Connect with us

Entertainment

iKON Puncaki Tangga Lagu iTunes Seluruh Dunia dengan “Why Why Why” | Tenasia

iKON Puncaki Tangga Lagu iTunes Seluruh Dunia dengan “Why Why Why” | Tenasia



Setelah Setahun Vakum, iKON langsung menggemparkan tangga lagu iTunes internasional dengan single ‘Why Why Why.’

Pada tanggal 3 Maret, iKON akhirnya comeback dengan single digital ‘Why Why Why.’ Tak hanya menduduki peringkat tinggi di tangga musik Korea sejak perilisannya, namun lagu ini juga melejit ke puncak tangga lagu iTunes di berbagai negara di seluruh dunia.

Pada 4 Maret, ‘Why Why Why” telah mencapai peringkat pertama di tangga lagu iTunes Top Songs di 10 negara, yakni Thailand, Peru, Arab Saudi, Malaysia, Qatar, Vietnam, Filipina, dan tentunya Indonesia. Luar biasa, iKON!

Tonton MV ‘Why Why Why’ di sini



Source link

Advertisement
Click to comment

Entertainment

Budaya Haenyeo, Penyelam Wanita di Pulau Jeju | Tenasia

Budaya Haenyeo, Penyelam Wanita di Pulau Jeju | Tenasia



Image source : Korea Times

Korea Selatan kaya akan budaya yang unik dan menarik untuk disimak. Salah satunya adalah budaya Haenyeo (해녀). Haenyeo adalah sebutan bagi para penyelam wanita di Pulau Jeju, dimana Hae berarti laut dan nyeo berarti wanita.

Haenyeo mengumpulkan kerang seperti abalon dan bulu babi dengan cara menyelam hingga kedalaman 10 m tanpa memakai masker oksigen untuk mencari nafkah. Haenyeo akan menahan napas selama satu menit setiap kali menyelam dan melakukannya hingga 7 jam sehari di musim panas, 4-5 jam sehari di musim dingin, dan 90 hari setahun. Mereka akan membuat siulan unik saat naik kembali ke permukaan air yang disebut sumbisori. Kemudian penghasilan haenyeo Jeju dari materi yang mereka dapatkan sangat membantu perekonomian keluarga mereka.

Image source : ubitto.com

Budaya haenyeo Jeju adalah bagian yang sangat penting dari identitas penduduk Jeju, karena sebagian besar penduduk Jeju memiliki penyelam wanita di keluarganya. Pemerintah Provinsi Khusus Jeju menunjuk haenyeo sebagai karakter perwakilan dari Pulau Jeju, dan “Haenyeo Song” menjadi lagu yang paling dinikmati oleh banyak penduduk Jeju.

Image source : ubitto.com

Haenyeo Jeju tidak dilahirkan dengan keterampilan menyelam alami, namun mereka melakukannya melalui pelatihan yang berulang. Dulu, sangat wajar bagi gadis-gadis di desa pesisir di Pulau Jeju untuk mempelajari materi di laut dangkal, yang mereka sebut Aegibadang. Sejak 1970-an, pekerjaan haenyeo telah menjadi masalah pilihan yang menyakitkan karena kehidupan haenyeo tidak lagi menjadi kehidupan alami untuk harus diikuti semua gadis. Meskipun demikian, komunitas haenyeo Jeju di setiap desa saat ini membentuk sekolah kejuruan Haenyeo pada tahun 2008, Haenyeo School, yang mengajarkan teknologi material secara lebih sistematis.

Pemerintah Korea menunjukkan penghargaannya atas kontribusi Haenyeo untuk Pulau Jeju dengan menyubsidi peralatan mereka dan memberi mereka hak eksklusif untuk menjual makanan laut segar.

Pada Maret 2014, pemerintah Korea meminta UNESCO untuk menambahkan Haenyeo ke dalam daftar Warisan Budaya Non-benda.



Source link

Continue Reading

Entertainment

[HAi] April Penuh Cinta | Tenasia

[HAi] April Penuh Cinta | Tenasia



Source: https://www.theflybird.com/2018/07/jinhae-cherry-blossom-festival-city-tour.html

By Ibu Eva Latifah

Bulan April adalah bulan yang punya nuansa indah dan penuh cinta. Selain karena musim semi, hari Valentine juga ada di bulan ini. Tidak mengherankan romansa cinta banyak dirayakan secara khas oleh orang Korea. Karena kesan baik ini, ada banyak pekerja seni (artis) yang melakukan rilis pada bulan ini.

