Connect with us

TIMUR TENGAH

Menhan AS akan Berkunjung ke Israel, Jerman, Inggris

Menhan AS akan Berkunjung ke Israel, Jerman, Inggris



Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Lloyd Austin akan melakukan perjalanan ke Israel, Jerman, Inggris dan markas Pakta Pertahanan Atlantik (North Alliance Treaty Organization/NATO) di Belgia dalam minggu mendatang.

Dalam pengumumannya, Kamis (8/4), Pentagon mengatakan, Austin akan melakukan pembicaraan dengan para pemimpin pemerintah dan militer.

Sebagai pejabat tertinggi pemerintahan Presiden Joe Biden yang akan mengunjungi Israel, Austin akan bertemu Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Benny Gantz.

Menurut pernyataan Pentagon, pembicaraan mereka akan mencakup “prioritas bersama” dan AS menegaskan komitmennya untuk mempertahankan superioritas militer Israel atas tetangganya, menurut pernyataan Pentagon.

Di Eropa, Austin akan mengadakan pembicaraan dengan Menteri Pertahanan Jerman Annegret Kramp-Karrenbauer dan Penasihat Kebijakan Luar Negeri dan Keamanan Kanselir Dr. Jan Hecker, Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg dan Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace.

Austin akan meninggalkan Washington menuju Eropa pada Sabtu (10/4), tetapi tanggal kunjungannya di setiap negara itu tidak disebutkan.

Perjalanan itu bertepatan meningkatnya ketegangan antara Israel dan Iran, sementara pemerintahan Biden hendak mengajak Iran kembali ke pakta nuklir yang secara efektif dikacaukan oleh mantan presiden Donald Trump. Di Eropa, lawatan itu terjadi ketika Rusia mengguncang benua tersebut dengan pengerahan pasukan dan peralatan perang di perbatasannya dengan Ukraina.

“Kini terdapat lebih banyak tentara Rusia di perbatasan Ukraina dibandingkan kapan pun sejak 2014,” kata Sekretaris Pers Gedung Putih Jen Psaki, Kamis (8/4).

Psaki mengatakan Biden “semakin prihatin” atas situasi itu. [ka/jm]

Advertisement
Click to comment

TIMUR TENGAH

Militan Serang Sumur Minyak di Irak Utara

Militan Serang Sumur Minyak di Irak Utara



Sejumlah militan menggunakan bom menyerang dua sumur minyak di sebuah ladang minyak dekat kota Kirkuk di Irak utara, Rabu (5/5) menewaskan sedikitnya seorang polisi dan menyulut kebakaran, kata kementerian perminyakan.

Beberapa sumber dari kalangan industri menyatakan serangan itu tidak mempengaruhi produksi, meskipun pernyataan dari kementerian perminyakan tidak memberi komentar terkait produksi minyak tersebut.

Pernyataan itu menyebutkan salah satu kebakaran, di Sumur 177 di ladang minyak Bai Hassan, telah padam dan tim darurat sedang bekerja untuk memadamkan kebakaran kedua di Sumur 183.

Para militan menyerang satu pos keamanan di dekatnya dalam serangan tersebut sehingga menewaskan satu polisi dan melukai tiga lainnya, kata beberapa pejabat keamanan.

Salah seorang pejabat keamanan menyampaikan serangan terhadap pos itu dimaksud untuk mengalihkan perhatian polisi dan memungkinkan militan lainnya memasang sejumlah bom. [mg/ka]

Continue Reading

TIMUR TENGAH

Netanyahu Gagal Bentuk Pemerintahan Sebelum Tenggat



Presiden Israel Reuven Rivlin mengatakan ia akan menghubungi partai-partai di Knesset, Rabu (5/5) mengenai proses pembentukan pemerintahan setelah berakhirnya periode 28 hari di mana PM Benjamin Netanyahu tidak mampu menyusun koalisi yang berkuasa.

Kegagalan Netanyahu ini menyebabkan proses pembentukan kembali ke Rivlin, yang diperkirakan dalam beberapa hari mendatang akan memberi kesempatan bagi salah satu lawan Netanyahu untuk membentuk pemerintahan.

Di antara kandidat yang kemungkinan besar berpeluang adalah Yair Lapid, yang partai tengahnya, Yesh Atid, berada di posisi kedua di belakang partai kanan pimpinan Netanyahu, Likud, dalam pemilu bulan Maret, dan Naftali Bennet, pemimpin partai nasionalis kecil Yamina.

