Connect with us

FEED

Pernah Jadi Korban Termakan Berita Hoaks? Simak Tips untuk Membantu Anda Mengidentifikasi Berita Bohong

Avatar

Published

on

Pernah Jadi Korban Termakan Berita Hoaks? Simak Tips untuk Membantu Anda Mengidentifikasi Berita Bohong

[ad_1]

Pernah Jadi Korban Termakan Berita Hoaks? Simak Tips untuk Membantu Anda Mengidentifikasi Berita Bohong

(Hadi Cahyono for Harper’s Bazaar Indonesia)

Di zaman yang serba digital, salah satu kelebihan yang mungkin ditawarkan oleh digitalisasi ini adalah luasnya akses ke informasi. Namun sadarkah Anda dibalik keuntungan ini ada juga dampak negatif yang tak jarang sering dialami oleh masyarakat yaitu terkaman misinformasi. 

Belum lagi di era pandemi ini, efek dari berita hoaks memiliki dampak yang sangat luas bagi masyarakat. Seperti yang diutarakan oleh Semuel Abrijani Pangerapan yang merupakan Direktur Jenderal Aptika Kemkominfo RI, selama setahun terakhir, tepatnya di masa pandemi, Kemkominfo berhasil menemukan ribuan misinformasi atau hoaks yang sangat meresahkan. 

Untuk itu sangat  penting bagi masyarakat luas agar dapat mengerti dan mengetahui mana berita yang benar adanya dan mana berita yang hanya mengandung hoaks. Berikut Semuel membagikan tiga tips singkat yang dapat dilakukan oleh masyarakat agar dapat menghindari berita hoaks:

1. Cari tahu sumbernya

Apapun yang Anda baca di dunia maya itu sebenarnya tidak dapat dipercaya sampai Anda percaya sumbernya. Untuk itu kita perlu mengetahui sumbernya dan mengetahui siapa yang menulis dan di website mana.

2. Cari liputan lain dengan topik yang sama

Jangan pernah mengandalkan dari satu sumber saja. Anda perlu memverifikasi informasi yang Anda dapatkan di media-media lain yang dapat dipercaya. Jika misalnya berita yang Anda baca tidak ada di media-media lain yang menceritakan kisah yang serupa, maka di saat inilah Anda perlu mulai curiga akan keabsahan berita tersebut.

3. Cek dengan pemeriksa fakta

Apabila tips pertama dan kedua belum cukup memenuhi, Anda bisa cek melalui Google’s Fact Check Explorer. Saat ini sudah ada 100 ribu lebih verifikasi yang sudah dilakukan oleh Google.

Baca juga:

Bagaimanakah Keamanan Internet Anda Selama Ini? Simak Hal Penting untuk Meningkatkan Keamanan Akun Online

(Foto: Courtesy of Instagram @hadicahyono)

[ad_2]

Source link

Advertisement
Click to comment

FEED

BPKH RI dan NU CARE-LAZISNU Resmikan Gedung Asrama Santri Pondok Pesantren An Nahdliyah Padamulya

Tia Mutiara

Published

on

BPKH RI dan NU CARE-LAZISNU Resmikan Gedung Asrama Santri Pondok Pesantren An Nahdliyah Padamulya

BuzzFeed – PBNU berkolaborasi dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) RI meresmikan bangunan asrama putra putri Pondok Pesantren An Nahdliyah Padamulya, Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan, pada Kamis (02/12/2021). Peresmian bangunan tersebut merupakan salah satu realisasi pemanfaatan program kemaslahatan BPKH RI dengan NU CARE-LAZISNU.

