Connect with us

Olahraga

Gagal Naik Podium di Jerez bikin Nakagami Teteskan Air Mata

Gagal Naik Podium di Jerez bikin Nakagami Teteskan Air Mata


Berita MotoGP:Takaaki Nakagami tak bisa menahan tetesan air matanya ketika kembali ke garasi saat MotoGP Spanyol, pekan kemarin. Pebalap LCR Honda itu begitu kecewanya karena gagal naik podium pertama kalinya di Sirkuit Jerez.

Nakagami menjadi salah satu pebalap top Honda sepanjang akhir pekan di Sirkuit Jerez, pekan kemarin. Penampilannya didorong oleh peralihan ke sasis yang lebih tua memberinya lebih banyak cengkeraman ban bagia belakang.

Pebalap berkebangsaan Jepang itu berhasil merebut start di urutan kelima dan berjuang untuk naik ke urutan keempat di tahap akhir balapan Jerez. Dia terus memberikan tekanan pada pebalap Petronas SRT, Franco Morbidelli untuk merebut posisi ketiga dengan kecepatan yang kuat di lap terakhir. Sayang, dia gagal meraihnya. Kondisi itu yang membuat perasaannya menjadi campur aduk.

“Saya senang dengan diri saya sendiri, balapannya cukup sulit dan 25 lap sulit. Tapi di sisi lain saya sangat bangga dan sangat senang dengan penampilannya. Kecepatan motor saat balapan sangat cepat tetapi kami mampu menjaga ritme. [Saya] memiliki perasaan yang sangat bagus di motor dari awal hingga akhir,” katanya.

“Saya sangat, sangat dekat dengan P3, yang merupakan podium. Perasaan campur aduk setelah balapan. Setelah balapan saya berteriak. 50% Saya bangga, sangat bahagia, tapi 50% saya… tidak kecewa, saya tidak tahu bagaimana saya bisa menjelaskan perasaan saya.”

“Ketika saya datang ke garasi saya menangis karena saya mulai berpikir tentang podium pertama ada di sana. Saya sedikit kecewa tapi ini balapan.”Tapi saya senang. Kami kembali ke posisi kami dan P4 adalah hasil yang bagus untuk kami. Kami tahu sekarang kami memiliki kecepatan, kami memiliki kecepatan yang bagus. Jadi, saya menantikan Le Mans,” lanjutnya, diberitakan Motorsport.

Artikel Tag: MtoGP Spanyol, Takaaki Nakagami





Source link

Advertisement
Click to comment

Olahraga

Lorenzo Kecewa Valentino Rossi Tampil Melempem di MotoGP Spanyol

Lorenzo Kecewa Valentino Rossi Tampil Melempem di MotoGP Spanyol


Berita MotoGP: Jorge Lorenzo, eks pebalap MotoGP, mengaku kecewa dengan penampilan buruk Valentino Rossi di MotoGP Spanyol, ia berpendapat masalah presisi adalah penyebabnya.

Valentino Rossi belum mampu keluar dari keterpurukan usai tampil di empat balapan MotoGP 2021 yang telah berlangsung awal musim ini. Pada balapan terakhirnya di MotoGP Spanyol yang digelar di sirkuit Jerez, akhir pekan lalu, ia harus puas finis ke-17 dan tak mendapatkan poin.

Ia baru membawa pulang poin usai menempati urutan ke-12 di Qatar dan belum mampu memperbaiki posisinya di klasemen sementara MotoGP.

Melihat penderitaan yang dialami Rossi pada MotoGP Spanyol, Jorge Lorenzo, eks pebalap MotoGP, turut memberikan komentar. Ia mengaku kecewa dengan buruknya penampilan mantan rekan setimnya di Yamaha itu.

Pada musim lalu saat balapan di Sirkuit Jerez, Rossi berhasil naik podium ketiga. Setahun setelah finis di urutan ketiga, pebalap 42 tahun itu justru gagal untuk mengulang kesuksesannya.

