Connect with us

HEADLINE

Garuda Indonesia Tambah Jajaran Penghargaan Bertaraf Internasional

Garuda Indonesia Tambah Jajaran Penghargaan Bertaraf Internasional

[ad_1]

Di tengah situasi krisis pandemi yang melanda berbagai industri termasuk maskapai penerbangan, nyatanya upaya untuk bertahan tetap dilakukan berbagai pelaku di industri satu ini tanpa kecuali, termasuk Garuda Indonesia.

Bersamaan dengan segala upaya yang terus dilakukan hingga detik ini, maskapai milik negara tersebut baru saja meraih pencapaian baru dalam skala internasional yang seakan memberi angin segar dan harapan akan keberlangsungan Garuda Indonesia di tengah situasi pandemi yang terjadi.

Pada akhir bulan Juni 2021, Garuda Indonesia meraih penghargaan “5-Star Covid-19 Airline Safety” dari Skytrax, sebuah lembaga pemeringkatan penerbangan independen dalam skala global yang berpusat di London, Inggris.

Melansir laman resmi Skytraxratins.com, Covid-19 Airline Safety merupakan penilaian dengan sertifikasi terpercaya yang diberikan kepada maskapai di berbagai negara yang menerapkan protokol kesehatan terbaik dalam layanan penerbangan di tengah situasi pandemi.

Bukan Cuma Garuda Indonesia, Ini Maskapai Tanah Air yang Berjuang Hadapi Krisis

Adapun sertifikasi yang dikeluarkan oleh Skytrax didapuk sebagai akreditasi keselamatan Covid-19 pertama di dunia untuk industri penerbangan, yang dianggap sebagai tolak ukur global untuk menentukan jaminan perjalanan yang aman bagi para pengguna layanan maskapai.

CEO Skytrax, Edward Plaisted, menilai bahwa Garuda Indonesia memiliki uoaya yang tinggi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para penumpang di tengah situasi pandemi yang terjadi.

“Garuda Indonesia telah menerapkan banyak pertimbangan dalam pengurangan risiko Covid-19 yang aman, praktis, dan telah berusaha meminimalisir ketidaknyamanan yang berpotensi dialami penumpang baik di bandara maupun penerbangan di dalam pesawat,” ungkap Edward dalam rilis resmi Skytrax.

Menganggapi penghargaan yang diraih, President dan CEO of Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, menyatakan bahwa penghargaan yang kembali diraih kali ini merupakan bukti komitmen perusahaannya dalam memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh pengguna setia layanan maskapai Garuda Indonesia.

“Garuda Indonesia akan menjunjung tinggi komitmen jangka panjang kami untuk memahami kebutuhan penumpang akan penerbangan yang nyaman dan andal,” jelas Irfan.

Sejarah Kejayaan Garuda Indonesia yang Pernah Kuasai Langit Asia

Penilaian dan maskapai dunia dengan penghargaan sejenis

Penghargaan 5-Star Covid-19 Airline Safety Skytrax

info gambar

Dalam penilaiannya, rating Covid-19 Airline Safety ini memperhatikan segala aspek dalam operasional yang diterapkan setiap maskapai selama situasi pandemi, yaitu pelaksanaan program kesehatan seperti standar jarak sosial, prosedur pembersihan di bandara dan lingkungan di dalam pesawat, serta program kesehatan lainnya.

Berdasarkan penilaian tersebut, Garuda Indonesia menjadi negara pertama di kawasan Asia Tenggara yang berhasil meraih penghargaan “5-Star Covid-19 Airline Safety Rating”, setelahnya disusul oleh Vietnam Airlines dan menambah jajaran 6 negara lain yang sudah lebih dulu mendapat penghargaan tersebut.

Adapun ke-6 negara yang sejajar dengan Garuda Indonesia dalam peringkat ini yaitu Fiji Airways, Japan Airlines, Oman Air, Qatar Airways, airBaltic, dan ANA All Nippon Airways.

Pencapaian yang diraih Indonesia ini bahkan mengalahkan maskapai penerbangan dunia lain, layaknya British Airways dan Emirates, yang harus berpuas diri dengan meraih penghargaan “4-Star Covid-19 Airline Safety Rating”.

