Connect with us

HEADLINE

Pakar Medis Ragukan Tokyo Bisa Selenggarakan Olimpiade yang Aman

Avatar

Published

on

Pakar Medis Ragukan Tokyo Bisa Selenggarakan Olimpiade yang Aman

[ad_1]

Olimpiade Tokyo akan berlangsung dalam waktu kurang dari empat bulan lagi, dan estafet obor telah mulai melintasi Jepang dengan melibatkan 10.000 pelari. Panitia penyelenggara mengatakan mereka mampu memitigasi risiko, tetapi beberapa ahli medis merasa tidak yakin.

“Yang terbaik adalah tidak mengadakan Olimpiade karena risikonya cukup besar,” kata Dr.Norio Sugaya, pakar penyakit menular di Rumah Sakit Keiyu di Yokohama, kepada kantor berita Associated Press. “Risikonya tinggi di Jepang. Jepang itu berbahaya, sama sekali bukan tempat yang aman.”

Sugaya meyakini, memvaksinasi 50 persen hingga 70 persen masyarakat umum harus menjadi prasyarat untuk menyelenggarakan Olimpiade yang aman, skenario yang sangat tidak mungkin mengingat program vaksin yang lambat di Jepang.

Petugas medis menerima dosis vaksin COVID-19 Pfizer di Tokyo Metropolitan Cancer and Infectious Diseases Center Komagome Hospital di Tokyo, Jumat, 5 Maret 2021. (Foto: dok).

Petugas medis menerima dosis vaksin COVID-19 Pfizer di Tokyo Metropolitan Cancer and Infectious Diseases Center Komagome Hospital di Tokyo, Jumat, 5 Maret 2021. (Foto: dok).

Sejauh ini, kurang dari 1 persen populasi telah divaksinasi. Semuanya adalah profesional medis. Sebagian besar masyarakat umum diperkirakan tidak akan sempat divaksinasi pada saat Olimpiade dibuka pada 23 Juli.

“Puluhan ribu orang asing akan memasuki negara ini, termasuk media massa, dalam waktu singkat,” kata Sugaya, “sehingga tantangannya akan sangat besar.”

Pemerintah Jepang dan penyelenggara Olimpiade setempat mengatakan vaksinasi bukanlah prasyarat penyelenggaraan Olimpiade, meskipun Komite Olimpiade Internasional mendorong 15.400 atlet Olimpiade dan Paralimpiade untuk divaksinasi sebelum mereka memasuki Jepang.

Jumlah kematian terkait COVID-19 di Jepang sekitar 9.000, jauh lebih sedikit dibanding di banyak negara lain. Tetapi Sugaya menegaskan bahwa jumlah itu termasuk yang tertinggi di Asia.

Rumah-rumah sakit kewalahan, terutama di daerah yang paling parah terkena dampak seperti Tokyo.

Jepang tidak pernah mendorong pengujian PCR, yang berarti hanya sedikit mekanisme untuk mencegah klaster-klaster penularan. Jepang juga belum pernah memberlakukan lockdown nasional, tetapi pemerintah secara berkala memberlakukan keadaan darurat yang mendesak orang-orang untuk bekerja dari rumah dan restoran tutup lebih awal.

Api Olimpiade menyala saat upacara di Kota Fukushima, Jepang, Selasa, 24 Maret 2020.

Api Olimpiade menyala saat upacara di Kota Fukushima, Jepang, Selasa, 24 Maret 2020.

Dr. Toshio Nakagawa, ketua Asosiasi Profesional Medis Jepang, menyatakan keprihatinan serius tentang kemungkinan terjadinya lonjakan baru kasus virus korona. Ia menyerukan adanya tindakan pencegahan. “Untuk mencegah gelombang keempat, kita harus mengambil tindakan sangat tegas dan sangat cepat,” katanya kepada wartawan awal bulan ini.

Taisuke Nakata dan Daisuke Fujii, dua profesor ekonomi di Universitas Tokyo, mengukur proyeksi penyebaran virus corona, yang mengadaptasi model epidemiologi standar tetapi mempertimbangkan aktivitas ekonomi yang diukur dengan produk domestik bruto (PDB) dan data mobilitas.

Menurut proyeksi mereka, kasus infeksi harian di Tokyo akan berjumlah lebih dari 1.000 orang pada Mei, dan memuncak pada Juli, tepat pada waktu Olimpiade berlangsung. Kasus harian akhir-akhir ini di Tokyo sekitar 300 orang.

Terlepas dari peringatan tersebut, pemerintah Jepang dan penyelenggara Olimpiade Tokyo tetap bertekad menyelenggarakan Olimpiade. Tokyo secara resmi menghabiskan 15,4 miliar dolar untuk mempersiapkan Olimpiade, tetapi beberapa audit pemerintah mengatakan mungkin jumlahnya dua kali lipat. Dari dana itu, sekitar 6,7 miliar dolar adalah dana publik.

