Connect with us

News

Pengen Melupakan Mantan dalam Tempo Secepat-Cepatnya, Langsung Saja Datangi Gerai di Magelang Ini

Pengen Melupakan Mantan dalam Tempo Secepat-Cepatnya, Langsung Saja Datangi Gerai di Magelang Ini


Jasa melupakan mantan

Jasa melupakan mantan | www.facebook.com

Dijamin kamu nggak akan teringat lagi dengan orang yang menyakitimu

Masalah cinta memang begitu pelik urusannya, apalagi kalau berakhir tidak menyenangkan. Mantan masih terngiang-ngiang padahal hubungan sudah kandas. Biasanya sih hal ini terjadi karena diputusin secara sepihak atau ditinggalkan saat masih sayang-sayangnya. Membutuhkan waktu yang terbilang lama supaya kamu akhirnya benar-benar move on dan menata hati.

Namun, kalau kamu pengen melupakan mantan dalam waktu yang cepat, mudah, dan murah, ada sebuah jasa unik yang dibuka di Magelang. Akun Facebook Khoirul Anam mengunggah sebuah bisnis unik, yaitu Jasa Melupakan Mantan. Khoirul mengatakan bahwa cukup dengan Rp 12 ribu saja, maka klien mereka akan mampu melupakan mantan.

Khoirul juga mengklaim bahwa bisnis tersebut memiliki tiga karyawan profesional dalam dunia terapi, serta sudah mendapatkan sertifikat usaha. Jadi, kamu nggak perlu meragukan kualitasnya. Bisnis yang dimaksud di sini adalah tempat pangkas rambut atau barbershop yang diberi nama Jasa Melupakan Mantan.

Baca juga: Nyesek! Dulu Diselingkuhi, Cewek Ini Curhat Saat Diminta Jadi Perias di Nikahan Mantan

Jasa melupakan mantan

Jasa melupakan mantan | www.facebook.com

Aku dulu sempat bermimpi punya usaha.. Alhamdulillah hari ini bisa grand opening JMM & Alhamdulillah sudah mendapatkan sertifikat usaha..saya di bantu 3 karyawan saya yg sudah profesional dalam dunia terapi cukup bawa foto mantan…mulai besok diskon 30 persen sampai akhir bulan…buka dari senin sampai minggu pukul 08.00-16.00wib,” tulis Khoirul.

Postingannya ini kemudian viral dan mendapatkan berbagai respons dari netizen. Mereka ikut tertawa melihat kekreativan Khoirul dan teman-temannya dalam membuat usaha. Khoirul sendiri mengakui bahwa postingan itu hanya parodi. Barbershop itu adalah milik temannya dan dia memiliki ide untuk memberikan nama Jasa Melupakan Mantan.

Barbershop punya teman, terus memang kepikiran untuk bikin namanya itu. Yuk, kita bikin siapa tahu jadi ramai. Spanduk sama ide itu saya bikin sendiri. Nomor telepon yang ada di spanduk itu juga awalnya mau nomor ngasal, tapi akhirnya saya tulis nomor saya sendiri,” cerita Khoirul dilansir dari Wolipop.

Jasa melupakan mantan
Jasa melupakan mantan | www.facebook.com

Jasa melupakan mantan

Jasa melupakan mantan | www.facebook.com

Sejak postingannya viral, Khoirul mendapatkan ribuan pesan dari orang-orang yang ingin dibantu agar bisa melupakan mantan. Rupanya, mereka benar-benar mengira kalau Khoirul dan teman-temannya mampu membuat orang melupakan mantan dengan cepat. Setelah dijelaskan kalau itu parodi, orang-orang tersebut pun tertawa namun tetap merasa malu karena sudah berharap.

Hari ini ada 1.300 pesan minta tolong buat move on. Kemarin malam ada 20 telepon yang saya angkat dan mereka curhat sampai nangis mau melupakan mantan. Iya saya jelaskan kalau itu cuma hiburan, terus mereka malah malu. Setelah tau juga mereka nggak marah, malah ngakak sendiri dan malu,” tambahnya.

Baca juga: Gak Usah Baper, Begini Jadinya Jika Ungkapan Hati Sang Mantan Dibikin Pantun

Jasa melupakan mantan
Jasa melupakan mantan | www.facebook.com
Artikel Lainnya

Tapi, kata orang-orang sih memang kalau setelah pangkas itu, pikiran jadi terasa lebih tenang dan enteng. Penampilan yang baru juga akan membuat lebih semangat untuk menatap hari dan pastinya melanjutkan hidup tanpa teringat kepada mantan. Apakah kamu sendiri termasuk orang yang masih belum bisa move on?