Garuda Indonesia Puncaki Klasemen Punctuality League 2020

Jajaran penghargaan internasional yang dimiliki Garuda Indonesia

Sertifikat Covid-19 Airlien Safety Rating Garuda Indoenesia

info gambar

Bukan kali pertama, penghargaan yang baru diraih ini jelas menambah daftar panjang penghargaan yang sudah dimiliki oleh Garuda Indonesia baik dari lembaga yang sama yaitu Skytrax, maupun lembaga penilaian maskapai dunia lainnya yang tidak kalah berkompeten.

Berbeda dengan kondisi industri maskapai di tengah situasi pandemi, Garuda Indonesia sejatinya sudah jauh lebih dulu didapuk sebagai salah satu maskapai penerbangan terbaik lewat penghargaan “5-star Airline” pada tahun 2014.

Penghargaan tersebut diraih berdasarkan penilaian dari segi pelayanan dalam berbagai aspek di masing-masing kelas penerbangan yang dimiliki, baik ekonomi, bisnis, dan first class. Penghargaan ini juga membuat Garuda Indonesia sejajar dengan maskapai dunia lain, layaknya Cathay Pacific Airways, Japan Airlines, Korean Air, dan Qatar Airways.

Adapun penghargaan lain yang berhasil diraih Garuda Indonesia dari Skytrax yaitu “World’s Most Improved Airline”, “World Best Economy Class”, dan “World Best Economy Class Seat” pada tahun 2013. Pada tahun 2016, penghargaan kembali diraih dengan mendapatkan predikat “World’s Most Loved Airline” dan “World’s Best Cabin Crew” yang masih diberikan oleh Skytrax.

Setahun setelahnya, penghargaan internasional kembali diraih dari lembaga nirlaba global yang juga berbasis di London, Inggris, yaitu World Branding Forum menjadikan Garuda Indonesia sebagai pemenang dalam ajang World Branding Award.

Sedangkan berdasarkan penilaian lembaga nirlaba maskapai penerbangan dunia lainnya, Airline Passenger Experience Association (APEX), turut serta mendapuk Garuda Indonesia ke dalam daftar maskapai dengan penghargaan “Five Star Global Airline” berturut-turut di tahun 2017 dan 2018, sejajar dengan Emirates, Etihad Airways, dan Qatar Airways.

Sertifikasi Internasional untuk Penanganan Delay Garuda Indonesia



[ad_2]

Source link

Advertisement
Click to comment

HEADLINE

Partai dan Serikat Buruh Penjaga Moralitas Anak Bangsa

Partai dan Serikat Buruh Penjaga Moralitas Anak Bangsa

BuzzFeed

Membangun dan menjalankan partai politik, apapun namanya harus menjunjung etika dan moral hingga akhlak, agar apa yang hendak dilukan mendapat ridho dari Yang Maha Kuasa. Sehingga hasil keluaran yang menjadi produk partai politik tersebut dapat memberi manfaat bagi orang banyak, bukan hanya untuk kepentingan dan keuntungan diri sendiri.

Hanya dengan begitu kehadiran partai politik dapat diterima oleh orang banyak. Jadi kalau partai politik maupun pelakunya hanya ingin mementingkan dirinya sendiri, maka tidak akan ada artinya bagi rakyat untuk berharap adanya perbaikan menuju tatanan budaya politik yang lebih beradab. Padahal, fungsi utama partai politik itu harus mampu membangun kecerdasan politik rakyat banyak agar budaya politik di Indonesia bisa lebih elegan serta mendewasakan sikap politik segenap anak bangsa. Sebab berpolitik itu bukan tipu daya dan bukan pula sekedar untuk memenangkan pertarungan pada Pillkada, Pilpres maupun Pileg.

Perilaku politik para politisi atau pihak manapun, merupakan cermin diri dari bangsa dan negara yang bersangkutan. Karena itu jalan keluarnya yang terang sebagai satu-satunya cara menuju jalan terang itu yang diridho’i Allab SWT adalah tetap berpedoman pada nilai-nilai spiritual yang mampu membimbing menuju jalan setapak tanpa perselingkuhan dan keculasan yang mencederai hati orang lain.

