Connect with us

INDONESIA

Indonesia mengoptimalkan peran industri untuk memacu pemulihan ekonomi

Indonesia mengoptimalkan peran industri untuk memacu pemulihan ekonomi


Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Indonesia mengoptimalkan peran industri untuk memacu pemulihan ekonomi nasional dengan mengeluarkan kebijakan dan stimulus yang memenuhi kebutuhan dunia usaha, menurut seorang pejabat.

“Kementerian Perindustrian telah melakukan berbagai upaya strategis untuk meningkatkan daya saing industri sehingga dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional di tengah pandemi,” Eko SA Cahytanto, Direktur Jenderal Ketahanan, Wilayah dan Akses Industri Internasional (KPAII) di Kementerian Perindustrian, kata.

Industri dalam negeri secara konsisten menjadi penyumbang PDB nasional terbesar. Pada 2020. Manufaktur, misalnya, menyumbang 17,89 persen, kata dia dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

“Tahun 2020 ekspor sektor industri mencapai US $ 131,13 miliar atau memberikan kontribusi 80,30 persen dari total ekspor nasional. Sedangkan nilai investasi sektor industri pada tahun 2020 sebesar Rp272,9 triliun, meningkat dibandingkan dengan Rp216 triliun pada tahun 2019,” ujarnya. dicatat.

Saat ini, pemerintah telah mengembangkan 128 kawasan industri dan sedang membangun 38 lagi di seluruh negeri.

Sesuai dengan RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) 2020-2024, 27 kawasan industri prioritas akan dikembangkan sebagian besar di luar Pulau Jawa. Mereka terdiri dari 14 kawasan industri di Sumatera, enam di Kalimantan, dua di Jawa, tiga di Sulawesi. dan Maluku, satu di Papua, dan satu di Nusa Tenggara.

Berita Terkait: Jokowi mendesak pencapaian target pertumbuhan ekonomi 5 persen pada 2021

Kementerian Perindustrian juga sangat aktif mempercepat pengembangan kawasan industri halal.

Pemerintah terus berupaya mendongkrak daya saing industri nasional melalui penerapan road map Making Indonesia.

Program ini memprioritaskan pengembangan tujuh filed industri dalam menerapkan teknologi digital dalam proses produksinya agar lebih efisien dan kompetitif.

Ketujuh sektor prioritas tersebut adalah industri makanan dan minuman, kimia, tekstil dan pakaian jadi, otomotif, elektronik, farmasi, dan alat kesehatan.

“Sektor-sektor tersebut mampu memberikan kontribusi lebih dari 60 persen terhadap PDB nasional. Oleh karena itu, diharapkan Indonesia dapat masuk dalam 10 besar ekonomi terkuat di dunia pada tahun 2030,” ujarnya.

Selain itu, guna menarik investasi global dan memperluas pasar ekspor sektor industri, Kementerian Perindustrian mengupayakan partisipasi Indonesia sebagai negara mitra Hannover Messe 2021 Digital Edition yang akan berlangsung mulai 12-16 April 2021. .

Pemerintah juga mendorong sektor industri untuk memperluas pasar non-tradisional seperti Afrika, Asia Selatan, dan Eropa Timur, khususnya.

Berita Terkait: Pemerintah akan tingkatkan belanja negara untuk menghidupkan kembali perekonomian: Menteri

Advertisement
Click to comment

INDONESIA

Korban Tewas Bencana Alam di NTT Bertambah Jadi 174, 48 Hilang

Korban Tewas Bencana Alam di NTT Bertambah Jadi 174, 48 Hilang


Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa jumlah korban meninggal dalam bencana alam di Nusa Tenggara Timur bertambah sembilan orang dari hari sebelumnya, menjadi 174 jiwa pada Sabtu (10/4). Sebanyak 48 orang masih hilang.

Korban meninggal berasal dari delapan kabupaten dan satu kota. Dari total korban meninggal per Sabtu (10/4), Kabupaten Flores Timur mencatat korban jiwa terbanyak, yaitu 71 orang. Sebanyak lima orang masih dinyatakan hilang.

Perincian korban meninggal dan hilang di kabupaten/kota lainnya, 46 orang meninggal dan 22 hilang di Kabupaten Lembata. Di Kabupaten Alor, 28 orang meninggal dunia dan 13 hilang, sementara di Kabupaten Kupang, 12 orang meninggal dan tiga masih hilang.

Di Kota Kupang tercatat enam meninggal dan tidak ada korban hilang, sedangkan di Kabupaten Ende dan di Sikka masing-masing 1 meninggal.

