Connect with us

HEADLINE

Heboh Adegan Ranjang Rangga Azof dan Haico Van der Veken

Avatar

Published

on

Heboh Adegan Ranjang Rangga Azof dan Haico Van der Veken

[ad_1]

Rangga Azof dan Haico Van der Veken

Rangga Azof dan Haico Van der Veken | www.instagram.com

KPI terima puluhan laporan terkait adegan tersebut dan siap berikan sanksi!

Nama pesinetron Rangga Azof dan Haico Van der Veken sedang menjadi sorotan publik. Bukan hanya karena kabar kedekatan mereka berdua yang disebut mengalami cinta lokasi, mereka juga disorot karena salah satu adegan yang mereka peragakan dalam sebuah sinetron berjudul Samudra Cinta yang mereka bintangi.

Adegan tersebut pun viral di media sosial dan menjadi topik berdebatan warganet. Sebagian besar warganet memberikan kritik terhadap sinetron tersebut karena memperlihatkan adegan yang terlampau mesra dan intim. Mereka juga menyentil KPI (Komisi Penyiaran Indonesia) yang dinilai kurang adil dalam menerapkan sensor terhadap tayangan-tayangan yang ada. Meskipun begitu, ada juga yang menganggap adegan tersebut wajar karena sinetron tersebut memang diperuntukkan bagi penonton yang sudah dewasa.

BACA JUGA: Nikita Mirzani Terang-terangan Ungkap Pernah Telan Sperma Rasa Seafood Sampai Permen Karet

1.

Adegan ranjang yang bikin heboh warganet

Rangga Azof dan Haico Van der Veken

Adegan ranjang Rangga Azof dan Haico | www.instagram.com

Dalam sinetron ‘Samudra Cinta’ Rangga dan Haico mendapatkan peran sebagai sepasang suami-istri. Mereka tampak melakoni sebuah adegan yang menampilkan kemesraan sepasang suami-istri dalam salah satu episode, sehingga mengundang beragam rekasi dari warganet.

Dalam episode tersebut, mereka beradegan di atas ranjang dan saling menindih sambil bermesraan. Meskipun tak memperlihatkan ketelanjangan dan hubungan seksual, adegan ini dinilai terlalu vulgar untuk ditampilkan dalam sebuah sinetron yang tayang pada pukul 8 malam.

BACA JUGA: Umumkan Jadi Capres 2024, Dr Tirta Gandeng Jerinx SID: Milih Nggak Milih Urusanmu!

2.

Kritikan warganet

Rangga Azof dan Haico Van der Veken

Rangga dan Haico | www.instagram.com

Melihat adegan tersebut, warganet beramai-ramai memberikan tanggapan mereka masing-masing. Sebagian besar dari mereka membandingkan adegan ranjang yang lulus sensor tersebut dengan adegan dalam film kartun yang diburamkan karena salah satu karakternya tampil mengenakan bra. Mereka pun mempertanyakan bagaimana adegan itu dapat melewati uji kepantasan.

“Masih mending Kumenangis Indosiar,” kata @novi_phn.

“Giliran Sandy pake BH di sensor anjim,” imbuh @dasrilrf.

“Yang kayak gini lulus sensor. Yang Spongebob di sensor bahhhh,” sebut @the_true_story23.

BACA JUGA: Blak-blakan, Nia Ramadhani Ungkap Keluarganya Juga Dinafkahi Ardi Bakrie

3.

Dilaporkan ke KPI

Rangga Azof dan Haico Van der Veken

Haico dan Rangga | www.idntimes.com

Dilansir dari Intipseleb.com, Nuning Rodiah selaku komisioner KPI menerangkan bahwa pihaknya telah menerima 77 aduan terkait adegan tersebut yang disampaikan baik melalui pesan WhatsApp maupun di Media Sosial.

“Iya jadi ada macem-macem ya laporan ke KPI itu bisa lewat SMS, bisa lewat WA, bisa sosial media. Tapi dari yang masuk itu yang sudah diverifikasi karena ada banyak lagi yang hanya retweet-retweet, mention yang tidak dimasukkan. Sebenarnya itu banyak pengaduan tentang hal tersebut,” kata Nuning dikutip dari Intipseleb.com.

4.

KPI akan beri sanksi

Rangga Azof dan Haico Van der Veken

Rangga dan Haico | www.liputan6.com

Dilansir dari Intipseleb.com, Nuning menyebut bahwa adegan tersebut tak layak tayang pada pukul 8 malam karena dikhawatirkan akan ditonton oleh anak-anak. Ia juga menambhakan bahwa adegan tersebut tak sesuai dengan norma kesopanan.

“Adegan tersebut tidak sesuai dengan norma kesopanan dan tidak layak ditayangkan di jam anak, meskipun konteksnya adalah relasi suami istri. Namun, tidak selayaknya tayangan tersebut ditayangkan di jam anak dan remaja,” lanjut Nuning dikutip dari Intipseleb.com.

Berkaitan dengan penayangan adegan tersebut, pihak KPI mengaku siap memberikan sanksi pada pihak yang bersangkutan.

