Connect with us

HEADLINE

Ragam Upaya untuk Terus Dorong Ekosistem eSport di Indonesia

Ragam Upaya untuk Terus Dorong Ekosistem eSport di Indonesia

[ad_1]

Tak dimungkiri jika saat ini industri eSport memang tumbuh cukup baik di negeri ini. Berdasarkan data yang dihimpun dari Newzoo, Indonesia menempati peringkat ke-17 untuk pendapatan dari industri eSport yang mencapai 1,084 juta dolar AS. Setidaknya itu merupakan catatan yang dicapai pada Januari 2019.

Catatan itu juga semakin memperkuat anggapan bahwa Indonesia masuk ke dalam negara yang memiliki potensi dan cukup menjanjikan untuk pertumbuhan industri eSport ke depannya.

Namun begitu, tentunya pertumbuhan ekosistem eSport yang cukup potensial itu juga mesti terus diawasi oleh para pemangku kepentingan (stakeholder), baik dari sudut pandang bisnis maupun strategi pertumbuhannya. Hal tersebut tentunya untuk dapat melihat seberapa besar potensi bisnis pada industri gim di Indonesia.

Baca juga Menakar Industri eSport dan Potensinya untuk Indonesia

Dukungan dan fasilitas pemerintah

Selain para pelaku industri eSport, pemerintah Indonesia juga kian mendorong industri eSport terutama dari segi bisnis. Melalui Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), pemerintah berupaya memfasilitasi kemajuan tersebut dengan dukungan terhadap turnamen-turnamen eSport yang ada di Indonesia.

Menukil Katadata, demografi kategori usia pemain eSport di Indonesia pada 2017 tercatat yang paling tinggi ada pada rentang usia 21-35. Persentasenya mencapai 47 persen dari total penggila gim online di Indonesia. Kemudian posisi keduanya diraih kalangan usia 10-20 dengan persentase 36 persen (15,7 juta gamers).

Sementara untuk kalangan usia 36-40, sudah bisa ditebak. Presentase mereka hanya sekira 17 persen dengan jumlah pemain yang hanya mencapai 7,4 juta gamers.

demografi pelaku esport indonesia

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) serta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) secara resmi sudah mengakui eSport sebagai sebuah cabang olahraga di Indonesia. Pengakuan itu tertuang pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KONI Pusat 2020, yang dilakukan secara virtual pada 25-27 Agustus 2020.

Dalam rapat tersebut, pemerintah mengumumkan peresmian Pengurus Besar Esport Indonesia (PB ESI) sebagai satu-satunya badan resmi pemerintahan yang menaungi eSport sebagai sebuah olahraga di bawah naungan KONI. Bahkan, Sekretaris Jenderal KONI Pusat Ade Lukman, menyebut bahwa pihaknya bakal mendukung penuh perkembangan eSport di Indonesia.

Langkah ini tentuya menjadi tongkat estafet dari apa yang dilakukan pemerintah pada 2014 melalui dukungan pada asosiasi gamers Indonesia, IeSPA (Indonesia e-Sport Association), yang merupakan wadah resmi komunitas pelaku gim di Indonesia.

Baca juga Akhirnya Indonesia Resmikan eSport sebagai Cabang Olahraga Berprestasi

Upaya untuk terus menguatkan ekosistem eSport

Salah satu upaya untuk menguatkan ekosistem eSport yang dilakukan para pelaku industri adalah dengan terus membangun kompetisi. Seperti apa yang dilakukan oleh FIGHT Esports, platform eSports milik Forest Interactive, yang melalui dukungan Wallet Codes Indonesia, Moonton Indonesia, dan Asosiasi Video Game Indonesia (AVGI), menyelenggarakan turnamen Mobile Legends antar kampus se-Indonesia.

Turnamen yang diberi nama FIGHT Campus Legend (FCL) ini dilaksanakan sepanjang 5 bulan, yakni mulai 10 Juni hingga 31 Oktober 2021.

fight campus legend

Assistant Manager Marketing and Business Development Forest Interactive Indonesia, Megan Faustine, menyebut bahwa FCL adalah turnamen terbesar yang diselenggarakan oleh perusahaannya di tahun ini.

”Forest Interactive melalui FCL mengadakan turnamen antar kampus untuk mendorong ekosistem eSport, dan juga menemukan talenta baru di dunia esports yang berasal dari kampus-kampus di Indonesia” ungkap Megan, dalam siaran pers perusahaan, Kamis (10/6/2021).