Peresmian dilakukan oleh Dr. Rahmat Hidayat, SE, MT selaku Anggota Badan Pelaksana Bidang Kesekretariatan Badan dan Kemaslahatan BPKH RI, dihadiri Ketua umum PBNU Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj, MA, Ketua PP NU CARE-LAZISNU M. Wahib MH, M.Si,  Ketua Panitia Pembangunan KH. Abdul Manan Ghani ,H. Acep Purnama, SH., MH Bupati Kuningan , AKBP Doffie Pahlevi Sanjaya Kapolres Kuningan, Ketua PBNU  KH. Dr. Eman Suryaman, Dr.–Ing H. Bina Suhendra Bendahara Umum PBNU dan Rais PBNU KH. Mustofa Aqil Sirodj.

Bantuan ini sesuai dengan komitmen BPKH dalam menyalurkan nilai manfaat dari hasil dana abadi umat (DAU) sebagaimana diatur dalam PP No 5 tahun 2018 Tentang pelaksanaan Undang-Undang No 34 tahun 2014 mengenai pengelolaan keuangan haji dan PBPKH No 7 Tentang prioritas kegiatan kemaslahatan salah satunya dalam bidang Pendidikan dan Dakwah.

Dalam sambutannya Dr. Rahmat Hidayat, SE, MT menyampaikan harapan bangunan asrama ini dapat menjadi tempat para santri menimba ilmu.

“Biaya pembangunan ini tidak menggunakan dana haji melainkan dana bagi hasil yang bermanfaat untuk kebaikan umat sesuai dengan asas prinsip syariah, kehati-hatian, nirlaba, transparan dan akuntabel,” kata Rahmat.

Sementara Ketua NU CARE-LAZISNU, M Wahib MH, M.Si mengungkapkan rasa syukurnya, karena BPKH dan NU CARE-LAZISNU menjadi jalan hadirnya asrama santri Pondok Pesantren An Nahdliyah Padamulya,

“Pembangunan asrama santri Pondok Pesantren An Nahdliyah   termasuk ke dalam bantuan Pendidikan dan Dakwah. Kolaborasi ini merupakan mitra yang sangat strategis. Semoga dapat bermanfaat dan istiqomah,”Katanya.

Ketua umum PBNU Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj, MA, mengatakan BPKH RI dan NU CARE-LAZISNU menjadi washilah atau mitra terlaksananya pembangunan asrama santri Pondok Pesantren An Nahdliyah Padamulya.

“Alhamdulillah siang hari ini kita bersyukur dengan diresmikannya asrama santri Pondok Pesantren An Nahdliyah yang berada dibawah pengelolaan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, atas kolaborasi BPKH RI bersama NU CARE-LAZISNU menjadi jalan washilah terbangunnya asrama ini,” katanya.

Baca juga : Kolaborasi Bersama PBNU, BPKH Bantu Pembangunan Pesantren An Nahdliyah Kuningan

Menurut Buya Said, sapaan akrab Ketua Umum PBNU, ini merupakan cita-cita PBNU sejak lama.

“Ini merupakan cita-cita, keinginan PBNU sejak lama, mempunyai masjid dan pesantren yang langsung miliknya PBNU,” tuturnya.

Selanjutnya Ketua Panitia Pembangunan, KH. Abdul Manan Ghani mendapat amanah untuk menghidupkan tanah wakaf dengan membangun pesantren,

“Saya ditugaskan menghidupkan tanah wakaf seluas lima hektar kurang seratus delapan puluh lima meter dari bapak haji Sahal yang diterima langsung ketua umum PBNU KH Said Aqil Siroj,” kata KH Manan.

“Alhamdulillah berkat berbagai kerjasama telah kami bangun asrama santri,” ujarnya.

Sudah kita laksanakan, lanjut Kyai Manan,  peresmian untuk bangunan asrama santri dan pembangunan ini dibantu BPKH RI bersama NU CARE-LAZISNU.

“Kami berharap, pesantren ini nantinya menjadi pesantren Islam Nusantara, pesantren yang mempunyai ciri khas, serta melahirkan santri diplomatis dan dapat menciptakan bisnis yang baru,” tutupnya.

