Connect with us

INDONESIA

Mendikbud: Pelaksanaan SKB Tiga Menteri Tidak Akan Mudah

Mendikbud: Pelaksanaan SKB Tiga Menteri Tidak Akan Mudah

[ad_1]

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim mengatakan SKB Tiga Menteri tentang Seragam Sekolah mendapat dukungan dari ratusan organisasi. Kendati demikian, ia menyebut pelaksanaan keputusan tersebut tidak akan mudah di sekolah-sekolah karena sebagian besar sekolah itu tidak di bawah Kemendikbud, melainkan pemerintah daerah.

“Kalaupun ada sanksi itu akan rumit karena perbedaan otonomi daerah dimana sekolah-sekolah di bawahnya pemerintah daerah. Mungkin kalau universitas lebih mudah karena di bawah pemerintah,” jelas Nadiem dalam diskusi daring, Jumat (19/3/2021).

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Nadiem Makarim dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) di Jakarta, Kamis, 18 Maret 2021. (Foto: Facebook/Kemendikbud.go.id)

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Nadiem Makarim dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) di Jakarta, Kamis, 18 Maret 2021. (Foto: Facebook/Kemendikbud.go.id)

Nadiem menambahkan meskipun pemerintah telah membuka hotline pengaduan pasca berakhirnya tenggat agar sekolah dan pemda mencabut peraturan yang bertentangan dengan SKB Tiga Menteri itu, belum banyak laporan yang masuk.

Kendati demikian, Nadiem mengatakan SKB Tiga Menteri tersebut tetap perlu diberlakukan seluas-luasnya sebagai langkah awal melawan tindakan diskriminatif di sekolah. Di samping dibutuhkan dukungan dari masyarakat untuk mengawal SKB Tiga Menteri ini.

Menag Susun Strategi Melawan Diskriminasi Atas Nama Agama

Dalam kesempatan yang sama Menteri Agama Yaqut Cholil Qouma mengatakan pihaknya telah menyusun sejumlah strategi untuk melawan tindakan diskriminatif atas nama agama. Antara lain berupaya mengidentifikasi persoalan-persoalan yang ada di masyarakat untuk kemudian diselesaikan. Serta membuat ekosistem pendidikan dengan nilai-nilai keberagaman.

Yaqut Cholil Qouma. (Foto: VOA)

Yaqut Cholil Qouma. (Foto: VOA)

Karena ia khawatir diskriminatif yang masih terus terjadi di Indonesia akan memicu tindakan serupa di negara lainnya. Menurutnya negara-negara di dunia saat ini sudah terhubung satu sama lain, sehingga peristiwa yang terjadi di Indonesia akn cepat menyebar ke negara lain.

“Dan ini sangat mungkin akan dibarengi dengan pembalasan, jadi kita bisa membayangkan, akibat berantai jika membawa dunia ke konflik semesta seperti itu,” jelas Yaqut Cholil.

SKB Tiga Menteri Perintahkan Sekolah & Pemda Cabut Aturan Wajib Jilbab

Sebelumnya, pemerintah telah menerbitkan SKB Tiga Menteri tentang Seragam Sekolah pada 3 Februari lalu. Berdasarkan keputusan tersebut, pemerintah daerah dan kepala sekolah diperintahkan mencabut semua aturan wajib jilbab sebelum 5 Maret 2021. Bagi kepala sekolah dan kepala daerah yang tidak mematuhi keputusan tersebut akan mendapat sanksi seperti ditahan dana bantuan operasionalnya.

Human Rights Watch untuk Indonesia melaporkan lebih dari 60 peraturan daerah yang memaksa perempuan untuk berjilbab sejak 2001. Aturan serupa juga diberlakukan di hampir 300 ribu sekolah negeri di 24 provinsi terutama yang berpenduduk mayoritas muslim.

P2G Khawatir Sanksi SKB Akan Rugikan Anak Didik

Koordinator Nasional Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) Satriwan Salim menyarankan pemerintah untuk tidak menjatuhkan sanksi berupa penahanan dana bantuan operasional sekolah (BOS) atas SKB Tiga Menteri. Ia beralasan dana BOS tersebut dibutuhkan anak didik untuk keberlanjutan pendidikan di sekolah.