Selain untuk menggelorakan kemampuan/skill para peserta, turnamen ini juga bakal mengganjar para pemenangnya dengan total hadiah sebesar Rp50 juta. Itu artinya, bakal ada pertarungan sengit dari total peserta 320 tim yang berasal dari berbagai kampus di Indonesia itu.

Baca juga Punya Pencapaian Gemilang, Ini Tim eSport Indonesia yang Sukses Ekspansi ke Luar Negeri

Akan ada empat tahap dalam turnamen ini, yaitu registrasi–sudah ditutup, kualifikasi, group stage, dan playoff. Proses registrasi sejatinya dimulai pada 1 hingga 31 Mei 2021 lalu. Selanjutnya pihak penyelenggara akan memilih 32 tim dari proses kualifikasi setiap minggu.

Setiap peserta yang ingin berpartisipasi dalam kegiatan ini harus menunjukkan bukti Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) aktif, yang artinya mereka sedang aktif menjadi seorang mahasiswa. Demikian syarat untuk tim peserta yang ikut.

Di akhir pertandingan akan diumumkan tiga tim pemenang. Pemenang pertama akan memperoleh hadiah senilai Rp15 juta, pemenang kedua akan mendapatkan Rp12 juta, dan juara ketiga akan memperoleh Rp10 juta.

Selain tiga hadiah utama, Wallet Codes sebagai sponsor juga akan membagikan hadiah tambahan berupa jutaan P-Points (point reward) yang dapat ditukarkan dengan voucher game melalui laman Wallet codes.

Elaborasi dengan pihak asosiasi

Dalam pelaksanaannya, turnamen musim pertama ini diadakan secara daring untuk mengikuti anjuran pemerintah dan menjaga keselamatan seluruh peserta. Lain itu, untuk mengikuti ajang ini penyelenggara menyebut pihaknya tidak memungut biaya pendaftaran.

Sekretaris Jenderal AVGI, Angki Trijaka, bahkan bilang bahwa ajang FCL ini merupakan implementasi kerja sama strategis antara swasta dan asosiasi. Tujuannya jelas, untuk memajukan industri video game.

”Saya kira penting bagi kita untuk memfasilitasi terciptanya ekosistem suportif dan kompetitif di kalangan mahasiswa melalui sebuah turnamen video game,” jelasnya.

Baca juga ONIC Esports, Salah Satu Tim eSport Indonesia yang Berlaga di SEA Games 2019



[ad_2]

Source link

Advertisement
Click to comment

HEADLINE

BuzzFeed Go Public dan Mengakuisisi Complex Networks

BuzzFeed Go Public dan Mengakuisisi Complex Networks
Seorang peserta mengisi formulir kontak untuk pekerjaan dengan Buzzfeed Inc. selama pameran karir TechFair LA di Los Angeles, California, AS, pada Kamis, 8 Maret 2018. Departemen Tenaga Kerja AS dijadwalkan untuk merilis klaim pengangguran awal pada 15 Maret Fotografer: Patrick T. Fallon/Bloomberg via Getty Images

BuzzFeed, perusahaan media digital berusia 15 tahun yang terkenal dengan daftar, kuis, dan jurnalisme pemenang Hadiah Pulitzernya, Kamis mengumumkan bahwa mereka berencana untuk go public dengan perkiraan valuasi $1,5 miliar. Ini adalah masalah besar di dunia media, tetapi masih agak antiklimaks dibandingkan dengan hype di sekitar BuzzFeed beberapa tahun yang lalu.

Perusahaan ini akan go public melalui merger dengan 890 Fifth Avenue Partners, sebuah perusahaan akuisisi tujuan khusus yang diperdagangkan secara publik, atau SPAC. Sebagai bagian dari langkah tersebut, BuzzFeed juga mengakuisisi Complex Networks, sebuah perusahaan media yang dijalankan sebagai usaha patungan Verizon dan Hearst dan termasuk waralaba populer “Hot Ones,” untuk memperluas portofolio mereknya.

Akuisisi besar terakhir BuzzFeed, di mana ia membeli HuffPost dari Verizon ( VZ ) ditutup pada bulan Februari. Kesepakatan SPAC ini diperkirakan akan selesai pada kuartal keempat tahun 2021.

“BuzzFeed sekarang adalah pemimpin yang tak terbantahkan untuk generasi media berikutnya. Kami telah membangun deretan merek penting, dicintai oleh audiens yang paling beragam, terlibat, dan setia di Internet,” kata CEO BuzzFeed Jonah Peretti dalam sebuah pernyataan.

“Dengan pengumuman hari ini, kami mengambil langkah berikutnya dalam evolusi BuzzFeed, membawa modal dan pengalaman tambahan ke bisnis kami.”

