Connect with us

Entertainment

Mengenal 5 Jenis Hidangan Pendamping Khas Korea Selatan | Tenasia

Mengenal 5 Jenis Hidangan Pendamping Khas Korea Selatan | Tenasia



Apa kamu pernah mengunjungi restoran Korea? Jika iya, kamu mungkin pernah melihat banchan, yang dihidangkan di awal sebelum pesanan kamu diantarkan.

Banchan adalah hidangan pendamping yang disajikan di atas piring-piring kecil. Banchan terdiri dari berbagai jenis dan semuanya bisa dikonsumsi dengan nasi. Selain dihidangkan secara gratis, banchan juga bisa dinikmati sepuasnya.

Nah, berikut ini beberapa jenis banchan yang sering tersedia di berbagai restoran Korea:

Gyeranmari (Telor gulung)

Image source : pure beef tistory

Adonan telor yang dikocok dengan potongan daun bawang dan sayuran. Adonan ini dimasak di atas teflon dengan meratakannya secara melebar sehingga bisa digulung menjadi bentuk bulat panjang. Biasanya, gyeranmari juga ditambahkan dengan keju atau sosis, lalu dimakan dengan saus.

Myeolchi bokkeum (Tumis Teri)

Image source : TookTak

Teri kering yang ditumis dengan kecap atau saus gochujang. Ini juga biasa ditumis dengan walnut atau kacang. Teri tumis Korea rasanya manis, gurih, lengket, dan renyah.

Kimchi

Image source : youngnong.co.kr

Kimchi adalah banchan wajib yang tersedia di berbagai restoran Korea. Kimchi merupakan makanan tradisional Korea berupa asinan sayur yang telah difermentasi dan diberi bumbu pedas.

Gim

Image source : m.blog.naver.com/farmingfund

Gim adalah salah satu jenis rumput laut yang paling banyak dibudidayakan dan dikonsumsi di Korea. Ini biasa dimakan sebagai banchan dan dikeringkan. Bentuk lembaran digunakan untuk membuat gulungan nasi rumput laut yang dikenal sebagai gimbap.

Kongnamul Muchim (Hidangan tauge)

Image source : pinterest

Terbuat dari tauge yang direbus dengan air garam, lalu dicampur dengan berbagai bumbu, seperti bawang bombay, bawang putih yang dihaluskan, garam, minyak wijen. Bisa juga menaburkan bubuk cabai untuk menambah rasa pedas.

Demikianlah beberapa jenis banchan yang paling sering ditemui di restoran Korea. Ada lagi jenis banchan yang sudah kamu coba?



Source link

Advertisement
Click to comment

Entertainment

Khatam Al-Quran Tetap Jadi Target Ikbal Fauzi di Pengujung Ramadhan

Khatam Al-Quran Tetap Jadi Target Ikbal Fauzi di Pengujung Ramadhan


BOGOR – Aktor Ikbal Fauzi terus berusaha menarget khatam Al-Quran di akhir bulan Ramadhan tahun ini. Meski sibuk syuting Ikatan Cinta, suami Novia Giana Nurjannah itu selalu menyempatkan diri mengaji.

Baca juga: Ustadz Tengku Zulkarnain Meninggal Dunia, Ini Profilnya

“Kalau untuk khatam Al-Quran dengan kesibukan yang lumayan, ini udah mau lebaran, enggak sampai ke khatam tapi lagi mencoba terus mengejar khatam,” ujar Iqbal saat ditemui MNC Portal Indonesia di kawasan Bogor, Senin (10/5).

Selain khatam Al-Quran, Ikbal juga berusaha menjalankan serangkaian ibadah sunah di bulan suci. Meski tak sering, dia bersyukur bisa melakukannya di sela kesibukannya sebagai aktor.

“Alhamdulillah kalau Salat Tahajud dan Dhuha itu meski enggak setiap hari, tapi bisa sempatin lah, mungkin seminggu bisa dua atau tiga kali,” tuturnya.

Setelah momen Ramadhan berakhir, pria asal Subang, Jawa Barat ini sebenarnya ingin pulang ke kampung halaman. Tetapi, dia ingin keluarganya memaklumi jika nantinya tak bisa pulang, dan berharap pandemi Covid-19 berakhir.

Baca juga: Tingginya Kadar Glukosa Dapat Dikenali Melalui Sejumlah Gejala Khasnya

“Semoga pandemi cepat hilang semuanya. Yang sakit cepat sembuh dan kita bisa hidup seperti semula,” kata dia.

