Connect with us

EROPA

Kerusuhan Belfast Picu Kekhawatiran Kekerasan Sektarian

Kerusuhan Belfast Picu Kekhawatiran Kekerasan Sektarian


Setelah enam malam kerusuhan di Belfast, kekhawatiran semakin besar kembalinya kekerasan di Irlandia Utara, hampir 23 tahun setelah tercapai Persetujuan Good Friday, yang mengakhiri pembunuhan dan serangan bom selama tiga dekade. Pendukung pro-Inggris, marah pada unsur-unsur persetujuan Brexit yang mulai berlaku Januari lalu, dan menurut mereka mengacaukan kedudukan Irlandia Utara di dalam Britania Raya.

Ketegangan beralih ke jalan-jalan. Satu bus dibajak dan dibakar di Belfast, Rabu (7/4), sementara massa remaja melempar batu dan bom Molotov ke arah polisi. Puluhan petugas cedera dan beberapa orang ditangkap. Seorang jurnalis foto dari Belfast Telegraph diserang ketika sedang meliput protes.

Sebagian besar kekerasan terjadi di Shankill Road, Belfast barat, garis depan antara kelompok Protestan dan masyarakat nasional pro-Irlandia yang Katolik. PM Boris Johnson menyerukan agar huru-hara diakhiri.

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson terlihat mengenakan masker pelindung saat berkunjung ke toko DIY di Middlesbrough, Inggris, 1 April 2021. (Foto: Reuters)

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson terlihat mengenakan masker pelindung saat berkunjung ke toko DIY di Middlesbrough, Inggris, 1 April 2021. (Foto: Reuters)

“Saya sangat prihatin atas skenario kekerasan di Irlandia Utara, khususnya serangan terhadap polisi, yang melindungi publik dan bisnis, serangan terhadap pengemudi bus, dan serangan terhadap jurnalis. Cara mengatasi perbedaan adalah melalui dialog, bukan kekerasan atau kejahatan,” cuit Johnson, Rabu (7/4).

Pimpinan politik dari pemerintah koalisi di Stormont, Belfast, yang dibentuk sebagai bagian dari Persetujuan Good Friday, mengecam kekerasan itu. Menteri Pertama Irlandia Utara Arlene Foster, pemimpin dari Partai Unionis Demokratik, mengatakan, “sebagaimana hal ini salah pada masa lalu dan tidak pernah direstui, sekarang juga salah.”

Deputi Menteri Pertama Michelle O’Neill, pemimpin dari partai nasionalis Sinn Fein, menyerukan dialog. Hanya lewat politik demokratik kita bisa mengatasi masalah dan keprihatinan kita,” katanya kepada para anggota parlemen.

Masalah-masalah ini berakar dari keluarnya Inggris dari Uni Eropa (Brexit) yang membuat perbatasan antara Irlandia Utara dan Republik Irlandia sebagai garis depan eksternal Uni Eropa. Semua pihak khawatir, perbatasan dengan infrastruktur yang terkait dan pemeriksaan barang dan kendaraan, akan memicu kembali kekerasan sektarian.

Bagian dari persetujuan Brexit, disebut Protokol Irlandia Utara, menyatakan bahwa semua pemeriksaan barang dari Inggris ke Irlandia Utara harus dilakukan di pelabuhan-pelabuhan pada sisi Laut Irlandia. Itu menciptakan perbatasan antara Inggris dan Irlandia Utara, kata analis Katy Hayward, professor ilmu sosiologi politik di Queen’s University, Belfast. “Ini menciptakan keresahan, khususnya di kalangan masyarakat pro Inggris, yang merasa bahwa peran mereka dalam Inggris Raya terancam. Bagi banyak orang sudah tentu, perbatasan dengan Irlandia Utara bukan sekadar tentang bea cukai dan hal-hal teknis. Secara simbolis ini juga signifikan,” katanya kepada VOA.

Seorang pria berjalan melewati bus yang terbakar di jalan Shankill di Belfast Barat, Irlandia Utara, Kamis, 8 April 2021. (Foto: AP)

Seorang pria berjalan melewati bus yang terbakar di jalan Shankill di Belfast Barat, Irlandia Utara, Kamis, 8 April 2021. (Foto: AP)

Namun 56% rakyat Irlandia Utara memilih tetap bergabung dengan Uni Eropa pada 2016 melalui referendum. Sedangkan Inggris sebagai keseluruhan memilih hengkang dari blok itu.

