Connect with us

TIMUR TENGAH

Menlu G7 Bahas China, Rusia, Myanmar dan Suriah

Menlu G7 Bahas China, Rusia, Myanmar dan Suriah


Menteri-menteri luar negeri yang mewakili negara-negara industri maju G7 hari Selasa sibuk mengikuti berbagai pertemuan di London untuk membahas serangkaian masalah dunia, termasuk di antaranya hubungan dengan China dan Rusia, kudeta di Myanmar, konflik Suriah, dan situasi di Afghanistan.

Kementerian Luar Negeri Inggris menyatakan, dalam pertemuan hari Selasa, Menteri Luar Negeri Dominic Raab “akan memimpin diskusi mengenai isu-isu geopolitik mendesak, yang mengancam akan melemahkan demokrasi, kebebasan dan hak asasi manusia.”

Raab mengatakan pembicaraan itu merupakan “kesempatan untuk menyatukan masyarakat yang demokratis dan terbuka serta untuk menunjukkan persatuan pada waktu yang sangat diperlukan dalam menangani tantangan bersama dan ancaman yang meningkat.”

Menlu AS Antony Blinken (kanan), duduk bersama Menlu Italia Luigi Di Maio, pada awal pertemuan para menteri luar negeri G7 di London, Selasa 4 Mei 2021.

Menlu AS Antony Blinken (kanan), duduk bersama Menlu Italia Luigi Di Maio, pada awal pertemuan para menteri luar negeri G7 di London, Selasa 4 Mei 2021.

Ia diperkirakan akan mendesak para anggota G7 untuk menetapkan sanksi terhadap individu dan entitas yang terkait dengan junta militer Myanmar, mendukung embargo senjata dan meningkatkan bantuan kemanusiaan kepada rakyat Myanmar.

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken bertemu dengan Raab hari Senin (3/5) dan mengatakan terkait dengan China, sasarannya bukan hanya “berusaha membendung atau membatasi China.”

“Yang sedang kami coba lakukan adalah menegakkan tatanan berbasis peraturan internasional yang telah begitu banyak ditanamkan oleh negara-negara kami selama beberapa dekade, bukan hanya kepentingan rakyat kami sendiri, tetapi rakyat di seluruh dunia termasuk China,” kata Blinken kepada wartawan.

Raab mengatakan AS dan Inggris juga mencari cara-cara konstruktif untuk bekerja sama dengan China“dengan cara yang masuk akal dan positif” mengenai berbagai hal, termasuk perubahan iklim apabila memungkinkan.

Presiden AS Joe Biden telah mengidentifikasi kompetisi dengan China sebagai tantangan kebijakan luar negeri terbesar bagi pemerintahannya. Dalam pidato pertamanya di Kongres pekan lalu, ia berjanji akan mempertahankan keberadaan militer AS yang kuat di kawasan Indo-Pasifik dan meningkatkan perkembangan teknologi AS. [uh/ab]

Advertisement
Click to comment

TIMUR TENGAH

Militan Serang Sumur Minyak di Irak Utara

Militan Serang Sumur Minyak di Irak Utara



Sejumlah militan menggunakan bom menyerang dua sumur minyak di sebuah ladang minyak dekat kota Kirkuk di Irak utara, Rabu (5/5) menewaskan sedikitnya seorang polisi dan menyulut kebakaran, kata kementerian perminyakan.

Beberapa sumber dari kalangan industri menyatakan serangan itu tidak mempengaruhi produksi, meskipun pernyataan dari kementerian perminyakan tidak memberi komentar terkait produksi minyak tersebut.

Pernyataan itu menyebutkan salah satu kebakaran, di Sumur 177 di ladang minyak Bai Hassan, telah padam dan tim darurat sedang bekerja untuk memadamkan kebakaran kedua di Sumur 183.

Para militan menyerang satu pos keamanan di dekatnya dalam serangan tersebut sehingga menewaskan satu polisi dan melukai tiga lainnya, kata beberapa pejabat keamanan.

Salah seorang pejabat keamanan menyampaikan serangan terhadap pos itu dimaksud untuk mengalihkan perhatian polisi dan memungkinkan militan lainnya memasang sejumlah bom. [mg/ka]

Continue Reading

TIMUR TENGAH

Netanyahu Gagal Bentuk Pemerintahan Sebelum Tenggat



Presiden Israel Reuven Rivlin mengatakan ia akan menghubungi partai-partai di Knesset, Rabu (5/5) mengenai proses pembentukan pemerintahan setelah berakhirnya periode 28 hari di mana PM Benjamin Netanyahu tidak mampu menyusun koalisi yang berkuasa.

