Business is booming.

Hanya Rutin Membersihkan Ini, Bikin Kabin Mobil Jadi Sejuk


JAKARTA – Kenyamanan saat berkendara tentu tidak hanya pada sisi performa mesin kendaraan, terdapat faktor lain bagi kenyamanan saat berkendara khususnya para pemilik mobil.

Keberadaan penyejuk udara atau air conditioner (AC) merupakan salah satu komponen penting kenyamanan di dalam kabin saat berkendara baik bagi pengemudi maupun penumpang di dalamnya.

Bilamana kondisi air conditioner (AC) tidak bekerja dengan baik sudah pasti kenyamanan saat berkendara menjadi berkurang karena merasa kegerahan apalagi saat cuaca panas terik.

Sesunguhnya bagaimana proses AC bekerja untuk memberikan kesejukan ruangan. Di dalam sebuah AC terdapat komponen yang sangat penting yakni evaporator yang berfungsi untuk mengeluarkan udara sejuk dan dingin di dalam mobil.

Proses selanjutnya, pada komponen evaporator tersebut akan mengalami pengkabutan di area ekspansi atau disebut dengan katup ekspansi, selanjutnya pengkabutan tersebut akan disalurkan pada evaporator dalam bentuk udara yang memiliki suhu dingin.

Baca juga :  Ikut Cegah Penyebaran Corona, Shop&Drive Kurangi Outlet yang Beroperasi

Hembusan angin dingin ini pada bagian blower nantinya akan melewati bagian sisi evaporator serta akan membuat udara dingin keluar dan membuat kabin mobil terasa lebih sejuk.

Namun sering kali, pemilik mobil yang tidak sering melakukan perawatan rutin, akan mendapatkan saluran evaporator kotor akibat usia, otomatis udara yang terhirup saat berkendara adalah udara yang kotor dan tidak sehat.

Bagi pemilik mobil jangan lupa untuk memeriksakan kondisi dan membersihkan evaporator secara berkala, karena komponen evaporator merupakan bagian utama.

Saat musim hujan seperti saat ini juga ternyata berpengaruh pada evaporator mobil. Keadaan udara yang lembab dapat membuat evaporator mobil menjadi berlendir hingga keropos dan mengalami kebocoran. 

Menurut Ko Lung Lung owner dari bengkel perawatan Mobil di Jakarta, AC sebagai salah satu komponen utama seringkali mengalami masalah pada evaporator. Ada tiga hal yang sering timbul yaitu bau, berlendir dan bocor.

Baca juga :  Begini Cara Merawat AC Mobil yang Benar

“Jika evaporator kotor maka akan menimbulkan bau pada AC mobil, selain kotor biasanya pewangi mobil yang berbahan parafin juga dapat menimbulkan bau apek. Pada musim hujan seperti sekarang evaporator dapat menjadi lembab kemudian berlendir dan menyebabkan sumbatan sehingga AC tidak dingin, kebocoran pada evaporator juga dapat disebabkan karena kotoran dan lendir yang sudah menumpuk hingga mengakibatkan korosi lalu timbul kebocoran.” ujar Ko Lung Lung.

Sebetulnya masalah evaporator ini dapat terjadi kapan saja, dan jika bermasalah maka akan berpengaruh terhadap kinerja AC itu sendiri. Salah satu akibat yang dapat timbul ialah udara yang dikeluarkan AC menjadi tidak dingin.

Baca juga :  Honda Resmikan Diler Ke-8 di Surabaya

Idealnya, evaporator dibersihkan setiap dua hingga tiga bulan sekali atau sesuai penggunaan setiap 20.000 km. Namun Ko Lung Lung menyarankan disaat pandemi seperti saat ini untuk membersihkan evaporator satu bulan sekali untuk mencegah bakteri dan virus yang menempel.

“Untuk perawatan atau cuci evaporator saat pandemi seperti sekarang saya sarankan satu bulan sekali, dan kalau bisa sekaligus di semprotkan desinfektan agar terbebas dari kotoran maupun virus sehingga udara yang dihirup juga bersih dan sehat.” Tutup Ko Lung Lung. [Po/Byn]