Business is booming.

Kecelakaan Sriwijaya: Jasa Raharja memberi kompensasi keluarga empat korban


Kami sudah menyerahkan kepada mereka dalam waktu kurang dari 24 jam sejak empat (penumpang) bisa diidentifikasi.

Jakarta (ANTARA) – Perusahaan asuransi milik negara PT Jasa Raharja telah mengucurkan santunan kepada keluarga empat penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh ke laut sesaat setelah lepas landas pada 9 Januari 2021.

“Kami sudah menyerahkan kepada mereka dalam waktu kurang dari 24 jam sejak empat (penumpang) bisa diidentifikasi,” kata Direktur Operasi PT Jasa Raharja Amos Sampetoding di Jakarta International Container Terminal (JICT) di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu.

Identifikasi Korban Bencana (DVITim Mabes Polri membutuhkan waktu dua hari untuk mengidentifikasi korban kecelakaan pesawat. Satu korban diidentifikasi pada hari Senin dan tiga lainnya pada hari Selasa, katanya.

Personel Jasa Raharja telah bersiaga di 27 kota di 13 provinsi untuk melayani keluarga korban kecelakaan pesawat tersebut.

Berita Terkait: Angkatan Laut menghentikan operasi penyelaman untuk mengambil CVR penerbangan Sriwijaya

Jika, Rabu malam, tim mengumumkan nama-nama penumpang lain yang teridentifikasi dalam jumpa pers di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, petugas Jasa Raharja akan mulai menghubungi kerabat atau ahli warisnya, kata Sampetoding.

Total santunan yang diberikan kepada keluarga dari empat korban yang diidentifikasi adalah Rp200 juta, katanya.

“Sesuai aturan Kementerian Keuangan, santunan setiap penumpang yang tewas akibat kecelakaan moda umum adalah Rp50 juta,” jelasnya.

Hingga Selasa, 55 anggota keluarga dari 22 penumpang Sriwijaya Air penerbangan SJ-182 sudah tiba di Jakarta.

Anggota keluarga tersebut tinggal di sebuah hotel untuk mengikuti upaya resmi untuk mengangkut sisa-sisa manusia dan puing-puing dari lokasi kecelakaan dan untuk menemukan serta mengambil kotak hitam pesawat.

Anggota keluarga dijadwalkan bertemu dengan pejabat Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), kata Sampetoding.

Kantor Sriwijaya Air-Pontianak dijadwalkan akan menerbangkan lebih dari 13 anggota keluarga penumpang yang berada dalam penerbangan naas tersebut.

“Jika tidak menemui rintangan, kami akan menerbangkan 13 anggota keluarga lainnya dari Kota Pontianak ke Jakarta pada Rabu,” kata Manajer Wilayah Kantor Sriwijaya Air-Pontianak, Faisal Rahman, Selasa.

Berita Terkait: Kecelakaan Pesawat Sriwijaya: KNKT menerima perekam data penerbangan