Info

Kandang Baru Kuda Polisi Dibuka di National Mall di Washington

Polisi Berkuda adalah salah satu unit tertua dan paling dicintai di Kepolisian Taman Nasional AS. Unit ini dimulai pada 1934 dengan seekor kuda yang disewa dari pemilik setempat. Namun Anna Rose, anggota Kepolisian Taman Nasional, mengatakan tradisi ini jauh lebih tua dan sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu.

“Badan ini dibentuk pada tahun 1791 oleh George Washington, dan Patroli Berkuda dibentuk dengan seekor kuda pada tahun 1934. Saya yakin kuda selalu menjadi bagian dari sejarah tersebut, karena kota ini didirikan dengan kuda. Kami sudah berada di National Mall sejak tahun 1976!” katanya.

Pada tahun 1976, untuk merayakan 200 tahun Deklarasi Kemerdekaan, kandang kuda sementara untuk Polisi Taman dibangun di Mal Nasional. Tapi itu terjadi hampir 50 tahun yang lalu. Julie Moore dari Trust for the National Mall mengatakan kandang Unit Berkuda perlu ditingkatkan, dan unit tersebut merupakan bagian penting dari sejarah Washington.

Mantan mendagri AS (kedua dari kanan) menunggang kuda bersama para petugas Polisi Taman (Park Police) di Washington pada 2017. (Foto: via Reuters)

“Polisi taman dari Unit Berkuda berpatroli di National Mall. Mereka benar-benar merupakan kelompok berkuda yang ramah. Mereka menyapa dan membimbing masyarakat dan memastikan semua orang tetap aman. Mereka mengatakan satu petugas patroli berkuda setara dengan 15 petugas polisi biasa di lapangan,” ujar dia.

Kandang baru yang dibangun berkat sumbangan dari para filantropis itu sangat modern dan juga berfungsi sebagai pusat pelatihan dan pendidikan. Anna Rose mengatakan bekerja dengan kuda bisa seperti bekerja dengan pasangan manusia dalam berbagai hal

“Jadi, apa istimewanya kuda menjadi mitra kerja? Kuda memiliki kepribadiannya sendiri, dan kita mengembangkan ikatan yang tiada duanya dengan kuda. Dan semakin kita berusaha menjalin ikatan itu, semakin baik perilaku kuda terhadap kita,” katanya.

Anna Rose memilih nama kudanya, dan bukan kebetulan ia memilih Sybil.

“Saya mencari nama besar yang berhubungan dengan sejarah dan mewakili perempuan yang kuat. Dan saya menemukan kisah Sybil Ludington dari bagian utara New York. Dia berusia sekitar 16 tahun, dan dia menempuh perjalanan dengan naik kuda sejauh 65 kilometer sepanjang malam ke Connecticut dan kembali lagi, untuk mendapatkan informasi bahwa pasukan Inggris akan datang. Jadi, dia dinobatkan sebagai pahlawan perang,” paparnya.

Anna Rose mengatakan dia memiliki pekerjaan yang sangat diidam-idamkan. Dia berpatroli di National Mall di Ibu Kota AS bersama teman tepercaya, yakni kuda yang diberi nama Sybil. Ia bertemu dengan orang-orang dari seluruh dunia dan membuat mereka tersenyum. [lt/ab]

Sumber Berita

Apa Reaksimu?

Lainnya Dari BuzzFeed