Connect with us

FEED

KLB Demokrat Serangan terhadap Demokrasi, AHY Minta Bantu Rakyat Indonesia

KLB Demokrat Serangan terhadap Demokrasi, AHY Minta Bantu Rakyat Indonesia




KLB Demokrat Serangan terhadap Demokrasi, AHY Minta Bantu Rakyat Indonesia


© JPNN.COM
KLB Demokrat Serangan terhadap Demokrasi, AHY Minta Bantu Rakyat Indonesia

jpnn.com, JAKARTA – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meminta rakyat Indonesia untuk ikut turun membantu menyelamatkan demokrasi di tanah air.

“Kami tentunya tidak bisa meminta bantuan kepada siapa pun kecuali kepada rakyat Indonesia,” kata AHY kepada saat membuka rapat konsolidasi dengan ketua dan perwakilan pengurus daerah Partai Demokrat dari 34 provinsi, di Jakarta, Minggu (7/3)

AHY mengatakan kongres luar biasa atau KLB Partai Demokrat di Deli Serdang, Sumatera Utara, yang menunjuk Moeldoko sebagai ketua umum tandingan, merupakan serangan terhadap demokrasi dan penegakan hukum di Indonesia.

Karena itu, AHY mengatakan upaya Partai Demokrat menolak KLB beserta hasilnya bukan sekadar mempertahankan kedaulatan dan eksistensi partai.

Namun, lanjut dia, juga menjaga muruah demokrasi serta kedaulatan partai politik di Indonesia.

“Kita (Partai Demokrat) tidak ingin bila ini dibiarkan begitu saja. Bila kita hanya menerima situasi dengan biasa-biasa saja, maka jangan harapkan kebebasan di negeri ini dijamin oleh negara,” ungkap AHY.

“Kebebasan berpendapat, kebebasan berorganisasi, kebebasan untuk berpolitik itu adalah hak kita semua, hak warga negara, hak partai politik,” ujar AHY di hadapan para kader Partai Demokrat.

AHY juga berterima kasih kepada segenap bangsa Indonesia dari berbagai elemen di berbagai daerah yang satu per satu memberi support ke Partai Demokrat untuk tetap tegar, sabar, dan terus berjuang.

“Karena, apa yang diperjuangkan Partai Demokrat itu juga yang menjadi harapan dan aspirasi rakyat,” kata AHY disambut riuh tepuk tangan dan seruan dari para kader.

AHY menggelar rangkaian rapat konsolidasi di kantor pusat Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Demokrat, di Jalan Proklamasi Nomor 41, Jakarta, Minggu (7/3), untuk merespons KLB Partai Demoktar di Deli Serdang, Sumut, Jumat (5/3).

Dalam rangkaian acara itu, AHY bertemu dengan ketua atau perwakilan dari dewan pengurus daerah (DPD) dari 34 provinsi dan ketua dewan pengurus cabang (DPC) dari 514 kabupaten dan kota. (antara/jpnn)



Source link

Advertisement
Click to comment

FEED

Isak Tangis Warga Toraja Tak Terhindarkan Saat Dua Jenazah Guru Tiba di RSUD Mimika

Isak Tangis Warga Toraja Tak Terhindarkan Saat Dua Jenazah Guru Tiba di RSUD Mimika


AKURAT.CO, Jenazah dua guru korban penembakan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Sabtu (10/4/2021) siang dievakuasi ke Timika menggunakan penerbangan Dabi Air yang disewa Pemkab Puncak.

Dari Bandara Mozes Kilangin Timika, jenazah Oktovianus Rayo (42), guru yang bertugas di SD Jambul dan Yonathan Randen, guru yang bertugas di SMP Negeri 1 Beoga langsung dibawa ke RSUD Mimika menggunakan dua mobil ambulans diiringi ribuan warga Toraja di Kabupaten Mimika.

Ikut dievakuasi bersama jenazah kedua guru tersebut yaitu isteri dan anak almarhum Oktovianus Rayo, serta Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Beoga Junaedi Arung Salele yang selamat dari pembantaian oleh KKB.

Isak tangis warga Toraja dan keluarga korban tak terhindarkan saat jenazah kedua guru tersebut tiba di ruang jenazah RSUD Mimika, terlebih saat melihat isteri dan anak almarhum Oktovianus Rayo.

