Business is booming.

Pelosi-Mnuchin Bahas RUU Stimulus, Gedung Putih Optimistis



Gedung Putih “agak optimistis” bahwa Ketua DPR AS Nancy Pelosi mungkin akan mengambil langkah untuk meraih perjanjian mengenai RUU stimulus virus corona, kata seorang juru bicara Senin (19/10).

Juru bicara Gedung Putih Alyssa Farah mengatakan dalam wawancara dengan stasiun TV Fox News bahwa Pelosi dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin, yang sedang melakukan perjalanan di Timur Tengah, membahas soal permasalahan itu Senin siang (19/10) waktu AS.

“Kami agak optimistis bahwa dia mungkin akan menyepakati apa yang menjadi keinginan kami,” kata Farah.

Para anggota Kongres berpacu dengan waktu untuk menyetujui stimulus besar putaran kedua itu guna mengatasi krisis ekonomi dan kesehatan yang disebabkan virus corona.

Pelosi dan Mnuchin berunding Senin siang (19/10) menjelang tenggat 48 jam yang ditetapkan sendiri untuk meraih kesepakatan sebelum pemilu 3 November.

Apabila Gedung Putih dan DPR yang didominasi Partai Demokrat tidak meraih kesepakatan pada Selasa (20/10), kesempatan perundingan soal stimulus berikutnya adalah pada sesi lame-duck bulan November dan Desember, atau masa transisi setelah pemilu namun sebelum masa jabatan anggota Kongres sekarang berakhir.

Dalam sepucuk surat kepada para anggota DPR Minggu (19/10), Pelosi menyampaikan optimismenya mengenai kemungkinan meraih kesepakatan. Tapi dia juga mengatakan kepada stasiun TV ABC bahwa pemerintahan Trump telah menghapus beberapa bahasa penting dari RUU yang menguraikan strategi tes dan pelacakan terkait COVID-19.

“Ada isu yang telah kami sepakati, tapi bahasa dalam perjanjiannya belum disepakati. Namun, saya cukup berharap,” kata Pelosi.

Para anggota DPR telah berulangkali gagal meraih kesepakatan mengenai pemberian stimulus putaran kedua kepada jutaan warga AS yang terdampak pandemi. [vm/lt]



Source link