Connect with us

OTOMOTIF

Pilihan Mercedes-Benz Bekas Seharga LCGC, Murah tapi Keren dan Gaya! – Mobil Bekas

Pilihan Mercedes-Benz Bekas Seharga LCGC, Murah tapi Keren dan Gaya! – Mobil Bekas

[ad_1]

Harga Mercedes-Benz bekas bukan hanya terdiri dari yang mahal – mahal saja. Unit sekennya pun ada yang seharga mobil – mobil LCGC (low cost green car) baru.

Banyak orang Indonesia yang memimpikan punya mobil keren dari merek mewah. Di antara beragam merek yang bisa masuk dalam daftar, tentu saja ada Mercedes-Benz.

Merek ini adalah salah satu nama besar di segmen premium. Selain itu, model – model Mercedes-Benz pun punya desain amat elegan yang kerap memunculkan nuansa aristokrat.

Lantas, apa saja unit – unit seken murahnya pilihan Mobil123.com? Sabar dulu karena sebelumnya kita akan membahas kelebihan Mercedes-Benz bekas, Mercedes-Benz bekas tertua dan termuda di Mobil123.com saat ini, serta Mercedes-Benz bekas termurah dan termahal ketika artikel ini dipublikasikan.

Kelebihan Mercedes-Benz Bekas: Lebih Murah tapi Naikkan Gengsi

Pastinya akan sangat menyenangkan jika bisa membeli Mercedes-Benz dalam kondisi baru. Tapi, bagaimana jika daya beli atau anggaran kita terbatas?

Jangan khawatir. Mercedes-Benz bekas sangat bisa menjadi pertimbangan. Selain harganya jadi lebih bervariatif, nuansa mewah dan elegan masih saja terpancar dari model – model Mercedes-Benz bekas.

Tak jarang, pemilik Mercedes-Benz bekas masih memodifikasi kendaraan miliknya menjadi lebih keren. Tak tanggung – tanggung, aksesori asli AMG kadang tampak tersemat di unit – unit seken.

Di Mobil123.com terdapat banyak iklan Mercedes-Benz bekas dari berbagai rentang harga. Totalnya, ketika artikel ini dinaikkan, mencapai lebih dari 2.900 iklan.

Mercedes-Benz Bekas Termuda dan Tertua

Pilihan model seken dari merek berlogo ‘Three-pointed Star’ ini di Mobil123.com sangat bervariasi. Mulai dari model ‘reguler’ seperti A-Class, C-Class, E-Class hingga model flagship nan eksotis semisal S-Class, GLS-Class, hingga G-Class tersedia.

Mercedes-Benz bekas dan klasik produksi 1965

Mercedes-Benz tertua yang ada di situs jual – beli ini mungkin akan membuat Anda kaget. Pasalnya, unit berasal dari tahun produksi 1965 yaitu 220S.

Jangan pikir mobil antik ini menjadi yang termurah yang bisa Anda boyong. Harga tak main – main yakni Rp388 juta!

Mercedes-Benz S-Class bekas 2021

Sementara, Mercedes-Benz termuda berasal dari tahun produksi 2021. Modelnya adalah S500 L AMG dengan banderol Rp2,399 miliar.

Mercedes-Benz Bekas Termurah dan Termahal

Lantas, berapakah nilai jual Mercedes-Benz bekas paling murah yang terpampang di Mobil123.com saat ini? Harganya ternyata hanya beberapa puluh juta rupiah saja.

Mercedes-Benz bekas 1985

Unit seken termurah adalah Mercedes-Benz 200 produksi 1985 (W123). Banderolnya cuma Rp39 juta.

Mercedes-Benz bekas termahal, di sisi lain, punya harga mencengangkan yaitu Rp 8 miliar rupiah! Modelnya adalah S-Class varian S600 L Pullman.

Mercedes-Benz S-Class Pullman Bekas 2002

Unitnya disebut hanya ada satu di seluruh Indonesia.

Enam Pilihan Mercedes-Benz Bekas Seharga LCGC

Setelah melihat cakupan harga Mercedes-Benz bekas yang luar biasa luas, saatnya ke ‘menu’ utama yakni unit – unit seharga LCGC.