Kabag Ops Polres Mimika AKP Roberth Hitipeuw mengatakan jenazah kedua guru korban kekejaman KKB itu akan dibersihkan dan diformalin oleh petugas kamar jenazah RSUD Mimika, sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Rencananya jenazah almarhum Oktovianus Rayo akan disemayamkan di rumahnya di kawasan Gang Tanete, Jalan Budi Utomo, Kelurahan Inauga. Sementara jenazah almarhum Yonathan Randen akan disemayamkan di rumah keluarganya di Jalan C Heatubun, Kelurahan Kwamki Timika.

“Soal kapan jenazah kedua korban akan dikebumikan, dari pihak keluarga yang menentukan,” jujar AKP Roberth.
Almarhum Oktovianus Rayo, tewas tertembak oleh KKB yang mendatangi kios-nya di Kampung Julukoma, Distrik Beoga pada Kamis (8/4) pagi.

Sementara almarhum Yonathan Randen ditembak oleh KKB saat bersama Junaedi Arung Salele hendak mengambil terpal di rumah kepala sekolah SMP Negeri 1 Beoga untuk membungkus jenazah almarhum Oktovianus Rayo yang disemayamkan di Puskesmas Beoga.

Selain menembaki kedua guru itu, KKB juga dilaporkan membakar fasilitas gedung sekolah dan perumahan guru di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak.[]

baca juga:





Source link

Continue Reading

FEED

Mantan Koki Kerajaan Inggris Bongkar Rahasia Kebiasaan Pangeran Philip di Meja Makan : Okezone Lifestyle

Mantan Koki Kerajaan Inggris Bongkar Rahasia Kebiasaan Pangeran Philip di Meja Makan : Okezone Lifestyle


Kabar duka datang dari Kerajaan Inggris, Pangeran Philip, Duke of Edinburgh telah meninggal dunia di usia 99 tahun pada Jumat 9 April 2021. Istana Buckingham mengonfirmasi Pangeran Philip meninggal dunia di Kastil Windsor.

Semasa hidupnya Pangeran Philip merupakan sosok yang sangat dikagumi oleh masyarakat. Ia pun terkenal sebagai orang yang ramah dan tidak pemilih, terutama dalam hal makanan. Hal tersebut diungkapkan oleh mantan chef kerajaan, Darren McGrady.

Koki

Pangeran Philip memiliki selera makan yang jauh lebih beragam daripada yang Ratu Elizabeth II. Menurut McGrady, sang Ratu makan untuk hidup sedangkan Pangeran Philip hidup untuk makan. Tentu saja, hal ini membuat pasangan itu kerap berselisih saat mencoba memilih makanan.

Sebagai seorang ratu, preferensi Ratu Elizabeth jelas lebih didahulukan di dapur istana. Biasanya menu makanan selalu tergantung pada, ratu yang menjadi tuan rumah makan dalam istana.

Pangeran Philip

Baca Juga : Koleksi Mobil Mewah Pangeran Philip, Satu Masih Tersimpan di Rumah Ratu Elizabeth II

Baca Juga : Nostalgia Kisah Cinta 7 Dekade Pangeran Philip dan Ratu Elizabeth II

Menurut McGrady, Pangeran Philip lebih suka jika harus mengambil tugas Ratu Elizabeth di meja makan. Sebab pada momen tersebut, Pangeran Philip akhirnya bisa mengonsumsi hidangan yang lebih beraroma.

“Ketika ratu sedang pergi, Pangeran Philip dapat mencicipi semua bahan favoritnya sendiri. Pangeran menyukai semua jenis makanan pedas asli, dan bisa menjelajah lebih banyak dan menikmatinya saat ratu sedang pergi,” tutur McGrady, sebagaimana dirangkum Womans World, Sabtu (10/4/2021)

McGrady menambahkan bahwa Pangeran Philip juga suka membawa ide makanan baru ke istana dari perjalanannya sendiri. Dia menjadi sangat bersemangat ketika pergi ke restoran atau di negara lain pada suatu perjamuan. Dia akan sering menanyakan resepnya.

Pangeran Philip juga tidak ragu untuk turun langsung dalam menyiapkan makanan. McGrady ingat suatu malam ketika Pangeran Philip masuk ke dapur dan bertanya tentang apa yang sedang disiapkan untuk makan malam.

Hidangan domba yang mewah ada di menu untuk bangsawan, tetapi ketika Pangeran Philip melihat setumpuk daging domba yang dimaksudkan untuk staf, ia memutuskan untuk mengambil alih tugas memasak dan menyajikan kedua makanan itu untuk semua orang.