“Yang salah sistem di daerah dan sekolah. Kenapa anak yang menjadi korban, dua kali menjadi korban anak. Sudah dipaksa pakai jilbab, mereka tidak dapat BOS lagi,” jelas Satriwan Salim kepada VOA, Jumat (19/3).

Wakil Sekjen Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) Satriwan Salim. (Foto: Satriwan)

Wakil Sekjen Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) Satriwan Salim. (Foto: Satriwan)

Satriwan menambahkan sanksi pemerintah tersebut semestinya dijatuhkan kepada pemerintah daerah yang membuat aturan tersebut. Ia juga menyarankan pemerintah melibatkan komite sekolah yang berisi orang tua siswa untuk pengawasan aturan diskriminatif di sekolah.

Ia juga menyoroti sosialisasi SKB Tiga Menteri tentang Seragam Sekolah tidak maksimal dilakukan pemerintah. Akibatnya sejumlah sekolah menilai SKB 3 Menteri tersebut sebagai bentuk larangan siswi muslim menggunakan jilbab.

Karena itu, kata dia, pemerintah sebaiknya juga melibatkan Dinas Pendidikan dalam melakukan sosialisasi SKB 3 Menteri ini agar tidak terjadi salah informasi. [sm/em]

[ad_2]

Source link

Advertisement
Click to comment

INDONESIA

Transvision: Broadcasting At The Edge Of Technology

Transvision: Broadcasting At The Edge Of Technology


BuzzFeed.co.id – Dalam rangka memeriahkan ulang tahun Republik Indonesia ke-76, Transvision memberikan hadiah istimewa untuk seluruh masyarakat Indonesia. Melalui Transvision XGO, masyarakat Indonesia dapat menikmati berbagai tayangan Televisi, catch-up dan Video on-Demand dalam genggaman.

Selain itu, masyarakat dapat menikmati berbagai konten eksklusif lainnya. Ini adalah wujud upaya Transvision untuk mendukung kemajuan bangsa Indonesia.

Transvision XGO merupakan sebuah aplikasi streaming video karya anak bangsa dengan jutaan hiburan yang siap bersaing dengan layanan streaming global dalam menghadirkan tayangan yang bukan hanya menghibur tapi juga informatif dan edukatif.

Konten unggulan seperti Moto GP, Korean Drama, lifestyle, ribuan film bioskop, live & digital TV dengan video berkualitas HD, kini dapat disaksikan melalui smartphone Anda, kapanpun dimanapun.

Transvision XGO didukung fitur kompresi tinggi yang mampu menghemat pemakaian kuota data, serta teknologi adaptive bitrate yang dapat menyesuaikan koneksi internet user dengan kualitas tayangan pada aplikasi Transvision XGO.

Transvision selalu berupaya menyajikan tayangan favorit dengan variasi genre terbaik dan terlengkap. Salah satu channel favorit di Transvision yaitu Channel Seru, yang menyediakan live podcast, beragam talkshow, music video, dokumenter, dan tayangan lainnya.

Transvision juga akan menggelar konser virtual dengan nama Ruang Sempit Musisi, yang merupakan sebuah inisiatif untuk menginspirasi kebangkitan industri musik Indonesia khususnya di situasi pandemi ini.

Konser ini akan menyuguhkan sejumlah penyanyi terkenal di tanah air. Selain itu, dengan tujuan untuk menyampaikan berita faktual dan informatif baik dalam negeri maupun luar negeri, Transvision menghadirkan VisionRadio1, layanan radio streaming yang dapat didengar melalui web www.visionradio1.com.

Pada Bulan September 2021, sebagai pelengkap kebutuhan masyarakat Indonesia akan media hiburan, Transvision akan meluncurkan Xstream Seru!. Sebuah kotak Android berteknologi canggih yang berisi tayangan-tayangan yang menghibur, informatif, dan edukatif dengan harga Rp. 249.000,- yang dapat digunakan dimana dan kapan saja dengan koneksi internet apapun.

“Bertepatan dengan ulang tahun ke 76 Republik Indonesia, Transvision memperkenalkan tagline baru yaitu Transvision at The Edge of Technology.

Semangat kemerdekaan dan perjuangan para pahlawan Indonesia menjadi inspirasi Transvision dalam mengembangkan produk dan konten inovasi putra bangsa yang informatif, edukatif, serta menghibur yang dihadirkan melalui Transvision XGO, Channel Seru, Ruang Sempit Musisi, VisionRadio1, dan Xstream Seru! untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia dan menginspirasi keluarga Indonesia.