Tags :



Source link

Advertisement
Click to comment

News

Gara-Gara Lepas Gelang Ini, Wanita 72 Tahun di Malaysia Didenda Hingga 17 Juta

Gara-Gara Lepas Gelang Ini, Wanita 72 Tahun di Malaysia Didenda Hingga 17 Juta


Gara-Gara Lepas Gelang Ini, Wanita 72 Tahun di Malaysia Didenda Hingga 17 Juta

Ilustrasi | unsplash.com

Ternyata gelang yang dilepas bukan gelang sembarangan

Pandemi Covid-19 masih terus merebak ke seluruh penjuru dunia, termasuk Malaysia. Untuk menekan angka penyebaran Covid-19, Malaysia menerapkan penggunaan gelang khusus sebagai penanda warga yang diharuskan karantina.

Ilustrasi

Wanita di Malaysia didenda 17 juta karena lepas gelang karantina | www.indozone.id

Gelang berwarna merah jambu itu pun wajib dikenakan warga selama mereka menjalani masa karantina. Jika ketahuan melepasnya, polisi tidak segan-segan menjatuhi hukuman denda hingga jutaan rupiah.

Seperti yang dialami seorang wanita berusia 72 tahun yang tinggal di Kampung Sungai Ruan, Malaysia. Ia ketahuan melepas gelang karantina miliknya saat pergi membeli obat di sebuah klinik.

Menyadur Harian Metro, Kepala Polisi Distrik Raub, Inspektur Kama Azural Mohamed mengatakan wanita itu keluar rumah tanpa mengenakan gelang karantina. Rupanya ia bermaksud membeli obat dan mengabarkan bahwa dirinya positif Covid-19.

Informasi itu didapat dari Dinas Kesehatan Kabupaten Raub (PKD), setelah mengetahui perempuan itu tidak ada di rumah. Dia akan memberi tahu warga senior saat ingin menginformasikan bahwa dirinya positif Covid-19” jelas Inspektur Kama Azural.

Polisi mendatangi rumah wanita itu dan memberitahunya untuk pergi ke klinik, dan wanita itu mengaku melakukannya (melepas gelang karantina),” lanjutnya.

Ilustrasi

Wanita di Malaysia didenda 17 juta karena lepas gelang karantina | www.indozone.id

Akibat keteledorannya, wanita 72 tahun itu diharuskan membayar denda sebanyak 5.000 ringgit atau sekita Rp17,3 juta. Hal itu sebagaimana tertuang dalam Pasal 22 (b) tentang Peraturan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular 2021 yang diterapkan di Malaysia.

Inspektur Kama Azural menyayangkan kejadian tersebut, karena menurutnya semua warga harusnya mematuhi peraturan yang telah ditetapkan.

“Situasi ini sangat disayangkan, sudah sepatutnya para orang dewasa dan lansia ini memberikan teladan yang baik kepada kaum muda agar tidak melanggar aturan. Kegagalan dalam mematuhi prosedur operasi standar (SOP) telah membuat penyebaran epidemi ini semakin menakutkan dan sulit untuk diatasi,” tuturnya.

Artikel Lainnya

Waduh, kasihan juga ya dendanya sebanyak itu. Tapi, kalau sudah peraturan dari pemerintah seperti itu, mau bagaimana lagi?

Tags :




Source link

Continue Reading

News

Tewaskan Anak Driver Ojol, Polisi Temukan Identitas Wanita Misterius Pengirim Sate Beracun

Tewaskan Anak Driver Ojol, Polisi Temukan Identitas Wanita Misterius Pengirim Sate Beracun


1.

Sate untuk driver ojol mengandung sianida

Ilustrasi

Sate beracun dari wanita tak dikenal | jatim.tribunnews.com

Fakta terbaru mengungkap bahwa sate beracun kiriman wanita misterius yang tewaskan Naba, anak Bandiman, driver ojol mengandung sianida. Hal itu dikuatkan berdasarkan hasil Laboratorium Kesehatan dan Kalibrasi Dinas Kesehatan (Dinkes) DI Yogyakarta.

Hasil menyebutkan bahwa bumbu dicampur dengan racun potasium sianida. Ahli Forensik Universitas Gadjah Mada (UGM), dr Lipur Riyantiningtyas BS SH SpF mengungkapkan, potasium sianida adalah jenis racun yang banyak beredar bebas, yang biasanya digunakan sebagai obat hama atau tikus.

