Connect with us

FEED

Menristek Tegaskan Strain Baru Covid-19 Tidak Ganggu Pengembangan Vaksin Merah Putih

Menristek Tegaskan Strain Baru Covid-19 Tidak Ganggu Pengembangan Vaksin Merah Putih



loading…

JAKARTA – Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro menegaskan bahwa penemuan strain baru Covid-19 tidak mengganggu pengembangan Vaksin Merah Putih .

“Sejauh ini dari analisa genomik surveilans melalui whole genome sequencing belum ditemukan adanya varian yang bisa mengganggu kinerja vaksin. Tapi kita tidak pernah tahu, karena segala sesuatu mungkin bisa terjadi,” ungkap Bambang pada Pengawalan Vaksin Merah Putih , Selasa (13/4/2021).

Namun, Bambang menegaskan bahwa peneliti yang mengembangan Vaksin Merah Putih juga harus memperhatikan strain baru Covid-19. “Dengan waktu yang ada, mudah-mudahan pengembangan vaksin merah putih memperhatikan strain atau varian baru yang saat ini mulai ditemukan di Indonesia, yang berasal dari negara lain, yang bisa mengganggu kinerja vaksin.”

Baca juga: Bibit Vaksin Merah Putih Eijkman Diserahkan ke Biofarma Bulan Mei

Dengan begitu, kata Bambang, hasil penelitian dalam pengembagan Vaksin Merah Putih selalu relevan dengan perkembangan strain virus Covid-19 yang selalu berkembang. “Sehingga, kita harus selalu waspada dan selalu harus mengupdate hasil penelitian kita agar selalu relevan dan selalu berguna bagi upaya kita untuk menjaga kesehatan masyarakat. Serta upaya kita untuk benar-benar bisa mengendalikan pandemi ini dengan baik,” tegasnya.

Baca juga: Dukung Perang Lawan COVID-19, ILUNI UI Vaksinasi Ribuan Alumni

Saat ini ada enam lembaga yang mengembangkan Vaksin Merah Putih, yaitu Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Universitas Airlangga (Unair), LIPI, Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, dan Universitas Gadjah Mada dengan masing-masing platform yang berbeda.

(zik)



Source link

Advertisement
Click to comment

FEED

Kisah Ustadz Tengku Zulkarnain, Berawal dari Musisi hingga Terpanggil Jadi Da’i : Okezone Celebrity

Kisah Ustadz Tengku Zulkarnain, Berawal dari Musisi hingga Terpanggil Jadi Da’i : Okezone Celebrity


JAKARTA – Kabar meninggalnya Ustadz Tengku Zulkarnain pada 10 Mei 2021 membawa duka bagi masyarakat. Berbagai ucapan belasungkawa dari netizen memenuhi linimasa media sosial.

Sosoknya sebagai dai begitu dicintai publik. Tetapi, Mantan Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini ternyata punya kisah hidup yang unik karena lebih dulu dikenal sebagai musisi.

Ustadz Tengku Zulkarnain

Menurut Tengku Zulkarnain, kedua orangtuanya memiliki keinginan berbeda dalam mendidiknya di masa kecil. Sang ayah lebih condong mengharapkannya piawai bermusik, sementara sang ibunda ingin dia fokus dalam keagamaan.

Baca Juga:

Pesan Tengku Zulkarnain Sebelum Wafat: Hidup Untuk Dakwah, Dakwah Sampai Mati

Jenazah Tengku Zulkarnain Disholatkan di Sekitar Rumah Sakit

“Kelas 4 SD diberikan gitar oleh bapak saya. Jadi saya udah main musik dari kecil dan diajar langsung oleh bapak saya gitar klasik,” ujar Tengku Zulkarnain, dikutip dari channel YouTube Fadli Zon, Selasa (11/5/2021).

“Ibu saya enggak mau saya lari dari agama, karena di keluarga ibu saya, dia satu-satunya yang Islam sendiri,” lanjutnya.

Tengku Zulkarnain tumbuh besar dengan mengaji sambil bermusik. Titik awalnya masuk ke dunia tarik suara dimulai ketika dia mengikuti pemilihan Bintang Radio di RRI pada 1980.

“Saya udah nyanyi di TV, udah dikontrak RRI,” ujar pria berdarah Melayu Deli dan Riau itu.