Sebagai informasi, LCGC merupakan segmen mobil termurah di Indonesia saat ini yang diinisiasi pemerintah sejak 2013 dan mendapatkan insentif pajak. Rentang harganya, menurut penelusuran, adalah Rp103 – 170 jutaan.

Penulis akan membatasi pilihan Mercedes-Benz bekas seharga LCGC kali ini pada kisaran Rp100 – 150 juta. Karena banyaknya model di kategori harga ini, pilihan dibatasi pula hanya untuk C-Class, E-Class, plus S-Class (masing – masing 2 unit).

C-Class

  1. C240 Elegance 2004 (Harga Rp115 Juta)

Mercedes-Benz C-Class Bekas 2004

C240 Elegance produksi 2004 dengan warna bodi hitam tersebut dijual seharga hanya Rp115 juta (harga cash dan masih bisa dinegosiasikan) oleh dealer Iwan Autocar di Gading Serpong, Tangerang. Meski ada opsi kredit, tidak disebutkan nominal nilai jual untuk pembelian dengan cara ini.

Jarak tempuh mobil bermesin bensin 2.5-liter dengan transmisi AT ini diklaim 82 ribu km. Unit disebut bebas banjir dan siap pakai, dengan pajak tahunan yang masih berlaku hingga Agustus 2021 dan pajak lima tahunan yang akan habis pada Agustus 2025.

Mobil menggunakan pelat berkode B (registrasi Tangerang) dengan nomor genap. “AC dingin, sunroof, interior bersih,” jelas dealer lagi, mengenai kondisi maupun kelengkapannya.

  1. C200 CGI 2010 (Harga Rp145 Juta)

Mercedes-Benz C-Class Bekas 2010

C200 CGI rakitan 2010 dibanderol Rp145 juta saja oleh dealer yang berlokasi di Kalideres, Jakarta Barat. Warna bodi abu – abu, dengan jarak pemakaian diklaim baru ribuan km.

Tidak disebutkan mengenai perbedaan harga kredit dengan tunai. Begitu pula mengenai pilihan tenor, TDP, maupun besaran cicilan per bulannya.

Unit diotaki mesin bensin 1.8-liter dengan transmisi otomatis Triptonic. AC dingin, jok berbungkus material kulit dengan pengaturan elektrik, dan memiliki Audio Steering Switch plus sistem audio dilengkapi pengeras suara dari Harman Kardon.

Peleknya berukuran 18 inci dengan desain racing. Cat bodi masih mulus.

“Interior masih orisinil, mulus, avant-garde,” tulis dealer.

E-Class

  1. E220 1995 (Harga Rp109 Juta)

Mercedes-Benz E-Class Bekas 1995

E220 putih bertransmisi otomatis produksi 1995 ini punya tampilan yang lebih berkesan klasik. Dealer Hebron Auto yang berlokasi di Bursa Mobil Bekas Blok M Square Lantai P5AS memberinya harga Rp109 juta untuk pembelian tunai atau tukar-tambah. Tidak disebutkan berapa harga untuk pembelian kredit.

Unit sudah dipakai sejauh 170 ribu km dan diklaim belum pernah mengalami tabrakan. Mesin 2.200 cc-nya disebut tanpa rembes dan brebet, bodi mulus dengan pelek orisinil AMG, interior dalam keadaan rapi dan bagus, suspensi juga senyap serta halus.

“Silakan membawa mekanik kepercayaan serta alat diagnose scan sendiri,” sebut dealer.

  1. E280 2007 (Harga Rp148 Juta)

Mercedes-Benz E-Class bekas 2007

E280 2007 berwarna bodi perak tersebut, menurut dealer Garnet Auto yang berlokasi di Pejaten, Jakarta Selatan, baru menempuh 86 ribu km. Harga jualnya Rp148 juta.

Tidak disebutkan apakah itu harga kredit atau cash. TDP-nya sendiri terbilang rendah yaitu Rp41 juta dengan angsuran Rp3,7 juta selama 47 bulan (tenor empat tahun).