“Dia benar-benar memasak di atas panggangan malam itu – dia memasak untukku! Dulu aku, chefnya, maksudku, apa yang harus aku lakukan, pergi keluar dan melakukan perjamuan kerajaan saat dia melakukan pekerjaanku di dapur,” kenang McGrady.



Source link

Continue Reading

FEED

Usai Tinjau Serbuan Amfibi Marinir, KSAL Resmikan Puslatpurmar-9 Dabo Singkep

Usai Tinjau Serbuan Amfibi Marinir, KSAL Resmikan Puslatpurmar-9 Dabo Singkep



loading…

JAKARTAKepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono meresmikan Pusat Latihan Tempur Marinir (Puslatpurmar)-9 TNI Angkatan Laut Dabo Singkep, Kepulauan Riau.

Selain meresmikan Puslatpur Marinir, KSAL juga melantik Mayor Marinir Adid Kurniawan Wicaksono, sebagai Komandan pertama. Kegiatan tersebut dilakukan KSAL seusai meninjau serbuan amfibi Pasukan Pendaratan Korps Marinir TNI AL dalam latihan operasi amfibi di Pantai Todak, Dabo Singkep Kepulauan Riau, Sabtu (10/4/2021). Baca juga: Dankormar Resmikan Pantai Todak, Riau Jadi Tempat Latihan Pendaratan Marinir

Peresmian Puslatpurmar 9 yang disaksikan para Pangkotama TNI AL dan Forkopimda Kabupaten Lingga ini berdasarkan Surat Keputusan KSAL Nomor Kep/1068/IV/2021 tanggal 8 April 2021. Sementara itu, Mayor Marinir Adid Kurniawan Wicaksono yang diberi amanah untuk memimpin pusat latihan tempur ini merupakan alumni Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan 50. Baca juga: Penembakan Rudal C-705 Sukses, KSAL: Bukti Kesiapan Prajurit dan Alutsista TNI AL

Sebelum diresmikan sebagai Puslatpurmar-9 TNI AL, para pasukan pendarat Korps Marinir TNI AL telah menggunakan wilayah Pantai Todak ini sebagai tempat latihan operasi serbuan amfibi Pra Armada Jaya 2021. Operasi amfibi merupakan salah satu operasi gabungan TNI untuk melaksanakan pendaratan amfibi Korps Marinir di tumpuan pantai yang dikuasai musuh. Dalam latihan ini bertindak sebagai Panglima Komandan Tugas Gabungan Amfibi (Kogasgabfib) Laksma TNI Dato Rusman SN yang sehari-hari menjabat Komandan Gugus Tempur Laut (Danguspurla) Koarmada I.

Dalam latihan operasi amfibi ini, Pasukan Pendarat (Pasrat) didaratkan dari kapal perang Kogasgabfib seperti KRI Teluk Cirebon-543, KRI Teluk Ende-517, KRI Teluk Sibolga-536, dengan kendaraan tempur berupa tank jenis BTR-50 dan BMP-3F. Pasrat diperankan dari Pasmar 1 Jakarta, sedangkan bertindak sebagai Komandan Pasukan Pendarat (Danpasrat) Kolonel Marinir Freddy Ardianzah yang kesehariannya menjabat sebagai Danbrigif 1 Marinir.

Operasi amfibi terlaksana setelah penguasaan dan pengontrolan laut oleh Kogaslagab. Pasukan Pendarat sebelum melaksanakan manuver ke pantai didahului tim Intai Amfibi baik lewat laut (Raid Amfibi) maupun udara (Junpur) yang menyiapkan pantai tumpuan pendaratan yang aman. Kendaraan tempur dan Pasukan Pendarat Marinir mulai melaksanakan pendaratan dibantu dengan payung perlindungan Bantuan Tembakan Kapal (BTK).

Sementara itu, unsur-unsur yang terlibat dalam latihan operasi amfibi ini melibatkan 9 Kapal perang terdiri dari KRI Bung Tomo-357, KRI John Lie-358, KRI Patimura-371, KRI Tjiptadi-381, KRI Teuku Umar-385, KRI Teluk Ende-517 KRI Teluk Sibolga-536, KRI Teluk Cirebon-543 dan KRI Pulau Raas-726; 5 pesawat udara; dan 10 kendaraan tempur Marinir TNI AL terdiri dari 6 unit BTR-50 dan 4 unit BMP-3F.

(cip)



Source link

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending Dari BuzzFeed

close