Connect with us

@Covid-19

Mau ke Jakarta, Anda Harus Perpanjangan STRP Dulu

Mau ke Jakarta, Anda Harus Perpanjangan STRP Dulu

[ad_1]


Telegrap – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengumumkan perpanjangan Surat Tanda Daftar Tenaga Kerja (STRP) secara otomatis akibat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Level 4 hingga 25 Juli.”Oleh karena itu, yang memegang STRP TKI tidak perlu mengajukan STRP lagi,” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria melalui akun Instagram @arizapatria dikutip, Rabu (21/07/2021).

Wilayah DKI Jakarta masuk dalam kategori Level 4 berdasarkan kebijakan pemerintah tentang pemberlakuan pembatasan aktivitas publik sebagaimana diatur dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 22 Tahun 2021, jelasnya.

Untuk meratakan kurva Covid-19 di tengah pertumbuhan yang mengancam jiwa dari varian Delta yang lebih menular, pemerintah Indonesia telah memberlakukan pembatasan kegiatan publik darurat atau “PPKM Darurat” mulai 3 Juli hingga 20 Juli.

Selama pemberlakuan yang disebut “PPKM Darurat” di pulau Jawa dan Bali, mereka yang bekerja untuk sektor-sektor penting diperbolehkan untuk pulang-pergi dari dan ke Jakarta selama mereka memiliki STRP.

Presiden Joko Widodo, Selasa malam, menggemakan janji pemerintah untuk melonggarkan pemberlakuan PPKM mulai 26 Juli, karena kurva Covid-19 mulai menunjukkan tren penurunan.

Sebelumnya dikabarkan, hingga Selasa pukul 10.00 WIB, angka kesembuhan Jakarta tercatat 652.242 orang setelah 12.071 lebih pasien Covid-19 dipulangkan dari rumah sakit selama 24 jam terakhir.

Menurut situs web pemerintah provinsi corona.jakarta.go.id, tingkat pemulihan di Jakarta telah mencapai 86,1 persen dan angka kematian 1,4 persen.

Sementara itu, jumlah kasus aktif atau pasien yang menjalani perawatan dan isolasi mandiri turun 6.123 pada Selasa, sehingga jumlah kumulatif kasus aktif menjadi 94.673.

Dengan 265 pasien meninggal karena infeksi pada pukul 10 pagi pada hari Selasa, jumlah kematian Covid-19 di ibu kota telah mencapai 10.610, sementara jumlah kasus positif Covid-19 naik 6.213, sehingga total menjadi 757.525.

Peningkatan eksponensial jumlah kasus baru Covid-19 di Jakarta telah memicu tingginya permintaan tabung oksigen untuk pasien Covid-19 dan non-Covid-19 yang saat ini dirawat di rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya.

Karena permintaan oksigen medis yang meningkat secara eksponensial, Ahmad Riza Patria juga telah meminta dengan sungguh-sungguh kepada penduduk kota untuk berhenti menimbun atau menimbun tabung oksigen di rumah kecuali dan sampai ada kebutuhan yang mendesak.


Photo Credit: PPKM Darurat. FILE/Detik/Agung Pambudhy

A.Chandra S.
Di bawah kekuasaan kapitalisme, tidak ada yang dapat menghentikan degradasi moral pers. – Paul Brurat

A.Chandra S.
Postingan terbaru oleh A. Chandra S. (Lihat semua)

!function(e,n,t){var o,c=e.getElementsByTagName(n)[0];e.getElementById

[ad_2]

Link Sumber Berita

Advertisement
Click to comment

@Covid-19

Olimpiade Tokyo Tak Terhindarkan Dari Risiko Covid-19

Olimpiade Tokyo Tak Terhindarkan Dari Risiko Covid-19

[ad_1]


Telegrap – Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (Organisasi Kesehatan Dunia/WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, Rabu (21/7), Olimpiade Tokyo tidak boleh dinilai berdasarkan jumlah kasus Covid-19 yang muncul karena menghilangkan risiko adanya virus itu tidak mungkin.

Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam pidatonya di pertemuan Komite Olimpiade Internasional menekankan bagaimana kasus-kasus infeksi ditangani adalah hal yang paling penting.

“Tanda keberhasilannya adalah memastikan bahwa setiap kasus diidentifikasi, diisolasi, dilacak, dan dirawat secepat mungkin dan penularan selanjutnya terputus,” katanya, seperti dikutip oleh Associated Press, Rabu (21/07/21).

Jumlah kasus Covid-19 terkait Olimpiade di Jepang bulan ini mencapai 79 pada Rabu (21/7). Lebih banyak jumlah atlet internasional yang dinyatakan positif di negara masing-masing dan tidak dapat bepergian.

“Tanda keberhasilan dalam dua minggu mendatang bukanlah nol kasus,” kata Tedros. Dia mencatat sejumlah atlet yang dinyatakan positif di Jepang, termasuk di perkampungan atlet di Teluk Tokyo, di mana sebagian besar dari 11.000 orang akan tinggal.

Pakar kesehatan di Jepang telah memperingatkan Olimpiade menjadi acara “penyebar super” karena mengumpulkan puluhan ribu atlet, ofisial, dan pekerja selama penerapan status darurat setempat.

“Tidak ada nol risiko dalam hidup,” kata Tedros, yang memulai pidato utamanya beberapa menit setelah pertandingan softball pertama dimulai di Fukushima. Ia menambahkan Jepang “memberikan keberanian kepada seluruh dunia.”

Pemimpin WHO juga memiliki pesan yang lebih kritis dan tantangan bagi para pemimpin negara-negara kaya tentang berbagi vaksin secara lebih adil di dunia.

“Pandemi adalah ujian dan dunia gagal,” kata Tedros, memprediksi akan ada lebih dari 100 ribu orang meninggal akibat Covid-19 di seluruh dunia sebelum api obor Olimpiade padam di Tokyo pada 8 Agustus.


Photo Credit: Risiko Covid-19 Tak Terhindarkan di Olimpiade Tokyo. Getty Images

Didik Fitrianto
“Sebuah karya filosofis yang serius dan baik dapat ditulis seluruhnya terdiri dari lelucon.” Ludwig Wittgenstein

Didik Fitrianto
Postingan terbaru oleh Didik Fitrianto (Lihat semua)

!function(e,n,t){var o,c=e.getElementsByTagName(n)[0];e.getElementById

[ad_2]

Link Sumber Berita

Continue Reading

@Covid-19

Sri Mulyani Lakukan Intercept Bagi Penanganan Covid-19

Sri Mulyani Lakukan Intercept Bagi Penanganan Covid-19

[ad_1]


Telegrap – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan bakal melakukan intercept atau mengintervensi apabila tidak ada percepatan dalam penggunaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) serta anggaran penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional (PC-PEN) di daerah. Langkah ini akan dilakukan apabila upaya percepatan tidak membuahkan hasil.

“Kalau tidak juga berjalan, kami memang mempertimbangkan intercept. Artinya karena setiap bulan Kementerian Keuangan mentransfer ke daerah, terutama dana alokasi umum (DAU), dana bagi hasil (DBH), kita akan mengatakan kalau memang tidak bisa mengeksekusi, ya kita langsung melakukan (intercept),” kata Sri Mulyani dalam konferensi pers perkembangan PPKM, Rabu (21/07/2021).

Sri Mulyani memberi contoh untuk anggaran vaksinator yang mencapai lebih Rp 6 triliun. Saat ini vaskinasi digalakkan dengan memobilisasi TNI-Polri dan bidan-bidan Keluarga Berencana (KB).

“Nah ini kami akan meng-intercept anggarannya. Kalau TNI-Polri melakukan per daerah, maka nanti langsung kita potongkan dari anggaran yang seharusnya kita transfer ke daerah karena sudah digunakan untuk tenaga vaksinator, terutama dari TNI-Polri maupun dari bidan di BKKBN (Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional),” terangnya.

Dikatakan Sri Mulyani, langkah-langkah percepatan akan terus diperbaiki agar tidak terjadi ironi. Menurut dia, anggarannya ada tetapi kegiatannya tidak terjadi lantaran tidak ada pengambilan keputusan akibat kekhawatiran dan proses berbelit-belit.


