Connect with us

FEED

Persija Jakarta dan Barito Putera Masih Sama Kuat di Babak Pertama : Okezone Bola

Persija Jakarta dan Barito Putera Masih Sama Kuat di Babak Pertama : Okezone Bola


MALANG Persija Jakarta dan Barito Putera masih sama kuat di babak pertama babak perempatfinal Piala Menpora 2021. Alhasil, skor imbang 0-0 pun mewarnai laga babak pertama yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (10/4/2021) malam WIB.

Laga diawali dengan mengheningkan cipta untuk mendoakan para korban dalam sejumlah bencana alam yang tengah terjadi di Tanah Air. Salah satunya gempa bumi berkekuatan 6,7 skala richter (SR) yang terjadi di Malang pada siang hari tadi.

Persija Jakarta vs Barito Putera

Saat laga berlangsung, pertarungan yang seru dan juga sengit pun langsung tersaji. Persija sendiri sudah bisa mendapatkan peluang di menit ke-11 lewat aksi Marco Motta. Sayangnya, tendangan kerasnya masih bisa dihalau oleh para pemain Barito Putera.

Tak menyerah, Persija kembali memberi ancaman berbahaya ke gawang Barito pada menit ke-15. Kali ini, ancaman datang dari tendangan keras Ramdani Lestaluhu yang berada di depan gawang Barito. Sayangnya, bola masih belum bisa bersarang di gawang Barito karena diblok oleh pemain Barito.

BACA JUGA: Pelatih Persib Ungkap Satu Faktor yang Buat Persebaya Berbahaya di Piala Menpora 2021

Terus mendapat ancaman bertubi-tubi, Barito Putera tak tinggal diam. Mereka berusaha menyusun serangan berbahaya yang diharapkan bisa membuahkan gol. Tetapi sayang, senasib dengan Persija, usaha para pemain Barito juga belum bisa membuahkan gol.

Usai water break, Persija makin instensif melancarkan serangan ke gawang Barito. Salah satunya dilancarkan oleh Marco Simic dari luar kotak penalti. Tetapi, tendangan kerasnya masih bisa dihalau dengan baik oleh Muhammad Riyandi.

Skor kacamata pun terus menghiasi pertandingan. Hingga empat menit waktu tambahan yang diberikan pada babak pertama ini, tak ada satu pun gol yang bisa dicetak kedua tim.

Berikut daftar susunan pemain Persija Jakarta vs Barito Putera:

Persija Jakarta: 26. Andritany Ardhiyasa, 16. Tony Sucipto, 47. Marco Motta, 28. M. Rezaldi Hehanussa, 32. Rohit Chand, 21. Sandi Darma Sute, 10. Marc Anthony Klok, 46. Osvaldo Haay, 7. Ramdani Lestaluhu, 13. Alfriyanto Nico, 9. Marco Simic

Cadangan: 29. Adixi Lenzivio, 18. Yoewanto Stya Beny, 4. Yann Motta Pinto, 15. Muhammad Salman Alfarid, 80. Braif Fatari, 25. Riko Simanjuntak, 98. Taufik Hidayat, 56. Maman Abdurahman, 94. Heri Susanto

Pelatih: Sudirman

Barito Putera: 1. Muhammad Riyandi, 89. Cassio de Jesus, 19. Muhammad Rifky Suryaman, 7. Abrizal Umanailo, 51. Alif Jaelani, 13. Bayu Pradana, 71. Luthfi Kamal, 85. Muhammad Firi, 26. Rizky Rizaldi Pora, 66. Bagas Kaffa, 24. Bissa Donald

Cadangan: 20. Adhitya Harlan, 5. Dandi Maulana Abdulhak, 2. Mochamad Yudha Febrian, 14. Nazar Nurzaidin, 21. Aditya Daffa, 8. Chris Robert Rumbiak, 15. Muhamad Rafi Syahril, 82. Beni Oktovianto, 17. Ferdiansyah, 72. Kahar Kalu

Pelatih: Djadjang Nurdjaman



Source link

Advertisement
Click to comment

FEED

Kisah Ustadz Tengku Zulkarnain, Berawal dari Musisi hingga Terpanggil Jadi Da’i : Okezone Celebrity

Kisah Ustadz Tengku Zulkarnain, Berawal dari Musisi hingga Terpanggil Jadi Da’i : Okezone Celebrity


JAKARTA – Kabar meninggalnya Ustadz Tengku Zulkarnain pada 10 Mei 2021 membawa duka bagi masyarakat. Berbagai ucapan belasungkawa dari netizen memenuhi linimasa media sosial.

Sosoknya sebagai dai begitu dicintai publik. Tetapi, Mantan Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini ternyata punya kisah hidup yang unik karena lebih dulu dikenal sebagai musisi.

Ustadz Tengku Zulkarnain

Menurut Tengku Zulkarnain, kedua orangtuanya memiliki keinginan berbeda dalam mendidiknya di masa kecil. Sang ayah lebih condong mengharapkannya piawai bermusik, sementara sang ibunda ingin dia fokus dalam keagamaan.

