagai pelengkap dalam campuran bumbu, atau cabai utuh yang diolah khusus untuk membuat sambal sebagai teman hidangan yang tak boleh terlewat bagi sebagian besar masyarakat tanah air.

Saking populernya, tak jarang terdengar ungkapan “bukan orang Indonesia kalau tidak suka makanan pedas” yang nyatanya banyak disetujui oleh sebagian besar orang. Bicara soal cabai yang menjadi sumber utama dari keberadaan makanan pedas, salah satu bahan makanan satu ini nyatanya memiliki berbagai macam jenis dengan tingkat kepedasan yang berbeda.

Yang paling umum ditemui dan bisa didapat dengan mudah sudah pasti cabai merah atau hijau besar, cabai rawit, cabai keriting. Adapun jenis cabai yang dikenal memiliki tingkat kepedasan lebih tinggi di antaranya cabai gendot, cabai jalapeno, hingga cabai katokkon.

Namun di antara beberapa jenis cabai tersebut, nyatanya masih ada satu jenis yang diklaim sebagai cabai terpedas di Indonesia dengan tingkat kepedasan jauh dibanding cabai-cabai yang selama ini bisa didapat dengan mudah, yaitu cabai rawit hiyung.

Mengenal Cabai Terpedas di Indonesia yang Tumbuh di Lahan Gambut

Sesuai namanya, cabai ini hanya tumbuh di Desa Hiyung, Kecamatan Tapin Tengah, Kalimantan Selatan. Bukan berarti jenis cabai ini tidak bisa ditanam di daerah lain, tentu bisa namun menurut keterangan petani sekitar kepedasannya akan jauh berkurang, bahkan cenderung tidak pedas.

Nyatanya, dari hasil penelitian Laboratorium Pengujian Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen milik Kementerian Pertanian RI, cabai hiyung memiliki tingkat kepedasan tinggi dengan kandungan kapsaisin atau zat kimia yang menimbulkan rasa pedas mencapai 2333,05 ppm, atau setara dengan 17 kali lipat kepedasan dibanding cabai biasa.

Awal kemunculan dan berkah Cabai Hiyung bagi masyarakat sekitar

Cabai hiyung

info gambar

Melansir pantaugambut.id, kehadiran cabai hiyung pertama kali bermula dari seorang petani bernama Soebarjo yang membawa bibit cabai dari desa tetangga yaitu Desa Linuh, Kecamatan Bungur, Kabupaten Tapin pada tahun 1993.

Sebelumnya, wilayah Desa Hiyung yang memang didominasi oleh lahan gambut membuat wilayah tersebut kurang subur dan selalu gagal jika ditanami padi, terutama karena banyaknya hama yang muncul. Hingga pada akhirnya membuat masyarakat sekitar sempat pasrah dengan kondisi yang ada.

Namun, langkah Soebarjo yang membawa bibit cabai dari desa sebelah dan menanamnya di Desa Hiyung ternyata membuat cabai yang dihasilkan memiliki tingkat kepedasan yang lebih tinggi. Sejak saat itulah masyarakat setempat mulai berangsur-angsur beralih pekerjaan menjadi petani cabai.

Rasakan Sensasi Pedas Inovasi Cabai Carvi Agrihorti

Terus berkembang hingga saat ini, keberadaan cabai hiyung bahkan sampai membuat munculnya Asosiasi Cabai Rawit Hiyung di daerah tersebut. Ketua Asosiasi, Junaidi, bahkan membagikan berkah dan keuntungan besar yang didapatkan masyarakat sekitar berkat menjadi petani cabai hiyung.

Dijelaskan bahwa masyarakat bisa meraup 2 ton per masa panen sebanyak 30 kali dalam satu tahun. Adapun harga tertinggi cabai hiyung pernah mencapai Rp70 ribu/kg hingga Rp90 ribu/kg, terlebih harga di pasaran bisa jauh lebih tinggi dibandingkan harga tersebut.

Keuntungan tersebut nyatanya juga bersamaan dengan masyarakat luar yang tak henti memesan cabai hiyung kepada para petani di Desa Hiyung.

“Saya sekarang punya sedikitnya 35 pelanggan. Itu dari pengepul, pengecer, dan rumah makan. Kalau lokasi pemesannya dari Kalimantan Selatan sampai daerah Jawa juga ada,” ungkap Junaidi.

