Connect with us

OTOMOTIF

Pilihan Mobil Bekas Rp40 Jutaan Keren! Ada Starlet, Civic, Hingga Mercy Retro – Mobil Bekas

Pilihan Mobil Bekas Rp40 Jutaan Keren! Ada Starlet, Civic, Hingga Mercy Retro – Mobil Bekas

[ad_1]

Pasar mobil bekas diisi segudang model di satu kisaran harga. Di sekitar Rp40 jutaan pun, pilihan mobil bekas retro keren pun banyak.

Dengan modal puluhan juta rupiah saja, Anda bisa berburu mobil bekas dari merek ‘pasaran’ sampai merek mewah. Mobil – mobilnya kebanyakan memang berusia dua puluh tahun atau lebih.

Tak jarang pula model yang sudah tak diproduksi atau dijual lagi di pasar mobil baru. Tapi, bukan berarti tidak ada pilihan yang unik dan menarik.

Malahan, mobil puluhan juta rupiah bisa menjadi ‘wahana bermain’ dari para pecinta mobil retro.

Lantas, mobil bekas retro apa saja yang bisa Anda dapat dengan Rp40 jutaan? Mari kita lihat.

Perbedaan Mobil Antik, Vintage, Klasik, dan Retro

Mobil – mobil lawas, apalagi yang menjadi incaran pecinta otomotif atau kolektor, kerap dilabeli berbagai sebutan. Ada mobil antik, mobil vintage, mobil klasik, atau mobil retro.

Keempatnya berbeda dan tak bisa dicampuradukkan.

Perbedaan di antara keempat kategori itu sendiri, menurut penelusuran dari berbagai sumber, mengacu pada usia kendaraan maupun periode produksinya. Mobil antik minimal berusia 100 tahun, tidak bisa kurang dari itu.

Di bawahnya, terdapat fase mobil vintage yang diproduksi sebelum masa Perang Dunia II (1 September 1939 – 2 September 1945). Adapun mobil klasik dirakit sesudah Perang Dunia II dan berumur lebih dari 40 tahun.

Klasifikasi terakhir sekaligus ‘termuda’ adalah mobil retro yang berusia 20 – 40 tahun. Saat ini, mobil – mobil retro diisi oleh roda empat yang dirakit pada era 1980-an sampai dengan 2001.

Mercedes-Benz C-Class C180 1995

Meskipun diisi jejeran mobil ‘sepuh’, bukan berarti komunitas mobil antik hingga retro diisi orang – orang berusia tua. Di YouTube, Anda bisa melihat anak – anak muda yang meneruskan hobi orang tua mereka dan menjadi kolektor.

Mobil Retro Tidak Selalu Murah

Usia dan harga mobil tidak selalu berbanding lurus. Mobil retro, misalnya, ada yang berharga sama atau lebih mahal daripada harga mobil baru.

Contohnya bisa dilihat dengan jelas jika Anda mengakses Mobil123.com. Dalam situs jual – beli kendaraan di Indonesia tersebut, terdapat mobil – mobil retro berbanderol miliaran rupiah.

Seperti Porsche 911 964 Carrera 2 rakitan 1990 (Rp3,1 miliar), Porsche 968 Clubsport buatan 1994 (Rp1,95 miliar), Mercedes-Benz 500 SEC produksi 1985 (Rp1,55 miliar), plus Mercedes-Benz G-Class G300 rakitan 1995 (Rp1,1 miliar).

Di Mobil123.com, terdapat lebih dari 1.000 iklan mobil keluaran 1980 – 2001 ketika artikel ini dinaikkan.

Pilihan Mobil Bekas Retro Rp40 Jutaan

Tentu saja, mobil – mobil bekas retro berharga amat murah pun bisa terlihat di Mobil123.com. Pilihan termurahnya bahkan hanya berbanderol belasan juta rupiah.

