Connect with us

HEADLINE

Lulusan Era Pandemi, Sang Penembus Batas

Lulusan Era Pandemi, Sang Penembus Batas

[ad_1]

Pandemi Covid-19 bukan hanya mengubah berbagai kebiasaan lama menjadi kebiasaan baru, tetapi juga memunculkan kenyataan bahwa mahasiswa-mahasiswa yang bisa menyelesaikan studi di tengah kondisi yang tidak mudah adalah sosok-sosok pemenang. Mereka bukan hanya beradaptasi dengan perubahan moda pembelajaran dari luring menjadi daring, tetapi juga berhasil menuntaskan semua syarat kuliahnya sampai dengan tugas akhir dengan mekanisme yang berbeda dengan sebelumnya.

Mereka juga masih harus berjuang untuk melawan pandangan negatif terkait dengan kualitas pembelajaran di era pandemi melalui pembuktian keahlian yang diperolehnya selama proses pembelajaran, baik saat pandemi maupun sebelum pandemi. Apabila penjaminan mutu perguruan tinggi tetap berjalan dengan baik selama proses pembelajaran di era pandemi, tentunya akan banyak membantu lulusannya dalam menjawab tantangan tersebut.

Adaptasi secara cepat selama masa pandemi oleh kampus maupun mahasiswanya menjadi modal dalam menghadapi masa depan yang juga berubah dengan cepat. Dibutuhkan kelincahan dalam beradaptasi dan ketangguhan dalam menghadapi hal-hal baru maupun ketidakpastian yang berkepanjangan.

Dalam buku Grit yang ditulis oleh Angela Duckworth (2016), kemauan yang kuat dan ketangguhan dalam jangka panjang merupakan modal besar untuk meraih keberhasilan dan menghadapi perubahan.

Dalam kondisi seperti ini, kampus juga harus bisa menghadirkan berbagai terobosan agar mampu secara lincah melayani mahasiswa melalui platform-platform baru. Masa depan yang sudah dicita-citakan oleh setiap pribadi tidak boleh terhambat meskipun wabah Covid-19 belum kunjung usai.

Hanya saja, berbagai terobosan tersebut umumnya bisa dihadirkan ketika kampus sudah berhasil beradaptasi pada hal yang paling mendasar. Jika tidak, permasalahan dalam penyampaian konten pembelajaran akan tetap menghambat.

Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata sejak 2009 mulai mengembangkan platform e-learning yang akhirnya dapat digunakan secara masif dan massal ketika pandemi dimulai pada pertengahan Maret 2020. Berbagai platform baru juga dikembangkan terkait dengan bimbingan dan ujian tugas akhir secara digital, kuliah kerja nyata secara daring, magang kerja dari jarak jauh (remote), sampai dengan wisuda secara virtual, untuk menjembatani kebutuhan mahasiswa dalam penyelesaian studi.

Pada Juli 2020, Unika Soegijapranata merayakan keberhasilan mereka dalam bentuk wisuda virtual dengan menggunakan teknologi Face Tracking Animation yang pertama kali di Indonesia. Lulusan tampak nyata diwisuda meskipun sebetulnya secara fisik tidak pernah ada.

Selanjutnya pada September 2020, wisudawan diajak terlibat dalam prosesi wisuda dengan menggunakan teknologi Augmented Reality pada saat pemindahan tali toga. Hal ini semakin menegaskan keberadaan mereka sebagai generasi yang menembus batas fisik dan digital. Sebuah keniscayaan yang dibutuhkan di masa sekarang dan akan datang. (OL-10)


$("div.lazy").lazyload(effect : "fadeIn");// effectTime: 2000 untuk dipasang sebagai background / div );

/*SLIDER GALLERY*/ $(function() $('.bxslider2').bxSlider( mode: 'horizontal', speed: 1500, auto: true, captions: true, slideWidth: 1000, stopAutoOnClick: true ); );

$(function() $('.bxslider3').bxSlider( mode: 'horizontal', speed: 1500, auto: true, captions: true, slideWidth: 1000, stopAutoOnClick: true ); );

/*SLIDER HEADLINE*/ $(function() $('.bxslider').bxSlider( mode: 'horizontal', speed: 1500, captions: true, slideWidth: 1000, touchEnabled: false, stopAutoOnClick: true ); );

/*LAZY LOAD*/ $(function() $ds = $('.fadein div'); $ds.hide().eq(0).show(); setInterval(function() $ds.filter(':visible').fadeOut(function() var $div = $(this).next('div'); if ( $div.length == 0 ) $ds.eq(0).fadeIn(); else $div.fadeIn();

); , 7000); );

$('#x').on('click', function(e) $('#container').remove(); );

$(function() $(window).scroll(function() if($(this).scrollTop()>400) $('#Back-to-top').fadeIn(); else $('#Back-to-top').fadeOut();); $('#Back-to-top').click(function() $('body,html') .animate(scrollTop:0,300) .animate(scrollTop:40,200) .animate(scrollTop:0,130) .animate(scrollTop:15,100) .animate(scrollTop:0,70); ); );

(function(d, s, id) var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0]; if (d.getElementById(id)) return; js = d.createElement(s); js.id = id; js.src = "https://connect.facebook.net/en_GB/sdk.js#xfbml=1&version=v2.0"; fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);

(document, 'script', 'facebook-jssdk'));

});



[ad_2]

Source link

Advertisement
Click to comment

HEADLINE

Komoditas Indonesia yang Paling Banyak di Ekspor Sepanjang 2020 | Good News From Indonesia

Komoditas Indonesia yang Paling Banyak di Ekspor Sepanjang 2020 | Good News From Indonesia

[ad_1]

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat total nilai ekspor Indonesia sepanjang tahun 2020 sebesar 163,31 miliar dolar AS atau setara dengan Rp2.286 triliun (kurs Rp14.000).