Masih mengutip sumber yang sama, dijelaskan bahwa cabai hiyung memiliki keunggulan dari segi keawetan yang disebut bisa bertahan hingga 8 sampai 10 hari. Hal tersebut dibuktikan oleh Junaidi saat dirinya mengantar cabai tersebut ke pameran tingkat nasional di berbagai daerah di Indonesia.

“…boleh dibilang cabai terpedas dan terawet di Indonesia menurut penelitian itu. Kalau di tingkat dunia, belum ya. Tapi kita bangga punya cabai ini,” jelasnya.

Abon cabai hiyung

info gambar

Tidak ingin berpuas diri dengan pencapaian yang dimiliki, sekitar 300-an petani cabai hiyung di desa tersebut akhirnya memaksimalkan penjualan cabai dengan berinovasi membuat produk lain, yaitu Abon Cabai Hiyung yang dihargai seharga Rp15 ribu per botolnya.

Menukil Mongabay Indonesia, inovasi yang dilakukan tersebut nyatanya berbuah manis mengingat para petani mendapat keuntungan lebih besar jika cabai rawit atau produk olahannya dikirim ke luar negeri seperti Spanyol dan Jepang, dibanding keuntungan jika cabai hiyung dijual ke pengepul, pengecer, ataupun ke warung-warung dengan keuntungan sekitar 25 persen dari harga jual.

Inilah "Nenek Moyang" Cabai yang Asli Indonesia

Dukungan pemerintah setempat dan tantangan yang dihadapi petani Cabai Hiyung

Hiyung tapin

info gambar

Keberhasilan Desa Hiyung dalam membudidayakan hasil pertanian yang dapat mengangkat perekonomian masyarakat sekitar rupanya mendapat apresiasi dan dukungan dari pemerintah setempat, Pemerintah Kabupaten Tapin disebutkan mengembangkan 200 hektare lahan untuk tanaman cabai hiyung di daerah tersebut.

Selain itu, cabai hiyung sudah terdaftar sebagai varietas tanaman lokal di Kementerian Pertanian dengan nomer 09/PLV/2012.

Bukan berarti jauh dari hambatan, petani cabai hiyung juga kerap kali dihantui oleh kondisi alam dan cuaca yang dapat mengancam keberadaan lahan cabai hiyung yang ditanam. Musim hujan disebut jadi saat-saat yang perlu dikawatirkan karena intensitas hujan yang tinggi disebut bisa menyebabkan kerusakan daun.

Junaidi juga menceritakan beberapa kali peristiwa gagal panen karena lahan pertanian yang terendam banjir. Kebalikannya, musim kemarau justru diklaim sebagai musim terbaik bagi para petani cabai hiyung karena bisa membuat tanah di lahan gambut menjadi lebih subur.

Ini, lho Cabai Paling Pedas di Indonesia!

Tak cukup sampai di situ, tantangan lain yang harus siap dihadapi adalah peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Seperti yang pernah terjadi di tahun 2015 dan 2019, peristiwa tersebut menimbulkan kerugian besar bagi petani dan membuat harga jual dari cabai hiyung jatuh menjadi Rp7.000/kg.

Peristiwa tersebut yang pada akhirnya mendorong para petani membuat inovasi olahan cabai, agar para petani tetap memiliki komoditas yang dapat dijual dari hasil panen yang sudah ada sebelumnya. Adapun dalam pembuatan rumah produksi dari pengolahan abon cabai hiyung dibantu oleh pemerintah daerah Tapin.

Bersamaan dengan hal itu, sebagai upaya untuk mempertahankan eksistensi cabai dari Hiyung. Kelompok petani mendaftarkan hak intelektual varietas cabai rawit Hiyung dan abon cabai Hiyung di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) RI. Agar tak ada yang menjiplak jenis cabai satu ini.

Sedangkan mengenai upaya dalam mengantisipasi peristiwa karhutla, warga Desa Hiyung dibantu oleh pemerintah Tapin sudah menyiapkan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) dan membentuk Kelompok Tani Peduli Api (KTPA). Kelompok itu memiliki satu mobil operasional yang dilengkapi dengan peralatan selang dan mesin pompa serta satu mobil pikap untuk operasional Desa Tangguh Bencana (DTB).

Sejarah Indonesia dan Kegemarannya Mengenai Cabai



[ad_2]

Source link

Advertisement
Click to comment

HEADLINE

RUU TPKS Jadi Usul Inisiatif DPR, PSI: Ini Kehendak Sejarah

Avatar

Published

on

RUU TPKS Jadi Usul Inisiatif DPR, PSI: Ini Kehendak Sejarah
Sekjen DPP PSI, Dea Tunggaesti

BuzzFeed – Partai Solidaritas Indonesia mengapresiasi langkah DPR RI yang akan menjadikan Rancangan Undang-undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS) sebagai inisiatif DPR.