Kondisi diklaim sangat terawat serta nyaman, dengan interior rapi dan bersih. Unit bermesin bensin 3.0-liter dan bertransmisi otomatis 7-percepatan G-Tronic itu dijamin dealer bukan bekas tabrakan maupun kebanjiran.

“Mesin tidak ada rembesan oli. (Transmisi) matic dan kaki – kaki bagus,” tulis dealer.

S-Class

  1. S320 1998 (Harga Rp114 Juta)

Mercedes-Benz S-Class Bekas 1998

S320 1998 berwarna bodi putih mulus ini dijual Shava Autocar di Kebayoran Baru, Jakarta. Banderolnya hanya Rp114 juta.

Belum jelas apakah itu merupakan harga kredit atau harga cash.

Mobil bermesin lebih dari 3.0-liter dengan transmisi otomatis ini diklaim baru dipakai sejauh 29 ribu km. Dealer menjamin unit bukan bekas tabrakan maupun kebanjiran.

“Double glass. No Malfunction. Leather Seat Original. Engine dan transmisi matic normal. Top dan good condition. Mobil tinggal pakai. Suspensi masih nyaman dana man,” papar dealer.

  1. S280 2004

Mercedes-Benz S-Class Bekas 2004

Pilihan S-Class terakhir dalam daftar ialah S280 2004 dengan harga Rp120 juta. Harga untuk pembelian cash ini masih bisa dinegosiasikan dengan dealer yang berlokasi di Pondok Indah, Jakarta.

Tidak diketahui, berapa harga kredit, TDP, serta cicilan bulanannya.

Mobil bermesin bensin kurang dari 3.0-liter ini diklaim baru berjalan 96 ribu km. Eksterior tak ada lecet penyok dan interior pun rapi serta bersih dengan AC dingin.

“Ban tebal. Kaki – kaki enak senyap. Tidak ada bekas nabrak. Tidak ada bekas banjir. Kilometer asli bukan putaran. Kelengkapan ada semua. Mobil sehat siap pakai, no minus,” papar dealer.

Keenam pilihan di atas tentu hanya secuil dari yang ada di Mobil123.com. Jika Anda masih ingin mencari opsi Mercedes-Benz bekas seharga LCGC lainnya, silakan langsung berburu di situs tersebut. [Xan/Had]

[ad_2]

Advertisement
Click to comment

OTOMOTIF

Merek Non-Jepang di Daftar 10 Besar Terlaris Cuma Wuling, Ada Lagi yang Bisa? – Berita Otomotif

Merek Non-Jepang di Daftar 10 Besar Terlaris Cuma Wuling, Ada Lagi yang Bisa? – Berita Otomotif

[ad_1]

JAKARTA – Empat tahun eksis, Wuling sudah mampu menjadi satu-satunya pemain non-Jepang di daftar 10 besar merek mobil terlaris di pasar otomotif Indonesia.

Data penjualan retail Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan bahwa hingga kini, dominasi merek-merek Jepang di pasar mobil nasional luar biasa trengginas. Sejak 2017 hingga semester satu 2021 saja, 10 besar merek mobil terlaris selalu menguasai lebih dari 95 persen pangsa pasar dan hampir semuanya berasal dari ‘Negeri Matahari Terbit’.

Padahal, merek mobil global yang menjadi anggota dari asosiasi resmi yang diakui pemerintah tersebut berjumlah lebih dari 30 dan asal mereka dari beragam negara. Jadi, merek-merek lain di luar daftar 10 besar memperebutkan pangsa pasar kecil yang tersisa.

Fakta menarik lain yang ditunjukkan data, lima besar merek teratas mencengkeram kuat jagat otomotif nasional dengan pangsa pasar yang selalu di atas 80 persen.

Munculnya Wuling Sebagai “Penyusup”

Pada 2017, seluruh merek di posisi 10 besar masih berasal dari Jepang. Baru pada 2018, ada satu pemain non-Jepang Wuling masuk ‘menyusup’.