Kepala BNPB Letnan Jendral TNI Dr. (H.C.) Doni Monardo (baju putih rompi cokelat) didampingi Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat (baju biru) dalam rapat koordinasi terkait penanganan bencana alam di NTT-NTB, di Posko Kantor Gubern

Kepala BNPB Letnan Jendral TNI Dr. (H.C.) Doni Monardo (baju putih rompi cokelat) didampingi Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat (baju biru) dalam rapat koordinasi terkait penanganan bencana alam di NTT-NTB, di Posko Kantor Gubern

Kepala BNPB Doni Monardo mengatakan upaya pencarian akn terus dilakukan untuk menemukan para korban yang hilang sejak wilayah itu dilanda bencana banjir, banjir bandang, longsor dan angin kencang yang disebabkan siklon tropis Seroja pada 4 April 2021.

“Kita akan mencari terus hingga optimal,” kata Doni dalam konferensi Pers daring dari Posko Kantor Gubernur NTT, di Kota Kupang.

Dia menambahkan pencarian korban dalam tiga hari terakhir sudah melibatkan dukungan anjing pelacak (SAR Dogs).

Material Longsor Persulit Pencarian

Aswandi dari Basarnas Makassar, yang melakukan pencarian korban di Desa Amakaka, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, mengatakan material longsor disertai batu-batu besar dari gunung menutupi perumahan di kaki gunung sehingga menyulitkan pencarian.

Dia mengatakan keberadaan anjing pelacak sangat membantu upaya pencarian para korban yang diduga tertimbun material longsoran.

“Kami juga sudah menggunakan (anjing) K-9 untuk memastikan keberadaan korban dari hasil pencarian K-9 karena korban yang kami dapat selama berada di sini semua berada di bawah material longsoran tersebut,” papar Aswandi kepada VOA.

Dia dan sembilan rekannya dari Basarnas Makassar telah berada di Amakaka sejak Rabu (7/4).

Para anggota TNI Angkatan Laut memuat bantuan untuk korban Siklon Tropis Seroja ke KRI Semarang di Pelabuhan Dermaga, Surabaya, Sabtu, 10 April 2021. (Foto: Juni Kriswanto/AFP)

Para anggota TNI Angkatan Laut memuat bantuan untuk korban Siklon Tropis Seroja ke KRI Semarang di Pelabuhan Dermaga, Surabaya, Sabtu, 10 April 2021. (Foto: Juni Kriswanto/AFP)

Menurutnya, fasilitas listrik dan komunikasi belum sepenuhnya pulih, khususnya di wilayah terdampak bencana.

“Untuk daerah yang terjadi banjir bandang dan longsor itu, untuk listrik masih dalam perbaikan. Karena belum ada listrik sehingga jaringan komunikasi pun agak sulit. Jadi untuk kebutuhan pelaporan (operasi SAR), kami semuanya keluar dari lokasi longsor,” tutur Aswandi.

Katanya, butuh sekitar 30 menit untuk mencapai lokasi yang memiliki jaringan telepon dan internet yang bisa diakses dari ponsel.

Mitigasi Bencana di Musim Hujan

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BNPB Doni Monardo meminta agar seluruh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk mengurangi risiko bencana alam saat musim hujan, seperti banjir bandang dan longsor.

Perusahaan Listrik Negara (PLN) terus melakukan pemulihan jaringan listrik yang terdampak siklon tropis Seroja di Nusa Tenggara Timur. (Foto: PT PLN)

Perusahaan Listrik Negara (PLN) terus melakukan pemulihan jaringan listrik yang terdampak siklon tropis Seroja di Nusa Tenggara Timur. (Foto: PT PLN)

Dia mengatakan pemukiman penduduk yang berada di lembah sekitar aliran sungai dan di lereng-lereng gunung dengan kemiringan di atas 30 derajat perlu meningkatkan kewaspadaan. Curah hujan tinggi dan penyumbatan aliran sungai, katanya, bisa mengakibatkan penumpukan volume air.

“Ketika volume air semakin besar dan sumbatan itu tidak mampu lagi menahan beban air, maka menimbulkan banjir bandang. Inilah yang terjadi di sejumlah daerah wilayah NTT, baik di Alor, Lembata dan juga di Adonara,” papar Doni.

Upaya mitigasi lainnya, yaitu mengindentifikasi adanya penyumbatan di aliran sungai melalui kegiatan susur sungai sehingga bisa segera mengambil langkah untuk menormalkan aliran sungai agar tidak terjadi banjir bandang.

Namun, Doni mengingatkan agar susur sungai dilakukan oleh petugas terlatih dari organisasi pencinta alam, Basarnas, TNI/Polri dan BPBD. [yl/ft]

n



Source link

Continue Reading

INDONESIA

BMKG memperingatkan banjir bandang menyusul gempa Malang

BMKG memperingatkan banjir bandang menyusul gempa Malang


Semoga mereka tetap waspada terhadap potensi tanah longsor dan banjir bandang jika terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat sebagai akibat dari dampak gempa kuat selanjutnya.

