Connect with us

EROPA

Meksiko Terima Kiriman Gelombang Pertama Vaksin COVID-19 Rusia

Meksiko Terima Kiriman Gelombang Pertama Vaksin COVID-19 Rusia



Meksiko menerima kiriman gelombang pertama vaksin COVID-19 buatan Rusia, Sputnik V, dengan 200 ribu dosis yang tiba Senin larut malam.

Menteri Luar Negeri Meksiko Marcelo Ebrard Casaubón menyatakan terima kasih kepada presiden Rusia Vladimir Putin setelah menerima vaksin tersebut di Bandara Internasional Meksiko, bersama duta besar Rusia untuk Meksiko, Viktor Koronelli, yang memuji kemitraan antara kedua negara.

Presiden Meksiko Andrés Manuel López Obrador mencapai kesepakatan dengan pemimpin Rusia itu beberapa pekan silam untuk membeli 24 juta dosis vaksin Sputnik untuk mengimunisasi 12 juta orang.

Meksiko bergabung bersama dengan negara-negara Amerika Selatan lainnya, termasuk Argentina, Bolivia dan Venezuela, dalam menyetujui penggunaan vaksin Rusia.

Meksiko juga sedang menunggu pengiriman vaksin dari Pfizer-BioNTech dan AstraZeneca. Pihak berwenang berharap vaksin itu dapat membantu memperlambat penyebaran COVID-19, yang telah menjangkiti lebih dari 2.043.000 orang dan menyebabkan 180.536 kematian, sebut Johns Hopkins University Coronavirus Resource Center. [uh/ab]

Advertisement
Click to comment

EROPA

Protes Lockdown, Warga Eropa Keluhkan Pembatasan COVID-19

Protes Lockdown, Warga Eropa Keluhkan Pembatasan COVID-19



Di jalan-jalan kota Roma, Italia, frustrasi akan pembatasan pandemi memuncak pekan ini ketika pengunjuk rasa yang putus asa, banyak dari mereka adalah pemilik restoran dan pemilik usaha kecil, mengeluhkan pembatasan dan lockdown yang berulang guna menekan penularan virus corona.

Banyak pengunjuk rasa, yang menekankan bahwa mereka tidak menyangkal adanya COVID-19, adalah anggota gerakan “I’m Opening.” Mereka adalah pemilik bar dan restoran yang menentang pembatasan, melanggar aturan dengan tetap membuka bisnisnya, sehingga dikenakan denda besar karena melakukannya.

Italia bukan satu-satunya negara Eropa yang mengungkapkan kekesalan atas hancurnya finansial dan terbatasnya kebebasan. Mereka juga tidak sendiri dalam menuntut agar pembatasan dilonggarkan, meskipun infeksi meningkat.

Dalam beberapa pekan ini, semakin banyak protes di Austria, Inggris, Finlandia, Rumania, Swiss, Polandia, Prancis, Bulgaria, Serbia, Belanda dan Rumania. Polisi Jerman tengah bulan lalu menggunakan meriam air, semprotan merica, dan pentungan terhadap pengunjuk rasa yang menolak lockdown di kota Kassel. Demonstran berjumlah sekitar 20.000 orang.

Di banyak negara, kemarahan anti-lockdown bercampur dengan keluhan lain. Di Inggris, kemarahan berbaur dengan protes atas penculikan dan kematian seorang wanita, usia 33 tahun, diduga oleh polisi yang bertugas, yang kini dituduh melakukan pembunuhan itu. Di beberapa negara, pengunjuk rasa mencela pemerintah yang menangguhkan hak protes karena krisis kesehatan masyarakat. [ka/pp]

Continue Reading

EROPA

Kerusuhan Belfast Picu Kekhawatiran Kekerasan Sektarian

Kerusuhan Belfast Picu Kekhawatiran Kekerasan Sektarian


Setelah enam malam kerusuhan di Belfast, kekhawatiran semakin besar kembalinya kekerasan di Irlandia Utara, hampir 23 tahun setelah tercapai Persetujuan Good Friday, yang mengakhiri pembunuhan dan serangan bom selama tiga dekade. Pendukung pro-Inggris, marah pada unsur-unsur persetujuan Brexit yang mulai berlaku Januari lalu, dan menurut mereka mengacaukan kedudukan Irlandia Utara di dalam Britania Raya.

Ketegangan beralih ke jalan-jalan. Satu bus dibajak dan dibakar di Belfast, Rabu (7/4), sementara massa remaja melempar batu dan bom Molotov ke arah polisi. Puluhan petugas cedera dan beberapa orang ditangkap. Seorang jurnalis foto dari Belfast Telegraph diserang ketika sedang meliput protes.