Namun, fokus kita kali adalah mobil – mobil seken retro berbanderol sekitar Rp40 jutaan. Ini bisa dicari dengan memanfaatkan fitur filter (penyaring) dan menyetel rentang harga antara Rp25 juta sampai dengan Rp50 juta.

Tentu saja, jumlahnya tak bisa dihitung dengan jari – jari di tangan. Totalnya mencapai 250 iklan.

Namun, di artikel ini akan dipilihkan beberapa yang cukup unik, populer, atau menarik:

  1. Honda Civic Bekas 1995 (Rp44 Juta)

Honda Civic Bekas 1995 Rp40 Jutaan

Civic merupakan salah satu sedan ikonik Honda sejak lama. Model – model lawasnya pun masih memiliki peminat dari berbagai kalangan usia.

Nah, di Mobil123.com, terdapat iklan Civic bekas 1995 dengan mesin bensin 1.6-liter dan transmisi otomatis. Unit berwarna bodi hijau tersebut dijual oleh dealer yang berlokasi di Kediri, Jawa Timur.

Adapun harga yang dipasang dealer hanya Rp44 juta. Tidak disebutkan, berapa perbedaan antara harga kredit dengan tunai untuk Civic bekas 1995 tersebut.

“Bisa tukar – tambah dengan mobil yang sebawah harganya,” tulis mereka dalam kolom keterangan.

Dealer tidak menerangkan spesifikasi atau pun kondisi unit, sehingga semua hal terkait ini mesti ditanyakan langsung oleh peminat. Hanya dijelaskan bawa pajak kendaraan masih berlaku cukup panjang yaitu sampai Mei 2022.

“Biaya pajak Rp1.306.900,” pungkas dealer mengenai besaran pajak Civic bekas 1995 yang ia jajakan.

  1. Suzuki Katana Bekas 1995 (Rp45 Juta)

Suzuki Katana Bekas 1995 Rp40 Jutaan

Dealer Kediri pada pilihan nomor satu tampaknya cukup gemar menjual mobil retro. Soalnya, mereka juga menawarkan Katana GX bekas 1995 dengan banderol cuma Rp45 juta.

Katana bekas 1995 ini berkapasitas mesin kecil yaitu 1.0-liter bensin. Transmisinya manual lima percepatan.

Status pajak dari unit berwarna bodi merah tersebut masih berlaku sampai September 2021. Besaran pajaknya di bawah Rp1 juta.

“Biaya pajak Rp628.400,” tandas dealer.

  1. Toyota Starlet Bekas 1991 (Rp42,5 Juta)

Toyota Starlet Bekas 1991 Rp40 jutaan

Selanjutnya adalah Starlet bekas 1991 seharga Rp42,5 juta dan masih bisa negosiasi. Unit berwarna putih ini dijual oleh perorangan di Banjarnegara, Jawa Tengah sehingga mungkin peminat mesti membayar tunai.

Penjual, yang berlokasi di Banjarnegara, Jawa Tengah mengatakan bahwa unit sudah dimodifikasi dengan aksesori – aksesori milik Starlet GT Turbo di luar negeri. Dia pun menambahkan power steering sendiri.

“Bemper depan orisinil GT Turbo. Bemper belakang orisinil GT Turbo. Stoplamp dan garnish orisinil GT Turbo (minor sedikit). Kap mesin orisinil GT Turbo. Interior orisinil rapi,” papar dia.

Mesin 1.0-liternya diklaim enak serta enteng, dengan tarikan yang mantap dan transmisi manual. Mobil disebut ‘tinggal gas saja’.

“Minus lecet, ya, pasti ada dan sewajarnya mobil tua. Surat lengkap STNK, BPKB, faktur. Pelat R Banjarnegara. Pajak masih hidup panjang. Harga masih bisa nego. Pelek standar kaleng ring 14 inci. Pelek racing ring 16 inci kayak di foto,” tutup penjual.