Selain itu, bagi Indonesia dan Korea, tanggal 21 April adalah hari penting. Di Indonesia ada perayaan Hari Kartini, sementara di Korea pada tanggal yang sama diperingati sebagai Hari Sains. Dapat dikatakan, bulan April adalah bulan Korea-Indonesia serta bulan cinta dan sains. Apakah cinta dapat dilogikakan secara ilmiah atau dengan pendekatan sains? Artikel ini mencoba masuk ke dalam garis batas tersebut.

Sarang, Cinta, dan Korea-Indonesia

Para pecinta drama atau produk Hallyu lainnya pasti tahu tentang 사랑 sarang. Tahukah bahwa kata “sarang” ada di dalam bahasa Korea dan Indonesia? Ya, sarang adalah salah satu contoh kata yang sama-sama dimiliki oleh bahasa Korea dan Indonesia. Dalam KBBI daring, sarang berarti tempat yang dibuat atau dipilih oleh binatang ungags, tempat yang dibuat atau dipilih untuk beranak dan memiara anaknya, tempat kediaman atau tempat persembunyian.

Kata sarang bahasa Korea yang dikenal oleh orang Indonesia adalah kata yang bermakna “cinta.” Menariknya, kata cinta juga ada dalam khazanah bahasa Korea. Kamus https://ko.dict.naver.com/ menyebutkan bahwa 찐따 cinta adalah kosakata yang berasal dari dialek Provinsi Jeonbuk yang berarti pincang, berat sebelah, tidak seimbang. Awalnya, kata ini dipakai untuk menyebut orang yang secara ceroboh menginjak ranjau yang ditanam saat Perang Korea. Setelah Perang, ada banyak orang yang kakinya cacat karena menginjak ranjau tadi. Saat ini, kata cinta menyempit maknanya menjadi kata yang dipakai untuk menghina orang yang jalannya pincang. Jadi, kata ini di dalam bahasa Korea sebenarnya punya nuansa yang kurang baik sehingga harus dihindari saat bersosialisasi dengan orang lain.

Dalam kasus “sarang” dan “cinta” (sama seperti kosakata “boyak” yang pernah dibahas dalam rubrik Hai juga), dapat dijadikan satu unsur pengikat Korea dan Indonesia. Kesamaan bunyi dalam beberapa kosakata menunjukkan uniknya otak manusia dalam menciptakan kata. Dengan perangkat pembentukan suara yang secara universal ada, bunyi dapat ditangkap sama. Penulis mengasumsikan bahwa secara fonetik (untuk beberapa contoh kata homonim), bangsa Indonesia dan Korea menangkap bunyi dan membentuk kata secara hampir sama. Akan tetapi, pemaknaannya berbeda karena arbitrasi masyarakat yang juga berbeda. Sangat dimungkinkan bahwa saat pembentukan kata, hubungan saling mempengaruhi (minimal secara bahasa) antara Korea-Indonesia belum terjadi.

Variasi kata “sarang’

Dalam kamus krdict.korean.go.kr, dapat ditemukan banyak kata yang mengandung kata sarang. Sebut saja 사랑하다 saranghada “mencintai, mengasihi, menyayangi, mempertimbangkan”, 사랑스럽다  sarangseureopta “menarik, lucu, elok, manis”, 사랑니sarangni “gigi bungsu”, 사랑방sarangbang “ruangan laki-laki”, 첫사랑 chotsarang “cinta pertama”, 짝사랑 jjaksarang “cinta bertepuk sebelah tangan”, 내리사랑 nerisarang “kasih sayang orang tua”, 옛사랑 yetsarang “cinta lama”, 참사랑 chamsarang “cinta sejati”, 치사랑 chisarang “kasih sayang (anggota keluarga yang muda terhadap yang lebih tua), 풋사랑 putsarang “cinta monyet”.

Dalam bahasa Indonesia, lema yang memuat cinta di antaranya adalah cinta damai, cinta monyet, cinta kasih, cinta bebas, cinta bertepuk sebelah tangan, cinta buta, cinta jarak jauh, cinta mati, cinta pada pandangan pertama, cinta pelarian, cinta pertama, cinta petualangan, cinta platonic, cinta sejati, cinta setengah mati, cinta tak berbalas, cinta tak bersyarat, cinta terpendam, sentuhan cinta, dimabuk cinta, putus cinta.