Ini menjadi lanjutan langkah pengembangan inovasi dari Transvision yang membuat pengguna masuk dan menikmati layanan dalam ekosistem yang lebih besar. Transvision selalu hadir dengan teknologi terbaik untuk masyarakat Indonesia. Demi terwujudnya Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh,“ tutur Peter Gontha selaku Direktur Utama Transvision.

Segera Download Transvision XGO sekarang juga di Play Store & App Store! Informasi lebih lanjut hubungi Call Centre 1500060 atau website resmi www.transvision.co.id. Jangan lupa juga untuk ikuti social media Transvision di @transvisionid.


 

 

Continue Reading

INDONESIA

Anak-anak harus tetap bahagia meskipun ada kegiatan di rumah: Presiden

Anak-anak harus tetap bahagia meskipun ada kegiatan di rumah: Presiden

Semua anak-anakku masa depan Indonesia harus terus semangat belajar, tetap semangat, rajin beribadah, dan tak lupa berdoa kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, memohon perlindungan bagi kita semua, demi keselamatan kita semua. bangsa indonesia

Jakarta (ANTARA) – Presiden RI Joko Widodo menekankan agar anak-anak di Indonesia tetap semangat belajar, bersenang-senang, dan tetap rajin beribadah meski harus beraktivitas di rumah selama pandemi COVID-19.

“Seluruh anak-anakku masa depan Indonesia harus terus semangat belajar, tetap semangat, rajin beribadah, dan jangan lupa berdoa kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, memohon perlindungan bagi kita semua, selama-lamanya. bangsa Indonesia,” kata Presiden Jokowi saat menyapa siswa sekolah dasar dalam konferensi video dalam rangka Hari Anak Nasional 2021 di Jakarta, Jumat.

Kepala negara menyoroti bahwa rencana untuk memulai sekolah tatap muka, yang semula dijadwalkan dibuka pada Juli 2021, dibatalkan sambil menunggu perbaikan situasi.

Widodo mengimbau anak-anak untuk terus belajar, selalu memakai masker saat keluar rumah, rajin mencuci tangan, dan mengingatkan teman dan tetangga untuk mengikutinya.

Sebanyak 548 ribu anak dari target 11,9 juta anak kelompok usia 12-17 tahun telah mendapat suntikan vaksin COVID-19, Kementerian Kesehatan sebelumnya mengumumkan.

“Gerakan vaksinasi untuk anak usia 12-17 tahun difokuskan di fasilitas kesehatan setempat atau sekolahnya masing-masing,” kata Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi, dalam dialog daring yang diselenggarakan oleh Badan Penanggulangan Covid-19 Nasional. -19 Komite Penanganan dan Pemulihan Ekonomi (KPC-PEN) di Jakarta, Kamis.

Berita Terkait: 548.000 anak Indonesia mendapatkan suntikan vaksin COVID-19: Kemenkes

Berita Terkait: Pandemi meningkatkan prevalensi stunting: BKKBN

Upaya vaksinasi di fasilitas kesehatan setempat (Fasyankes) difokuskan untuk memvaksinasi remaja berusia 12-17 tahun, yang tidak terdaftar di lembaga pendidikan mana pun, sedangkan remaja yang terdaftar di sekolah diarahkan untuk divaksinasi di sekolah yang menyelenggarakan program vaksinasi, Tarmizi mengungkapkan.

Vaksin untuk remaja telah didistribusikan secara nasional, 50 persen vaksin dialokasikan untuk provinsi Jawa-Bali sedangkan sisanya secara proporsional untuk provinsi lain, katanya.

“Saat ini kami memiliki kebijakan untuk mendistribusikan 50 persen vaksin ke provinsi Jawa-Bali karena lonjakan kasus COVID-19 belakangan ini di sana, sedangkan sisanya akan didistribusikan secara proporsional ke provinsi lain. Porsi itu sudah termasuk vaksin. untuk remaja,” kata Tarmizi.

Stok vaksin di Indonesia saat ini baru mencapai 130 juta dosis, hanya 30% dari 426 juta dosis yang dibutuhkan untuk memenuhi target vaksinasi nasional, ujarnya.