  1. Mercedes-Benz C180 Bekas 1995 (Rp49,5 Juta)

Mercedes-Benz C180 Bekas 1995

Jika Anda ingin mejeng lebih gaya dengan mobil mewah, di rentang harga Rp40 jutaan masih ada Mercedes-Benz C-Class tipe C180 rakitan 1995 (W202). Mesinnya 1.8-liter dengan transmisi manual. Harga Rp49,5 juta.

“Warna silver (perak). Pemakaian pribadi,” ucap penjual yang juga penggunanya saat ini.

Mesin diklaim sangat bagus. Bahkan, dapur pacu baru selesai diremajakan.

Temperaturnya normal dengan packing top set baru, seal klep baru, packing tutup klep baru, selang y intake baru, thermostat baru, lidah timing chain baru, relay extrafan baru, dan lain – lain.

“Eksterior keseluruhan masih mulus. Bemper lorinser, part number bukan cetakan. Pelek 8 hole ring 15 inci. Interior sangat rapi. Panel kayu semua utuh. Karet – karet pintu rapi. Kelistrikan semua normal. Lampu – lampu semua nyala. Power window normal. Central lock vacuum normal. Aki baru, OEM Mercedes-Benz. Kaki – kaki masih empuk,” papar dia.

Minus dari unit ini, lanjut dia, hanya pajaknya yang sudah ‘mati’ sebulan. Namun, ia bisa membantu mengurusnya.

“Asal harga nego cocok,” tutup penjual mengenai Mercy berjuluk ‘Cibo’ itu.

Kesimpulan

Pasar mobil bekas kerap kali memberikan kejutan – kejutan yang menyenangkan para pencinta otomotif maupun kolektor. Mobil bekas dengan rentang harga Rp40 jutaan pun tak bisa diremehkan begitu saja karena ada unit – unit menarik yang bisa membuat mata Anda berbinar – binar. [Xan/Had]

[ad_2]

Advertisement
Click to comment

OTOMOTIF

Merek Non-Jepang di Daftar 10 Besar Terlaris Cuma Wuling, Ada Lagi yang Bisa? – Berita Otomotif

Merek Non-Jepang di Daftar 10 Besar Terlaris Cuma Wuling, Ada Lagi yang Bisa? – Berita Otomotif

[ad_1]

JAKARTA – Empat tahun eksis, Wuling sudah mampu menjadi satu-satunya pemain non-Jepang di daftar 10 besar merek mobil terlaris di pasar otomotif Indonesia.

Data penjualan retail Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan bahwa hingga kini, dominasi merek-merek Jepang di pasar mobil nasional luar biasa trengginas. Sejak 2017 hingga semester satu 2021 saja, 10 besar merek mobil terlaris selalu menguasai lebih dari 95 persen pangsa pasar dan hampir semuanya berasal dari ‘Negeri Matahari Terbit’.

Padahal, merek mobil global yang menjadi anggota dari asosiasi resmi yang diakui pemerintah tersebut berjumlah lebih dari 30 dan asal mereka dari beragam negara. Jadi, merek-merek lain di luar daftar 10 besar memperebutkan pangsa pasar kecil yang tersisa.

Fakta menarik lain yang ditunjukkan data, lima besar merek teratas mencengkeram kuat jagat otomotif nasional dengan pangsa pasar yang selalu di atas 80 persen.

Munculnya Wuling Sebagai “Penyusup”

Pada 2017, seluruh merek di posisi 10 besar masih berasal dari Jepang. Baru pada 2018, ada satu pemain non-Jepang Wuling masuk ‘menyusup’.

Berdasarkan catatan pemberitaan Mobil123, Wuling pertama kali mulai aktif berjualan di pasar otomotif Tanah Air empat tahun lalu, tepatnya pada Juli 2017.

Sebelum itu, mereka membangun dulu pabrik perakitan di Cikarang, Bekasi sejak 2015. Investasi sebesar 700 juta dolar AS—ketika itu setara sekitar Rp9 triliun—mereka gelontorkan untuk pabrik berkapasitas produksi 120 ribu unit per tahun.

pabrik Wuling di Cikarang, Bekasi

Dibangun pula tempat bagi para pemasok komponen di dalam area pabrik.

