Connect with us

Olahraga

LEC Spring Split 2021 : Team Vitality Putus Performa On-Fire Fnatic

LEC Spring Split 2021 : Team Vitality Putus Performa On-Fire Fnatic


Berita Esports : Team Vitality berhasil memutus performa on-fire dari Fnatic, yang telah meraih empat kemenangan dari empat laga terakhir, usai di pekan kelima LEC Spring Split 2021, Sabtu (20/2) mengalahkan lawannya itu dalam 31 menit.

Sebelum pertandingan ini, banyak penggemar dan analis League of Legends memprediksi Fnatic akan mendominasi Vitality sejak awal, karena sedang dalam performa terbaiknya selama dua minggu terakhir. Dilansir Dot Esports, sang juara Eropa baru-baru ini menaklukan semua lawan yang dihadapi, mulai dari G2 Esports, Excel Esports, SK Gaming, hingga Astralis.

Sementara di sisi lain, Vitality adalah kebalikannya. Banyak masalah yang menimpa tim dan itu berpengaruh pada sinergi permainan, hingga kepercayaan diri mereka. Bahkan Crownshot cs juga baru meraih satu kemenangan dari sembilan pertandingan yang telah dilalui sebelum pertandingan ini.

Tapi dalam laga hari ini, Team Vitality memamerkan penampilan yang kompak sebagai tim di setiap tahap permainan. Dari keberhasilan top laner Syzgenda melakukan solo kill pasa Bwipo hingga menyapu bersih team fight untuk memenangkan seri, membuat mereka terlihat seperti tim yang berbeda dibandingkan di awal musim LEC Spring Split 2021.

Sedangkan untuk Bwipo dan kolega, permainan yang mereka tampilkan hari ini sangat buruk. Segala strategi maupun eksekusi tampak tidak terkoordinasi dengan baik, tidak seperti yang mereka tunjukkan saat menang empat kali beruntun dalam dua minggu terakhir.

Usai kekalahan ini, Fnatic (6-4) harus langsung move on karena sudah ditunggu MAD Lions di pertandingan LEC Spring Split 2021 berikutnya, Minggu (21/2).

Artikel Tag: Team Vitality, Fnatic, LEC Spring Split 2021, Esports





Source link

Advertisement
Click to comment

Olahraga

Maldini Terlibat Cekcok dengan Fans Parma Dalam Kemenangan 1-3 Milan

Maldini Terlibat Cekcok dengan Fans Parma Dalam Kemenangan 1-3 Milan


Berita Liga Italia: Direktur teknis AC Milan Paolo Maldini terlihat terlibat cekcok dengan fans Parma dalam kemenangan timnya pada giornata 30 Serie A di Stadio Ennio Tardini Sabtu (10/4) malam tadi.

Meski berhasil meraih kemenangan dengan skor cukup meyakinkan, duel melawan Parma tampaknya cukup menegangkan bagi Rossoneri, dan tekanan laga tersebut dipastikan begitu dirasakan Maldini.

Laga  seolah bakal berjalan dengan mudah saat Milan berhasil unggul dua gol melalui lesakan Franck Kessie dan Ante Rebic pada babak pertama dengan Zlatan Ibrahimovic memainkan peran besar dalam kedua gol tersebut.

Kendati demikian, striker 39 tahun tersebut justru diusir wasit saat pertandingan masih tersisa 30 menit setelah mengatakan sesuatu kepada wasit Fabio Maresca. Riccardi Gagliolo lantas memperkecil keunggulan tuan rumah yang membuat situasi menjadi sangat tegang. Akan tetapi, Rafael Leao yang masuk sebagai pemain pengganti pada menit-menit akhir laga sukses memastikan kemenangan timnya dan membuat mereka kembali ke Milano dengan torehan tiga poin sempurna.

Akan tetapi, ada hal menarik lain yang mewarnai laga panas tersebut. Sebagaimana yang dikemukakan oleh Sky Italia, Maldini tampak tengah terlibat cekcok dengan seorang fans Parma, atau setidaknya seseorang yang hadir di stadion yang mendukung tuan rumah. Alasan dari perselisihan tersebut belum diketahui, namun mantan kapten Rossoneri terlihat lebih tegang daripada biasanya. 

