Info

PM Armenia Tuduh ‘Pembersihan Etnis’ Berlangsung di Nagorno-Karabakh

Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan mengatakan pada hari Senin (25/9) bahwa tengah terjadi pembersihan etnis di Nagorno-Karabakh. Hal itu ia sampaikan ketika menemui Kepala Badan Pembangunan Internasional AS (USAID) Samantha Power.

Pemerintah Armenia mengatakan, sedikitnya 6.650 orang dari Nagorno-Karabakh telah menyeberang ke Armenia, naik dari 4.850 orang lima jam sebelumnya. Video menunjukkan jalan yang sangat padat menuju Armenia dari wilayah kantong itu.

Pemimpin etnis Armenia mengatakan jalan itu akan tetap dibuka hingga semua yang ingin pergi meninggalkan wilayah yang mereka sebut Artsakh itu dapat pergi. Mereka mendesak warga untuk tidak memadati jalanan, namun berjanji akan memberikan bensin gratis bagi mereka yang pergi.

Warga etnis Armenia di Karabakh, wilayah yang diakui secara internasional sebagai bagian dari Azerbaijan, dipaksa melakukan gencatan senjata pekan lalu setelah operasi militer selama 24 jam oleh militer Azerbaijan yang jauh lebih besar.

Rusia memperingatkan Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan bahwa dialah yang harus disalahkan atas kemenangan Azerbaijan atas wilayah Karabakh, karena ia bersikeras mendekati Barat, alih-alih bekerja sama dengan Moskow dan Baku untuk memperjuangkan perdamaian.

Rusia mengatakan, Pashinyan “menghindari kerja sama dengan Rusia dan Azerbaijan, dan malah lari ke Barat” untuk menyelesaikan krisis Karabakh. Pashinyan mengatakan pada hari Minggu (24/9) bahwa Rusia tidak membantu negaranya terkait masalah Karabakh. [rd/jm]

Sumber Berita

Apa Reaksimu?

Lainnya Dari BuzzFeed