(nug)





Source link

Continue Reading

Entertainment

Adik Menangis Melihat Sapri Pantun Menggunakan Ventilator

Adik Menangis Melihat Sapri Pantun Menggunakan Ventilator


JAKARTA – Selama menjalani perawatan di rumah sakit , Sapri Pantun sempat menggunakan ventilator. Adik Sapri, Ilyas pun menangis melihat kondisi sang kakak kala itu.

“Untuk membantu pernapasannya,” ungkap Ilyas di rumah duka di kawasan Cipulir, Jakarta, Senin (10/5).

“Jujur, pas dipasang ventilator, saya nangis di ICU. Saya nggak tega,” sambungnya.

Baca Juga : Pesan Terakhir Sapri Pantun, Ingin Dimakamkan Disamping Ibunda

Sebagai perwakilan keluarga, Ilyas sejatinya tak ingin ventilator dipasang di tubuh Sapri. Namun di sisi lain, Ilyas ingin kondisi sang komedian membaik.

“Saya bilang ‘Bang, mohon maaf, ini yang terbaik’. Mudah-mudahan ini jadi yang terbaik,” kata Ilyas.

Sapri Pantun meninggal dunia pada Senin (10/5). Sapri menghembuskan napas terakhirnya pada usia 49 tahun karena penyakit diabetes yang diidapnya.

Baca Juga : Sapri Pantun Dimata Tetangga, Suka Bagi Uang Saat Lebaran

“Meninggal pukul 18.30,” ujar Ilyas.

Kabar duka ini disampaikan adik Sapri lainnya, Dolly lewat status WhatsApp. Jenazah Sapri Pantun rencananya akan dimakamkan di TPU Ulujami , Pesanggrahan, Jakarta, Selasa (11/5) siang.

“Innalillahi wa innailihi rajiun. Sapri bin Ahli,” tulis Dolly.

(dra)





Source link

Continue Reading

Entertainment

Tasya Kamila Stres Suami Divonis Kanker Stadium 2, Rambut Sampai Rontok

Tasya Kamila Stres Suami Divonis Kanker Stadium 2, Rambut Sampai Rontok


JAKARTA Tasya Kamila mengaku stres saat mengetahui sang suami, Randi Bachtiar divonis penyakit kanker limfoma hodgkin stadium 2 . Rambut ibu satu anak itu juga rontok hingga membuatnya harus ke dokter untuk menjalani pengobatan.

“Badan aku ngerasain stres dan segala macam emosi. Rambut aku rontok sampai tipis banget. Aku juga sampai harus ke dokter benarin rambut,” kata Tasya di kediamannya di kawasan Cinere, Depok, Senin (10/5).

Selain itu, stres yang dialami mantan penyanyi cilik itu juga membuat wajahnya mulai berjerawat. “Ada mulai jerawatan juga dikit, terus nggak mood diet,” ujar Tasya.

Meski demikian, Tasya berusaha keras untuk tabah. Ia berusaha tegar dan tak mau berlarut dalam kesedihan. Hingga akhirnya, Tasya dan Randi perlahan mulai menerima dan bangkit dari kesedihan.

Baca Juga : Pesan Terakhir Sapri Pantun, Ingin Dimakamkan Disamping Ibunda

“Aku nggak mau berlarut. Sedih sih ada, ya siapa yang nggak sedih suaminya sakit,” ungkap Tasya.

“Ya kami kan Insya Allah masih muda. Walau pun hidup Allah yang tentuin, tapi kami ya sebaik-baiknya ikhtiar gitu, berusaha untuk kesembuhan Randi,” sambungnya.

Randi diketahui mengidap kanker limfoma hodgkin usai sering mengalami sesak dan pegal pada 2019. Saat itu, keduanya belum terlalu peduli karena menganggap sakit yang dialami Randi hanya faktor kelelahan.

Hingga pada Oktober 2020, Randi mengalami batuk selama 3 minggu yang kemudian disertai munculnya darah dalam dahak.

Baca Juga : Sebelum Meninggal, Sapri Pantun Pamit ke Rekan Artis dan Ngaku Tak Kuat

“Akhirnya ke dokter paru, rontgen, kelihatan ada massa di rongga dadanya Randi,” tutup Tasya.

(dra)





Source link

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending Dari BuzzFeed

close