Connect with us

VIRAL

Heboh Alih Status Pegawai KPK, Mas Didik Sebut Nama Presiden Jokowi

Heboh Alih Status Pegawai KPK, Mas Didik Sebut Nama Presiden Jokowi



Presiden Jokowi. Foto: Ricardo/arsip JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI Didik Mukrianto mendorong penyelesaian alih status pegawai KPK dibicarakan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan menteri terkait.

Hal itu menurut Didik penting guna mencari jalan keluar atas 75 pegawai KPK yang dinyatakan tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK), termasuk salah satunya penyidik senior Novel Baswedan.

“Karena anggaran KPK berasal dari uang negara dan KPK di bawah rumpun eksekutif, sudah sewajarnya pengelolaan keuangan secara umum juga harus dikoordinasikan dengan pemerintah,” kata Didik kepada JPNN.com, Rabu (12/5).

Begitu pula dalam hal alih status pegawai KPK menjadi ASN harus didasarkan pada aturan yang berlaku di KemenPAN-RB, BKN dan peraturan perundangan lainnya  bidang kepegawaian dan ASN.

Politikus Partai Demokrat itu mengatakan konsekuensi alih status pegawai KPK khususnya yang tidak memenuhi syarat menjadi ASN masih bisa dibicarakan bila mereka sangat dibutuhkan, dan yang bersangkutan tetap ingin mengabdi di KPK.

“Ada baiknya dikoordinasikan dengan Presiden Jokowi atau kementerian terkait untuk mencari jalan keluarnya,” ucap Didik.

Menurut Didik, sudah ada preseden sebelumnya di mana pemerintah pernah membuat kebijakan bagi guru yang tidak memenuhi syarat ikut tes CPNS bisa mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Demikian juga bagi pegawai KPK yang terkendala dalam proses dalam alih status, tetapi punya integritas, komitmen, konsistensi, serta rekam jejak yang baik dalam pemberantasan korupsi, maka mereka tetap bisa dipertahankan menjadi bagian dari lembaga antirasuah itu.





Source link

Advertisement
Click to comment

VIRAL

Viral Video Pasien Membludak di Halaman Depan RSUD Bekasi

Viral Video Pasien Membludak di Halaman Depan RSUD Bekasi


VIVA – Kasus Covid-19 di wilayah Jabodetabek makin hari semakin melonjak pesat dibanding sebelumnya yang sudah sedikit redam. Peningkatan kasus ini terjadi karena banyak orang yang semakin mengabaikan betapa pentingnya mematuhi protokol kesehatan. Dan juga menganggap remeh dengan adanya pandemi Covid-19.

Penyebab lainnya juga karena banyak orang yang melakukan perjalanan mudik saat libur Lebaran 2021. Tidak hanya itu, pasca lewat dari libur Lebaran nyatanya masih banyak orang yang mencuri waktu untuk bisa mengunjungi sanak saudaranya di kampung halaman. Alhasil, kini lonjakan kasus Covid-19 saat ini begitu cepat. 

Hal ini tentu sangat berimbas pada banyaknya pasien yang secara perlahan mulai memadati rumah sakit. Dengan kapasitas rumah sakit yang semakin menipis, tentu membuat banyak pasien kurang mendapatkan penanganan cepat.  

Sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19 mulai penuh hingga menyebabkan antrean pasien. Seperti baru-baru ini tengah viral sebuah video yang diunggah oleh akun info seputar Bekasi @Infobekasi.coo, di mana Rumah Sakit Umun Daerah (RSUD) Chasbullah Abdulmajid di Kota Bekasi kini dipenuhi pasien di halaman depannya.

Pada video tersebut terlihat, jika masih banyak pasien yang belum mendapatkan kamar dan masih dalam proses antrean masuk karena penuhnya pasien di dalam RSUD Bekasi saat ini. Hal tersebut terjadi pasca adanya lonjakan pasien Covid-19.



Source link

Continue Reading

VIRAL

Dua Kantor Bea Cukai Bekerja Sama Menggagalkan Penyelundupan Tembakau Gorilla

Dua Kantor Bea Cukai Bekerja Sama Menggagalkan Penyelundupan Tembakau Gorilla




Barang bukti narkoba dan tersangka yang diamankan Bea Cukai Jateng DIY dan Bea Cukai Semarang. Foto: Bea Cukai.

jpnn.com, SEMARANG – Bea Cukai terus mewaspadai penyalahunaan narkoba yang masih terjadi meskipun dalam keadaan pandemi Covid-19.

Hal ini terbukti dengan kerja sama yang dilakukan dua kantor Bea Cukai dalam memberantas peredaran narkoba.

Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta bekerja sama dengan Bea Cukai Semarang menggagalkan pengiriman paket berisi 2,4 gram tembakau gorila dan ratusan butir obat terlarang.

Penindakan tersebut dilakukan dua kali yakni pada 12 Juni 2021 dan 23 Juni 2021,

Kepala Kantor Bea Cukai Semarang Sucipto mengatakan penindakan pertama dilakukan terhadap peredaran 2,4 gram tembakau gorila pada 12 Juni 2021.

Menurut Sucipto, penindakan berawal dari informasi yang diterima oleh Customs Narcotic Team (CNT) Kanwil Bea Cukai Jawa Tengah bersama CNT Bea Cukai Semarang, akan ada pengiriman paket yang diduga berisi tembakau gorila.

“Kemudian, tim langsung melakukan pemantauan dan pada pukul 14.00 WIB dan ditemukan paket dengan ciri yang sama,” ungkap Sucipto, Jumat (25/6).

Dia menambahkan tim kemudian melakukan pemeriksaan terhadap paket tersebut, dan ditemukan 2,4 gram tembakau gorila.





Source link

Continue Reading

VIRAL

Viral Pak Tua Bingung Kehilangan 7 Ekor Kambing, Netizen: Donasi Yuk

Viral Pak Tua Bingung Kehilangan 7 Ekor Kambing, Netizen: Donasi Yuk


VIVA – Video seorang bapak tua lapor kehilangan kambing ke polisi terlihat sedih viral di media sosial.

Video Pak Tua sedih dan bingung ini diunggah oleh akun Instagram @komentatorpedas. “Da kuat hatiku,” tulisnya dikutip VIVA, Jumat (25/6).

Dalam tayangan video tersebut Pak Tua berpeci warna cokelat sedang di duduk di sebuah ruangan kantor polisi.



Source link

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending Dari BuzzFeed

close