Feed

Pernyataan Lengkap GoTo Terkait Isu Merger dengan Grab



Bloomberg Technoz, Jakarta – GoTo menanggapi isu merger dengan Grab yang diunggah ke keterbukaan Bursa Efek Indonesia (BEI). Pihak GoTo menekankan pihaknya tak bisa berkomentar banyak.

“Kami baru mengetahui adanya berita terkait isu tersebut dari media massa. Melalui surat ini dapat disampaikan bahwa Perseroan pada dasarnya tidak dapat mengomentari rumor yang beredar di pasar. Perseroan juga ingin menekankan bahwa pada saat ini tidak ada diskusi terkait hal tersebut,” ujar Corporate Secretary GoTo, R A Koesoemohadiani, Selasa (13/2/2024).

Isu tersebut bermula dari laporan seorang sumber yang mengatakan bahwa pembicaraan merger antara Grab dan GoTo sedang berlangsung. 

Menurut sumber, perusahaan-perusahaan tersebut, juga pemimpin pengiriman makanan di wilayah dengan lebih dari 650 juta orang, berada dalam diskusi awal tentang berbagai skenario.

Sumber juga mengatakan, salah satu opsi potensial adalah untuk Grab yang berbasis di Singapura untuk mengakuisisi GoTo menggunakan uang tunai, saham, atau kombinasi dari keduanya.

Berikut Pernyataan lengkap Goto Terkait persoalan tersebut:

  1. Kami baru mengetahui adanya berita terkait isu tersebut dari media massa. Melalui surat ini dapat disampaikan bahwa Perseroan pada dasarnya tidak dapat mengomentari rumor yang beredar di pasar. Perseroan juga ingin menekankan bahwa pada saat ini tidak ada diskusi terkait hal tersebut. 
  2. Perseroan ingin menegaskan bahwa Perseroan saat ini memiliki fundamental dan posisi keuangan yang semakin kuat. Sebagaimana disampaikan sebelumnya dalam siaran pers tertanggal 31 Januari 2024, dimana Grup telah berhasil mencapai target EBITDA yang disesuaikan positif di Q4 2023, serta melampaui batas atas panduan kinerja EBITDA yang disesuaikan untuk tahun 2023. Lebih lanjut, Perseroan juga akan menerima pendapatan jasa E-Commerce setiap kuartal dari Tokopedia yang berbasis pada Gross Merchandise Value (GMV) inti Tokopedia, dimana akan berkontribusi secara langsung pada earnings before interest, taxes, depreciation, and amortization (EBITDA) Grup GOTO. 
  3. Perseroan akan terus fokus untuk bertumbuh secara sehat dan meraih profitabilitas dengan mendorong pengembangan inovasi produk dan keunggulan operasionalnya pada bisnis on-demand services (ODS) dan teknologi keuangan (fintech) dari grup, serta meningkatkan nilai pemegang saham. 
  4. Perseroan akan senantiasa mematuhi seluruh peraturan terkait yang berlaku termasuk Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan atas Informasi atau Fakta Material oleh Emiten atau Perusahaan Publik dan Keputusan Direksi PT BursaEfek Indonesia No:Kep-00066/BEI/09- 2022 tentang Perubahan Peraturan Nomor I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi,dan apabila terdapat suatu informasi material yang melibatkan Perseroan maka Perseroan akan menyampaikan keterbukaan informasi kepada publik selambat-lambatnya 2 (dua) hari kerja setelah terjadinya peristiwa tersebut. 





Source link

Apa Reaksimu?

Lainnya Dari BuzzFeed