Penggerak utama Olimpiade adalah Komite Olimpiade Internasional (IOC), yang memperoleh hampir 75 persen pendapatannya dari hak siar dan perlu menayangkan pertandingan-pertandingan pesta olahraga akbar itu di televisi-televisi.

Penyelenggara mengatakan mereka akan menyelenggarakan Olimpiade yang aman dan terjamin, dengan memastikan para atlet dan ofisial dalam pengamanan kesehatan, melakukan tes berkala, dan kemudian membuat semua pendatang asing meninggalkan Jepang sesegera mungkin. [ab/ka]

[ad_2]

Advertisement
Click to comment

HEADLINE

RUU TPKS Jadi Usul Inisiatif DPR, PSI: Ini Kehendak Sejarah

Avatar

Published

on

RUU TPKS Jadi Usul Inisiatif DPR, PSI: Ini Kehendak Sejarah
Sekjen DPP PSI, Dea Tunggaesti

BuzzFeed – Partai Solidaritas Indonesia mengapresiasi langkah DPR RI yang akan menjadikan Rancangan Undang-undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS) sebagai inisiatif DPR.

“Ini kehendak sejarah, ketika korban-korban berjatuhan dan akhirnya Presiden Jokowi meminta percepatan prosesnya. PSI sudah berulang kali menyampaikan bahwa RUU TPKS akan memberi payung hukum yang memadai bagi korban kekerasan seksual,” kata Sekjen DPP PSI, Dea Tunggaesti, dalam ketarangan tertulis , Rabu 12 Januari 2022.

Bersamaan dengan apresiasi ini, PSI berharap kualitas UU yang dihasilkan juga mumpuni dan tidak ala kadarnya.

“Kita semua punya kewajiban untuk memastikan kualitas UU yang dihasilkan terjaga. Ada berbagai cara yang bisa dilakukan misalnya menyampaikan saran-saran konstruktif atas pasal-pasal yang tercantum dalam RUU,” kata Dea.

Seperti diberitakan, DPR memastikan akan menjadikan RUU TPKS sebagai RUU inisiatif DPR pada Selasa 18 Januari 2022. Kepastian ini disampaikan dalam rapat paripurna ke-12 DPR masa persidangan ke-3 tahun 2021-2022, Selasa kemarin.

“RUU TPKS mengisi kekosongan hukum materil dan formil dari produk perundang-undangan yang ada selama ini,” lanjut Dea.

Doktor Ilmu Hukum dari Unpad ini menegaskan, para korban butuh negara hadir saat ini juga. Sudah terlalu banyak korban kekerasan seksual. UU yang dihasilkan kelak diharapkan akan mencegah jatuhnya korban-korban baru.

Sejak awal 2019, PSI sudah menyerukan pentingnya pengesahan RUU TPKS yang saat itu masih bernama RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS).

Terakhir, lewat pidato Wakil Ketua Dewan Pembina Grace Natalie di acara HUT ke-7 pada 22 Desember 2021, PSI menyoroti DPR yang tak kunjung mengesahkan RUU TPKS. Beberapa hari kemudian, Presiden Jokowi meminta percepatan proses RUU tersebut.

Continue Reading

HEADLINE

Menkeu Beberkan Realisasi sementara belanja APBN 2021 capai Rp2.786,8 triliun

Avatar

Published

on

Menkeu Beberkan Realisasi sementara belanja APBN 2021 capai Rp2.786,8 triliun
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani (tengah) dalam Konferensi Pers Realisasi APBN 2021 di Jakarta, Senin (3/1/2022). ANTARA/Agatha Olivia.

BuzzFeed – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani beberkan laporan realisasi sementara belanja negara 2021 capai Rp. 2,78 Triliun atau 101,3 persen dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp2.750 triliun.

“Artinya negara membelanjakan Rp36,7 triliun lebih tinggi dari APBN, sehingga berhasil tumbuh 7,4 persen dari tahun lalu,” ujar Sri Mulyani dalam Konferensi Pers Realisasi APBN 2021 di Jakarta, Senin (3/1/2021) dilansir dari Antara News.

Selain itu, ia mengatakan bahwa tahun sebelumnya, realisasi belanja negara mencapai Rp2.595,5 triliun, namun angka tersebut tak mencapai target APBN 2020 yang sekitar Rp2.700 triliun.

Dilain itu, realisasi belanja negara pada tahun lalu berhasil tumbuh 12,4 persen dari realisasi tahun 2019, yakni Rp2.309,3 triliun, sehingga terlihat belanja negara yang terus tumbuh setiap tahunnya.

“Jadi kalau pendapatan negara tidak bisa mengejar, defisitnya bisa naik,” tegas Sri Mulyani.