“Sianida adalah senyawa kimia yang mengandung gugus C dan N, dengan atom atom C terikat 3 atom N,” kata Lipur, Sabtu (1/5/2021).

BACA JUGA: Dapat Bantuan 1 Butir Telur dan Sebungkus Mi Instan, Korban Bencana NTT: Kami Merasa Diolok-olok Pemerintah

Menurutnya, jika sianida masuk ke dalam tubuh dalam jumlah besar, maka sianida itu akan mencegah sel menggunakan O2 atau oksigen, lalu dari situlah sel-sel akan mati.

“Dalam jumlah yang kecil, sianida akan menimbulkan gejala mual, muntah, sakit kepala, pusing, gelisah, nafas sesak dan tubuh lemas,” paparnya.

Kemudian, jika sianida masuk ke dalam tubuh dengan jumlah besar, maka itu akan menyebabkan denyut nadi lambat dan hilang kesadaran.

“Korban juga bisa kejang, kerusakan paru, gagal napas yan akhirnya akan meninggal. Dosis letalnya 1,5mg/kg berat badan,” ungkapnya lagi.

Dosis letal merupakan dosis yang sudah diambang batas atas tubuh orang yang mengonsumsi. Hitungannya, jika si anak memiliki berat badan 30 kg, maka dosis letalnya sekitar 45 gr.

“Si ibu yang juga menyantap sate, kemungkinan dia makan dengan porsi sedikit. Sehingga, ibu selamat,” tambah Lipur.

Menurut teori, sianida memiliki bau seperti kacang almond, tidak berwarna dan pahit.

2.

Bagaimana nasib sang pelaku?

Ilustrasi

Pelaku yang memberi sate mengandung sianida masih terus dikejar polisi | jatim.tribunnews.com

Dr G Widiartana SH MHum, Dosen Fakultas Hukum Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) mengatakan kasus pada dasarnya sudah masuk pembunuhan berencana.

“Setiap pembunuhan dengan racun dapat dipastikan merupakan pembunuhan berencana,” kata Widiartana, Minggu (2/5/2021).

Ia menjelaskan, hal itu lantaran ada jeda waktu yang cukup banyak antara niat dengan pelaksanaan perbuatan yang menghilangkan nyawa orang. Ia pun menambahkan bahwa pelaku bisa saja dihukum mati.

“Ancaman sanksinya maksimal pidana mati,” tambah anggota Asosiasi Pengajar Viktimologi Indonesia (APVI) itu.

Widiartana mengatakan, ancaman hukuman itu sudah dirumuskan dalam Pasal 340 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP)

“Dalam Pasal 340 KUHP, pidana mati itu dialternatifkan dengan pidana penjara seumur hidup serta pidana penjara paling lama 20 tahun,” bebernya.

Selanjutnya, hakim tidak mesti menjatuhkan pidana mati. Keputusan itu tergantung dari hal-hal yang memberatkan dan meringankan bagi terdakwa.

“Jika ada banyak hal yang meringankan, bisa saja hakim menjatuhkan pidana penjara paling lama 20 tahun,” tandasnya.

Polisi pun hingga kini masih membutuhkan waktu untuk melakukan pendalaman soal kasus ini.

3.

Pelaku diduga lebih dari satu orang

Ilustrasi

Driver ojol yang kehilangan anaknya karena memakan sate beracun | jatim.tribunnews.com

“Kami sudah kantongi ciri-ciri pelaku. Tapi mungkin, (pelakunya) bisa lebih dari satu orang,” kata Kapolres Bantul AKBP Wachyu Tri Budi Sulistyono.

Kepolisian masih terus bekerja dengan memeriksa banyak saksi. Termasuk Tomy, orang yang menjadi tujuan awal paket misterius itu dan dia sudah dimintai keterangan lisan.

Gambar ilustrasi
Gambar ilustrasi | www.unsplash.com
4.

Pelaku akhirnya ditangkap

Ilustrasi

Pelaku racun | regional.kompas.com

Dilansir dari Kompas, pelaku pemberi sate beracun yang menewaskan bocah berusia 8 tahun telah berhasil ditangkap oleh pihak berwajib. Diduga ia berinisial NA (25) asal Majalengka. Ia mengaku sakit hati kepada Tomy, pihak yang seharusnya menerima sate beracun tersebut.



