Connect with us

FEED

Gugatan Kubu Moeldoko ke Pihak AHY Dinilai Nekat dan Ibarat Terlanjur Basah

Gugatan Kubu Moeldoko ke Pihak AHY Dinilai Nekat dan Ibarat Terlanjur Basah



loading…

JAKARTA – Direktur Eksekutif Institute for Democracy & Strategic Affairs (Indostrategic) A Khoirul Umam menyebut gugatan kubu KLB Moeldoko Cs ke PTUN seperti ekspresi frustasi setelah mereka dinyatakan kalah oleh Kemenkumham.

Baca juga: Kubu Moeldoko Apresiasi Pelaporan SBY dan AHY ke Mabes Polri

“Seolah tak mau kehilangan muka, ibarat terlanjur basah, akhirnya mereka nyebur sekalian. Sayangnya, sikap nekad mereka tidak dibekali dengan legal standing yang kuat,” kata Khoirul dalam keterangannya, Kamis (8/4/2021).

Baca juga: KLB Moeldoko Ditolak, Kubu AHY: Sudah Jelas Ilegal dan Inkonstitusional

Dia menyebut Moeldoko Cs tidak sadar bahwa terdapat Pasal 55 UU Nomor 51 tentang PTUN yang menyebutkan bahwa negara telah memberikan tenggat waktu 90 hari bagi pihak-pihak terkait yang ingin menyampaikan keberatan atau gugatan atas materi TUN, dalam konteks ini adalah AD/ART PD hasil Kongres V 2020.

Baca juga: Demokrat AHY Sebut Halusinasi Kubu Moeldoko Semakin Parah

Namun, saat itu, hingga batas waktu berakhir, ternyata tidak ada yang menyampaikan keberatan. Akhirnya materi AD/ART hasil Kongres V PD 2020 itu disahkan oleh Kemenkumham menjadi lembaran negara.

“Jadi pertanyaannya, mereka kemana saja selama ini? Kenapa baru sekarang bersuara? Akibatnya, secara legal formal, posisi gugatan mereka menjadi lemah,” ujarnya.

Mekanisme 90 hari itu diatur dalam Pasal 55 UU Nomor 51/ 2009 tentang PTUN yang juga telah dikonfirmasi oleh Mahkamah Konstitusi (MK) saat melakukan sidang terkait hal serupa pada tahun 2018-2019 lalu.

Di mana, MK menyatakan bahwa batasan tenggang waktu, baik di PTUN, MK, maupun PN bersifat mutlak. Pengajuan gugatan yang terlewat dinyatakan tidak dapat diterima.

“Sehingga jika Pemohon mengajukan dalil yang menyatakan bahwa Pasal 55 UU PTUN tidak memberikan kepastian hukum atas pengujian keputusan TUN, berpotensi besar akan tidak diterima karena dinilai tidak beralasan menurut hukum,” pungkasnya.

(maf)



Source link

Advertisement
Click to comment

FEED

Kartini Kini – UOB

Kartini Kini – UOB


KARTINI KINI

Sebagai selebrasi menyambut Hari Kartini, maka Harpers Bazaar @bazaarinconesia dan UOB Lady’s Card by Bank UOB @uobcards.id mengadakan sebuah virtual selebrasi bertajuk: Kartini Kini yang akan dilaksanakan pada:

Sabtu, 17 Maret 2021

pukul 15.00 WIB

melalui Zoom Apps

Turut mengundang para pembicara inspiratif, seperti: @shelomitadiah @jannasoekasah.joesoef @amandagratiana, @yovitalesmana dan @nandameish yang akan berbagi kisah dan wawasan pemberdayaan para Kartini masa kini.

Serta saksikan pula parade koleksi terbaru dalam virtual fashion show apik dari Ghea Panggabean “Botanica” dan “Borneo” dari Ghea Resort by Amanda Janna.

RSVP: 0857-1826-8821

atau kunjungi: tinyurl.com/Kartinikini

Acara ini didukung pula oleh:

Ghea Fashion Studio | Shangri-La Hotel, Jakarta | Sariayu Martha Tilaar | Skin & Co Skincare Laser Clinic



Source link

Continue Reading

FEED

Pemerintah Ajak UMKM dan Koperasi Susun Model Bisnis Industri Otomotif

Pemerintah Ajak UMKM dan Koperasi Susun Model Bisnis Industri Otomotif


AKURAT.CO Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyatakan ekosistem industri otomotif sangat besar market demandnya, yakni mencapai Rp400 triliun. Sehingga, pihaknya pun mengajak para pelaku UMKM dan koperasi khususnya yang bergerak sebagai pemasok suku cadang otomotif di tanah air untuk bersama pemerintah menyusun model bisnis pada industri otomotif. 

