Perintah pemerintah untuk membentengi keamanan melawan terorisme


Pemerintah menjamin keselamatan warga di seluruh wilayah di seluruh Indonesia

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah telah menginstruksikan aparat keamanan untuk meningkatkan pengamanan terhadap terorisme pasca terbunuhnya empat orang keluarga di Sigi, Sulawesi Tengah, kata Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD.

“Pemerintah menjamin keselamatan warga di seluruh wilayah Indonesia, termasuk warga di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, terutama pasca aksi teror dan kekerasan yang dilakukan terhadap warga di wilayah tersebut,” kata Mahfud dalam jumpa pers di Jakarta, Senin.

Pemerintah juga menyuarakan penyesalan dan kecaman keras atas aksi teror dan kekejaman yang dilakukan oleh Kelompok Teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora, tambahnya.

“Bukan agama tapi tindak pidana terhadap sebuah keluarga di Sigi, Sulawesi Tengah yang mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka,” kata Menhan didampingi Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Marsekal Hadi Tjahjanto dan perwakilan dari Mabes Polri. berkomentar.

Pemerintah pun menyampaikan kesedihan yang mendalam dan bertemu dengan keluarga para korban. Apalagi, pemerintah telah mengambil langkah-langkah untuk memulai proses penyembuhan trauma untuk memfasilitasi pemulihan para korban.

Pemerintah telah menginstruksikan aparat keamanan melalui Satgas Operasi Tinombala untuk mengejar dan menangkap pelaku pembunuhan di Sigi.

“Ini diperlukan agar mereka segera melakukan proses hukum yang tegas,” tandasnya.

Operasi ini akan dipimpin oleh Polri, dengan bantuan TNI di Satgas Tinombala.

Menteri menegaskan kembali bahwa kelompok kriminal yang dipimpin Ali Kalora bernama MIT, tidak mewakili agama tertentu, berada di balik insiden tersebut, yang bukan perang suku, apalagi agama.

“Ini sebenarnya upaya pihak-pihak tertentu untuk meneror dan menciptakan suasana yang tidak kondusif, dengan tujuan menciptakan kekacauan yang dapat menimbulkan perpecahan dan memecah belah bangsa,” tandasnya.

Mahfud MD menghimbau kepada seluruh warga, khususnya warga Sigi, tidak dihasut oleh pihak tertentu.

Berita Terkait: Wakil Ketua Majelis mengutuk pembunuhan di Sigi, Sulawesi Tengah
Berita Terkait: Operasi Tinombala diperpanjang di Poso untuk menangkap 14 buronan
Berita Terkait: Mahfud memuji aksi cepat TNI AD dalam aksi pembakaran di Intan Jaya