Photo Credit: Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani paparkan aksi pencegahan korupsi di bidang keuangan negara. FILE/KLI/Agus

Shan Santi
“Kamu tidak menulis hidupmu dengan kata-kata. Anda menulisnya dengan tindakan. Yang menurutmu tidak penting. Yang penting hanya apa yang Anda lakukan.”

Shan Santi
Postingan terbaru oleh Shan Santi (Lihat semua)

!function(e,n,t){var o,c=e.getElementsByTagName(n)[0];e.getElementById

[ad_2]

Link Sumber Berita

Continue Reading

@Covid-19

Puan Ajak Tingkatkan Disiplin Protokol Kesehatan

Puan Ajak Tingkatkan Disiplin Protokol Kesehatan

[ad_1]


Telegrap – Ketua DPR Puan Maharani menyatakan, keputusan perpanjangan PPKM yang disampaikan Presiden Jokowi hingga 25 Juli 2021 harus direspons serius oleh seluruh pihak. Mulai dari pemerintah daerah, penegak aturan di lapangan, hingga masyarakat luas yang terkena dampak kebijakan.

“Lima hari ke depan adalah masa-masa krusial yang menentukan apakah Indonesia bisa cepat keluar dari gelombang kedua Covid-19 atau tidak,” kata Puan Maharani, di Jakarta, Rabu (21/07/2021).

Untuk diketahui, Presiden Jokowi berjanji akan ada pelonggaran aktivitas masyarakat Jawa-Bali pada 26 Juli, apabila tren penurunan kasus Covid-19 terus berlanjut.

Oleh karenanya, lanjut Puan, sampai 5 hari ke depan hingga 25 Juli, penegakan aturan jadi krusial untuk PPKM, yang kini berdasarkan instruksi Mendagri diubah menjadi PPKM level 3 dan level 4.

“Ibarat ujian sekolah, 5 hari ke depan adalah ujian penting yang harus kita sikapi dengan disiplin belajar yang ketat, supaya mendapat hasil baik setelahnya. Bukan malah kendur,” ujarnya.

Puan menjelaskan, rencana pelonggaran pembatasan sosial pada 26 Juli 2021 jika tren penularan menurun, seperti yang disampaikan Presiden Jokowi, jangan dijadikan alasan aparat pemerintah untuk melonggarkan penegakan aturan PPKM di lapangan.

“Begitu juga masyarakat, jangan dijadikan alasan untuk mengundurkan protokol kesehatan. Jika itu yang terjadi, kondisi penularan pasti akan sangat mengerikan, dan PPKM selama ini diberlakukan akan berujung sia-sia,” imbuhnya.

Baginya, lima hari krusial ke depan ini juga harus disikapi pemerintah dengan menyajikan data-data kasus penularan yang riil dengan memperbanyak jumlah testing dan tracing di lapangan. Sebab, seperti disampaikan Jokowi, rencana pelonggaran 26 Juli 2021 akan sangat bergantung pada turunnya angka penularan.

“Kita tentu tidak mau karena data yang salah, kebijakan pelonggaran justru akan semakin memperparah keadaan,” paparnya.

Selain itu, Puan juga mendorong pencairan bantuan pemerintah agar cepat ke tangan masyarakat.

“Kalau bantuan sudah di tangan, masyarakat akan cenderung membatasi mobilitasnya keluar rumah,” pungkasnya.


Photo Credit: Ketua DPR Puan Maharani menyatakan dirinya prihatin terhadap peningkatan kasus Covid-19 di sejumlah daerah di Indonesia. Liputan6/Johan Tallo

Indra Christianto
Jurnalisme juga akan sedikit lebih baik jika perwakilannya berbicara bahasa daripada hanya menggunakannya.

Indra Christianto
Postingan terbaru oleh Indra Christianto (Lihat semua)

!function(e,n,t){var o,c=e.getElementsByTagName(n)[0];e.getElementById

[ad_2]

Link Sumber Berita

Continue Reading

Trending Dari BuzzFeed

close