Connect with us

FEED

Masih Menunggu Waktu, KPK Akan Ungkap Konstruksi Kasus Korupsi Tanah

Masih Menunggu Waktu, KPK Akan Ungkap Konstruksi Kasus Korupsi Tanah



loading…

JAKARTA – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil mantan Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah Pembangunan Sarana Jaya, Yoory Corneles Pinontoan terkait kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Munjul, Pondok Rangon, Cipayung, Jakarta Timur Tahun 2019.

Baca juga: KPK Panggil Eks Dirut Sarana Jaya Terkait Kasus Korupsi Tanah di Munjul, Jaktim

Yoory bakal diperiksa sebagai saksi dalam perkara tersebut. Sebelumnya dia juga sudah diperiksa pada Kamis (25/3) lalu. Pemeriksaan dilakukan di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan.

“Pemeriksaan sebagi saksi tindak pidana korupsi terkait pengadaan tanah di Munjul Kelurahan Pondok Rangon, Kecamatan Cipayung, Kota Jakarta Timur,Provinsi DKI Jakarta Tahun 2019,” ujar Pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (8/4/2021).

Baca juga: Kasus Korupsi Eks Dirut Sarana Jaya, Komisi B DPRD DKI Bakal Gelar Rapat Tertutup

Berdasarkan informasi, Yoory sendiri telah ditetapkan tersangka oleh KPK bersama dua orang lainnya. Namub, KPK belum mau menyampaikan secara detail kasus tersebut.

“Pada waktunya nanti akan kami sampaikan kontruksi perkara secara lengkap pada saat setelah penyidikan cukup dan upaya paksa penahanan terhadap para tersangka telah dilakukan,” kata Ali.

KPK juga telah melakukan pencegahan terhadap para tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait pengadaan tanah di Munjul itu. Hal tersebut dilakukan dalam rangka percepatan penyelesaian penyidikan.

“Saat ini KPK telah mengajukan permohonan larangan bepergian ke luar negeri kepada Dirjen Imigrasi Kemenkum dan HAM RI terhadap beberapa pihak,” kata Ali.

Ali mengungkapkan, pencegahan keluar negeri terhadap para tersangka tersebut dilakukan selama 6 bulan terhitung sejak tanggal 26 Februari 2021.

“Pencegahan ke luar negeri tersebut tentu dalam rangka kepentingan kelancaran proses penyidikan agar apabila dibutuhkan untuk kepentingan pemeriksaan mereka tetap berada di wilayah Indonesia,” ungkapnya.

(maf)



Source link

Advertisement
Click to comment

FEED

Kartini Kini – UOB

Kartini Kini – UOB


KARTINI KINI

Sebagai selebrasi menyambut Hari Kartini, maka Harpers Bazaar @bazaarinconesia dan UOB Lady’s Card by Bank UOB @uobcards.id mengadakan sebuah virtual selebrasi bertajuk: Kartini Kini yang akan dilaksanakan pada:

Sabtu, 17 Maret 2021

pukul 15.00 WIB

melalui Zoom Apps

Turut mengundang para pembicara inspiratif, seperti: @shelomitadiah @jannasoekasah.joesoef @amandagratiana, @yovitalesmana dan @nandameish yang akan berbagi kisah dan wawasan pemberdayaan para Kartini masa kini.

Serta saksikan pula parade koleksi terbaru dalam virtual fashion show apik dari Ghea Panggabean “Botanica” dan “Borneo” dari Ghea Resort by Amanda Janna.

RSVP: 0857-1826-8821

atau kunjungi: tinyurl.com/Kartinikini

Acara ini didukung pula oleh:

Ghea Fashion Studio | Shangri-La Hotel, Jakarta | Sariayu Martha Tilaar | Skin & Co Skincare Laser Clinic



Source link

Continue Reading

FEED

Pemerintah Ajak UMKM dan Koperasi Susun Model Bisnis Industri Otomotif

Pemerintah Ajak UMKM dan Koperasi Susun Model Bisnis Industri Otomotif


AKURAT.CO Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyatakan ekosistem industri otomotif sangat besar market demandnya, yakni mencapai Rp400 triliun. Sehingga, pihaknya pun mengajak para pelaku UMKM dan koperasi khususnya yang bergerak sebagai pemasok suku cadang otomotif di tanah air untuk bersama pemerintah menyusun model bisnis pada industri otomotif. 