“Ini kehendak sejarah, ketika korban-korban berjatuhan dan akhirnya Presiden Jokowi meminta percepatan prosesnya. PSI sudah berulang kali menyampaikan bahwa RUU TPKS akan memberi payung hukum yang memadai bagi korban kekerasan seksual,” kata Sekjen DPP PSI, Dea Tunggaesti, dalam ketarangan tertulis , Rabu 12 Januari 2022.

Bersamaan dengan apresiasi ini, PSI berharap kualitas UU yang dihasilkan juga mumpuni dan tidak ala kadarnya.

“Kita semua punya kewajiban untuk memastikan kualitas UU yang dihasilkan terjaga. Ada berbagai cara yang bisa dilakukan misalnya menyampaikan saran-saran konstruktif atas pasal-pasal yang tercantum dalam RUU,” kata Dea.

Seperti diberitakan, DPR memastikan akan menjadikan RUU TPKS sebagai RUU inisiatif DPR pada Selasa 18 Januari 2022. Kepastian ini disampaikan dalam rapat paripurna ke-12 DPR masa persidangan ke-3 tahun 2021-2022, Selasa kemarin.

“RUU TPKS mengisi kekosongan hukum materil dan formil dari produk perundang-undangan yang ada selama ini,” lanjut Dea.

Doktor Ilmu Hukum dari Unpad ini menegaskan, para korban butuh negara hadir saat ini juga. Sudah terlalu banyak korban kekerasan seksual. UU yang dihasilkan kelak diharapkan akan mencegah jatuhnya korban-korban baru.

Sejak awal 2019, PSI sudah menyerukan pentingnya pengesahan RUU TPKS yang saat itu masih bernama RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS).

Terakhir, lewat pidato Wakil Ketua Dewan Pembina Grace Natalie di acara HUT ke-7 pada 22 Desember 2021, PSI menyoroti DPR yang tak kunjung mengesahkan RUU TPKS. Beberapa hari kemudian, Presiden Jokowi meminta percepatan proses RUU tersebut.

Continue Reading

HEADLINE

Menkeu Beberkan Realisasi sementara belanja APBN 2021 capai Rp2.786,8 triliun

Avatar

Published

on

Menkeu Beberkan Realisasi sementara belanja APBN 2021 capai Rp2.786,8 triliun
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani (tengah) dalam Konferensi Pers Realisasi APBN 2021 di Jakarta, Senin (3/1/2022). ANTARA/Agatha Olivia.

BuzzFeed – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani beberkan laporan realisasi sementara belanja negara 2021 capai Rp. 2,78 Triliun atau 101,3 persen dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp2.750 triliun.

“Artinya negara membelanjakan Rp36,7 triliun lebih tinggi dari APBN, sehingga berhasil tumbuh 7,4 persen dari tahun lalu,” ujar Sri Mulyani dalam Konferensi Pers Realisasi APBN 2021 di Jakarta, Senin (3/1/2021) dilansir dari Antara News.

Selain itu, ia mengatakan bahwa tahun sebelumnya, realisasi belanja negara mencapai Rp2.595,5 triliun, namun angka tersebut tak mencapai target APBN 2020 yang sekitar Rp2.700 triliun.

Dilain itu, realisasi belanja negara pada tahun lalu berhasil tumbuh 12,4 persen dari realisasi tahun 2019, yakni Rp2.309,3 triliun, sehingga terlihat belanja negara yang terus tumbuh setiap tahunnya.

“Jadi kalau pendapatan negara tidak bisa mengejar, defisitnya bisa naik,” tegas Sri Mulyani.

Menurut Sri Mulyani, realisasi sementara belanja negara tahun 2021 meliputi belanja pemerintah pusat Rp2.001,1 triliun atau terealisasi 102,4 persen dari target Rp1.954,5 triliun, serta transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) Rp 785,7 triliun atau 98,8 persen dari target Rp795,5 triliun.

Realisasi belanja pemerintah pusat berhasil tumbuh 9,2 persen lebih tinggi dari tahun lalu yang sebesar Rp1.833 triliun, yang meliputi belanja kementerian/lembaga Rp1.189,1 triliun atau 115,2 persen dari target Rp1.032 triliun dan belanja non kementerian/lembaga Rp812 triliun atau 88 persen dari target Rp922,6 triliun.