Peretti mendirikan BuzzFeed pada tahun 2006. Merek ini dengan cepat mendapat perhatian karena kemampuannya untuk membuat konten viral dengan daftar dan kuis populer. Kemudian diperluas untuk membuat video dan berinvestasi dalam liputan berita keras. Awal bulan ini, BuzzFeed News menerima Hadiah Pulitzer pertamanya , salah satu penghargaan paling bergengsi dalam jurnalisme Amerika.

Seperti banyak perusahaan media digital lainnya, BuzzFeed tumbuh melalui pendanaan modal ventura. Pada tahun 2016, NBCUniversal menginvestasikan $200 juta di BuzzFeed dengan penilaian $1,7 miliar.

Namun di tahun-tahun berikutnya, BuzzFeed berjuang secara finansial untuk menutup biaya karena industri media menjadi semakin kompetitif dan platform digital seperti Facebook ( FB ) dan Google ( GOOG ) mengambil lebih banyak dolar iklan. Divisi beritanya juga mahal dan tidak menguntungkan.

Selama setahun terakhir, SPAC telah menjadi pilihan yang lebih populer bagi perusahaan untuk go public daripada melalui perusahaan publik awal tradisional. Perusahaan media digital Group Nine membuat SPAC awal tahun ini. Vice Media, Vox Media dan BDG juga telah membahas opsi tersebut, CNBC melaporkan.

Sources Link

Continue Reading

HEADLINE

Komoditas Indonesia yang Paling Banyak di Ekspor Sepanjang 2020 | Good News From Indonesia

Komoditas Indonesia yang Paling Banyak di Ekspor Sepanjang 2020 | Good News From Indonesia

[ad_1]

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat total nilai ekspor Indonesia sepanjang tahun 2020 sebesar 163,31 miliar dolar AS atau setara dengan Rp2.286 triliun (kurs Rp14.000).

Realisasi ini turun 2,61 persen dari tahun 2019 yang tercatat 167,68 miliar dolar AS.

Lemak dan minyak hewan/nabati serta Bahan bakar mineral menjadi komoditas Indonesia dengan nilai terbesar yakni 20,72 miliar dolar AS dan 17,26 miliar dolar AS.

    ! function(f, b, e, v, n, t, s) 
        if (f.fbq) return;
        n = f.fbq = function() 
            n.callMethod ? n.callMethod.apply(n, arguments) : n.queue.push(arguments)
        ;
        if (!f._fbq) f._fbq = n;
        n.push = n;
        n.loaded = !0;
        n.version = '2.0';
        n.queue = [];
        t = b.createElement(e);
        t.async = !0;
        t.src = v;
        s = b.getElementsByTagName(e)[0];
        s.parentNode.insertBefore(t, s)
    (window, document, 'script', 'https://connect.facebook.net/en_US/fbevents.js');
    fbq('init', '444507519219005');
    fbq('track', 'PageView');

https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js .

[ad_2]

Link Sumber Berita

Continue Reading

HEADLINE

Merek Coklat Terfavorit Bagi Remaja di Indonesia | Good News From Indonesia

Merek Coklat Terfavorit Bagi Remaja di Indonesia | Good News From Indonesia

[ad_1]

Laporan Top Brand Index 2021 kategori Top Brand Gen Z menunjukkan, SilverQueen menjadi merek cokelat batangan paling favorit bagi remaja di Indonesia. Merek coklat yang bermula dari Garut ini berhasil mencatat Skor Tob Brand Index (TBI) sebesar 56,2 persen.

Di posisi kedua ada Cadbury dengan skor TBI sebesar 17,9 persen. Lalu Delfi di posisi ketigan dengan skor 10,66 persen. Terakhir, Tablorone di posisi empat dengan skor TBI 6 persen.

    ! function(f, b, e, v, n, t, s) 
        if (f.fbq) return;
        n = f.fbq = function() 
            n.callMethod ? n.callMethod.apply(n, arguments) : n.queue.push(arguments)
        ;
        if (!f._fbq) f._fbq = n;
        n.push = n;
        n.loaded = !0;
        n.version = '2.0';
        n.queue = [];
        t = b.createElement(e);
        t.async = !0;
        t.src = v;
        s = b.getElementsByTagName(e)[0];
        s.parentNode.insertBefore(t, s)
    (window, document, 'script', 'https://connect.facebook.net/en_US/fbevents.js');
    fbq('init', '444507519219005');
    fbq('track', 'PageView');

https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js .

[ad_2]

Link Sumber Berita

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending Dari BuzzFeed

close