Hingga akhirnya, Tengku Zulkarnain berhenti bermusik total. Ia mulai fokus ke bidang agama untuk mengejar ketertinggalannya dari orang lain yang menempuh pendidikan di pesantren.

Ustadz Tengku Zulkarnain

“Waktu itu saya jadi penerjemah jamaah tabligh, jalan kaki dari Pakistan setahun. Penerjemah dari masjid ke masjid. Saat itu saya putuskan berhenti main musik dan fokus ke agama,” kata Tengku.

Karena proses yang dilaluinya itu, Tengku Zulkarnain pun lebih dikenal sebagai seorang da’i sejak tahun 1988. “Saya tidak lagi diingat orang sebagai pemusik dan penyanyi,” imbuhnya.



Source link

Continue Reading

FEED

NIP Diproses BKN, 1.274 Pegawai KPK yang Memenuhi Syarat Dilantik 1 Juni

NIP Diproses BKN, 1.274 Pegawai KPK yang Memenuhi Syarat Dilantik 1 Juni



loading…

JAKARTA – Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN ), Bima Haria Wibisana mengatakan saat ini pihaknya tengah memproses penetapan nomor induk pegawai (NIP) bagi 1.274 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) . Dia mengatakan bahwa KPK telah melakukan pengusulan NIP bagi 1.274 pegawai kepada BKN.

“Yang sedang diproses (NIP-nya) adalah 1.274 pegawai yang memenuhi syarat,” ujarnya, Selasa (11/5/2021). Baca juga: 75 Pegawai KPK Tak Lulus TWK, Pendukung Jokowi Minta Diadakan Ujian Ulang

Bima mengatakan bahwa semua pegawai berstatus pegawai negeri sipil (PNS). Rencana para pegawai akan dilantik pada awal Juni mendatang. “Rencananya akan dilantik 1 Juni,” ungkapnya.

Meski begitu dalam hal penetapan NIP ini masih menunggumu penetapan formasi khusus dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Tjahjo Kumolo.

“Formasi khusus karena tidak termasuk dari formasi yang ada sekarang,” katanya. Baca juga: Soal Kemungkinan Loloskan 75 Pegawai KPK, Kepala BKN Bilang Sulit

Seperti diketahui 1.274 dinyatakan memenuhi syarat setelah menjalani tes wawasan kebangsaan (TWK). Sementara ada 75 pegawai KPK yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS).

(kri)



Source link

Continue Reading

FEED

Bareskrim Tahan Bupati Nganjuk Yang Ditangkap Karena Korupsi Jual Beli Jabatan

Bareskrim Tahan Bupati Nganjuk Yang Ditangkap Karena Korupsi Jual Beli Jabatan




Kadiv Humas Masbes POLRI, Brigjen Pol Argo Yuwono. Foto: Dok. Poldi


© Disediakan oleh Kumparan
Kadiv Humas Masbes POLRI, Brigjen Pol Argo Yuwono. Foto: Dok. Poldi

Bareskrim Polri secara resmi akan menangani kasus korupsi yang menjerat Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat. Keputusan itu diambil usai koordinasi antara KPK dan Bareskrim Polri, Senin (10/5).






© Disediakan oleh Kumparan


Penangkapan Novi merupakan hasil joint investigation KPK dan Bareskrim sejak Maret 2021.

“Iya (ditahan),” kata Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Argo Yuwono kepada kumparan, Selasa (11/5).

Argo menuturkan, Novi akan dibawa ke Bareskrim hari Selasa (11/5). Dia akan diterbangkan dari Jawa Timur.

“Betul (hari ini dibawa),” ujar Argo.

Sebelumnya diberitakan, Plt juru bicara KPK Ali Fikri menyebut, OTT ini hasil kerja sama dengan Bareskrim Polri.

“Informasi yang kami terima, benar ada kegiatan tangkap tangan di wilayah Jawa Timur. Kegiatan tersebut merupakan kerja sama antara Bareskrim Polri dengan KPK,” ungkap Ali dalam keterangannya.

Dalam operasi senyap itu, total ada 10 orang berhasil diamankan. Mereka masih dalam pemeriksaan.

Bareskrim Polri dan KPK juga telah menyegel ruangan Kasisub Mutasi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Nganjuk.



Source link

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending Dari BuzzFeed

close