Artikel Tag: Maldini, Milan, Parma





Source link

Continue Reading

Olahraga

Ini Harapan Tuchel untuk Kai Havertz Usai Golnya Kontra Crystal Palace

Ini Harapan Tuchel untuk Kai Havertz Usai Golnya Kontra Crystal Palace


Berita Liga Inggris: Thomas Tuchel senang dengan penampilan berkualitas Kai Havertz saat Chelsea mengalahkan Crystal Palace 4-1, namun mengakui bahwa pemain internasional Jerman itu seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol lagi.

Kesuksesan Tuchel sejauh ini sebagian besarnya dibangun di atas stabilitas di lini pertahanan mereka yang sangat sulit, namun mereka menjadi menyerang yang tak terbendung saat mereka menghancurkan Crystal Palace pada Sabtu (10/4) malam WIB tadi.

Kai Havertz membawa The Blues unggul lebih dulu dengan finishing-nya yang brilian, sebelum tembakan dari Christian Pulisic dan sundulan Kurt Zouma memastikan Chelsea memegang kendali penuh pada babak pertama.

Christian Benteke membalaskan satu gol tepat setelah laga berjalan satu jam, namun Pulisic menambahkan satu gol lagi pada 12 menit terakhir untuk melengkapi kemenangan mereka di Selhurst Park.

Havertz sejatinya punya banyak peluang untuk menambah jumlah golnya, dan Thomas Tuchel ingin pemain asal Jerman itu meningkatkan rasa lapar dan hasratnya serta menemukan naluri menembaknya.

“Jelas kami memiliki banyak peluang hari ini,” kata Tuchel kepada Sky Sports. “Mereka lapar dan kreatif. Kami melakukan banyak lari bagus dan gerakan bagus. Kami menekan diri kami sendiri untuk mendapatkan tanggapan yang benar. Itu adalah langkah ke arah yang benar.”

“Saya tak kecewa (dengan Kai Havertz) tapi sebenarnya dia bisa mencetak lebih banyak. Dia punya dua peluang besar untuk mematikan pertandingan. Dia punya kualitas yang jelas. Dia perlu menunjukkan kualitasnya dan itu tantangan baginya.

Artikel Tag: Kai Havertz, Chelsea, Thomas Tuchel





Source link

Continue Reading

Olahraga

Pioli Ungkap Dialognya dengan Ibrahimovic Soal Kartu Merah Lawan Parma

Pioli Ungkap Dialognya dengan Ibrahimovic Soal Kartu Merah Lawan Parma


Berita Liga Italia: Bos AC Milan Stefano Pioli mengungkapkan apa yang dikatakan Zlatan Ibrahimovic setelah sang striker diganjar kartu merah dalam kemenangan timnya atas Parma Sabtu (10/4) malam kemarin.

Rossoneri berhasil unggul pada babak pertama berkat gol dari Ante Rebic dan Franck Kessie, namun situasinya berubah saat Ibrahimovic mendapat kartu merah setelah mengatakan sesuatu kepada wasit Fabio Maresca dan Parma berhasil memperkecil ketertinggalan tak lama sesudahnya.

Kendati demikian, Milan tak hanya mampu mempetahankan skor tetapi juga memastikan kemenangan melalui gol pemain pengganti Rafael Leao pada menit-menit akhir pertandingan untuk memperlebar jarak dengan Napoli di peringkat lima klasemen sementara Serie A menjadi tujuh poin, meskipun mereka baru akan bermain malam nanti, sama halnya dengan AS Roma, Juventus, dan Atalanta.

Momen diusirnya Ibrahimovic tentu menjadi sorotan tersendiri, dengan Rossoneri harus bermain dengan 10 pemain saat laga masih menyisakan 30 menit lagi. Pioli pun mengungkapkan percakapannya dengan sang striker mengenai insiden tersebut.

“Saya berbicara kepada Zlatan dan dia memberitahu saya bahwa dia tidak menyerangnya. Dia beradu argumen dengan wasit, tetapi tidak menghinanya. Kemudian saya tidak berbicara kepada Maresca dan saya tidak tahu versinya. Kalimat terakhir Ibra adalah ‘lalu Anda tidak peduli apa yang saya katakan’. Jelas setelah ia keluar permainan berubah, tetapi tim saya telah menunjukkan mampu mengisi lubang tersebut dengan determinasi dan tekad yang kuat,” ujar sang manajer.

Artikel Tag: ibrahimovic, Pioli, Milan, Parma





Source link

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending Dari BuzzFeed

close