Lorenzi berpendapat bahwa merosotnya performa Rossi disebabkan karena kurangnya presisi.

“Saya mengharapkan peningkatan besar dari Valentino Rossi. Tahun lalu dia mendapatkan satu-satunya podium selama semusim di Jerez. Sekali lagi, dia tidak bisa mendapatkan poin. Dia disalip oleh pebalap seperti Iker Lecuona yang berada di belakangnya,” jelas Lorenzi seperti yang dikutip dari Corsedimoto.

“Valentino adalah salah satu pebalap yang paling presisi. Bukan hanya masalah lambat saja, dia juga tidak presisi lagi di dalam lintasan,” tambahnya.

Setelah kecewa dengan penampilan Valentino Rossi, Lorenzo kemudian menyoroti penampilan Francesco Bagnaia. Pebalap Ducati Lenovo tersebut kini berhasil memimpin klasemen sementara MotoGP 2021.

Sebagai pebalap Ducati, Bagnaia mampu memaksimalkan motor Desmosedici yang dikendarainya untuk melesat saat berada di tikungan. Sejauh ini Ducati dikenal sebagai tim dengan motor yang unggul di lintasan lurus, namun lemah saat melewati tikungan.

“Dulu Ducati punya kekurangan, terutama pada kecepatan menikung, tetapi sekarang sepertinya sudah diatasi. Saya pikir Bagnaia memiliki peluang besar untuk memenangkan Kejuaraan Dunia karena Ducati benar-benar motor yang lengkap dan khususnya dengan gaya balapnya, dia meminimalkan masalah di tikungan,” tutup Lorenzo.

Artikel Tag: Valentino Rossi, yamaha, MotoGP 2021, MotoGP Spanyol





Source link

Continue Reading

Olahraga

Aslan Karatsev Kalahkan Diego Schwartzman Di Madrid

Aslan Karatsev Kalahkan Diego Schwartzman Di Madrid


Berita Tenis: Ketika Aslan Karatsev pertama kali mengalahkan Diego Schwartzman di Australian Open tiga bulan lalu, dunia tenis belum mengenal petenis berkebangsaan Rusia dengan baik.

Namun menurut rekan senegaranya, Daniil Medvedev, petenis berusia 27 tahun merupakan ‘senjata rahasia’ Rusia di ATP Cup awal musim ini. Kini, semuanya sangat berbeda.

Petenis berusia 27 tahun, Karatsev sekali lagi menumbangkan petenis unggulan ketujuh, Schwartzman dengan 2-6, 6-4, 6-1 dalam waktu 1 jam 49 menit demi satu tempat di babak ketiga Madrid Open musim 2021. Berkat kemenangan tersebut, musim ini petenis peringkat 27 dunia mencatatkan 19-5.

Petenis berkebangsaan Rusia telah membuktikan diri bahwa tampil di semifinal Australian Open musim ini bukan sebuah kebetulan, setelah ia berhasil memenangkan gelar turnamen ATP pertama dalam kariernya di Dubai (mengalahkan Lloyd Harris) beberapa pekan setelahnya dan diikuti dengan menembus peringkat 30 besar untuk kali pertama dalam kariernya.

Petenis berkebangsaan Argentina tampak menguasai pertandingan ketika ia unggul dengan satu set dan 2-0 di set kedua, tetapi juara di Dubai musim ini mulai menemukan ritme permainan dan jalan untuk bangkit. Dari kedudukan 4-4 di set kedua, ia memenangkan tujuh game secara beruntun dan menyelesaikan pertandingan dengan 33 winner.

Tiga bulan lalu, Karatsev mengalahkan Schwartzman dengan 6-3, 6-3, 6-3 di babak ketiga Australian Open.

