Connect with us

INDONESIA

Pertamina mendistribusikan paket bantuan untuk korban banjir di Keerom Papua

Pertamina mendistribusikan paket bantuan untuk korban banjir di Keerom Papua


Jayapura, Papua (ANTARA) – Badan Usaha Milik Negara Pertamina-Papua dan Maluku telah menyalurkan paket bantuan kepada para korban banjir yang mengungsi di Gedung Pramuka Kelurahan Arso Swakarsa, Kecamatan Arso, Kabupaten Keerom, Papua.

Paket bantuan tersebut berupa sembako, popok bayi, botol susu bayi, kasur, bantal, dan selimut, kata juru bicara perusahaan migas Edi Mangun dalam keterangan yang diterima ANTARA di Jakarta, Minggu.

Anggota tim kepedulian Pertamina berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Keerom untuk mengetahui kebutuhan riil mereka yang terdampak banjir dan mengungsi di beberapa zona bencana, ujarnya.

Banjir melanda sebagian Distrik Keerom, menenggelamkan kawasan pemukiman dan perkantoran pada 3 Februari.

Banjir menggenangi kawasan Arso Swakarsa-Arso II, Kota Arso, dan desa Asyaman, Yanamaa, Walukubun, Workwana, dan Pitewi.

Kantor Polsek Arso Timur juga tergenang, kata Wakil Kapolres Keerom Kompol Martha Tolau saat dihubungi dari Jayapura.

Polisi mengerahkan personel untuk membantu warga yang permukimannya terkena banjir.

“Beberapa petugas polisi sudah dikerahkan untuk membantu warga yang tertimpa banjir,” tegasnya.

Banjir tersebut dipicu oleh hujan lebat yang tak henti-hentinya turun sejak 2 Februari, dan menyebabkan Sungai Tami meluap dari tepiannya.

Berbagai wilayah Indonesia rawan bencana alam. Dalam dua bulan awal tahun 2021, beberapa bencana hidrologi telah terjadi di pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi.

Di Pulau Jawa, misalnya, banjir bandang menggenangi beberapa daerah di Semarang di Jawa Tengah menyusul hujan deras yang melanda kota itu dari Jumat hingga Sabtu.

Tanah longsor juga melanda Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat, pada 9 Januari lalu.

Sedangkan di Pulau Sumatera, banjir bandang dan longsor merusak tujuh rumah dan merusak jembatan di Desa Wih Ni Durin, Kecamatan Syiah Utama, Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, menyusul gencarnya hujan deras di kawasan dataran tinggi Gayo.

Di Pulau Kalimantan, banjir besar dan tanah longsor juga melanda beberapa wilayah Kalimantan Selatan menyusul hujan lebat yang tiada henti pada 12 Januari.

Banjir melanda kabupaten Banjar, Tapin, Tabalong, Balangan, dan Hulu Sungai Tengah serta kota Tanah Laut dan Banjar Baru.

Banjir besar yang dipicu oleh hujan lebat yang tak henti-hentinya sejak 12 Januari dilaporkan merenggut 15 nyawa, menggenangi 24.379 rumah, dan membuat 39.549 orang mengungsi.

Berita Terkait: Tujuh penerbangan di Bandara Semarang tertunda akibat banjir

Berita Terkait: Permukiman rawa banjir, kawasan perkantoran di Kabupaten Keerom, Papua

Advertisement
Click to comment

INDONESIA

Korban Tewas Bencana Alam di NTT Bertambah Jadi 174, 48 Hilang

Korban Tewas Bencana Alam di NTT Bertambah Jadi 174, 48 Hilang


Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa jumlah korban meninggal dalam bencana alam di Nusa Tenggara Timur bertambah sembilan orang dari hari sebelumnya, menjadi 174 jiwa pada Sabtu (10/4). Sebanyak 48 orang masih hilang.

Korban meninggal berasal dari delapan kabupaten dan satu kota. Dari total korban meninggal per Sabtu (10/4), Kabupaten Flores Timur mencatat korban jiwa terbanyak, yaitu 71 orang. Sebanyak lima orang masih dinyatakan hilang.

Perincian korban meninggal dan hilang di kabupaten/kota lainnya, 46 orang meninggal dan 22 hilang di Kabupaten Lembata. Di Kabupaten Alor, 28 orang meninggal dunia dan 13 hilang, sementara di Kabupaten Kupang, 12 orang meninggal dan tiga masih hilang.

Di Kota Kupang tercatat enam meninggal dan tidak ada korban hilang, sedangkan di Kabupaten Ende dan di Sikka masing-masing 1 meninggal.

