Info

Kapal Garda Pantai China Hampir Bertabrakan dengan Kapal Patroli Filipina

Sebuah kapal garda pantai China berada dalam jarak 1 meter dan hampir bertabrakan dengan kapal patroli Filipina yang ingin dihalanginya di Laut China Selatan. Insiden hampir bertabrakan ini memicu kekhawatiran bahwa konflik teritorial yang berulang dapat memicu krisis geopolitik yang lebih besar.

Filipina Jumat mengecam keras manuver berbahaya China di dekat Second Thomas Shoal, yang diklaim kedua negara itu dan telah menjadi lokasi konfrontasi berulang kali.

Satu kapal garda pantai Filipina lainnya diblokir dan dikepung oleh kapal-kapal garda pantai dan milisi China dalam sikap bermusuhan yang berlangsung lebih dari empat jam pada hari Rabu.

Konfrontasi besar di perairan yang disengketakan ini berpotensi melibatkan AS, yang telah berjanji akan membela Filipina, sekutu perjanjian keamanan tertuanya di Asia, jika pasukan, kapal dan pesawat Filipina menghadapi serangan bersenjata.

Perahu Penjaga Pantai China pada 20 September 2023, di dekat Scarborough Shoal di Laut Cina Selatan. (Foto: via Reuters)

Dua kapal garda pantai Filipina yang lebih kecil yang dikawal di perairan sengketa itu berhasil menembus blokade China dan mengirimkan makanan serta pasokan lainnya ke sebuah pos teritorial laut Filipina di perairan dangkal itu, yang sama-sama diklaim kedua negara bertetangga di Asia tersebut.

“Kami mengecam perilaku kapal garda pantai China. Mereka telah melanggar hukum internasional khususnya regulasi mengenai tabrakan,” kata juru bicara garda pantai Filipina Komodor Jay Tarriela dalam konferensi pers.

Insiden hampir bertabrakan yang mengkhawatirkan itu dapat dicegah sewaktu satu dari dua kapal garda pantai Filipina mendadak mematikan mesin setelah sebuah kapal garda pantai China melewati haluannya dalam jarak satu meter saja, kata Tarriela.

Kejadian ini disaksikan oleh sekelompok kecil wartawan, termasuk dari kantor berita AP, yang diundang oleh garda pantai Filipina untuk bergabung dengan kapal pengawalnya, sebagai bagian dari strategi baru yang disebutnya bertujuan untuk mengungkapkan tindakan China yang semakin agresif di Laut China Selatan.

Garda pantai China mengemukakan dalam pernyataan Rabu malam bahwa kapal-kapal Filipina memasuki perairan “tanpa permisi dari pemerintah China” dan bahwa “China menentang keras pengiriman bahan-bahan bangunan secara ilegal oleh Filipina ke kapal militer yang ‘kandas.” China mengatakan telah memberi peringatan keras kepada kapal-kapal Filipina dan memantau kapal-kapal itu selama proses berlangsung. [uh/ab]

Sumber Berita

Apa Reaksimu?

Lainnya Dari BuzzFeed