Pembangunan asrama santri senilai 3 Milyar ini berlangsung sejak November 2020 ditandai dengan seremonial groundbreaking.

Continue Reading

FEED

NU CARE LAZISNU Memperoleh Predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian dari Kantor Akuntan Publik

Tia Mutiara

Published

on

NU CARE LAZISNU Memperoleh Predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian dari Kantor Akuntan Publik

 

BuzzFeed – Berdasarkan hasil audit keuangan dari dari Kantor Akuntan Publik (KAP), NU CARE LAZISNU memperoleh Predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas program kemaslahatan yang dikerjasamakan dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) RI pada 2020. Pengelolaan dana yang dilakukan NU CARE-LAZISNU dinilai sudah sesuai dengan standar akuntansi keuangan di Indonesia. Ketua Pengurus Pusat (PP) NU CARE-LAZISNU Muhammad Wahib menjelaskan bahwa program kemaslahatan bersama BPKH sudah dilakukan sejak 2019, dengan pengelolaan keuangan sebesar Rp300 juta.

Lalu pada 2020, NU CARE-LAZISNU terus bekerja secara maksimal. Melalui good corporate governance atau tata kelola perusahaan yang disingkat Mantap (modern, akuntabel, transparan, amanah, dan profesional), NU CARE-LAZISNU dianugerahi menjadi mitra terbaik dari 25 mitra yang lain.

Dari yang semula mendapatkan dana program yang harus dikelola sebesar Rp300 juta, NU CARE-LAZISNU kemudian mendapat Rp25,6 miliar pada 2020. Selanjutnya, program kemaslahatan bersama BPKH RI itu diaudit secara syariah oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

“Kita juga melaksanakan (audit) dari eksternal, lembaga independen, yaitu kantor akuntan publik (KAP),” terang Wahib, ditemui team media, di lantai 2 Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Jalan Kramat Raya 164 Jakarta Pusat, pada Selasa (16/11/2021).

KAP merupakan lembaga independen yang telah mendapat izin dari Menteri Keuangan RI dan terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sebagai wadah bagi akuntan publik dalam memberikan jasanya. KAP memiliki tugas untuk melaksanakan audit secara independen kepada perusahaan atau lembaga yang melaksanakan kegiatan.

“Karena NU CARE-LAZISNU ini termasuk lembaga pelayanan, sehingga banyak pengelolaan dana yang dilakukan maka perlu dilaksanakan audit. Transparansi, untuk melakukan pelaporan kepada masyarakat. Karena ada banyak juga kita menggunakan dana publik,” katanya.

Terkait program kemaslahatan itu, NU CARE-LAZISNU telah menyampaikan kepada BPKH RI untuk bisa melaksanakan audit keuangan secara eksternal. Hal itu disadari sebagai upaya untuk melaporkan dana yang telah dititipkan dan dilaksanakan NU CARE-LAZISNU sebagai mitra yang telah sesuai dengan koridor pengelolaan sistem akuntansi keuangan.

“Alhamdulillah, secara opini sudah memberikan kepada kita. Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Jadi kita semua diaudit, baik dari sistem keuangan dan juga dikunjungi programnya. Itu sampai 30 persen program lebih yang diaudit dan juga disurvei langsung ke lokasi. Itu tidak ada temuan penyimpangan, tetapi kita alhamdulillah malah sangat bagus menurut KAP sehingga kita dianugerahi nilai tertinggi, Opini WTP itu,” jelasnya.

Tingkatkan SDM dan manajemen pengelolaan Ke depan, Wahib berkomitmen untuk terus melakukan peningkatan sumber daya manusia (SDM), sistem manajemen pengelolaan, dan mengaktifkan kembali ISO 9000:2015. Tujuannya agar performa dan manajemen pengelolaan NU CARE-LAZISNU, baik pelaksanaan maupun manajemen keuangan sudah sesuai dengan standar internasional.