Berdasarkan catatan pemberitaan Mobil123, Wuling pertama kali mulai aktif berjualan di pasar otomotif Tanah Air empat tahun lalu, tepatnya pada Juli 2017.

Sebelum itu, mereka membangun dulu pabrik perakitan di Cikarang, Bekasi sejak 2015. Investasi sebesar 700 juta dolar AS—ketika itu setara sekitar Rp9 triliun—mereka gelontorkan untuk pabrik berkapasitas produksi 120 ribu unit per tahun.

pabrik Wuling di Cikarang, Bekasi

Dibangun pula tempat bagi para pemasok komponen di dalam area pabrik.

Pada akhir 2017, Wuling belum berhasil masuk daftar 10 besar merek mobil terlaris di Indonesia dari sisi penjualan retail. Baru mendistribusikan unit ke konsumen sejak Agustus, pada tahun itu secara total mereka membukukan penjualan 3.268 unit dengan pangsa pasar 0,3 persen.

Baru pada 2018 hingga semester satu 2021, Wuling mampu bercokol di antara sembilan pemain Jepang. Penjualan mereka secara berturut-turut adalah 15.162 unit (posisi 9, pangsa pasar 1,3 persen), 21.112 (posisi 9, pangsa pasar 2 persen), 9.523 unit (posisi 9, pangsa pasar 1,6 persen), 10.187 unit (posisi 8, pangsa pasar 2,6 persen).

Empat tahun bergumul di Indonesia, Wuling sudah meluncurkan empat model. Ada Confero (low MPV), Cortez (medium MPV), Formo (Commercial MPV), plus Almaz (medium SUV).

mobil Wuling di Indonesia, ada Almaz dan Confero

Pemosisian harga dari masing-masing model kerap kali menyenggol tak hanya para pesaing satu segmen, tapi model lain di segmen-segmen di bawahnya. Namun, fitur yang diberikan terbilang royal.

Setelah Wuling, apakah ada lagi merek non-Jepang lain yang berpotensi menembus 10 besar di masa depan? Kalau ada, siapa menurut Mobilovers? [Xan/Had]

[ad_2]

Continue Reading

OTOMOTIF

PPKM Level 4 Diperpanjang, Jadwal GIIAS 2021 Mundur Lagi ke November – Berita Otomotif

PPKM Level 4 Diperpanjang, Jadwal GIIAS 2021 Mundur Lagi ke November – Berita Otomotif

[ad_1]

JAKARTA – Jadwal Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2021 mundur untuk yang kedua kalinya karena perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

Gaikindo, asosiasi pabrikan otomotif Tanah Air sekaligus pencetus GIIAS, melalui keterangan resmi yang diterima Mobil123, Kamis (22/7/2021), mengumumkan penundaan pelaksanaan pameran tahun ini menjadi 11-21 November. Periode PPKM Level 4, kebijakan pembatasan mobilitas di tengah gelombang kedua Covid-19, yang diteruskan hingga 25 Juli mendatang menjadi alasannya.

PPKM Level 4 adalah nama baru pemerintah untuk PPKM Darurat yang sebelumnya hanya diberlakukan pada 3-20 Juli.

GIIAS 2021 sendiri awalnya ingin diinisiasi pada 12-22 Agustus, sebelum akhirnya diganti ke 9-19 September. Kini, pameran otomotif yang pada tahun lalu absen akibat pandemi Covid-19 itu lagi-lagi harus mengganti tanggal.

pameran otomotif GIIAS di ICE BSD

Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi mengatakan kesehatan dan keselamatan nasional bakal terus menjadi pertimbangan utama industri otomotif. Mereka mendukung perpanjangan penerapan PPKM Level 4.

“Saat ini mari bersama kita satukan tujuan agar dapat membantu Pemerintah untuk mengatasi pandemi Covid-19. Dengan demikian, GAIKINDO berharap terkondisinya kesehatan masyarakat akan membuka jalan untuk perkembangan industri otomotif Indonesia dan tentunya kesempatan untuk melaksanakan GIIAS pada tahun 2021 ini,” ujar dia.