Oleh karena itu, tata krama dan etika yang bersandar pada akhlak yang tegak lurus diridho’i oleh Yang Maha Kuasa dan Maha Pengasih serta Maha Penyayang itu yang pasti akan memberi cinta dan kasih yang tulus seperti yang kita harapkan. Bukan kamuflase atau kepalsuan. Begitulah sejatinya diri yang mengedepankan laku ketimbang basa-basi maupun janji-janji palsu yang penuh tipu daya maupun kebohongan.

Oleh karena itu, partai buruh yang murni lahir dari rahim serikat buruh, hakekatnya pendukung total dari perjuangan kaum dhu’fa dan mustada’afin yang perlu diayomi dan dilindungi bahkan disayang sebagai kaum yang dominan dizalimi, agar dapat lebih manusiawi hingga mampu mencerna dan menikmati hakekat dari rachmatan lil alamin.

Jik partai buruh dan serikat buruh tidak mampu menjaga moral, etika dan akhlak segenap anak bangsa, apalah arti kehadirannya di tengah-tengah kita ?

Atau cuma sekedar membidik kekuasaan serta kedudukan belaka ?

Jacob Ereste, dengan artikel sebelumnya berjudul Partai Buruh & Serikat Buruh Adalah Penjaga Etika, Moral & Akhlak Segenap Anak Bangsa

Continue Reading

HEADLINE

Anies Kunjungi Atlet Jakarta berlaga di PON XX, Netizen Pertanyakan Soal Pilpres 2024

Anies Kunjungi Atlet Jakarta berlaga di PON XX, Netizen Pertanyakan Soal Pilpres 2024

BuzzFeed – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan berkunjung ke Papua meninjau atlet yang bertanding pada event Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, Senin (11/10/2021).

Dalam postingannya Anies Baswedan pada saat berkunjung ke Tanah Papua, belum nampak penyambutan seperti halnya sambutan meriah dari Rakyat Papua untuk Gubernur Jawa Tengah.

Hal ini membuat netizen memberikan komentarnya melalui akun media sosial Twitter membandingkan Anies dengan Ganjar.

“TIDAK DIKENAL DI PAPUA Tak kenal maka tak sayang …Anies tiba di Bandara Sentani tidak ada yang menyambut semeriah Ganjar Pranowo. Masih ngotot nyapres 2024 …??? Papua barometer Pilpres 2024,” kata @Bengkeltanah201 seperti dikutip dari Populis.id pada Senin 11 Oktober 2021.

“Beda sambutan saat tiba di Papua. Orang-orang Papua paham betul mana yang emas mana yang emas-emasan,” ujar @narkosun01.

“Kasihan Pak Anies gak ada rakyat Papua mengelu-elukan dan menyambut kedatangannya, sangat beda dengan Pak Ganjar, Gubernur Rasa Presiden. Halaah, mau cari panggung telat uda,” tulis @alextham878.

“Sengaja datang belakangan biar pamornya ga kalah sama Jokowi, Padahal nyampe sana juga ga ada yang peduli.. Wkwkwk Orang Papua tidak kenal Anies,” kata @RasaAris.

Sebagaimana diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terbang ke Papua untuk meninjau para atlet DKI Jakarta yang sedang bertanding pada Pekan Olahraga Nasional atau PON XX Papua.

Akan tetapi, dalam sebuah video yang diunggah di akun story Instagramnya Anies langsung bertemu dengan para atlet kontingen DKI Jakarta.

Hal ini dapat dilihat dari akun Instagram @aniesbaswedan pada Senin (11/10/2021) pagi.

“Tiba di bandara Sentani berpapasan dengan atlit panahan dan sepak takraw DKI yang akan kembali ke Jakarta,” tulisnya.

Kemudian, Anies memberi sambutan dan berfoto bersama para atlet DKI.

“Bawa cerita pengalaman ini untuk menjadi pelajaran bagi semuanya,” ucapnya.