“Dalam waktu dekat kita juga akan melakukan pelatihan sertifikasi di Good Corporate Governance (GCG) agar manajemen di NU CARE-LAZISNU, terutama program-program kemasyarakatan ini sesuai dengan standar bukan hanya nasional, tetapi juga internasional,” harapnya.

NU CARE-LAZISNU juga akan melaksanakan audit untuk setiap program kemasyarakatan yang dilakukan. Selain meningkatkan mutu SDM dan kapasitas manajemen pengelolaan, Wahib menegaskan akan terus menumbuhkan militansi bagi para pengurus di lembaga filantropi NU ini.

“(Tujuannya) supaya kepercayaan umat terjaga untuk berdonasi, berzakat, infak, dan bersedekah melalui NU CARE-LAZISNU. Bahkan kalau perlu harus meningkat. Karena target kita, di 2020 Rp1,8 triliun, tetapi pada 2021 ini kita target mencapai Rp2 triliun pengelolaan di seluruh Indonesia,” pungkasnya.

 

Continue Reading

FEED

Peduli Bencana Banjir Kota Batu, GMNI Fisipol UINSA Gelar Aksi Galang Dana

Avatar

Published

on

Peduli Bencana Banjir Kota Batu, GMNI Fisipol UINSA Gelar Aksi Galang Dana

BuzzFeed – Beberapa mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (FISIP UINSA) yang tergabung dalam wadah Dewan Pengurus Komisariat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UINSA (DPK GMNI FISIPOL UINSA), gelar aksi galang dana pada Minggu (14/10/2021) di Perempatan Jalan Arief Rahman Hakim, Surabaya.

Aksi galang dana ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan rasa kemanusiaan. Penggalangan dana dilakukan melalui beberapa cara yaitu, turun langsung ke jalan serta open donasi melalui rekening dan pamflet yang di sebar di media massa.

Koordinator lapangan aksi galang dana ini Raqin Rafa Raditya, menuturkan bahwasannya dalam aksi galang dana ini banyak masyarakat yang bersimpati memberikan bantuan sesuai dengan kerelaan, keikhlasan dan kemampuannya

“Aksi penggalangan dana ini murni panggilan kemanusiaan agar para korban bencana banjir di Kota Batu dapat terbantu” ujar Raqin, mahasiswa Hubungan Internasional FISIP UINSA.

Selain itu, Irsyad Miftachussalim menambahkan bahwa aksi ini untuk menumbuhkan rasa kemanusiaan dan juga aksi peduli terhadap sesama umat manusia.

“Kita sebagai makhluk sosial harus saling tolong menolong dan peduli kepada saudara kita yang tertimpa musibah, apalagi musibah tersebut terjadi di daerah sekitar kita. Kita harus segera tanggap untuk membantu serta mengulurkan tangan kepada para korban bencana banjir yang melanda Kota Batu, Malang” ujar Bung Irsyad menjabat sebagai Sekretaris DPK GMNI FISIPOL UIN Sunan Ampel Surabaya.

Di lain kesempatan, Muhammad Dwi Arifin, Komisaris DPK GMNI FISIPOL UIN Sunan Ampel Surabaya mengungkapkan bahwasannya aksi galang dana ini adalah sebuah aksi tindakan konkrit yang dilakukan kawan-kawan GMNI.

Dilain itu, pihaknya sebagai kader marhaenis, tentu tidak boleh acuh terhadap kondisi yang ada di sekitar kita. Kita harus bergerak cepat membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah.

“Semoga kegiatan-kegiatan positif semacam ini bisa menumbuhkan semangat gotong royong, rasa kemanusiaan serta kepedulian yang tinggi pada kader-kader GMNI” tutup Bung Arifin.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement

VIDEO FEED

Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending Dari BuzzFeed

Part of Telegraf. Copyright © 2021 BuzzFeed. KBI Media Holding. All Rights Reserved.

close