Source link

Continue Reading

News

Miris! Akibat Tak Ada Layanan Ambulans, Anak Ini Rela Antar Dan Ikat Jenazah Ayahnya Di Mobil

Miris! Akibat Tak Ada Layanan Ambulans, Anak Ini Rela Antar Dan Ikat Jenazah Ayahnya Di Mobil


Miris! Akibat Tak Ada Layanan Ambulans, Anak Ini Rela Antar Dan Ikat Jenazah Ayahnya Di Mobil

Kasus Covid-19 di India | health.detik.com

Semoga kasus Covid-19 di India segera membaik ya.

Salah satu kota di India, Agra, tengah mengalami gelombang kedua serangan Covid-19. Hal itu menyebabkan berbagai kekacauan, termasuk di bidang pelayanan kesehatan. Berbagai pelayanan kesehatan tidak mampu melayani pasien, bahkan berbagai rumah sakit swasta juga menolak pasien.

Mengutip TribunSumsel.com (28/4/2021), hal itu menyebabkan pelayanan ambulans juga terkendala. Bahkan salah satu pemberitaan paling miris mengungkapkan kisah seorang anak yang harus mengurus jenazah ayahnya sendiri.

BACA JUGA: Mengaku Keluarga, Dua Orang Ini Ingin Ambil Jenazah Babi Ngepet di Depok

Kasus Covid-19 di India

Seorang anak mengikat jenazah ayahnya di mobil | sumsel.tribunnews.com

Anak tersebut mengatakan bahwa ia mengantarkan jenazah ayahnya sendiri di atas mobil untuk melakukan ritual penguburan di krematorium Agra. Bahkan caranya membawa jenazah sang ayah sangat miris, sebab ia harus mengikat jenazahnya di atas mobil.

Daerah tersebut melaporakn lonjakan kasus Covid-19 dengan jumlah 600 kasus setiap harinya di Agra. Kekurangan ambulans menyebabkan beberapa orang harus menunggu sampai enam jam untuk membawa jenazah mereka ke krematorium.

Sebagaimana diberitakan oleh Daily Mirror pada Selasa (27/4/2021), politisi menyalahkan partai penguasa Bharatiya Janata (BJP) yang tidak bisa mengurus pandemi.

BACA JUGA: Potret Kehidupan Hikikomori Di Jepang, Mengisolasi Diri Dan Menolak Interaksi Sosial

Kasus Covid-19 di India

Krematorium kewalahan menghadapi jenazah korban Covid-19 yang selalu berdatangan | www.kompas.com

Rumah sakit swasta di kota tersebut menolak pasien, tetapi tetap saja kebanjiran pasien dari distrik tetangga. Secara keseluruhan, gelombang kedua mirip tsunami tersebut berhasil meluluhlantakkan sistem kesehatan setempat.

Kabar yang lebih miris lagi, para pasien virus corona meninggal di jalanan ketika sedang mencari rumah sakit yang kosong.

Media lokal mengungkapkan bahwa satu orang meninggal dunia setiap empat menit di ibu kota New Delhi, dan hampir ruang perawatan intensif di sana selalu penuh. Fasilitas kesehatan yang dimiliki mengalami kekurangan, sehingga mereka memohon bantuan untuk menampung para pasien.

Selain dilihat dari sisi pelayanan rumah sakit, krematorium juga mulai kewalahan sebab jenazah korban Covid-19 selalu berdatangan. Banyak mayat yang harus dikremasi sehingga pejabat setempat diperintahkan untuk memotong pohon sebagai bahan bakar.

BACA JUGA: Selain Ditelan Lava Gunung Berapi, Inilah Kisah Tragis 5 Kota Mati yang di Dunia

Kasus Covid-19 di India

Kasus Covid-19 di India | www.kompas.com

Mengutip Suara.com (26/4/2021), ada dua kemungkinan kenapa India mengalami peningkatan kasus yang sangat drastis. Kemungkinan pertama, dilangsungkannya festival Kumbh pada pekan lalu. Festival tersebut dilakukan dengan masyarakat yang mandi si dungai Gangga bersama-sama, sungai sebagai situs suci umat Hindu India.

Sebenarnya sudah ada kritik yang datang. Dilakukannya festival itu disebut sebagai katalis utama membludaknya kasus Covid-19.

“Tidak ada jaga jarak. Orang berendam sangat dekat, saling bersentuhan pipi. Setelah itu mereka berfoto selfie tanpa masker,” ungkap Ujwal Puri, seseorang yang datang ke festival tersebut dengan masker dan hand sanitizer.

Artikel Lainnya

Penyebab kedua adalah munculnya dua mutasi baru pada varian virus Corona di India. Pakar meyakini dua mutasi E484Q dan L452R ditemukan pada varian B1617.

Tags :



Source link

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending Dari BuzzFeed

close