GIIAS 2021 Diharapkan Terselenggara

Dengan penundaan pelaksanaan ke penghujung 2021, Gaikindo berharap GIIAS tahun ini akhirnya benar-benar bisa terwujud. Penyesuaian jadwal ke November disebut telah mendapat dukungan dari merek-merek yang menjadi anggota dan pemerintah, khususnya Kementerian Perindustrian.

Ketua III dan Ketua Penyelenggara Pameran Gaikindo Rizwan Alamsjah menegaskan merek-merek kendaraan yang nantinya berpartisipasi dalam GIIAS 2021 tetap bertekad menampilkan yang terbaik.

“Kami yakin kehadiran GIIAS pada November nanti tidak akan mengurangi intisari perkembangan teknologi dari industri otomotif yang ditampilkan peserta untuk masyarakat Indonesia,” tandasnya.

pameran otomotif GIIAS

Lokasi pameran kelak masih di Indonesia Convention Exhibition, Serpong, Tangerang. Protokol kesehatan ketat, tambah Rizwan, dilakukan sejak masa persiapan, pelaksanaan, sampai pembongkaran.

Demi menyesuaikan diri, GIIAS 2021 untuk pertama kalinya juga bakal hadir secara daring (online) via aplikasi smartphone GIIAS Auto360. Aplikasi ini bisa diunduh di smartphone berbasis Android maupun iOS. [Xan/Had]

[ad_2]

Continue Reading

OTOMOTIF

Pandemi Tak Hentikan Orang Kaya Beli Mobil Mewah – Berita Otomotif

Pandemi Tak Hentikan Orang Kaya Beli Mobil Mewah – Berita Otomotif

[ad_1]

JAKARTA – Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Indonesia ternyata tidak menyurutkan masyarakat untuk tetap membeli mobil mewah.

Hal ini terlihat dari angka penjualan mobil BMW dan Mini di Tanah Air yang pada semester 1 2021 berhasil menunjukkan pertumbuhan. Hal ini diungkapkan oleh Ramesh Divyanathan, President Director BMW Group Indonesia

“Setelah menutup tahun 2020 dengan hasil baik, Kami kembali melihat hasil yang sangat baik di enam-bulan pertama tahun 2021. Dua brand BMW Group yang beroperasi di Indonesia, menghasilkan pertumbuhan penjualan yang sangat memuaskan di semester pertama ini,” terangnya.

BMW

Ia menyebutkan bahwa pada semester pertama 2021, penjualan BMW berhasil meningkat sebesar 42,8% dan Mini mencapai 52,1% bila dibandingkan dengan semester pertama 2020. Hasil tersebut tidak lepas dari banyaknya peminat BMW dan Mini yang dirakit secara lokal di Indonesia.

Adapun kenaikan penjualan BMW terjadi pada bulan April dan Mei 2021. Hal ini karena mereka meluncurkan beberapa model seperti BMW X1, BMW X3, BMW X5, BMW X7, BMW Seri 5, dan BMW Seri 4. Ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2021 juga disebut menjadi salah satu ajang yang membuat penjualan BMW meningkat.

Mini

Sementara itu untuk Mini, penjualan lebih banyak ditopang oleh MINI Countryman yang telah dirakit di dalam negeri, diikuti dengan Mini 3 Door dan Mini Clubman. Dengan mengandalkan ketiga model tersebut saja sudah cukup untuk membuat penjualan Mini melonjak.

Tak hanya dari model, BMW dan Mini Indonesia juga melakukan beberapa inovasi dalam pelayanan guna menyesuaikan diri dengan perkembangan pandemi terkini. Dengan inovasi yang dilakukan maka diharapkan bisa membuat kepuasan pelanggan meningkat.

Layanan tersebut adalah layanan pick-up dan delivery services untuk situasi kritis dan darurat, Online Aftersales Update untuk penjelasan tentang mobil pelanggan menggunakan video yang mudah dipahami, dan layanan sanitasi bebas biaya untuk setiap pengiriman unit baru. BMW juga menyediakan layanan doorstep test drive sehingga pelanggan bisa melakukan test drive di rumah. [Adi/Had]

[ad_2]

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending Dari BuzzFeed

close