Presiden Israel Reuven Rivlin. (Foto: dok).

Presiden Israel Reuven Rivlin. (Foto: dok).

Rivlin juga memiliki opsi meminta parlemen untuk memilih salah seorang anggotanya sebagai perdana menteri.

Proses mengupayakan pemerintah koalisi diperlukan karena kegagalan partai manapun untuk mencapai mayoritas di Knesset yang beranggotakan 120 orang dalam pemilu 23 Maret. Itu adalah pemilu keempat Israel dalam waktu kurang dari dua tahun.

Netanyahu mengadakan pembicaraan dengan sejumlah rival dan mengambil langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan mengajukan tawaran kepada pemimpin sebuah partai Islamis Arab kecil dalam upayanya yang gagal untuk meraih mayoritas.

Partai-partai sayap kanan dan keagamaan Yahudi, serta partai tradisional berhaluan tengah dan kiri, telah mendekati partai-partai yang mewakili sekitar 20 persen warga minoritas Arab di Israel, yang berpotensi memperkuat mereka untuk mempengaruhi kabinet untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade ini.

Netanyahu yang berusia 71 tahun telah menjadi perdana menteri sejak 2009 setelah ia menduduki jabatan yang sama selama tiga tahun pada 1990-an. Ia sedang berjuang untuk tetap menduduki jabatannya selama dua tahun kebuntuan politik akibat pemilu yang hasilnya kurang meyakinkan.

Ia sedang diadili dengan dakwaan pidana korupsi dan telah membantah melakukan pelanggaran. [uh/ab]

Continue Reading

TIMUR TENGAH

Netanyahu Gagal Bentuk Pemerintahan Sebelum Tenggat

Netanyahu Gagal Bentuk Pemerintahan Sebelum Tenggat


Presiden Israel Reuven Rivlin mengatakan ia akan menghubungi partai-partai di Knesset, Rabu (5/5) mengenai proses pembentukan pemerintahan setelah berakhirnya periode 28 hari di mana PM Benjamin Netanyahu tidak mampu menyusun koalisi yang berkuasa.

Kegagalan Netanyahu ini menyebabkan proses pembentukan kembali ke Rivlin, yang diperkirakan dalam beberapa hari mendatang akan memberi kesempatan bagi salah satu lawan Netanyahu untuk membentuk pemerintahan.

Di antara kandidat yang kemungkinan besar berpeluang adalah Yair Lapid, yang partai tengahnya, Yesh Atid, berada di posisi kedua di belakang partai kanan pimpinan Netanyahu, Likud, dalam pemilu bulan Maret, dan Naftali Bennet, pemimpin partai nasionalis kecil Yamina.

Presiden Israel Reuven Rivlin. (Foto: dok).

Presiden Israel Reuven Rivlin. (Foto: dok).

Rivlin juga memiliki opsi meminta parlemen untuk memilih salah seorang anggotanya sebagai perdana menteri.

Proses mengupayakan pemerintah koalisi diperlukan karena kegagalan partai manapun untuk mencapai mayoritas di Knesset yang beranggotakan 120 orang dalam pemilu 23 Maret. Itu adalah pemilu keempat Israel dalam waktu kurang dari dua tahun.

Netanyahu mengadakan pembicaraan dengan sejumlah rival dan mengambil langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan mengajukan tawaran kepada pemimpin sebuah partai Islamis Arab kecil dalam upayanya yang gagal untuk meraih mayoritas.

Partai-partai sayap kanan dan keagamaan Yahudi, serta partai tradisional berhaluan tengah dan kiri, telah mendekati partai-partai yang mewakili sekitar 20 persen warga minoritas Arab di Israel, yang berpotensi memperkuat mereka untuk mempengaruhi kabinet untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade ini.

Netanyahu yang berusia 71 tahun telah menjadi perdana menteri sejak 2009 setelah ia menduduki jabatan yang sama selama tiga tahun pada 1990-an. Ia sedang berjuang untuk tetap menduduki jabatannya selama dua tahun kebuntuan politik akibat pemilu yang hasilnya kurang meyakinkan.

Ia sedang diadili dengan dakwaan pidana korupsi dan telah membantah melakukan pelanggaran. [uh/ab]

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending Dari BuzzFeed

close