“Kita mengawasi ya bersamaan dengan ketika masyarakat menonton. Pra tayang adalah tanggung jawab TV untuk mendapat STLS (Surat Tanda Lulus Sementara) dan melakukan QC (quality control) di internal TV,” kata Nuning.

“Maka kami sudah melakukan verifikasi dan mengambil tindakan. Nanti untuk tindakan apa dari KPI akan segera di-publish karena baru diputuskan,” lanjutnya dikutip dari Intipseleb.com.

Artikel Lainnya

Meskipun sanksi resmi belum dikelaurkan, pihak KPI menyebut akan segera menyampaikannya. Dalam keterangannya, Nuning menyebut bahwa sanksi yang akan diberikan dapat berupa teguran tertulis, penghentian sementara, hingga pengurangan durasi.

Di kalangan warganet, adegan ini pun masih diperdebatkan dan menuai pro-kontra. Beberapa dari mereka mempermasalahkannya, namun ada juga yang menganggap adegan tersebut wajar dan biasa saja.

Tags :



[ad_2]

Source link

Advertisement
Click to comment

HEADLINE

RUU TPKS Jadi Usul Inisiatif DPR, PSI: Ini Kehendak Sejarah

Avatar

Published

on

RUU TPKS Jadi Usul Inisiatif DPR, PSI: Ini Kehendak Sejarah
Sekjen DPP PSI, Dea Tunggaesti

BuzzFeed – Partai Solidaritas Indonesia mengapresiasi langkah DPR RI yang akan menjadikan Rancangan Undang-undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS) sebagai inisiatif DPR.

“Ini kehendak sejarah, ketika korban-korban berjatuhan dan akhirnya Presiden Jokowi meminta percepatan prosesnya. PSI sudah berulang kali menyampaikan bahwa RUU TPKS akan memberi payung hukum yang memadai bagi korban kekerasan seksual,” kata Sekjen DPP PSI, Dea Tunggaesti, dalam ketarangan tertulis , Rabu 12 Januari 2022.

Bersamaan dengan apresiasi ini, PSI berharap kualitas UU yang dihasilkan juga mumpuni dan tidak ala kadarnya.

“Kita semua punya kewajiban untuk memastikan kualitas UU yang dihasilkan terjaga. Ada berbagai cara yang bisa dilakukan misalnya menyampaikan saran-saran konstruktif atas pasal-pasal yang tercantum dalam RUU,” kata Dea.

Seperti diberitakan, DPR memastikan akan menjadikan RUU TPKS sebagai RUU inisiatif DPR pada Selasa 18 Januari 2022. Kepastian ini disampaikan dalam rapat paripurna ke-12 DPR masa persidangan ke-3 tahun 2021-2022, Selasa kemarin.

“RUU TPKS mengisi kekosongan hukum materil dan formil dari produk perundang-undangan yang ada selama ini,” lanjut Dea.

Doktor Ilmu Hukum dari Unpad ini menegaskan, para korban butuh negara hadir saat ini juga. Sudah terlalu banyak korban kekerasan seksual. UU yang dihasilkan kelak diharapkan akan mencegah jatuhnya korban-korban baru.

Sejak awal 2019, PSI sudah menyerukan pentingnya pengesahan RUU TPKS yang saat itu masih bernama RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS).

Terakhir, lewat pidato Wakil Ketua Dewan Pembina Grace Natalie di acara HUT ke-7 pada 22 Desember 2021, PSI menyoroti DPR yang tak kunjung mengesahkan RUU TPKS. Beberapa hari kemudian, Presiden Jokowi meminta percepatan proses RUU tersebut.

Continue Reading

HEADLINE

Menkeu Beberkan Realisasi sementara belanja APBN 2021 capai Rp2.786,8 triliun

Avatar

Published

on

Menkeu Beberkan Realisasi sementara belanja APBN 2021 capai Rp2.786,8 triliun
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani (tengah) dalam Konferensi Pers Realisasi APBN 2021 di Jakarta, Senin (3/1/2022). ANTARA/Agatha Olivia.

BuzzFeed – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani beberkan laporan realisasi sementara belanja negara 2021 capai Rp. 2,78 Triliun atau 101,3 persen dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp2.750 triliun.

“Artinya negara membelanjakan Rp36,7 triliun lebih tinggi dari APBN, sehingga berhasil tumbuh 7,4 persen dari tahun lalu,” ujar Sri Mulyani dalam Konferensi Pers Realisasi APBN 2021 di Jakarta, Senin (3/1/2021) dilansir dari Antara News.

Selain itu, ia mengatakan bahwa tahun sebelumnya, realisasi belanja negara mencapai Rp2.595,5 triliun, namun angka tersebut tak mencapai target APBN 2020 yang sekitar Rp2.700 triliun.

Dilain itu, realisasi belanja negara pada tahun lalu berhasil tumbuh 12,4 persen dari realisasi tahun 2019, yakni Rp2.309,3 triliun, sehingga terlihat belanja negara yang terus tumbuh setiap tahunnya.

“Jadi kalau pendapatan negara tidak bisa mengejar, defisitnya bisa naik,” tegas Sri Mulyani.