Sudah banyak ramalan bahwa Brexit akan memperlemah Persetujuan Good Friday. Sebagian Irlandia Utara masih sangat terpecah. Nasionalis Katolik umumnya menginginkan bergabung dengan Republik Irlandia, sedangkan kelompok Protestan ingin tetap menjadi bagian Inggris. [jm/ka]

Advertisement
Click to comment

EROPA

Kanselir Jerman Tekankan Pentingnya Hubungan dengan AS, China

Kanselir Jerman Tekankan Pentingnya Hubungan dengan AS, China



Kanselir Jerman Angela Merkel, Rabu (5/5) menekankan pentingnya hubungan yang dekat dengan Amerika Serikat. “Amerika Serikat adalah negara yang akan tetap menjadi mitra terpenting Eropa,” kata Merkel di Berlin.

Kanselir Jerman itu berpidato di hadapan kongres digital mengenai hubungan trans-Atlantik yang diselenggarakan oleh blok partainya di parlemen, CDU/CSU.

Merkel mengakui hubungan dengan pemerintahan Trump tidak sebaik yang seharusnya, namun ia mengindikasikan bahwa hubungan membaik setelah kini Presiden Joe Biden berkuasa.

“Perkembangan terkait kerjasama trans-Atlantik adalah kini ‘kembali berjalan’,” kata Merkel. “Namun, ini berbeda dari ‘bisnis pada umumnya’.”

“Jelas bagi saya, bahkan semakin jelas selama menjalani tahun-tahun yang lebih sulit bahwa kita hanya dapat menemukan jawaban atas tugas-tugas bersama dan pertanyaan-pertanyaan akan masa depan dengan kerjasama yang lebih erat,” Merkel menambahkan.

Merkel juga menekankan pentingnya hubungan dengan China. Kanselir Jerman itu menyatakan masalah global seperti perubahan iklim dan perdagangan tidak dapat diselesaikan tanpa keterlibatan China. [mg/ka]

Continue Reading

EROPA

Kebun Binatang Budapest Dibuka Bagi Pemegang Kartu Vaksinasi COVID-19

Kebun Binatang Budapest Dibuka Bagi Pemegang Kartu Vaksinasi COVID-19


Mulai tanggal 1 Mei 2021, Hungaria melonggarkan beberapa restriksi COVID-19 bagi warga pemegang kartu vaksinasi COVID-19 yang dikeluarkan oleh pemerintah. Hal ini merupakan yang terbaru dari serangkaian langkah pelonggaran menyusul kampanye vaksinasi yang ambisius, yang dilakukan oleh pemerintah.

Warga Hungaria yang telah mendapat vaksinasi dan mereka yang sudah pulih dari COVID-19, berhak untuk mendapatkan kartu vaksinasi COVID-19. Pemegang kartu tersebut kini dapat mengunjungi kebun binatang Budapest. Pengunjung kebun binatang diminta untuk memperlihatkan kartu tersebut di pintu masuk.

Seorang warga Hungaria memperlihatkan kartu vaksinasi COVID-19-nya di Budapest, Hungaria, 30 April 2021. (AP)

Seorang warga Hungaria memperlihatkan kartu vaksinasi COVID-19-nya di Budapest, Hungaria, 30 April 2021. (AP)

Kebun binatang Budapest juga dibuka lagi sejak Sabtu (1/5) bagi warga yang telah memiliki kartu vaksinasi COVID-19. Hal itu membuat warga merasa senang.

Kebun binatang itu mulai kembali menerima pengunjung setelah diharuskan tutup selama hampir enam bulan.

Juru Bicara Kebun Binatang, Zoltan Hanga, mengatakan, taman kebun binatang yang berada di ibu kota Hungaria ini terakhir kali ditutup dalam jangka waktu yang panjang adalah selama Perang Dunia II.

Kebun binatang yang paling baik adalah kebun binatang yang penuh dengan pengunjung, di mana banyak orang datang untuk mempelajari lebih jauh tentang dunia satwa dan bersenang-senang. Akhirnya, inilah waktunya.