Pada akhir 2017, Wuling belum berhasil masuk daftar 10 besar merek mobil terlaris di Indonesia dari sisi penjualan retail. Baru mendistribusikan unit ke konsumen sejak Agustus, pada tahun itu secara total mereka membukukan penjualan 3.268 unit dengan pangsa pasar 0,3 persen.

Baru pada 2018 hingga semester satu 2021, Wuling mampu bercokol di antara sembilan pemain Jepang. Penjualan mereka secara berturut-turut adalah 15.162 unit (posisi 9, pangsa pasar 1,3 persen), 21.112 (posisi 9, pangsa pasar 2 persen), 9.523 unit (posisi 9, pangsa pasar 1,6 persen), 10.187 unit (posisi 8, pangsa pasar 2,6 persen).

Empat tahun bergumul di Indonesia, Wuling sudah meluncurkan empat model. Ada Confero (low MPV), Cortez (medium MPV), Formo (Commercial MPV), plus Almaz (medium SUV).

mobil Wuling di Indonesia, ada Almaz dan Confero

Pemosisian harga dari masing-masing model kerap kali menyenggol tak hanya para pesaing satu segmen, tapi model lain di segmen-segmen di bawahnya. Namun, fitur yang diberikan terbilang royal.

Setelah Wuling, apakah ada lagi merek non-Jepang lain yang berpotensi menembus 10 besar di masa depan? Kalau ada, siapa menurut Mobilovers? [Xan/Had]

[ad_2]

Continue Reading

OTOMOTIF

PPKM Level 4 Diperpanjang, Jadwal GIIAS 2021 Mundur Lagi ke November – Berita Otomotif

PPKM Level 4 Diperpanjang, Jadwal GIIAS 2021 Mundur Lagi ke November – Berita Otomotif

[ad_1]

JAKARTA – Jadwal Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2021 mundur untuk yang kedua kalinya karena perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

Gaikindo, asosiasi pabrikan otomotif Tanah Air sekaligus pencetus GIIAS, melalui keterangan resmi yang diterima Mobil123, Kamis (22/7/2021), mengumumkan penundaan pelaksanaan pameran tahun ini menjadi 11-21 November. Periode PPKM Level 4, kebijakan pembatasan mobilitas di tengah gelombang kedua Covid-19, yang diteruskan hingga 25 Juli mendatang menjadi alasannya.

PPKM Level 4 adalah nama baru pemerintah untuk PPKM Darurat yang sebelumnya hanya diberlakukan pada 3-20 Juli.

GIIAS 2021 sendiri awalnya ingin diinisiasi pada 12-22 Agustus, sebelum akhirnya diganti ke 9-19 September. Kini, pameran otomotif yang pada tahun lalu absen akibat pandemi Covid-19 itu lagi-lagi harus mengganti tanggal.

pameran otomotif GIIAS di ICE BSD

Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi mengatakan kesehatan dan keselamatan nasional bakal terus menjadi pertimbangan utama industri otomotif. Mereka mendukung perpanjangan penerapan PPKM Level 4.

“Saat ini mari bersama kita satukan tujuan agar dapat membantu Pemerintah untuk mengatasi pandemi Covid-19. Dengan demikian, GAIKINDO berharap terkondisinya kesehatan masyarakat akan membuka jalan untuk perkembangan industri otomotif Indonesia dan tentunya kesempatan untuk melaksanakan GIIAS pada tahun 2021 ini,” ujar dia.

GIIAS 2021 Diharapkan Terselenggara

Dengan penundaan pelaksanaan ke penghujung 2021, Gaikindo berharap GIIAS tahun ini akhirnya benar-benar bisa terwujud. Penyesuaian jadwal ke November disebut telah mendapat dukungan dari merek-merek yang menjadi anggota dan pemerintah, khususnya Kementerian Perindustrian.