Menurut Sri Mulyani, realisasi sementara belanja negara tahun 2021 meliputi belanja pemerintah pusat Rp2.001,1 triliun atau terealisasi 102,4 persen dari target Rp1.954,5 triliun, serta transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) Rp 785,7 triliun atau 98,8 persen dari target Rp795,5 triliun.

Realisasi belanja pemerintah pusat berhasil tumbuh 9,2 persen lebih tinggi dari tahun lalu yang sebesar Rp1.833 triliun, yang meliputi belanja kementerian/lembaga Rp1.189,1 triliun atau 115,2 persen dari target Rp1.032 triliun dan belanja non kementerian/lembaga Rp812 triliun atau 88 persen dari target Rp922,6 triliun.

“Dalam hal ini terlihat belanja pemerintah pusat yang menyebabkan APBN agar bisa countercyclical karena belanja COVID-19, yang memang selain untuk kebutuhan kesehatan, tetapi juga untuk bidang sosial dan belanja lainnya,” ucap dia.

Sementara itu, Bendahara Negara menuturkan realisasi TKDD relatif stabil dan tumbuh tiga persen jika dibandingkan dengan realisasi tahun 2020 yang sebesar Rp762,5 triliun.

Continue Reading

HEADLINE

Menginspirasi Kepedulian terhadap Fauna Langka Indonesia, ATARU Luncurkan Produk Eksklusif

Tia Mutiara

Published

on

Menginspirasi Kepedulian terhadap Fauna Langka Indonesia, ATARU Luncurkan Produk Eksklusif

BuzzFeed – ATARU, penyedia berbagai produk kebutuhan sehari-hari yang merupakan bagian dari Kawan Lama Group, resmi meluncurkan seri merchandise baru bertema fauna-fauna langka dari Indonesia. 

Tasya Widyakrisnadi selaku Managing Director ATARU Indonesia menuturkan, “Keberadaan fauna-fauna langka di Indonesia merupakan anugerah yang harus terus dijaga kelestariannya. Alasan inilah yang mendorong ATARU meluncurkan merchandise eksklusif bertemakan fauna langka untuk memperkenalkan keberadaan fauna-fauna endemik Indonesia kepada khalayak luas, sehingga kesadaran akan dan kepedulian terhadap fauna Indonesia dapat kita bangun bersama-sama.” 

Dalam seri merchandise eksklusif kali ini, ATARU memperkenalkan tiga fauna langka yang dipilih berdasarkan keterikatan kepribadian ketiga fauna tersebut dengan value brand Ataru yaitu, ‘Happiness’

yang diwakili oleh Orang Utan, ‘Authenticity’ oleh Burung Mambruk dan ‘Positivity’ oleh Tarsius. Ketiga fauna tersebut menjadi karakter yang tampil di berbagai macam produk kebutuhan sehari-hari, seperti topi, tas, tempat minum, boneka, hingga kaos kaki. 

Perburuan liar serta deforestasi menjadi faktor utama dari menurunnya populasi Orangutan, Burung Mambruk, dan Tarsius. Ketiga hewan endemik ini masuk dalam daftar rentan dan terancam kritis oleh Badan Konservasi Alam Internasional (IUCN). Padahal, keberadaan mereka sangat penting untuk menjaga ekosistem dan biodiversitas hutan. 

Produk ini bisa didapatkan di 21 toko Ataru yang tersebar di seluruh Indonesia dan juga dapat ditemukan di toko Ace Hardware Indonesia tertentu. 

Tentang ATARU 

Hadir pada tahun 2018 sebagai pengembangan bisnis PT Ace Hardware Indonesia, Tbk, Ataru adalah penyedia berbagai kebutuhan sehari-hari. Ataru ingin membawa semangat positif ke dalam hidup setiap pelanggannya melalui produknya yang unik dan berkualitas. 

Dengan slogan ‘Everyone is a Hero’, Ataru mengajak setiap pelanggan untuk mewujudkan diri sebagai Hero dalam versinya sendiri, dengan produk lifestyle inovatif yang digunakan setiap hari.Untuk informasi lebih lanjut kunjungi www.instagram.com/ataruindonesia 

Tentang Kawan Lama Group 

Kawan Lama Group adalah identitas dari kelompok unit bisnis multisektor yang masing-masing bergerak dalam 6 pilar bisnis yaitu Commercial & Industrial, Consumer Retail, Food & Beverage, Property & Hospitality, Commercial Technology, serta Manufacturing & Engineering, namun dipersatukan oleh nilai dan tujuan yang sama yaitu memberikan kehidupan yang lebih baik bagi setiap keluarga. Hadir sejak tahun 1955, Kawan Lama Group yang memiliki slogan Bring Value for a Better Life menaungi 28 unit bisnis yang memiliki 20 cabang distribusi, 24 service center, dan lebih dari 1.000 toko ritel di Indonesia. 

Continue Reading

Trending Dari BuzzFeed

Part of Telegraf. Copyright © 2022 BuzzFeed. KBI Media Holding. All Rights Reserved.

close