Jakarta (ANTARA) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah gempa di Jawa Timur mewaspadai potensi longsor dan banjir pascagempa 6,7 ​​SR.

“Semoga mereka tetap waspada terhadap potensi longsor dan banjir bandang jika terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat akibat dampak gempa dahsyat berikutnya,” kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam jumpa pers online di Jakarta, Sabtu.

Gempa berkekuatan 6,0 dianggap mampu membuat lereng atau batuan menjadi rapuh dan dapat menimbulkan bencana hidrometeorologi, termasuk tanah longsor dan banjir bandang, jelasnya.

Dia teringat gempa bumi berkekuatan 4,1 yang melanda Nusa Tenggara Timur satu hari sebelum hujan lebat turun di provinsi itu.

“Kami khawatir jika hujan turun di daerah yang terkena gempa, maka akan memicu longsor dan banjir bandang,” ujarnya.

Beberapa kabupaten di Jawa Timur seperti Jombang, Mojokerto, Pasuruan, Bondowoso, Jember, Malang, Blitar, Tulungagung, Trenggalek, Kediri, Gresik, Lamongan, Madiun, Nganjuk, Probolinggo, Tulungagung, Ponorogo, dan Pasuruan berpotensi mengalami hujan deras , dia menambahkan.

Gempa berkekuatan 6,7 skala Richter melanda kabupaten Malang, Jawa Timur pada pukul 2 siang waktu setempat pada hari Sabtu, tetapi tidak ada peringatan tsunami yang dikeluarkan, menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Pusat gempa terletak 90 kilometer barat daya Kabupaten Malang pada kedalaman 25 kilometer, katanya.

Gempa yang berlangsung selama 37 detik itu juga dirasakan masyarakat di sejumlah kabupaten di Jawa Timur, termasuk Kediri, tambah badan tersebut. (INE)

Berita Terkait: Blitar: Beberapa bangunan rusak akibat gempa berkekuatan 6,7 skala Richter

Berita Terkait: Enam tewas, satu luka berat dalam gempa Malang

DIEDIT OLEH INE

Continue Reading

INDONESIA

Bandara Ngurah Rai Bali meluncurkan tes alat pernafasan COVID

Bandara Ngurah Rai Bali meluncurkan tes alat pernafasan COVID


Bandara Internasional Ngurah Rai merupakan bandara kelima yang menerapkan GeNose setelah bandara internasional Sultan Mahmud Badaruddin II di Palembang, bandara Husein Sastranegara di Bandung, bandara internasional Yogyakarta, dan bandara Juanda di Suraba.

Jakarta (ANTARA) – GeNose, alat bantu pernapasan COVID-19 yang dikembangkan oleh ilmuwan Indonesia, awalnya dapat digunakan di bandara internasional Ngurah Rai Bali untuk menyaring pelancong, kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. “Bandara Internasional Ngurah Rai merupakan bandara kelima yang mengimplementasikan GeNose setelah bandara internasional Sultan Mahmud Badaruddin II di Palembang, bandara Husein Sastranegara di Bandung, bandara internasional Yogyakarta, dan bandara Juanda di Surabaya pada 1 April (2021),” kata Sumadi dalam sambutannya. siaran pers di sini pada hari Sabtu.

Ia berterima kasih dan memuji Pemprov Bali dan PT Angkasa Pura 1 yang telah membantu pelaksanaan layanan GeNose di bandara Ngurah Rai.

“Layanan GeNose telah diuji. Sebanyak lima ratus ribu penumpang kereta api telah menggunakan dan mengaku merasa lebih nyaman karena lebih murah, tidak sakit, dan memiliki tingkat akurasi yang tinggi, ”kata Menkeu.

Penumpang hanya perlu membayar Rp40.000 untuk tes GeNose C-19 di bandara Ngurah Rai, katanya. Tempat pengujian terletak di area umum terminal kedatangan dan beroperasi dari jam 9 pagi hingga 7 malam waktu setempat.

Pelaksanaan uji GeNose di sarana transportasi, seperti bandara, merupakan tindak lanjut, sesuai surat Satgas (No.12 / 2021) terkait perjalanan domestik di tengah pandemi COVID-19, diubah menjadi surat Kementerian Perhubungan No. 26/2021 tentang pedoman perjalanan domestik dengan pesawat selama pandemi COVID-19. (INE)

Berita Terkait: Perlu GeNose di pabrik untuk menghidupkan kembali aktivitas ekonomi: menteri

Berita Terkait: Pesantren At Taujieh Al Jawa Tengah menggunakan GeNose

DIEDIT OLEH INE

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending Dari BuzzFeed

close