Kepala BNPB Letnan Jendral TNI Dr. (H.C.) Doni Monardo (baju putih rompi cokelat) didampingi Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat (baju biru) dalam rapat koordinasi terkait penanganan bencana alam di NTT-NTB, di Posko Kantor Gubern

Kepala BNPB Letnan Jendral TNI Dr. (H.C.) Doni Monardo (baju putih rompi cokelat) didampingi Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat (baju biru) dalam rapat koordinasi terkait penanganan bencana alam di NTT-NTB, di Posko Kantor Gubern

Kepala BNPB Doni Monardo mengatakan upaya pencarian akn terus dilakukan untuk menemukan para korban yang hilang sejak wilayah itu dilanda bencana banjir, banjir bandang, longsor dan angin kencang yang disebabkan siklon tropis Seroja pada 4 April 2021.

“Kita akan mencari terus hingga optimal,” kata Doni dalam konferensi Pers daring dari Posko Kantor Gubernur NTT, di Kota Kupang.

Dia menambahkan pencarian korban dalam tiga hari terakhir sudah melibatkan dukungan anjing pelacak (SAR Dogs).

Material Longsor Persulit Pencarian

Aswandi dari Basarnas Makassar, yang melakukan pencarian korban di Desa Amakaka, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, mengatakan material longsor disertai batu-batu besar dari gunung menutupi perumahan di kaki gunung sehingga menyulitkan pencarian.

Dia mengatakan keberadaan anjing pelacak sangat membantu upaya pencarian para korban yang diduga tertimbun material longsoran.

“Kami juga sudah menggunakan (anjing) K-9 untuk memastikan keberadaan korban dari hasil pencarian K-9 karena korban yang kami dapat selama berada di sini semua berada di bawah material longsoran tersebut,” papar Aswandi kepada VOA.

Dia dan sembilan rekannya dari Basarnas Makassar telah berada di Amakaka sejak Rabu (7/4).

Para anggota TNI Angkatan Laut memuat bantuan untuk korban Siklon Tropis Seroja ke KRI Semarang di Pelabuhan Dermaga, Surabaya, Sabtu, 10 April 2021. (Foto: Juni Kriswanto/AFP)

Para anggota TNI Angkatan Laut memuat bantuan untuk korban Siklon Tropis Seroja ke KRI Semarang di Pelabuhan Dermaga, Surabaya, Sabtu, 10 April 2021. (Foto: Juni Kriswanto/AFP)

Menurutnya, fasilitas listrik dan komunikasi belum sepenuhnya pulih, khususnya di wilayah terdampak bencana.

“Untuk daerah yang terjadi banjir bandang dan longsor itu, untuk listrik masih dalam perbaikan. Karena belum ada listrik sehingga jaringan komunikasi pun agak sulit. Jadi untuk kebutuhan pelaporan (operasi SAR), kami semuanya keluar dari lokasi longsor,” tutur Aswandi.

Katanya, butuh sekitar 30 menit untuk mencapai lokasi yang memiliki jaringan telepon dan internet yang bisa diakses dari ponsel.

Mitigasi Bencana di Musim Hujan

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BNPB Doni Monardo meminta agar seluruh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk mengurangi risiko bencana alam saat musim hujan, seperti banjir bandang dan longsor.

Perusahaan Listrik Negara (PLN) terus melakukan pemulihan jaringan listrik yang terdampak siklon tropis Seroja di Nusa Tenggara Timur. (Foto: PT PLN)

Perusahaan Listrik Negara (PLN) terus melakukan pemulihan jaringan listrik yang terdampak siklon tropis Seroja di Nusa Tenggara Timur. (Foto: PT PLN)

Dia mengatakan pemukiman penduduk yang berada di lembah sekitar aliran sungai dan di lereng-lereng gunung dengan kemiringan di atas 30 derajat perlu meningkatkan kewaspadaan. Curah hujan tinggi dan penyumbatan aliran sungai, katanya, bisa mengakibatkan penumpukan volume air.

“Ketika volume air semakin besar dan sumbatan itu tidak mampu lagi menahan beban air, maka menimbulkan banjir bandang. Inilah yang terjadi di sejumlah daerah wilayah NTT, baik di Alor, Lembata dan juga di Adonara,” papar Doni.

Upaya mitigasi lainnya, yaitu mengindentifikasi adanya penyumbatan di aliran sungai melalui kegiatan susur sungai sehingga bisa segera mengambil langkah untuk menormalkan aliran sungai agar tidak terjadi banjir bandang.

Namun, Doni mengingatkan agar susur sungai dilakukan oleh petugas terlatih dari organisasi pencinta alam, Basarnas, TNI/Polri dan BPBD. [yl/ft]

n



Source link

Continue Reading

INDONESIA

BMKG memperingatkan banjir bandang menyusul gempa Malang

BMKG memperingatkan banjir bandang menyusul gempa Malang


Semoga mereka tetap waspada terhadap potensi tanah longsor dan banjir bandang jika terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat sebagai akibat dari dampak gempa kuat selanjutnya.