Kegagalan Netanyahu ini menyebabkan proses pembentukan kembali ke Rivlin, yang diperkirakan dalam beberapa hari mendatang akan memberi kesempatan bagi salah satu lawan Netanyahu untuk membentuk pemerintahan.

Di antara kandidat yang kemungkinan besar berpeluang adalah Yair Lapid, yang partai tengahnya, Yesh Atid, berada di posisi kedua di belakang partai kanan pimpinan Netanyahu, Likud, dalam pemilu bulan Maret, dan Naftali Bennet, pemimpin partai nasionalis kecil Yamina.

Presiden Israel Reuven Rivlin. (Foto: dok).

Presiden Israel Reuven Rivlin. (Foto: dok).

Rivlin juga memiliki opsi meminta parlemen untuk memilih salah seorang anggotanya sebagai perdana menteri.

Proses mengupayakan pemerintah koalisi diperlukan karena kegagalan partai manapun untuk mencapai mayoritas di Knesset yang beranggotakan 120 orang dalam pemilu 23 Maret. Itu adalah pemilu keempat Israel dalam waktu kurang dari dua tahun.

Netanyahu mengadakan pembicaraan dengan sejumlah rival dan mengambil langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan mengajukan tawaran kepada pemimpin sebuah partai Islamis Arab kecil dalam upayanya yang gagal untuk meraih mayoritas.

Partai-partai sayap kanan dan keagamaan Yahudi, serta partai tradisional berhaluan tengah dan kiri, telah mendekati partai-partai yang mewakili sekitar 20 persen warga minoritas Arab di Israel, yang berpotensi memperkuat mereka untuk mempengaruhi kabinet untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade ini.

Netanyahu yang berusia 71 tahun telah menjadi perdana menteri sejak 2009 setelah ia menduduki jabatan yang sama selama tiga tahun pada 1990-an. Ia sedang berjuang untuk tetap menduduki jabatannya selama dua tahun kebuntuan politik akibat pemilu yang hasilnya kurang meyakinkan.

Ia sedang diadili dengan dakwaan pidana korupsi dan telah membantah melakukan pelanggaran. [uh/ab]

Continue Reading

TIMUR TENGAH

Netanyahu Gagal Bentuk Pemerintahan Sebelum Tenggat

Netanyahu Gagal Bentuk Pemerintahan Sebelum Tenggat


Presiden Israel Reuven Rivlin mengatakan ia akan menghubungi partai-partai di Knesset, Rabu (5/5) mengenai proses pembentukan pemerintahan setelah berakhirnya periode 28 hari di mana PM Benjamin Netanyahu tidak mampu menyusun koalisi yang berkuasa.

Kegagalan Netanyahu ini menyebabkan proses pembentukan kembali ke Rivlin, yang diperkirakan dalam beberapa hari mendatang akan memberi kesempatan bagi salah satu lawan Netanyahu untuk membentuk pemerintahan.

Di antara kandidat yang kemungkinan besar berpeluang adalah Yair Lapid, yang partai tengahnya, Yesh Atid, berada di posisi kedua di belakang partai kanan pimpinan Netanyahu, Likud, dalam pemilu bulan Maret, dan Naftali Bennet, pemimpin partai nasionalis kecil Yamina.

Presiden Israel Reuven Rivlin. (Foto: dok).

Presiden Israel Reuven Rivlin. (Foto: dok).

Rivlin juga memiliki opsi meminta parlemen untuk memilih salah seorang anggotanya sebagai perdana menteri.

Proses mengupayakan pemerintah koalisi diperlukan karena kegagalan partai manapun untuk mencapai mayoritas di Knesset yang beranggotakan 120 orang dalam pemilu 23 Maret. Itu adalah pemilu keempat Israel dalam waktu kurang dari dua tahun.

Netanyahu mengadakan pembicaraan dengan sejumlah rival dan mengambil langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan mengajukan tawaran kepada pemimpin sebuah partai Islamis Arab kecil dalam upayanya yang gagal untuk meraih mayoritas.

Partai-partai sayap kanan dan keagamaan Yahudi, serta partai tradisional berhaluan tengah dan kiri, telah mendekati partai-partai yang mewakili sekitar 20 persen warga minoritas Arab di Israel, yang berpotensi memperkuat mereka untuk mempengaruhi kabinet untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade ini.

Netanyahu yang berusia 71 tahun telah menjadi perdana menteri sejak 2009 setelah ia menduduki jabatan yang sama selama tiga tahun pada 1990-an. Ia sedang berjuang untuk tetap menduduki jabatannya selama dua tahun kebuntuan politik akibat pemilu yang hasilnya kurang meyakinkan.

Ia sedang diadili dengan dakwaan pidana korupsi dan telah membantah melakukan pelanggaran. [uh/ab]

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending Dari BuzzFeed

close