Seorang anak laki-laki menunjukkan kartu vaksinasi COVID-19, didampingi ayahnya saat mengunjungi Kebun Binatang Budapest, di Budapest, Hungaria, 1 Mei 2021. (AP)

Seorang anak laki-laki menunjukkan kartu vaksinasi COVID-19, didampingi ayahnya saat mengunjungi Kebun Binatang Budapest, di Budapest, Hungaria, 1 Mei 2021. (AP)

Anak-anak berusia di bawah 18 tahun yang tidak memiliki kartu itu dapat ikut mengunjungi kebun binatang asalkan didampingi oleh orang dewasa pemilik kartu vaksinasi COVID-19.

Antrean panjang orang tua dan anak-anak yang tampak bersemangat terlihat di kebun binatang Budapest pada hari Sabtu pagi tanggal 1 Mei lalu.

Eva Marozsan, salah satu pengunjung, membawa putranya yang masih kecil, Zoltan, untuk mengunjungi hewan-hewan di kebun binatang tersebut. “Sangat tidak menyenangkan karena harus tinggal di rumah, dan kini banyak tempat yang sudah dibuka. Ini merupakan kegembiraan bagi kami,” komentarnya.

Seorang anak laki-laki duduk di depan Kebun Binatang Budapest, Hungaria, menunggu tempat rekreasi itu buka, Sabtu, 1 Mei 2021. (AP)

Seorang anak laki-laki duduk di depan Kebun Binatang Budapest, Hungaria, menunggu tempat rekreasi itu buka, Sabtu, 1 Mei 2021. (AP)

Hungaria telah memberikan empat juta dosis pertama vaksin virus corona, kepada sekitar 40 persen populasinya.

Negara itu memiliki tingkat vaksinasi tertinggi kedua di Uni Eropa dan merupakan satu-satunya di antara 27 negara Uni Eropa yang menggunakan vaksin dari China dan Rusia, selain vaksin dari negara Barat. [lj/uh].

Continue Reading

EROPA

Jerman Nyatakan Ansaar International Organisasi Muslim Terlarang

Jerman Nyatakan Ansaar International Organisasi Muslim Terlarang


Pemerintah Jerman, Rabu (5/5), menyatakan sebuah organisasi Muslim yang dituduh mendukung terorisme secara global melalui sumbangan-sumbangannya sebagai organisasi terlarang.

Polisi menggerebek gedung-gedung yang terkait dengan Ansaar International di 10 negara bagian Jerman, kata Kementerian Dalam Negeri Jerman dalam sebuah pernyataannya.

Kementerian itu menuduh bahwa dana yang dikumpulkan organisasi tersebut, yang seolah-olah digunakan untuk proyek-proyek kesejahteraan, sesungguhnya ditujukan untuk membantu mendanai kelompok-kelompok seperti afiliasi Al-Qaeda Suriah yang dikenal sebagai Front Nusra, kelompok Palestina Hamas dan al-Shabab di Somalia.

Polisi menyegel markas organisasi muslim Ansaar International di Duesseldorf, Jerman, setelah dinyatakan sebagai organisasi terlarang, 5 Mei 2021. (REUTERS/Erol Dogrudogan)

Polisi menyegel markas organisasi muslim Ansaar International di Duesseldorf, Jerman, setelah dinyatakan sebagai organisasi terlarang, 5 Mei 2021. (REUTERS/Erol Dogrudogan)

“Organisasi Ansaar International dan anak-anak organisasinya merupakan jaringan terlarang. Jaringan tersebut mendanai terorisme secara global melalui sumbangan-sumbangannya,” cuit Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri di Twitter.

Lebih dari 1.000 petugas polisi menggerebek gedung-gedung dan ruang-ruang kantor Ansaar International di berbagai penjuru Jerman dan menyita sekitar 150.000 euro atau sekitar 180.000 dolar.

“Sewaktu memerangi terorisme, kita perlu mengeringkan sumber-sumber pendanaannya, ” kata Menteri Dalam Negeri Jerman Horst Seehofer. Ia menuduh Ansaar International menyebarkan pandangan Salafi tentang dunia dan mendanai teror di berbagai penjuru dunia dengan berpura-pura memberikan bantuan kemanusiaan.

Seorang pria yang menjawab panggilan telepon ke kantor pusat organisasi di kota Duesseldorf, Jerman barat, segera menutup telepon ketika kantor berita Associated Press menelepon untuk meminta komentar. [ab/uh]

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending Dari BuzzFeed

close