Connect with us

OTOMOTIF

PSBB Ketat, Ojek Online Masih Boleh Angkut Penumpang – Berita Otomotif

PSBB Ketat, Ojek Online Masih Boleh Angkut Penumpang – Berita Otomotif


JAKARTA – Pemerintah DKI Jakarta resmi memperketat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) setelah terjadi kenaikan kasus postif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), ojek online masih boleh beroperasi normal.

Meski melakukan pengetatan, PSBB kali ini terbilang masih lebih longgar bila dibandingkan dengan PSBB di awal Pandemi. Pasalnya, selain kegiatan perkantoran dan perniagaan tetap boleh dibuka, mobilitas masyarakat juga tidak terlalu mendapatkan tekanan.

Hal ini terlihat dari kebijakan diperbolehkannya ojek atau online untuk mengangkut penumpang. Saat PSBB pertama kali dilaksanakan, ojek dan ojek online dilarang beroperasi. Sepeda motor hanya boleh diisi oleh dua orang bila pengemudi dan penumpang adalah satu keluarga yang tinggal satu rumah dan dibuktikan dengan Kartu Keluarga.

Hal ini tertuang dalam Peraturan Gubernur Nomor 3 Tahun 2021 Pasal 24 Ayat (3) huruf a yang berbunyi diperbolehkan mengangkut penumpang dan wajb menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

PSBB ketat
Dalam pasal yang sama juga disebutkan terkait aturan pengemudi ojek online dalam melakukan pekerjaannya. Salah satunya adalah larangan berkerumun lebih dari lima orang, wajib menjaga jarak antar pengemudi dan parkir antar sepeda motor paling sedikit 1 meter.

Perusahaan penyedia aplikasi ojek online juga harus memastikan bahwa mitra pengemudinya tidak melakukan pelanggan. Hal ini dituangkan dalam Peraturan Gubernur Nomor 3 Tahun 2021 Pasal 24 Ayat (3) huruf d yang berbunyi terhadap perusahaan aplikasi ojek onlibe wajib menerapkan teknologi informasi geofencing agar pengemudi tidak berkerumun dan menerapkan sanksi terhadap pengemudi yang melanggar.

Aturan-aturan tersebut diharapkan bisa menekan penularan virus Covid-19 di Indonesia tanpa harus membebani para pengemudi ojek online. Hal ini berkaca pada penerapan PSBB ketat saat pertama kali diselenggarakan yang memukul perekonomian, termasuk pengemudi ojek.

Jumlah penderita Covid-19 di Indonesia saat ini pun terus meningkat. Hal ini disebabkan banyak hal, termasuk adanya libur panjang Natal dan tahun baru 2021. Saat berita ini dibuat, jumlah kasus postif Covid-19 telah mencapai 828.026 kasus. Dari jumlah tersebut, 681.024 orang telah dinyatakan sembuh dan 24.129 orang meninggal dunia. [Adi/Ari]

Advertisement
Click to comment

OTOMOTIF

Jelang Lebaran, 462.560 Kendaraan Telah Tinggalkan Jabotabek – Berita Otomotif

Jelang Lebaran, 462.560 Kendaraan Telah Tinggalkan Jabotabek – Berita Otomotif


JAKARTA – Sedikitnya ada 462.560 kendaraan yang meninggalkan Jabotabek pada H-7 sampai H-2 Hari Raya Idul Fitri 1442 H atau hari Kamis-Selasa (6-11 Mei 2021).

Hal ini disampaikan oleh Jasa Marga dan perhitungan tersebut berdasarkan kendaraan yang melintas di gerbang tol meninggalkan Jabotabek menuju arah Timur, arah Barat dan arah Selatan. Meski terkesan tinggi, jumlah tersebut sebenarnya mengalami penurunan dibanding lalu lintas normal.

“Angka ini turun 43,7% dari lalu lintas (lalin) normal sebesar 821.892 kendaraan. Untuk distribusi lalu lintas di ketiga arah adalah sebesar 35,4% menuju arah Timur, 35,8% menuju arah Barat dan 28,8% menuju arah Selatan,” kata Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Dwimawan Heru, Rabu (12/5/2021).