Ketua III dan Ketua Penyelenggara Pameran Gaikindo Rizwan Alamsjah menegaskan merek-merek kendaraan yang nantinya berpartisipasi dalam GIIAS 2021 tetap bertekad menampilkan yang terbaik.

“Kami yakin kehadiran GIIAS pada November nanti tidak akan mengurangi intisari perkembangan teknologi dari industri otomotif yang ditampilkan peserta untuk masyarakat Indonesia,” tandasnya.

pameran otomotif GIIAS

Lokasi pameran kelak masih di Indonesia Convention Exhibition, Serpong, Tangerang. Protokol kesehatan ketat, tambah Rizwan, dilakukan sejak masa persiapan, pelaksanaan, sampai pembongkaran.

Demi menyesuaikan diri, GIIAS 2021 untuk pertama kalinya juga bakal hadir secara daring (online) via aplikasi smartphone GIIAS Auto360. Aplikasi ini bisa diunduh di smartphone berbasis Android maupun iOS. [Xan/Had]

[ad_2]

Continue Reading

OTOMOTIF

Pandemi Tak Hentikan Orang Kaya Beli Mobil Mewah – Berita Otomotif

Pandemi Tak Hentikan Orang Kaya Beli Mobil Mewah – Berita Otomotif

[ad_1]

JAKARTA – Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Indonesia ternyata tidak menyurutkan masyarakat untuk tetap membeli mobil mewah.

Hal ini terlihat dari angka penjualan mobil BMW dan Mini di Tanah Air yang pada semester 1 2021 berhasil menunjukkan pertumbuhan. Hal ini diungkapkan oleh Ramesh Divyanathan, President Director BMW Group Indonesia

“Setelah menutup tahun 2020 dengan hasil baik, Kami kembali melihat hasil yang sangat baik di enam-bulan pertama tahun 2021. Dua brand BMW Group yang beroperasi di Indonesia, menghasilkan pertumbuhan penjualan yang sangat memuaskan di semester pertama ini,” terangnya.

BMW

Ia menyebutkan bahwa pada semester pertama 2021, penjualan BMW berhasil meningkat sebesar 42,8% dan Mini mencapai 52,1% bila dibandingkan dengan semester pertama 2020. Hasil tersebut tidak lepas dari banyaknya peminat BMW dan Mini yang dirakit secara lokal di Indonesia.

Adapun kenaikan penjualan BMW terjadi pada bulan April dan Mei 2021. Hal ini karena mereka meluncurkan beberapa model seperti BMW X1, BMW X3, BMW X5, BMW X7, BMW Seri 5, dan BMW Seri 4. Ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2021 juga disebut menjadi salah satu ajang yang membuat penjualan BMW meningkat.

Mini

Sementara itu untuk Mini, penjualan lebih banyak ditopang oleh MINI Countryman yang telah dirakit di dalam negeri, diikuti dengan Mini 3 Door dan Mini Clubman. Dengan mengandalkan ketiga model tersebut saja sudah cukup untuk membuat penjualan Mini melonjak.

Tak hanya dari model, BMW dan Mini Indonesia juga melakukan beberapa inovasi dalam pelayanan guna menyesuaikan diri dengan perkembangan pandemi terkini. Dengan inovasi yang dilakukan maka diharapkan bisa membuat kepuasan pelanggan meningkat.

Layanan tersebut adalah layanan pick-up dan delivery services untuk situasi kritis dan darurat, Online Aftersales Update untuk penjelasan tentang mobil pelanggan menggunakan video yang mudah dipahami, dan layanan sanitasi bebas biaya untuk setiap pengiriman unit baru. BMW juga menyediakan layanan doorstep test drive sehingga pelanggan bisa melakukan test drive di rumah. [Adi/Had]

[ad_2]

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending Dari BuzzFeed

close