Sebagian besar kekerasan terjadi di Shankill Road, Belfast barat, garis depan antara kelompok Protestan dan masyarakat nasional pro-Irlandia yang Katolik. PM Boris Johnson menyerukan agar huru-hara diakhiri.

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson terlihat mengenakan masker pelindung saat berkunjung ke toko DIY di Middlesbrough, Inggris, 1 April 2021. (Foto: Reuters)

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson terlihat mengenakan masker pelindung saat berkunjung ke toko DIY di Middlesbrough, Inggris, 1 April 2021. (Foto: Reuters)

“Saya sangat prihatin atas skenario kekerasan di Irlandia Utara, khususnya serangan terhadap polisi, yang melindungi publik dan bisnis, serangan terhadap pengemudi bus, dan serangan terhadap jurnalis. Cara mengatasi perbedaan adalah melalui dialog, bukan kekerasan atau kejahatan,” cuit Johnson, Rabu (7/4).

Pimpinan politik dari pemerintah koalisi di Stormont, Belfast, yang dibentuk sebagai bagian dari Persetujuan Good Friday, mengecam kekerasan itu. Menteri Pertama Irlandia Utara Arlene Foster, pemimpin dari Partai Unionis Demokratik, mengatakan, “sebagaimana hal ini salah pada masa lalu dan tidak pernah direstui, sekarang juga salah.”

Deputi Menteri Pertama Michelle O’Neill, pemimpin dari partai nasionalis Sinn Fein, menyerukan dialog. Hanya lewat politik demokratik kita bisa mengatasi masalah dan keprihatinan kita,” katanya kepada para anggota parlemen.

Masalah-masalah ini berakar dari keluarnya Inggris dari Uni Eropa (Brexit) yang membuat perbatasan antara Irlandia Utara dan Republik Irlandia sebagai garis depan eksternal Uni Eropa. Semua pihak khawatir, perbatasan dengan infrastruktur yang terkait dan pemeriksaan barang dan kendaraan, akan memicu kembali kekerasan sektarian.

Bagian dari persetujuan Brexit, disebut Protokol Irlandia Utara, menyatakan bahwa semua pemeriksaan barang dari Inggris ke Irlandia Utara harus dilakukan di pelabuhan-pelabuhan pada sisi Laut Irlandia. Itu menciptakan perbatasan antara Inggris dan Irlandia Utara, kata analis Katy Hayward, professor ilmu sosiologi politik di Queen’s University, Belfast. “Ini menciptakan keresahan, khususnya di kalangan masyarakat pro Inggris, yang merasa bahwa peran mereka dalam Inggris Raya terancam. Bagi banyak orang sudah tentu, perbatasan dengan Irlandia Utara bukan sekadar tentang bea cukai dan hal-hal teknis. Secara simbolis ini juga signifikan,” katanya kepada VOA.

Seorang pria berjalan melewati bus yang terbakar di jalan Shankill di Belfast Barat, Irlandia Utara, Kamis, 8 April 2021. (Foto: AP)

Seorang pria berjalan melewati bus yang terbakar di jalan Shankill di Belfast Barat, Irlandia Utara, Kamis, 8 April 2021. (Foto: AP)

Namun 56% rakyat Irlandia Utara memilih tetap bergabung dengan Uni Eropa pada 2016 melalui referendum. Sedangkan Inggris sebagai keseluruhan memilih hengkang dari blok itu.

Sudah banyak ramalan bahwa Brexit akan memperlemah Persetujuan Good Friday. Sebagian Irlandia Utara masih sangat terpecah. Nasionalis Katolik umumnya menginginkan bergabung dengan Republik Irlandia, sedangkan kelompok Protestan ingin tetap menjadi bagian Inggris. [jm/ka]

Continue Reading

EROPA

Permata Senilai Rp 1,75 Miliar Dirampok dari Hotel Ternama di Paris

Permata Senilai Rp 1,75 Miliar Dirampok dari Hotel Ternama di Paris



Seorang sumber mengatakan dua pria bersenjata, Kamis (8/4) malam membawa lari perhiasan senilai hampir $120 ribu atau setara Rp 1,75 miliar dari Hotel George V, hotel terkenal di Paris yang tidak jauh dari jalan Champs-Elysees.

Dikutip oleh AFP, sumber itu mengatakan kedua pria itu memasuki hotel sekitar pukul 21.30 dengan memecahkan jendela etalase dan merampok perhiasan.

Mereka berhasil melarikan diri. Tidak ada yang terluka.[ka/jm]

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending Dari BuzzFeed

close