Connect with us

VIRUS CORONA

FDA Longgarkan Pedoman untuk Vaksin COVID-19 Generasi Mendatang

FDA Longgarkan Pedoman untuk Vaksin COVID-19 Generasi Mendatang


Sementara AS berpacu dengan waktu dan cuaca musim dingin untuk memvaksinasi lebih dari 300 juta orang untuk melawan COVID-19, Badan Pengawas Makanan dan Obat AS (FDA) mengeluarkan seperangkat pedoman baru yang menghilangkan persyaratan penting untuk mendapatkan persetujuan vaksin.

FDA, Senin (22/2) mengumumkan bahwa perusahaan farmasi tidak akan perlu lagi melakukan serangkaian uji klinis besar-besaran yang melibatkan ribuan sukarelawan, untuk mengetes vaksin yang telah diadaptasi untuk menarget varian baru virus corona. Menurut FDA, perusahaan farmasi dapat mengetes keampuhan vaksin yang telah diperbarui itu melalui proses serupa yang digunakan dalam imunisasi tahunan untuk flu.

Proses itu melibatkan pemberian vaksin yang telah diadaptasi ke sejumlah kecil sukarelawan dan membandingkan kekuatan respons imunnya dengan vaksin versi awalnya. Para peneliti dapat menguji vaksin yang telah diadaptasi itu baik pada dosis pertama atau dosis penguatnya bagi mereka yang telah diimunisasi.

Perusahaan-perusahaan farmasi berupaya merevisi vaksin mereka untuk mengatasi jenis virus corona yang bermutasi pesat yang telah diidentifikasi di Inggris, Brasil dan Afrika Selatan, yang mungkin mengurangi efektivitas vaksin yang ada sekarang ini.

Kantor Badan Pengawas Makanan dan Obat AS (FDA) di White Oak, Maryland, 29 Agustus 2020. (Foto: dok).

Kantor Badan Pengawas Makanan dan Obat AS (FDA) di White Oak, Maryland, 29 Agustus 2020. (Foto: dok).

Pedoman baru FDA itu dirilis pada hari ketika AS mencatat lebih dari 500 ribu kematian akibat COVID-19, negara pertama dan satu-satunya yang mencapai angka menyedihkan itu selama 14 bulan pandemi global.

Tetapi tonggak tragis itu muncul sementara Amerika tampaknya mulai mengalami kemajuan dalam perang melawan virus corona: rata-rata jumlah infeksi baru dan kematian akibat COVID-19 telah turun sejak puncaknya pada awal Januari, sewaktu distribusi vaksin dan tingkat imunisasi secara bertahap bertambah, meski pada mulanya ada kekurangan vaksin dan badai salju baru-baru ini di sebagian besar wilayah AS bulan ini, yang menunda pengiriman baru vaksin selama beberapa hari. [uh/ab]



Source link

Advertisement
Click to comment

VIRUS CORONA

AS Sumbang RS Lapangan ke Argentina Untuk Perangi COVID-19

AS Sumbang RS Lapangan ke Argentina Untuk Perangi COVID-19



Amerika, Kamis (8/4), menyumbang rumah sakit lapangan ke Argentina untuk membantu upaya negara itu dalam memerangi penyebaran COVID-19.

Kepala Komando Selatan Amerika Craig Faller bertemu Menteri Pertahanan Argentina Agustin Rossi di Buenos Aires dalam acara untuk menandai sumbangan tiga rumah sakit lapangan.

“Upacara ini menyoroti kemitraan yang kuat antara Amerika dan Argentina dalam memerangi COVID-19. Belahan Barat adalah rumah kita bersama, kawasan tempat tinggal kita, dan apa yang kita lakukan di sini adalah menjadi tetangga yang baik dan saling membantu,” kata Craig.

Selain rumah sakit lapangan, Amerika juga menyumbangkan generator oksigen dan peralatan medis lain untuk merawat pasien COVID-19.

Hingga Kamis (8/4), Argentina melaporkan lebih dari 2,4 juta kasus virus corona dan lebih dari 56 ribu kematian. [ka/ft]



Source link

Continue Reading

VIRUS CORONA

Pengunjung Disney World Boleh Lepas Masker Saat Berfoto

Pengunjung Disney World Boleh Lepas Masker Saat Berfoto



Di Walt Disney World , para pengunjung kini tidak perlu menyembunyikan senyuman lagi.

Perusahaan itu mengumumkan di situs webnya seperti dikutip oleh Associated Press bahwa mulai Kamis (8/4), pengunjung resor taman hiburan bisa melepas masker mereka sejenak saat berfoto di luar ruangan.

Perubahan tersebut mengubah aturan sebelumnya bahwa semua pekerja dan pengunjung yang berusia 2 tahun ke atas harus mengenakan masker kecuali saat mereka sedang makan atau minum dengan tetap menerapkan jarak aman dan tidak sambil berjalan-jalan. Aturan penggunaan masker itu juga berlaku untuk mereka yang sudah divaksinasi.

Sejak resor taman hiburan itu dibuka kembali musim panas tahun lalu, karyawan dan pengunjung diwajibkan mengenakan masker, menjalani pemeriksaan suhu tubuh saat tiba, dan mengikuti penanda jarak sosial saat mengantre. [na/ft]



Source link

Continue Reading

VIRUS CORONA

Afrika Baru Peroleh Sejumlah Kecil Vaksin COVID-19

Afrika Baru Peroleh Sejumlah Kecil Vaksin COVID-19



Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Kamis (8/4) mengatakan ketidakadilan distribusi vaksin COVID-19 dirasakan paling parah di Afrika di mana hanya sebagian kecil dari 600 juta dosis di dunia yang telah sampai ke benua itu.

Berbicara dalam jumpa pers secara virtual dari markas WHO di Afrika di Kongo-Brazzaville, Direktur Regional WHO untuk Afrika Matshidiso Moeti mengatakan vaksinasi adalah alat penyelamat dalam menanggapi pandemi, tetapi ketidakadilan distribusi telah membuat satu miliar orang Afrika terpinggirkan dalam apa yang disebutnya “gerakan bersejarah untuk mengakhiri pandemi.”

Moeti mengatakan negara-negara seperti Ghana, Rwanda dan Angola telah berhasil menyuntikkan sejumlah besar vaksin dalam waktu singkat, berkat pelatihan dan persiapan staf yang baik, pendaftaran orang-orang yang termasuk dalam kelompok prioritas dan komunikasi awal.

Namun, dia mengatakan 10 negara Afrika yang telah memberikan sebagian besar vaksinasi di benua itu sejauh ini telah menggunakan lebih dari dua pertiga pasokan yang ada. Kepala WHO untuk Afrika itu juga mengatakan pengiriman diperkirakan akan datang dari koperasi vaksin global COVAX yang dikelola WHO untuk Guinea, Guinea-Bissau, Mauritania, Niger, Kamerun, dan Komoro. Dia menyatakan bahwa berbagai pihak kini bekerja sama dengan para produsen dan Lembaga-lembaga non-pemerintah untuk meningkatkan produksi vaksin.

Moeti mengimbau perusahaan-perusahaan farmasi agar meningkatkan produksi vaksin COVID-19, dan mendesak negara-negara kaya agar bergerak cepat “dari janji ke tindakan nyata dalam berbagi kelebihan dosis vaksin sehingga semua populasi yang berisiko dapat dilindungi secara global.” [lt/jm]



Source link

Continue Reading
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trending Dari BuzzFeed

close