Menurutnya, rincian distribusi kendaraan Arah Timur, di GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek, dengan jumlah 89.416 kendaraan meninggalkan Jakarta, turun sebesar 50,6% dari lalin normal 181.039 kendaraan. Lalu, di GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang, dengan jumlah 74.474 kendaraan meninggalkan Jakarta, turun sebesar 58,3% dari lalin normal 178.792 kendaraan.

“Total kendaraan meninggalkan Jakarta menuju arah Timur adalah sebanyak 163.890 kendaraan, turun sebesar 54,5% dari lalin normal 359.831 kendaraan,” terangnya.

Arah Barat, kata dia, lalin meninggalkan Jakarta menuju arah Barat melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak adalah sebesar 165.607 kendaraan, turun 38,8% dari lalin normal 270.739 kendaraan.

“Sedangkan Arah Selatan, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta menuju arah Selatan melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 133.063 kendaraan, turun sebesar 30,5% dari lalin normal 191.322 kendaraan,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan bahwa Pemerintah telah melarang masyarakat untuk melakukan mudik Lebaran. Hal ini dilakukan untuk mengatasi terjadinya lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia yang sebenarnya mulai membaik belakangan ini.

Guna memastikan larangan mudik tersebut berhasil dilakukan, maka Kepolisian membuka sedikitnya 381 pos penyekatan yang bertugas untuk menghalau pemudik. Masyarakat yang ketahuan hendak melakukan perjalanan mudik maka akan langsung diputar balik ke titik semula. [Adi/Had]

Continue Reading

OTOMOTIF

Rayakan Hari Jadi ke-75, Vespa Hanya Sodorkan Warna Baru – Berita Otomotif

Rayakan Hari Jadi ke-75, Vespa Hanya Sodorkan Warna Baru – Berita Otomotif


JAKARTA – Piaggio Indonesia merayakan hari jadi vespa yang ke-75 tahun dengan hanya menyodorkan warna-warna baru yang lebih segar. Alih-alih menghadirkan model terbaru, mereka hanya menawarkan pilihan warna pemikat mata.

Adalah Vespa yang merupakan brand skuter legendaris asal Italia yang telah hadir sejak 1946. Motor yang ikonik dengan tampilan klasiknya, terus berinovasi dengan menyematkan teknologi terkini pada produk-produknya.

2021 menjadi tahun yang spesial bagi Vespa karena mereka memasuki usia 75 tahun. Dalam kesempatan bahagia ini, mereka menerjemahkannya dengan menghadirkan Vespa Primavera dan Sprint dibalut 7 warna baru.

Vespa Primavera i-get ABS mendapat dua pilihan warna baru yakni Grey Materia Glossy dan Orange Tramonto Glossy. Dua kelir baru tersebut di atas dianggap mampu membuat tampilan motor lebih menarik perhatian.

Permainan warna yang eye cacthy diyakini mendorong calon konsumen untuk meminang produk-produknya. Selain itu, dengan berbekal warna baru ini konsumen akan lebih mendapatkan pengalaman berkendara yang berbeda.

Pada Vespa Primavera S i-get ABS, terdapat dua pilihan warna menarik lainnya yakni Grey Delicato Glossy dan Black Vulcano Glossy. Hitam dan abu-abu memang tidak pernah kehilangan penggemarnya untuk kendaraan, tidak heran jika Vespa juga menawarkan kedua warna tersebut.

Vespa Sprint i-get ABS 2021 disajikan dengan tiga pilihan warna baru yakni Red Passione Glossy, Black Vulcano Glossy dan White Innocenza Glossy. Kelir yang terakhir disebut merupakan salah satu pilihan yang juga terdapat di model Primavera.

Vespa Sprint

Harapannya jelas agar calon konsumen tetap menggemari brand ikonik asal Italia tersebut. Warna hitam ikut dihadirkan pada model Sprint, karena identik dengan kesan sporti yang cocok untuk pengguna berjiwa muda.

Vespa Sprint S 2021 diberikan pilihan warna Blue Audace Glossy yang diibaratkan dengan semangat bagi siapapun penggunanya. Alasannya sederhana karena biru identik dengan lautan, sehingga cocok untuk konsumen yang tidak peduli dengan pendapat orang lain.

PT Piaggio Indonesia sangat antusias menawarkan pengalaman berkendara yang menyenangkan dan penuh gaya. Kami bersemangat dalam memberikan kesan modern, berani, dan bergaya urban chic melalui kehadiran warna baru yang menarik, unik, dan trendi,” ujar Marco Noto La Diega, President Director PT Piaggio Indonesia.