Baca Juga:

Pesan Tengku Zulkarnain Sebelum Wafat: Hidup Untuk Dakwah, Dakwah Sampai Mati

Jenazah Tengku Zulkarnain Disholatkan di Sekitar Rumah Sakit

“Kelas 4 SD diberikan gitar oleh bapak saya. Jadi saya udah main musik dari kecil dan diajar langsung oleh bapak saya gitar klasik,” ujar Tengku Zulkarnain, dikutip dari channel YouTube Fadli Zon, Selasa (11/5/2021).

“Ibu saya enggak mau saya lari dari agama, karena di keluarga ibu saya, dia satu-satunya yang Islam sendiri,” lanjutnya.

Tengku Zulkarnain tumbuh besar dengan mengaji sambil bermusik. Titik awalnya masuk ke dunia tarik suara dimulai ketika dia mengikuti pemilihan Bintang Radio di RRI pada 1980.

“Saya udah nyanyi di TV, udah dikontrak RRI,” ujar pria berdarah Melayu Deli dan Riau itu.

Hingga akhirnya, Tengku Zulkarnain berhenti bermusik total. Ia mulai fokus ke bidang agama untuk mengejar ketertinggalannya dari orang lain yang menempuh pendidikan di pesantren.

Ustadz Tengku Zulkarnain

“Waktu itu saya jadi penerjemah jamaah tabligh, jalan kaki dari Pakistan setahun. Penerjemah dari masjid ke masjid. Saat itu saya putuskan berhenti main musik dan fokus ke agama,” kata Tengku.

Karena proses yang dilaluinya itu, Tengku Zulkarnain pun lebih dikenal sebagai seorang da’i sejak tahun 1988. “Saya tidak lagi diingat orang sebagai pemusik dan penyanyi,” imbuhnya.



Source link

Continue Reading

FEED

NIP Diproses BKN, 1.274 Pegawai KPK yang Memenuhi Syarat Dilantik 1 Juni

NIP Diproses BKN, 1.274 Pegawai KPK yang Memenuhi Syarat Dilantik 1 Juni



loading…

JAKARTA – Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN ), Bima Haria Wibisana mengatakan saat ini pihaknya tengah memproses penetapan nomor induk pegawai (NIP) bagi 1.274 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) . Dia mengatakan bahwa KPK telah melakukan pengusulan NIP bagi 1.274 pegawai kepada BKN.

“Yang sedang diproses (NIP-nya) adalah 1.274 pegawai yang memenuhi syarat,” ujarnya, Selasa (11/5/2021). Baca juga: 75 Pegawai KPK Tak Lulus TWK, Pendukung Jokowi Minta Diadakan Ujian Ulang

Bima mengatakan bahwa semua pegawai berstatus pegawai negeri sipil (PNS). Rencana para pegawai akan dilantik pada awal Juni mendatang. “Rencananya akan dilantik 1 Juni,” ungkapnya.

Meski begitu dalam hal penetapan NIP ini masih menunggumu penetapan formasi khusus dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Tjahjo Kumolo.

“Formasi khusus karena tidak termasuk dari formasi yang ada sekarang,” katanya. Baca juga: Soal Kemungkinan Loloskan 75 Pegawai KPK, Kepala BKN Bilang Sulit

Seperti diketahui 1.274 dinyatakan memenuhi syarat setelah menjalani tes wawasan kebangsaan (TWK). Sementara ada 75 pegawai KPK yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS).

(kri)



Source link

Continue Reading

FEED

Bareskrim Tahan Bupati Nganjuk Yang Ditangkap Karena Korupsi Jual Beli Jabatan

Bareskrim Tahan Bupati Nganjuk Yang Ditangkap Karena Korupsi Jual Beli Jabatan




Kadiv Humas Masbes POLRI, Brigjen Pol Argo Yuwono. Foto: Dok. Poldi


© Disediakan oleh Kumparan
Kadiv Humas Masbes POLRI, Brigjen Pol Argo Yuwono. Foto: Dok. Poldi

Bareskrim Polri secara resmi akan menangani kasus korupsi yang menjerat Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat. Keputusan itu diambil usai koordinasi antara KPK dan Bareskrim Polri, Senin (10/5).






© Disediakan oleh Kumparan


Penangkapan Novi merupakan hasil joint investigation KPK dan Bareskrim sejak Maret 2021.

“Iya (ditahan),” kata Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Argo Yuwono kepada kumparan, Selasa (11/5).

Argo menuturkan, Novi akan dibawa ke Bareskrim hari Selasa (11/5). Dia akan diterbangkan dari Jawa Timur.

“Betul (hari ini dibawa),” ujar Argo.

Sebelumnya diberitakan, Plt juru bicara KPK Ali Fikri menyebut, OTT ini hasil kerja sama dengan Bareskrim Polri.

“Informasi yang kami terima, benar ada kegiatan tangkap tangan di wilayah Jawa Timur. Kegiatan tersebut merupakan kerja sama antara Bareskrim Polri dengan KPK,” ungkap Ali dalam keterangannya.

Dalam operasi senyap itu, total ada 10 orang berhasil diamankan. Mereka masih dalam pemeriksaan.

Bareskrim Polri dan KPK juga telah menyegel ruangan Kasisub Mutasi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Nganjuk.



Source link

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending Dari BuzzFeed

close