“Dalam hal ini terlihat belanja pemerintah pusat yang menyebabkan APBN agar bisa countercyclical karena belanja COVID-19, yang memang selain untuk kebutuhan kesehatan, tetapi juga untuk bidang sosial dan belanja lainnya,” ucap dia.

Sementara itu, Bendahara Negara menuturkan realisasi TKDD relatif stabil dan tumbuh tiga persen jika dibandingkan dengan realisasi tahun 2020 yang sebesar Rp762,5 triliun.

Continue Reading

HEADLINE

Menginspirasi Kepedulian terhadap Fauna Langka Indonesia, ATARU Luncurkan Produk Eksklusif

Tia Mutiara

Published

on

Menginspirasi Kepedulian terhadap Fauna Langka Indonesia, ATARU Luncurkan Produk Eksklusif

BuzzFeed – ATARU, penyedia berbagai produk kebutuhan sehari-hari yang merupakan bagian dari Kawan Lama Group, resmi meluncurkan seri merchandise baru bertema fauna-fauna langka dari Indonesia. 

Tasya Widyakrisnadi selaku Managing Director ATARU Indonesia menuturkan, “Keberadaan fauna-fauna langka di Indonesia merupakan anugerah yang harus terus dijaga kelestariannya. Alasan inilah yang mendorong ATARU meluncurkan merchandise eksklusif bertemakan fauna langka untuk memperkenalkan keberadaan fauna-fauna endemik Indonesia kepada khalayak luas, sehingga kesadaran akan dan kepedulian terhadap fauna Indonesia dapat kita bangun bersama-sama.” 

Dalam seri merchandise eksklusif kali ini, ATARU memperkenalkan tiga fauna langka yang dipilih berdasarkan keterikatan kepribadian ketiga fauna tersebut dengan value brand Ataru yaitu, ‘Happiness’

yang diwakili oleh Orang Utan, ‘Authenticity’ oleh Burung Mambruk dan ‘Positivity’ oleh Tarsius. Ketiga fauna tersebut menjadi karakter yang tampil di berbagai macam produk kebutuhan sehari-hari, seperti topi, tas, tempat minum, boneka, hingga kaos kaki. 

Perburuan liar serta deforestasi menjadi faktor utama dari menurunnya populasi Orangutan, Burung Mambruk, dan Tarsius. Ketiga hewan endemik ini masuk dalam daftar rentan dan terancam kritis oleh Badan Konservasi Alam Internasional (IUCN). Padahal, keberadaan mereka sangat penting untuk menjaga ekosistem dan biodiversitas hutan. 

Produk ini bisa didapatkan di 21 toko Ataru yang tersebar di seluruh Indonesia dan juga dapat ditemukan di toko Ace Hardware Indonesia tertentu. 

Tentang ATARU 

Hadir pada tahun 2018 sebagai pengembangan bisnis PT Ace Hardware Indonesia, Tbk, Ataru adalah penyedia berbagai kebutuhan sehari-hari. Ataru ingin membawa semangat positif ke dalam hidup setiap pelanggannya melalui produknya yang unik dan berkualitas. 

Dengan slogan ‘Everyone is a Hero’, Ataru mengajak setiap pelanggan untuk mewujudkan diri sebagai Hero dalam versinya sendiri, dengan produk lifestyle inovatif yang digunakan setiap hari.Untuk informasi lebih lanjut kunjungi www.instagram.com/ataruindonesia 

Tentang Kawan Lama Group 

Kawan Lama Group adalah identitas dari kelompok unit bisnis multisektor yang masing-masing bergerak dalam 6 pilar bisnis yaitu Commercial & Industrial, Consumer Retail, Food & Beverage, Property & Hospitality, Commercial Technology, serta Manufacturing & Engineering, namun dipersatukan oleh nilai dan tujuan yang sama yaitu memberikan kehidupan yang lebih baik bagi setiap keluarga. Hadir sejak tahun 1955, Kawan Lama Group yang memiliki slogan Bring Value for a Better Life menaungi 28 unit bisnis yang memiliki 20 cabang distribusi, 24 service center, dan lebih dari 1.000 toko ritel di Indonesia. 

Continue Reading

Trending Dari BuzzFeed

Part of Telegraf. Copyright © 2022 BuzzFeed. KBI Media Holding. All Rights Reserved.

close