Ibu Eva Latifah saat menghadiri festival musim semi di Korea / foto by Bu Eva

Dari list di atas, dapat dilihat bahwa kosakata cinta dalam bahasa Korea dan Indonesia ada yang sifatnya universal (ada di kedua bahasa), ada yang sama meski penamaan berbeda, dan ada juga yang hanya ada pada salah satu bahasa. Yang secara universal misalnya kata cinta, kasih sayang, cinta pertama, cinta sejati, dan cinta bertepuk sebelah tangan. Persamaan kosakata ini menunjukkan kesamaan nilai kedua negara dalam memandang cinta.

Selain yang kesamaan seperti di atas, ada kosakata yang bermakna sama tetapi menggunakan ekspresi berbeda di dalam bahasa Korea-Indonesia. Contohnya, kosakata cinta monyet. Bahasa Korea menggunakan kata putsarang. Put artinya muda atau awal. Misalnya pada kata putgwail yang artinya buah muda atau buah mentah.  Jadi, untuk menamakan cinta anak muda yang masih awal dan bisa berubah, digunakanlah kata “put” atau “muda” dan “mentah”. Sedangkan dalam bahasa Indonesia, kata “monyet” digunakan karena sifat monyet yang seperti kanak-kanak, main-main, dan tidak serius. Tampak bahwa bahasa Korea melihatnya dari sisi usia muda dan sifat yang masih mentah (belum dewasa), sementara bahasa Indonesia menilai dari sisi tingkah anak muda seperti monyet yang malu-malu dan berpindah-pindah.

Contoh lainnya, untuk menyebut gigi yang muncul terakhir misalnya, Korea menggunakan kata sarangni. Dalam bahasa Korea, sarang artinya cinta dan ni artinya gigi. Disebut “gigi cinta” karena munculnya di saat sudah dewasa atau saat seseorang sudah mengerti arti cinta. Sedangkan dalam bahasa Indonesia, gigi terakhir disebut gigi bungsu. Seperti kita ketahui, bungsu artinya yang terakhir atau yang termuda. Jadi, Indonesia melihatnya dari urutan kemunculan si gigi, sedangkan Korea menekankan pada situasi saat gigi itu tumbuh, yaitu saat sudah dewasa dan mengenal arti cinta.

Sarang dan makna sosial di baliknya

Kata cinta dan sarang, bukanlah sekedar soal rasa. Penggunaan kata cinta dalam kosakata juga menggambarkan kehidupan soal masyarakatnya. Dalam beberapa kosakata terkait sarang dalam bahasa Korea menunjukkan bagaimana Konfusianisme berpengaruh dalam kehidupan masyarakat Korea.

Salah satu yang sangat khas Korea dan terkait dengan sejarah budaya bangsa Korea adalah kasih sayang anggota keluarga yang muda terhadap yang lebih tua seperti ditunjukkan dalam kata chisarang. Kita tidak dapat menemukan kosakata khusus untuk mengatakan cinta atau kasih sayang dari yang muda terhadap yang lebih tua di dalam perbendaharaan kosakata bahasa Indonesia. Kata chisarang menunjukkan pengaruh dari ajaran Konfusianisme yang menekankan hubungan antara junior dan senior. Kata ini menjadi bukti pentingnya senioritas di dalam masyarakat Korea.

Sarangbang: Dahulu dan Sekarang

Bahasa terus berkembang. Ada kosakata baru, ada yang menghilang. Ada yang tetap bertahan, tetapi mengalami pergeseran makna. Contoh menarik yang ingin saya bahas dalam artikel ini adalah sarangbang. Sarangbang adalah ruang tamu yang ada di dalam struktur rumah tradisional Korea. Dalam budaya tradisional Korea, tamu dijamu di ruangan yang terpisah dari ruang dalam. Sarangbang atau ruang tamu disebut juga 객간gekgan, 객당gekdang, 외당wedang, 외실wesir. Kata sarang dalam hal ini bukan kata asli bahasa Korea tetapi dari tulisan hanja 舍廊房. 舍 sa berarti “rumah, istirahat, menginap/bermalam”. 舍 rang artinya “laki-laki atau pemilik rumah bagian luar” (www.hanja.co.kr). Jadi, meski berbunyi sarang, kata sarang dalam sarangbang bukan berarti cinta. Sarangbang dapat diterjemahkan menjadi ruangan (bang) yang digunakan oleh tuan rumah laki-laki (rang) yang digunakan untuk menyambut tamu agar beristirahat atau bahkan menginap (sa).