“Saya tidak yakin apakah saya mengubah sesuatu,” aku Schwartzman. “Saya pikir ia berubah. Ia melewatkan hampir setiap pukulan. Setelah saya unggul dengan 6-2, 2-0, ia mulai menembakkan terlalu banyak winner dan ace. Itu sangat menyulitkan bagi saya.”

“Menuju akhir set kedua, ia bermain dengan sangat keras, sangat dekat dengan garis, dan mendaratkan terlalu banyak servis pertama. Saya tidak mendapatkan peluang setelah itu.”

Setelah mengantongi kemenangan keempat atas petenis peringkat 10 pada musim ini di Madrid Open, Karatsev akan berhadapan dengan petenis berkebangsaan Kazakhstan, Alexander Bublik demi melaju ke perempatfinal turnamen Masters 1000 untuk kali pertama dalam kariernya.

Di aksi lain, rekan senegara Schwartzman, Federico Delbonis membukukan laga babak ketiga Madrid Open melawan petenis unggulan kedelapan, Matteo Berrettini usai melumpuhkan petenis tuan rumah, Albert Ramos Vinolas dengan 7-6, 6-3.

Artikel Tag: Tenis, Madrid Open, Aslan Karatsev, Diego Schwartzman, Federico Delbonis





Source link

Continue Reading

Olahraga

Tiga Pemain Asal Papua Merapat Ke Semen Padang FC

Tiga Pemain Asal Papua Merapat Ke Semen Padang FC


Berita Liga 2 Indonesia: Semen Padang FC terus bergerak mempersiapkan timnya untuk menghadapi kompetisi Liga 2 Indonesia musim 2021. Terbaru, tim beralias Kabau Sirah itu mengumumkan perekruta tiga pemain asal Tanah Papua.

Ketiga pemain itu adalah penyerang Mario Aibekop, Krismon Gustap Wombaibobo yang berposisi sebagai gelandang dan terakhir ada nama Kelvin Iwopi yang berposisi sebagai pemain bertahan.

Perekrutan ketiga pemain itu diumumkan Semen Padang FC melalui akun resminya pada Rabu (5/5).

“Please welcome. Mutiara Papua is back. Mario Aibekob (Posisi-Forward), Krismon Gustap Wombaibobo (Posisi-Midfielder), Kelvin Wopi (Posisi-Bek). Transfer Done,” tulis akun resmi Kabau Sirah.

Mario Aibekop sendiri diketahui sebagai salah seorang penyerang senior yang sebelumnya sempat menjadi bagian Sriwijaya FC pada 2020 lalu. Meski namanya kurang populer di dunia sepak bola tanaha air, ia ternyata pernah dipanggil untuk memperkuat timnas Indonesia pada 2013 silam.

Sementara Krismon Gustap Wombaibobo adalah salah seorang gelandang muda potensial. Dia kini masih berusia 22 tahun dan sebelumnya memperkuat Badak Lampung FC. Terakhir, Kelvin Iwopi bek 26 tahun yang musim lalu juga jadi bagian Badak Lampung FC.

Ketiga pemain itu diharapkan dapat membantu Semen Padang FC mencapai target untuk kembali ke kasta tertinggi sepak bola tanah air pada akhir musim nanti.Tim kebangaan Urang Awak itu memang dikenal memiliki kedekatan yang cukup kental dengan talenta-talenta asal Papua. Mereka pernah bersinar bersama Elie Aiboy sampai kini masih ada nama Vendry Mofu yang tetap setia.

Ditambah dengan ketiga pemain itu, Kabau Sirah kini sudah memiliki sebanyak 18 pemain, mereka adalah Rudi, Vendry Mofu, Rosad Setiawan, Amar Prayogi, Genta Alparedo, Johan Yoga, Aulia Hidayat, dan Vivi Asrizal.

Artikel Tag: Semen Padang FC, Mario Aibekop, Krismon Gustap Wombaibobo, kelvin iwopi





Source link

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending Dari BuzzFeed

close