Continue Reading

HEADLINE

Jokowi Lantik Megawati sebagai Ketua Dewan Pengarah BRIN, PDIP Apresiasi

Jokowi Lantik Megawati sebagai Ketua Dewan Pengarah BRIN, PDIP Apresiasi

BuzzFeed – PDI Perjuangan apresiasi keputusan Presiden Joko Widodo lantik Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Istana Negara (13/10/2021)

Apresiasi tersebut, pasalnya Presiden memberikan kepercayaan dan amanah yang diberikan oleh Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Dewan Pengarah yang merupakan Ketua Umum PDI Perjuangan

“PDI Perjuangan mengucapkan selamat dan berbangga atas keputusan Presiden Jokowi dengan melantik Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang terdiri dari: Megawati Soekarnoputri yang menjabat sebagai Ketua Dewan Pengarah, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati Sri Mulyani dan Menteri Bappenas Suharso Monoarfa sebagai wakil ketua,” kata Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (13/10/2021).

“Lalu Sudhamek Agung Waspodo Sunyoto sebagai sekretaris dan sebagai anggota yakni Emil Salim, Gede Wenten, Bambang Kesowo, Adi Utarini, Marsudi Wahyu Kisworo dan Tri Mumpuni,” imbuhnya.

PDI Perjuangan berharap, melalui struktur Dewan Pengarah BRIN, diharapkan bisa membawa Indonesia semakin kompetitif di dunia. BRIN diharapkan bisa menata dan mengelola seluruh lembaga riset, serta membawa Indonesia bergerak menuju negara berbasis ilmu pengetahuan.

Keputusan Jokowi yang menempatkan BRIN sebagai infrastruktur kemajuan bangsa melalui penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menempatkan riset dan inovasi sebagai pilar Indonesia berdikari, mendapat dukungan penuh PDI Perjuangan.

“Dan sesuai ketentuan peraturan-perundang-undangan yang menempatkan Ketua Dewan Pengarah BPIP ex officio sebagai Ketua Dewan Pengarah BRIN merupakan keputusan tepat,” imbuhnya.

“Karena riset dan inovasi harus digerakkan oleh ideologi bangsa agar Indonesia benar-benar berdaulat, berdikari, dan bangga dengan jati diri kebudayaannya. Kebijakan pembangunan pun harus berlandaskan pada riset dan inovasi ilmu pengetahuan serta teknologi, yang berpedoman pada ideologi Pancasila,” lanjutnya.

Menurut Hasto, selama ini Megawati sangat konsisten menyuarakan pentingnya penguasaan ilmu-ilmu dasar, riset dan inovasi dan terus memperjuangkan peningkatan anggaran penelitian 5% dari PDB. Megawati yang merupakan Ketua Umum PDI Perjuangan, juga disebut penggagas awal dari BRIN.

“Dengan mengusulkan kepada Presiden Jokowi agar BRIN hadir menjabarkan politik Indonesia berdikari, dengan memfokuskan diri pada penelitian untuk manusia Indonesia, flora, fauna dan teknologi itu sendiri,” tuturnya.

Kepedulian Megawati, menurut Hasto merupakan bentuk dukungan yang konkret untuk pengembangan riset dan inovasi nasional yang memang memerlukan sumber daya finansial yang besar. Selain itu dalam perspektif geopolitik, riset dan inovasi, juga sangat penting di dalam membangun kekuatan pertahanan melalui penguatan kapabilitas industri pertahanan dengan semangat percaya pada kekuatan sendiri.

Bagi PDI Perjuangan, riset dan inovasi adalah kata kunci perkembangan teknologi, pertumbuhan ekonomi dan kemajuan sebuah bangsa. Dengan menyatukan berbagai lembaga riset dalam satu kapal dengan satu nahkoda, diharapkan tidak terjadi lagi duplikasi riset dan kesimpangsiuran tata kelola riset di Indonesia.

“Di sisi lain, sumber daya manusia kita memiliki kualitas yang tidak kalah dari negara lain. Banyak anak bangsa yang ikut terlibat di bidang riset dan pengembangan teknologi di berbagai lembaga riset tingkat dunia. Atas hal itu, saatnya semua pihak menyelaraskan gerak antara lain pemerintah, kekuatan sosial politik, serta masyarakat demi kemajuan dan kejayaan Indonesia raya,” pungkasnya.

Continue Reading

Trending Dari BuzzFeed

close