Target program vaksinasi juga ditingkatkan menjadi 208 juta dari 181,5 juta, kata Tarmizi.

Berita Terkait: APBN dukung tumbuh kembang anak wujudkan mimpi

Berita Terkait: Jangan pandang anak nakal sebagai penjahat junior: Menteri

 

Continue Reading

INDONESIA

Kementerian masih menyiapkan program subsidi upah 2021 untuk pekerja

Kementerian masih menyiapkan program subsidi upah 2021 untuk pekerja

[ad_1]

Jakarta (ANTARA) – Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah mengungkapkan, pihaknya masih menyiapkan kebijakan penyaluran program subsidi upah (BSU) bagi pekerja pada 2021.Kebijakan tersebut dibuat untuk membantu sektor ketenagakerjaan yang terkena dampak COVID-19, terutama pada masa pembatasan kegiatan masyarakat darurat (PPKM).

“Melalui program BSU 2021 yang diluncurkan untuk umum pada Rabu (21 Juli) malam, (saya) berharap dapat mencegah kehilangan pekerjaan (PHK) dan membantu pekerja yang diberhentikan atau yang dipotong gajinya karena keterbatasan jam kerja. Upaya ini jelas untuk menekan angka pengangguran dan kemiskinan,” kata Fauziyah dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat.

Kementerian telah meluncurkan empat program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sejak 2020 yang secara langsung menangani masalah ketenagakerjaan di Indonesia, menurut Fauziyah.

Program pertama adalah BSU yang ditawarkan kepada 12,2 juta orang, sedangkan yang kedua adalah kartu pra kerja untuk 5,5 juta orang, yang ketiga adalah bantuan produktif untuk usaha mikro dengan target 12 juta orang, sedangkan yang keempat adalah program padat karya di kementerian untuk 2,6 juta orang. jutaan orang.

“Empat program tersebut merupakan wujud keseriusan Kemenaker sebagai salah satu pengelola PEN yang selalu berupaya mengatasi dampak COVID-19 terhadap sektor ketenagakerjaan,” tegasnya.

Mereka juga meluncurkan beberapa program di tahun 2020 untuk mengatasi dampak COVID-19, seperti pelatihan vokasi yang melibatkan 121 ribu peserta, pelatihan untuk meningkatkan produktivitas bagi 11 ribu pekerja, dan sertifikasi kompetensi bagi hampir 750 ribu peserta.

Program lainnya terdiri dari program kewirausahaan, padat karya, dan program inkubasi bisnis, dengan total peserta 322 ribu orang.

Kementerian juga menjalin jaringan kerja sama penempatan tenaga kerja di masa pandemi, sehingga berhasil menempatkan 948 ribu tenaga kerja baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

“Kita bisa simpulkan sejauh mana upaya pemerintah untuk memitigasi dampak pandemi di sektor tenaga kerja, dan angkanya bisa mencapai 34,6 juta orang, melebihi penduduk usia kerja yang terkena dampak COVID-19, yang menurut survei BPS, mencapai 29,12 juta orang,” ungkapnya.

Menkeu mencatat, pemerintah pusat telah bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk memberikan izin investasi agar investasi dapat menyerap tenaga kerja secara optimal.

Langkah tersebut dipandang perlu, agar investasi yang dilakukan benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan keunggulan karakteristik masing-masing daerah serta memberikan kontribusi yang maksimal bagi pembangunan, termasuk dalam hal penyerapan tenaga kerja.

“Pemerintah juga menerapkan strategi kerjasama lintas sektor dalam hal pengembangan investasi, khususnya dalam pelaksanaan proyek strategis nasional yang melibatkan berbagai kementerian dan lembaga dalam proses itu. Misalnya, program pengembangan kawasan pariwisata super prioritas, di mana Kementerian Ketenagakerjaan melalui BLK terlibat dalam pengembangan kualitas sumber daya manusia yang ada,” kata Fauziyah.

Berita Terkait: Program subsidi upah diharapkan dapat mencegah hilangnya pekerjaan di Indonesia: pemerintah
Berita Terkait: Kemenaker alokasikan Rp37,7 triliun untuk subsidi upah
Berita Terkait: Pemerintah mengucurkan subsidi upah Rp5,84 triliun dalam dua tahap

[ad_2]

Continue Reading

Trending Dari BuzzFeed

close