Makna sarangbang mengalami perubahan makna setelah ada novel berjudul 사랑 손님과 어머니sarang sonnimgwa omoni yang berarti “Tamu Cinta dan Ibu.” Novel ini merupakan karya Ju Yoseob yang diterbitkan pada tahun 1925 di majalah Jogwang. Novel ini bercerita tentang seorang anak yang melihat adanya ‘kasih sayang’ antara ibu yang menjanda dengan ‘paman’. Ia sebenarnya adalah teman almarhum ayah yang tinggal dengan menyewa ruang tamu. Akan tetapi, situasi pada saat itu memang tidak memungkinkan seorang janda untuk menikah lagi. Sehingga, perasaan suka harus dipendam keduanya. Novel ini kemudian dibuat versi filmnya pada tahun 1960. Dalam versi novel, kata yang digunakan adalah sarang sonnim atau tamu “cinta”. Penulisnya sengaja menghilangkan kata bang yang berarti “ruangan’ agar timbul dualisme makna. Tetapi dalam versi filmnya, kata sarangbang dituliskan sesuai kosakata aslinya. Dalam novel, kata sarang di sini ada dua makna, ruang tamu dan ruang yang menghubungkan laki-laki dan perempuan secara diam-diam. Ruangan ini menjadi penanda bagaimana perempuan tokoh ibu diceritakan harus mengalami konflik batin antara rasa sayang terhadap paman dan setia pada mendiang suaminya.

Sarangbang di masa modern juga digunakan untuk menamakan ruangan menyusui. Misalnya, 지하철 아기사랑방 jihachol agisarangbang. Secara harfiah, ekspresi ini berarti ruang cinta anak di stasiun bawah tanah. Dalam bahasa Indonesia biasa disebut dengan ruang menyusui atau ruang laktasi. Dalam contoh ini, kata sarang dalam sarangbang berarti cinta. Makna yang berbeda arti arti awal yang mengacu pada (tempat) menginapnya tamu dari tuan rumah laki-laki.

Dari pemaparan di atas tampak bahwa kata sarang atau cinta ada yang universal. Universalisme cinta yang salah satunya coba disematkan pada bulan April, ada baiknya juga dipahami dengan menelaah kata terkait. Baik di dalam budaya Korea maupun Indonesia. Dengan demikian, kita akan dapat melihat bahwa cinta juga terkait dengan ruang dan waktu yang tidak lepas dengan budaya yang melatarinya.

Penuh cinta dari saya.

Email: [email protected]

IG: evalova33



Source link

Continue Reading

Entertainment

6 Selebriti Korea Ini Punya Tipe Ideal yang Tidak Biasa | Tenasia

6 Selebriti Korea Ini Punya Tipe Ideal yang Tidak Biasa | Tenasia



Setiap orang tentu memiliki tipe idealnya tersendiri. Meskipun kebanyakan tipe ideal setiap orang sama, namun beberapa selebriti Korea ini memiliki tipe ideal yang unik dan tidak biasa.

Nah, berikut ini adalah beberapa selebriti Korea dengan tipe ideal yang tidak biasa:

Shin Se Kyung

Image source : Naver

“Saya menyukai orang dengan suara bernada rendah yang bagus, bertanggung jawab dan profesional di bidangnya. Orang yang mirip dengan optimus prime.”

Lee Joon

Image source : Naver

“Saya menyukai orang dengan profesi guru taman kanak-kanak. Saya suka anak kecil, tapi saya suka wanita yang berganti pakaian di malam hari. Saya suka guru taman kanak-kanak yang bisa naik sepeda motor di malam hari.”

Ju Won

Image source : Naver

“Saat aku melihat seorang wanita, saya melihat punggungnya dulu. Juga, saya suka wanita dengan lemak di perutnya.”

Shin Sung Rok

Image source : Naver

“Saya menyukai wanita dengan penampilan yang tidak biasa, imut dan unik, juga memiliki gaya yang oriental dan memiliki daya tarik tersendiri.”

Lee Hong Ki

Image source : Naver

“Saya menyukai wanita dengan ketiak yang bersih.”

Yoo Seung Ho

Image source : Naver

“Saya menyukai wanita yang memakai pakaian berwarna gelap sambil mengenakan tas silang dan membawa buku di depannya.”



Source link

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

INFO LOKER

Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending Dari BuzzFeed

close