Teten Masduki saat berkunjung ke PT Rekadaya Multi Adiprima di Cileungsi, Jawa Barat, Senin (12/4/2021), mengatakan ke depan perlu dikembangkan model bisnis industri otomotif yang melibatkan para pelaku koperasi dan UKM termasuk mendukung terbentuknya iklim dan ekosistem di dalamnya. 

“Saya berharap antara Pemerintah dengan para pemangku kepentingan terkait dapat duduk bersama dalam sebuah working group untuk mendesain model bisnis industri otomotif yang melibatkan koperasi dan UMKM,” ujar Teten. 

baca juga:

Menurut Teten, keterlibatan dan peran dunia usaha sangat diperlukan untuk memberikan masukan kepada Pemerintah sebagai dasar penyusunan kebijakan. 

“Kita akan melibatkan kementerian/lembaga termasuk Kemenperin di antaranya dalam working group ini,” jelasnya. 

Di sisi lain, ia mengapresiasi PT Rekadaya Multi Adiprima yang melibatkan koperasi dalam memproduksi komponen otomotif dan banyak menggunakan bahan baku lokal, serat, dan limbah. 

“Kami memerlukan masukan dan usulan-usulan yang lebih konkret dan lebih detail yang akan digunakan sebagai dasar untuk mengambil keputusan dan kami bisa sampaikan ke Presiden,” katanya. 

Teten mengunjungi PT RMA sebagai plasma dari koperasi dan para pelaku UMKM yang memproduksi komponen otomotif sebagai salah satu upaya untuk menghimpun dan mewadahi masukan dari para pelaku usaha termasuk UMKM di bidang otomotif. 

“Pemerintah berupaya mendorong UMKM agar terintegrasi dengan rantai pasok industri nasional bahkan global karena saat ini baru 4,2 persen UMKM kita yang terhubung dengan rantai pasok global. Kita ingin menambah dan mendorong UMKM yang masuk ke industri,” ujarnya. 

Editor: Prabawati Sriningrum





Source link

Continue Reading

FEED

IHSG Menanti Berkah Ramadhan : Okezone Economy

IHSG Menanti Berkah Ramadhan : Okezone Economy



JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona merah pada pembukaan perdagangan pagi hari ini (13/4/2021). IHSG tertekan 0,04% berada di level 5.946.

Equity Research Analyst PT Panin Sekuritas Ishlah Bimo Prakoso menerangkan, pergerakan IHSG masih cenderung menguat karena didorong oleh faktor domestik.

 Baca juga: Ini Sentimen-Sentimen yang Bisa Dorong IHSG Kembali ke 6.000

“Indonesia sudah mulai memasuki periode di mana konsumsi masyarakat akan meningkat, yaitu di bulan Ramadan ini dan khususnya untuk barang-barang consumer,” terangnya dalam acara Market Opening IDX Channel, Selasa (13/4/2021).

Akan tetapi, kata dia, masih ada tekanan dari global. Salah satunya yakni datang dari jobless claims di Amerika Serikat (AS) yang naik di atas ekspetasi.

 Baca juga: IHSG Diprediksi Lanjutkan Pelemahan, Cek Dulu Rekomendasi Sahamnya

“Di sini yang menjadi concern karena di quarter 1 laporan keuangan berbagai perusahaan US keluar dan transaksinya akan lebih rendah daripada ekspetasi yang sudah ditetapkan oleh pasar. Jadi sementara di situ masih ekspetasi ketakutan,” ujar Bimo.

Kemudian, Bimo mengatakan, yang harus dicermati oleh para investor adalah melihat bahwa situasi pasar sedang sepi. Menurutnya, jika pasar sepi volatilitas memang cukup tinggi. Jadi, para investor diharapkan bisa menyesuaikan dengan orientasi investasinya.

“Kalau punya investmen oriention di jangka pendek, itu sebetulnya masih ada tekanan. Karena di sini faktornya yang pertama adalah pasar itu sepi ga terlalu ramai kaya hari-hari atau bulan-bulan sebelumya. Kedua, tren tiap tahun itu memang realisasi dari kebijakan bisa dibilang cukup minim karena beberapa kebijakan itu masih dalam proses perencanaan, kajian,” kata analis tersebut.

Sementara itu, kata Bimo, jika melihat jangka panjang secara fundamental masih ada potensi penguatan keseluruhan untuk IHSG.



Source link

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending Dari BuzzFeed

close