Vespa Indonesia di bawah naungan PT Piaggio Indonesia terbilang sudah cukup lama tidak mendatang produk terbarunya ke Tanah Air. Gimmick permainan 7 warna baru juga sudah dilakukan pada pertengahan 2020.

Selebihnya mereka hanya menawarkan versi edisi terbatas yang tidak pernah diketahui berapa jumlahnya. [Dew/Had]

Continue Reading

OTOMOTIF

Penjualan Mobil April 2021, Giliran Innova Jadi Mobil Terlaris di Indonesia – Berita Otomotif

Penjualan Mobil April 2021, Giliran Innova Jadi Mobil Terlaris di Indonesia – Berita Otomotif


JAKARTA – Status mobil terlaris di Indonesia, pada 2021, terus berganti tiap bulan setidaknya hingga April. Pada bulan keempat, status tersebut dipegang Toyota Kijang Innova.

Biasanya, takhta mobil terlaris di Indonesia secara stabil dipegang satu – dua model saja sejak awal tahun. Akan tetapi, pada 2021, fenomena berbeda terlihat.

Setiap bulan, sejak Januari – April, model mobil terlaris di pasar otomotif Tanah Air terus berganti. Pada Januari Honda Brio juaranya, sebelum akhirnya digantikan Daihatsu Gran Max dan Toyota Avanza pada Februari dan Maret.

Kini, menurut data wholesales (distribusi pabrik ke dealer/untuk stok) yang dirilis Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), posisi nomor satu pada April dipegang Kijang Innova.

Toyota Kijang Innova

Multi purpose vehicle (MPV) ini sendiri, sejak April, turun harga karena menjadi salah satu model yang memenuhi syarat mendapatkan perluasan insentif Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) untuk kendaraan roda empat berkapasitas 1.501 – 2.500 cc. Kebijakan yang rencananya berlangsung pada Maret – Desember ini awalnya hanya ditujukan bagi mobil – mobil 1.500 cc ke bawah.

Kijang Innova bulan lalu membukukan wholesales 6.250 unit. Ada peningkatan sebanyak 205,03 persen jika dibandingkan Maret yang hanya 2.049 unit.

Berikut daftar 10 mobil terlaris di Indonesia pada April 2021:

  1. Toyota Kijang Innova 6.250 unit (naik 205,03 persen dari 2.049 unit pada Maret)
  2. Mitsubishi Xpander dan Xpander Cross 5.500 unit (naik 16,85 persen dari 4.707 unit pada Maret)
  3. Toyota Avanza 5.385 unit (turun 25,73 persen dari 7.251 unit pada Maret)
  4. Honda Brio Satya dan Brio RS 5.014 unit (turun 20,74 persen dari 6.326 unit pada Maret)
  5. Suzuki Carry 4.431 unit (turun 1,97 persen dari 4.520 unit pada Maret)
  6. Daihatsu Sigra 4.116 unit (turun 13,75 persen dari 4.772 unit pada Maret)
  7. Toyota Calya 3.923 unit (turun 7,54 persen dari 4.243 unit pada Maret)
  8. Toyota Rush 2.745 unit (turun 60,39 persen dari 6.930 unit pada Maret)
  9. Daihatsu Terios 2.744 unit (turun 40 persen dari 1.947 unit pada Maret)
  10. Mitsubishi L300 2.480 unit (turun 9,26 persen dari 2.733 unit pada Maret)

Toyota Kijang Innova Edisi Terbatas 50 Tahun

Patut diingat volume di atas didasarkan atas penjualan wholesales yang utamanya untuk keperluan stok di dealer, bukan hasil penjualan riil dealer dengan konsumen. Gaikindo tidak memublikasikan penjualan retail (pengiriman unit dari dealer ke konsumen) untuk setiap model kendaraan yang dijual di Indonesia.

Adapun penjualan mobil April 2021 secara keseluruhan berhasil menyentuh rekor baru di tengah pandemi virus Corona (Covid-19). Secara retail, transaksi jual – beli mencapai 79.499 unit atau naik 2,6 persen dibanding bulan sebelumnya yang berjumlah 77.515 unit.

Namun, wholesales turun 7,1 persen menjadi 78.908 unit dari sebelumnya 84.915 unit. [Xan]

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending Dari BuzzFeed

close