Teten Masduki saat berkunjung ke PT Rekadaya Multi Adiprima di Cileungsi, Jawa Barat, Senin (12/4/2021), mengatakan ke depan perlu dikembangkan model bisnis industri otomotif yang melibatkan para pelaku koperasi dan UKM termasuk mendukung terbentuknya iklim dan ekosistem di dalamnya. 

“Saya berharap antara Pemerintah dengan para pemangku kepentingan terkait dapat duduk bersama dalam sebuah working group untuk mendesain model bisnis industri otomotif yang melibatkan koperasi dan UMKM,” ujar Teten. 

baca juga:

Menurut Teten, keterlibatan dan peran dunia usaha sangat diperlukan untuk memberikan masukan kepada Pemerintah sebagai dasar penyusunan kebijakan. 

“Kita akan melibatkan kementerian/lembaga termasuk Kemenperin di antaranya dalam working group ini,” jelasnya. 

Di sisi lain, ia mengapresiasi PT Rekadaya Multi Adiprima yang melibatkan koperasi dalam memproduksi komponen otomotif dan banyak menggunakan bahan baku lokal, serat, dan limbah. 

“Kami memerlukan masukan dan usulan-usulan yang lebih konkret dan lebih detail yang akan digunakan sebagai dasar untuk mengambil keputusan dan kami bisa sampaikan ke Presiden,” katanya. 

Teten mengunjungi PT RMA sebagai plasma dari koperasi dan para pelaku UMKM yang memproduksi komponen otomotif sebagai salah satu upaya untuk menghimpun dan mewadahi masukan dari para pelaku usaha termasuk UMKM di bidang otomotif. 

“Pemerintah berupaya mendorong UMKM agar terintegrasi dengan rantai pasok industri nasional bahkan global karena saat ini baru 4,2 persen UMKM kita yang terhubung dengan rantai pasok global. Kita ingin menambah dan mendorong UMKM yang masuk ke industri,” ujarnya. 

Editor: Prabawati Sriningrum





Source link

Continue Reading

FEED

IHSG Menanti Berkah Ramadhan : Okezone Economy

IHSG Menanti Berkah Ramadhan : Okezone Economy



JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona merah pada pembukaan perdagangan pagi hari ini (13/4/2021). IHSG tertekan 0,04% berada di level 5.946.

Equity Research Analyst PT Panin Sekuritas Ishlah Bimo Prakoso menerangkan, pergerakan IHSG masih cenderung menguat karena didorong oleh faktor domestik.

 Baca juga: Ini Sentimen-Sentimen yang Bisa Dorong IHSG Kembali ke 6.000

“Indonesia sudah mulai memasuki periode di mana konsumsi masyarakat akan meningkat, yaitu di bulan Ramadan ini dan khususnya untuk barang-barang consumer,” terangnya dalam acara Market Opening IDX Channel, Selasa (13/4/2021).

Akan tetapi, kata dia, masih ada tekanan dari global. Salah satunya yakni datang dari jobless claims di Amerika Serikat (AS) yang naik di atas ekspetasi.

 Baca juga: IHSG Diprediksi Lanjutkan Pelemahan, Cek Dulu Rekomendasi Sahamnya

“Di sini yang menjadi concern karena di quarter 1 laporan keuangan berbagai perusahaan US keluar dan transaksinya akan lebih rendah daripada ekspetasi yang sudah ditetapkan oleh pasar. Jadi sementara di situ masih ekspetasi ketakutan,” ujar Bimo.

Kemudian, Bimo mengatakan, yang harus dicermati oleh para investor adalah melihat bahwa situasi pasar sedang sepi. Menurutnya, jika pasar sepi volatilitas memang cukup tinggi. Jadi, para investor diharapkan bisa menyesuaikan dengan orientasi investasinya.

“Kalau punya investmen oriention di jangka pendek, itu sebetulnya masih ada tekanan. Karena di sini faktornya yang pertama adalah pasar itu sepi ga terlalu ramai kaya hari-hari atau bulan-bulan sebelumya. Kedua, tren tiap tahun itu memang realisasi dari kebijakan bisa dibilang cukup minim karena beberapa kebijakan itu masih dalam proses perencanaan, kajian,” kata analis tersebut.

Sementara itu, kata Bimo, jika melihat jangka panjang secara fundamental masih ada potensi penguatan keseluruhan untuk IHSG.



Source link

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending Dari BuzzFeed

close