Realisasi ini turun 2,61 persen dari tahun 2019 yang tercatat 167,68 miliar dolar AS.

Lemak dan minyak hewan/nabati serta Bahan bakar mineral menjadi komoditas Indonesia dengan nilai terbesar yakni 20,72 miliar dolar AS dan 17,26 miliar dolar AS.

    ! function(f, b, e, v, n, t, s) 
        if (f.fbq) return;
        n = f.fbq = function() 
            n.callMethod ? n.callMethod.apply(n, arguments) : n.queue.push(arguments)
        ;
        if (!f._fbq) f._fbq = n;
        n.push = n;
        n.loaded = !0;
        n.version = '2.0';
        n.queue = [];
        t = b.createElement(e);
        t.async = !0;
        t.src = v;
        s = b.getElementsByTagName(e)[0];
        s.parentNode.insertBefore(t, s)
    (window, document, 'script', 'https://connect.facebook.net/en_US/fbevents.js');
    fbq('init', '444507519219005');
    fbq('track', 'PageView');

https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js .

[ad_2]

Link Sumber Berita

Continue Reading

HEADLINE

Merek Coklat Terfavorit Bagi Remaja di Indonesia | Good News From Indonesia

Merek Coklat Terfavorit Bagi Remaja di Indonesia | Good News From Indonesia

[ad_1]

Laporan Top Brand Index 2021 kategori Top Brand Gen Z menunjukkan, SilverQueen menjadi merek cokelat batangan paling favorit bagi remaja di Indonesia. Merek coklat yang bermula dari Garut ini berhasil mencatat Skor Tob Brand Index (TBI) sebesar 56,2 persen.

Di posisi kedua ada Cadbury dengan skor TBI sebesar 17,9 persen. Lalu Delfi di posisi ketigan dengan skor 10,66 persen. Terakhir, Tablorone di posisi empat dengan skor TBI 6 persen.

    ! function(f, b, e, v, n, t, s) 
        if (f.fbq) return;
        n = f.fbq = function() 
            n.callMethod ? n.callMethod.apply(n, arguments) : n.queue.push(arguments)
        ;
        if (!f._fbq) f._fbq = n;
        n.push = n;
        n.loaded = !0;
        n.version = '2.0';
        n.queue = [];
        t = b.createElement(e);
        t.async = !0;
        t.src = v;
        s = b.getElementsByTagName(e)[0];
        s.parentNode.insertBefore(t, s)
    (window, document, 'script', 'https://connect.facebook.net/en_US/fbevents.js');
    fbq('init', '444507519219005');
    fbq('track', 'PageView');

https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js .

[ad_2]

Link Sumber Berita

Continue Reading

HEADLINE

Ganefo, Olimpiade Tandingan Ciptaan Soekarno yang Menyatukan Olahraga dan Politik | Good News From Indonesia

Ganefo, Olimpiade Tandingan Ciptaan Soekarno yang Menyatukan Olahraga dan Politik | Good News From Indonesia

[ad_1]

Olahraga bagi pandangan Komite Olimpiade Internasional (IOC) haruslah lepas dari kepentingan politik. Berbeda dengan Soekarno yang menganggap olahraga bisa menjadi sarana persatuan sebuah bangsa.

Pandangan inilah yang membuat Presiden Soekarno menegaskan bahwa event olahraga haruslah terkait dengan proyek-proyek kebangsaan. Selain itu juga menjadi wadah bagi setiap bangsa untuk menyalurkan aspirasi politik.

Pada 13 Februari 1963, Soekarno berpidato khusus untuk mengumumkan penyelenggaraan Ganefo dengan nada tegas di hadapan ribuan rakyat Indonesia. Ganefo sendiri diikuti oleh negara-negara baru sesuai istilah Nefo ciptaan Soekarno.

Ganefo, yang mengambil semboyan Maju! Tidak Ada Retret (Maju Terus Pantang Mundur), berlangsung pada tanggal 10 sampai 22 November 1963. Kejuaraan olahraga ala negara-negara anti imperialis ini diikuti 2.200 atlet dari 48 (versi lain menyebutkan ada 51 negara) negara Asia, Afrika, Amerika Latin, dan Eropa (Timur).

Karena besarnya jumlah kepesertaan dan cabang olahraga yang dipertandingkan, maka “Ganefo” pantas disebut olimpiade tandingan.

    ! function(f, b, e, v, n, t, s) 
        if (f.fbq) return;
        n = f.fbq = function() 
            n.callMethod ? n.callMethod.apply(n, arguments) : n.queue.push(arguments)
        ;
        if (!f._fbq) f._fbq = n;
        n.push = n;
        n.loaded = !0;
        n.version = '2.0';
        n.queue = [];
        t = b.createElement(e);
        t.async = !0;
        t.src = v;
        s = b.getElementsByTagName(e)[0];
        s.parentNode.insertBefore(t, s)
    (window, document, 'script', 'https://connect.facebook.net/en_US/fbevents.js');
    fbq('init', '444507519219005');
    fbq('track', 'PageView');

https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js .

[ad_2]

Link Sumber Berita

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending Dari BuzzFeed

close