Menurut Sri Mulyani, realisasi sementara belanja negara tahun 2021 meliputi belanja pemerintah pusat Rp2.001,1 triliun atau terealisasi 102,4 persen dari target Rp1.954,5 triliun, serta transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) Rp 785,7 triliun atau 98,8 persen dari target Rp795,5 triliun.

Realisasi belanja pemerintah pusat berhasil tumbuh 9,2 persen lebih tinggi dari tahun lalu yang sebesar Rp1.833 triliun, yang meliputi belanja kementerian/lembaga Rp1.189,1 triliun atau 115,2 persen dari target Rp1.032 triliun dan belanja non kementerian/lembaga Rp812 triliun atau 88 persen dari target Rp922,6 triliun.

“Dalam hal ini terlihat belanja pemerintah pusat yang menyebabkan APBN agar bisa countercyclical karena belanja COVID-19, yang memang selain untuk kebutuhan kesehatan, tetapi juga untuk bidang sosial dan belanja lainnya,” ucap dia.

Sementara itu, Bendahara Negara menuturkan realisasi TKDD relatif stabil dan tumbuh tiga persen jika dibandingkan dengan realisasi tahun 2020 yang sebesar Rp762,5 triliun.

Continue Reading

HEADLINE

Menginspirasi Kepedulian terhadap Fauna Langka Indonesia, ATARU Luncurkan Produk Eksklusif

Tia Mutiara

Published

on

Menginspirasi Kepedulian terhadap Fauna Langka Indonesia, ATARU Luncurkan Produk Eksklusif

BuzzFeed – ATARU, penyedia berbagai produk kebutuhan sehari-hari yang merupakan bagian dari Kawan Lama Group, resmi meluncurkan seri merchandise baru bertema fauna-fauna langka dari Indonesia. 

Tasya Widyakrisnadi selaku Managing Director ATARU Indonesia menuturkan, “Keberadaan fauna-fauna langka di Indonesia merupakan anugerah yang harus terus dijaga kelestariannya. Alasan inilah yang mendorong ATARU meluncurkan merchandise eksklusif bertemakan fauna langka untuk memperkenalkan keberadaan fauna-fauna endemik Indonesia kepada khalayak luas, sehingga kesadaran akan dan kepedulian terhadap fauna Indonesia dapat kita bangun bersama-sama.” 

Dalam seri merchandise eksklusif kali ini, ATARU memperkenalkan tiga fauna langka yang dipilih berdasarkan keterikatan kepribadian ketiga fauna tersebut dengan value brand Ataru yaitu, ‘Happiness’

yang diwakili oleh Orang Utan, ‘Authenticity’ oleh Burung Mambruk dan ‘Positivity’ oleh Tarsius. Ketiga fauna tersebut menjadi karakter yang tampil di berbagai macam produk kebutuhan sehari-hari, seperti topi, tas, tempat minum, boneka, hingga kaos kaki. 

Perburuan liar serta deforestasi menjadi faktor utama dari menurunnya populasi Orangutan, Burung Mambruk, dan Tarsius. Ketiga hewan endemik ini masuk dalam daftar rentan dan terancam kritis oleh Badan Konservasi Alam Internasional (IUCN). Padahal, keberadaan mereka sangat penting untuk menjaga ekosistem dan biodiversitas hutan. 

Produk ini bisa didapatkan di 21 toko Ataru yang tersebar di seluruh Indonesia dan juga dapat ditemukan di toko Ace Hardware Indonesia tertentu. 

Tentang ATARU 

Hadir pada tahun 2018 sebagai pengembangan bisnis PT Ace Hardware Indonesia, Tbk, Ataru adalah penyedia berbagai kebutuhan sehari-hari. Ataru ingin membawa semangat positif ke dalam hidup setiap pelanggannya melalui produknya yang unik dan berkualitas. 

Dengan slogan ‘Everyone is a Hero’, Ataru mengajak setiap pelanggan untuk mewujudkan diri sebagai Hero dalam versinya sendiri, dengan produk lifestyle inovatif yang digunakan setiap hari.Untuk informasi lebih lanjut kunjungi www.instagram.com/ataruindonesia 

Tentang Kawan Lama Group 

Kawan Lama Group adalah identitas dari kelompok unit bisnis multisektor yang masing-masing bergerak dalam 6 pilar bisnis yaitu Commercial & Industrial, Consumer Retail, Food & Beverage, Property & Hospitality, Commercial Technology, serta Manufacturing & Engineering, namun dipersatukan oleh nilai dan tujuan yang sama yaitu memberikan kehidupan yang lebih baik bagi setiap keluarga. Hadir sejak tahun 1955, Kawan Lama Group yang memiliki slogan Bring Value for a Better Life menaungi 28 unit bisnis yang memiliki 20 cabang distribusi, 24 service center, dan lebih dari 1.000 toko ritel di Indonesia. 

Continue Reading

Trending Dari BuzzFeed

Part of Telegraf. Copyright © 2022 BuzzFeed. KBI Media Holding. All Rights Reserved.

close