Jakarta (ANTARA) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah gempa di Jawa Timur mewaspadai potensi longsor dan banjir pascagempa 6,7 ​​SR.

“Semoga mereka tetap waspada terhadap potensi longsor dan banjir bandang jika terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat akibat dampak gempa dahsyat berikutnya,” kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam jumpa pers online di Jakarta, Sabtu.

Gempa berkekuatan 6,0 dianggap mampu membuat lereng atau batuan menjadi rapuh dan dapat menimbulkan bencana hidrometeorologi, termasuk tanah longsor dan banjir bandang, jelasnya.

Dia teringat gempa bumi berkekuatan 4,1 yang melanda Nusa Tenggara Timur satu hari sebelum hujan lebat turun di provinsi itu.

“Kami khawatir jika hujan turun di daerah yang terkena gempa, maka akan memicu longsor dan banjir bandang,” ujarnya.

Beberapa kabupaten di Jawa Timur seperti Jombang, Mojokerto, Pasuruan, Bondowoso, Jember, Malang, Blitar, Tulungagung, Trenggalek, Kediri, Gresik, Lamongan, Madiun, Nganjuk, Probolinggo, Tulungagung, Ponorogo, dan Pasuruan berpotensi mengalami hujan deras , dia menambahkan.

Gempa berkekuatan 6,7 skala Richter melanda kabupaten Malang, Jawa Timur pada pukul 2 siang waktu setempat pada hari Sabtu, tetapi tidak ada peringatan tsunami yang dikeluarkan, menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Pusat gempa terletak 90 kilometer barat daya Kabupaten Malang pada kedalaman 25 kilometer, katanya.

Gempa yang berlangsung selama 37 detik itu juga dirasakan masyarakat di sejumlah kabupaten di Jawa Timur, termasuk Kediri, tambah badan tersebut. (INE)

Berita Terkait: Blitar: Beberapa bangunan rusak akibat gempa berkekuatan 6,7 skala Richter

Berita Terkait: Enam tewas, satu luka berat dalam gempa Malang

DIEDIT OLEH INE

Continue Reading

INDONESIA

Bandara Ngurah Rai Bali meluncurkan tes alat pernafasan COVID

Bandara Ngurah Rai Bali meluncurkan tes alat pernafasan COVID


Bandara Internasional Ngurah Rai merupakan bandara kelima yang menerapkan GeNose setelah bandara internasional Sultan Mahmud Badaruddin II di Palembang, bandara Husein Sastranegara di Bandung, bandara internasional Yogyakarta, dan bandara Juanda di Suraba.

Jakarta (ANTARA) – GeNose, alat bantu pernapasan COVID-19 yang dikembangkan oleh ilmuwan Indonesia, awalnya dapat digunakan di bandara internasional Ngurah Rai Bali untuk menyaring pelancong, kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. “Bandara Internasional Ngurah Rai merupakan bandara kelima yang mengimplementasikan GeNose setelah bandara internasional Sultan Mahmud Badaruddin II di Palembang, bandara Husein Sastranegara di Bandung, bandara internasional Yogyakarta, dan bandara Juanda di Surabaya pada 1 April (2021),” kata Sumadi dalam sambutannya. siaran pers di sini pada hari Sabtu.

Ia berterima kasih dan memuji Pemprov Bali dan PT Angkasa Pura 1 yang telah membantu pelaksanaan layanan GeNose di bandara Ngurah Rai.

“Layanan GeNose telah diuji. Sebanyak lima ratus ribu penumpang kereta api telah menggunakan dan mengaku merasa lebih nyaman karena lebih murah, tidak sakit, dan memiliki tingkat akurasi yang tinggi, ”kata Menkeu.

Penumpang hanya perlu membayar Rp40.000 untuk tes GeNose C-19 di bandara Ngurah Rai, katanya. Tempat pengujian terletak di area umum terminal kedatangan dan beroperasi dari jam 9 pagi hingga 7 malam waktu setempat.

Pelaksanaan uji GeNose di sarana transportasi, seperti bandara, merupakan tindak lanjut, sesuai surat Satgas (No.12 / 2021) terkait perjalanan domestik di tengah pandemi COVID-19, diubah menjadi surat Kementerian Perhubungan No. 26/2021 tentang pedoman perjalanan domestik dengan pesawat selama pandemi COVID-19. (INE)

Berita Terkait: Perlu GeNose di pabrik untuk menghidupkan kembali aktivitas ekonomi: menteri

Berita Terkait: Pesantren At Taujieh Al Jawa Tengah menggunakan GeNose

DIEDIT OLEH INE

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending Dari BuzzFeed

close